cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
ISSN : 19793472     EISSN : 25805223     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER" : 15 Documents clear
ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA TADRIS IPA TENTANG KONSEP PERKEMBANGAN JANIN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN SAINS Elsa Novella; Rian Vebrianto; Zarkasih Zarkasih
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i11

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa tadris IPA mengenai konsep perkembangan janin dalam perspektif Islam dan sains. Jenis penelitian menggunakan design survey. Penelitian dilakukan di prodi tadris IPA dengan mengambil sampel secara acak sehingga didapat 30 orang mahasiswa yang telah mempelajari konsep IPA dalam perspektif Islam dan sains. Instrumen pengumpulan data penelitian menggunakan angket yang sudah divalidasi terdiri dari 15 pernyataan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa tadris IPA tentang konsep perkembangan janin dalam perspektif Islam dan sains termasuk kategori tinggi.Abstract:This study aims to determine the understanding of Tadris IPA students about the concept of fetal development in Islamic and scientific perspectives. This type of research uses survey design. The study was conducted at the Natural Sciences Tadris Study Program by taking a random sample so that 30 students were obtained who had studied the science concept in Islamic and scientific perspectives. The research data collection instrument used a validated questionnaire consisting of 15 statements. The results of the analysis showed that Tadris IPA's students' understanding of the concept of fetal development in Islamic and scientific perspectives was high.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK GENERASI INDONESIA ABAD 21 Amran Amran; Magfirah Perkasa; Ismail Jasin; Muhammad Satriawan; Muhammad Irwansyah
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i5

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan model pembelajaran karakter berbasis nilai pendidikan karakter dalam membentuk generasi emas Indonesia 2045. Model pengembangan diadaptasi dari model Dick & Carey dengan subjek uji coba produk adalah siswa kelas XI pada beberapa sekolah di Nusa Tenggara Barat. Model pembelajaran karakter diimplementasikan dalam mata pelajaran biologi, kimia dan fisika melalui perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan dengan sintaks model pembelajaran karakter. Indikator penilaian karakter diadaptasi dari indikator pendidikan karakter yang dikombinasikan dengan keterampilan abad 21. Instrumen pengumpulan data meliputi penilaian diri dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran karakter yang dikembangkan memiliki sintaks: kumpulkan, rembukkan, analisis, komunikasikan dan terapkan. Adapun model pembelajaran karakter berbasis nilai pendidikan karakter yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori sangat baik.Abstract:The study aimed to develop and to reveal the appropriate character learning model based on character education values to prepare Indonesian golden generation in 2045. The developing model adapted from Dick & Carey and the product was tested in the 11th grade students of senior high school that located in West Nusa Tenggara. The character learning model was implemented into biology, chemistry and physics subjects by using character learning model syntax in learning tools. The indicators of measuring the characters were adapted from Indonesian golden generation character indicators and 21st century skill indicators. The instrument for data collection included character self-assessment and observation sheets. The result showed that (1) the character learning model which was developed has five syntax namely collecting, discussing, analyzing, communicating and applying; the problem and its solution were focussed on environment, society and economic issue; (2) character learning model based on character education values was valid to use with very good category.
MODEL PENDIDIKAN DALAM KELUARGA BERBASIS MULTIRELIGIUS Hadi Pajarianto; Natsir Mahmud
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i7

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pendidikan dalam keluarga yang berbasis multireligius. Fokus kajian ini terdiri dari tiga hal: (1) menemukan latar pluralitas sosial keagamaan pada keluarga Muhammadiyah berbasis multireligius; (2) model pendidikan keluarga pluralis berbasis multireligius; (3) perilaku sosial keagamaan pada keluarga Muhammadiyah Pluralis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk mendeskripsikan fakta-fakta atau fenomena yang dilakukan oleh manusia baik individu maupun kelompok. Hasil penelitian diperoleh: (1) latar pluralitas sosial keagamaan pada keluarga Muhammadiyah di Tana Toraja dibentuk oleh faktor budaya dan agama; (2) pendidikan keluarga Muhammadiyah pluralis yang berbasis multireligius di Tana Toraja berlangsung dalam beberapa model, yakni: pluralis, protektif, dan konsensual cenderung protektif; (3) perilaku sosial keberagamaan diidentifikasi terjadi pada ranah sosial keagamaan, pendidikan formal, politik, dan ekonomi.Abstract:This research aimed to study the educational model in a family which based on religious plurality. This research focused on 3 things; (1) finding the background of the social religious plurality in Muhammadiyah family based multireligions; (2) family educational model; (3) social behavior in pluralistic Muhammadiyah Family. Qualitative method with the phenomenological approach was applied to uncover the phenomena of human behavior both individuals and groups. This study found: (1) the background of Muhammadiyah family in Tanah Toraja was built by culture and religious factors; (2) the education of Muhammadiyah Family occured in some patterns, they were: plural, consensual, and consensual-protective; (3) the social religious behaviors occurred in socio-religious interaction, formal education, economy, and politics.
MODEL PEMBELAJARAN ROUND TABLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA TEKS BAHASA ARAB PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH NEGERI Rachmat Satria
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i12

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca teks bahasa Arab dengan model pembelajaran round table di MAN Banda Aceh 1. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN Banda Aceh 1 semester II tahun ajaran 2015-2016 yang berjumlah 885 peserta didik, dengan teknik purposive sampling pada kelas eksperimen (XI-IMA) dan kelas kontrol (XI-IBA). Treatment diberikan pada kelas eksperimen menggunakan model round table, sedangkan kelas kontrol tidak menggunakan round table, kemudian dilakukan posttest yang diamati menggunakan angket. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari hasil uji signifikan didapatkan nilai t-hitung  t-tabel dengan menggunakan taraf signifikan . Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan keterampilan membaca teks bahasa Arab antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dan disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar mambaca teks bahasa Arab peserta didik yang menggunakan model pembelajaran round table.Abstract:The purpose of this study was to find out the improvement of reading Arabic text skills by using round table Learning model at MAN Banda Aceh 1. This research used the eksperiment. The population in this study were students of class XI MAN Banda Aceh 1 semester II of the 2015-2016 academic year, which consisted of 885 students. The research used purposive sampling technique both in the experimental class (XI-IMA) and the control class (XI- IBA). Treatment was given to the experimental class using the round table model, while the control class was not taught by using round table, Then, a posttest was distributed along with questionnaire. The results obtained was significant because of the t-test was hinger than t-table  by using a significant level . The finding indicated that there were differences in the improvement of reading Arabic text skills between the experimental class and the control class. Therefore, there was differences in the learning outcomes of reading Arabic texts by applying round table learning model.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PELUANG MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING Reka Damayana; Andinasari Andinasari; Lusiana Lusiana
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i4

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah diberikan perlakuan, yaitu pembelajaran dengan model discovery learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain pembelajaran the one-group pretest-postest design. Variabel yang diukur dalam penelitian ini yaitu peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan variabel perlakuan yaitu model discovery learning. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII.11. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis yang digunakan adalah uji Gain ternormalisasi (N-Gain). Berdasarkan hasil analisis uji N-Gain data tes awal (pretest) dan tes akhir (postest) diperoleh indeks ga in 0,74 dengan kategori tinggi dengan  nilai rata-rata pretest yaitu 38,33 dan nilai rata-rata posttest yaitu 84,69. Oleh karena itu, terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran discovery learning.Abstract:The purpose of this study is to find out whether there is an increase in the ability to understand students' mathematical concepts through discovery learning models. The implementation of mathematics learning is still teacher center, this causes the ability to understand students' mathematical concepts is not maximal. The variables measured in this study are increasing the ability to understand students' mathematical concepts and treatment variables, namely discovery learning model. the subject in this study was class VIII.11 and used the quasy method experimental with learning design the one-group pretest-postest design. Data collection techniques using tests. The analysis technique used is the N-Gain Test. Based on the results of the analysis of the initial test N-Gain data (pretest) and the final test (posttest) obtained index gain 0.74 which has a high interpretation with a pretest average value of 38.33 and the posttest average value is 84.69. Then it can be concluded that there is an increase in the ability to understand the mathematical concepts of students after the discovery learning learning model is applied in high categorization.
PEMBENTUKAN KARAKTER TOLERAN PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Hasfiana Hasfiana; Nurman Said; Wahyuddin Naro
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i8

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembentukan karakter toleransi peserta didik di SMK Kesehatan Prima Mandiri Sejahtera Makassar. Penelitian ini termasuk kategori penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, paedagogik, historis, dan psikologis. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam, tenaga pendidik, dan peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengelolaan dan analisis data yang digunakan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Cara pembentukan karakter toleran peserta didik di SMK Kesehatan Prima Mandiri Sejahtera Makassar, yaitu dengan memberikan pelajaran sesuai dengan agama peserta didik, pembelajaran agama diharapkan mampu menanamkan sikap toleransi pada peserta didik mengintegrasikan sikap toleransi pada setiap pembelajaran. Selain itu, melalui kegiatan rutin peserta didik misalnya upacara hari senin atau peringatan hari besar dan ekstrakurikuler seperti palang merah remaja, OSIS, dan pramuka. Pelaksanaanya diajarkan untuk saling menyayangi, menghargai, menghormati dengan tidak membeda-bedakan baik Islam maupun Kristen.Abstract:The purpose of this research wa to find out how to shape the tolerance character of students in SMK Kesehatan Prima Mandiri Sejahtera Makassar. This research belongs to the category of qualitative research using a phenomenological, pedagogical, historical, and psychological approach. The subject of this study was the principal, Islamic Religious Education teachers, educators and students. The data collection method used is observation, interview, and documentation. Data management and analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation, and data verification. How to establish the tolerant character of students in SMK Kesehatan Prima Mandiri Sejahtera Makassar is to provide lessons in accordance with the religion of religious learning students are expected to be able to instill an attitude of tolerance in students Integrating an attitude of tolerance in every learning. and through routine student activities such as Monday ceremonies or extracurricular holidays and celebrations such as the teenage red cross, student council, and boy scouts. The practitioners are taught to love each other, respect, respect without discrimination both Islam and Christianity.
USING COOP-COOP METHOD TO IMPROVE THE STUDENTS’ NATURAL SCIENCE LEARNING COMPETENCES Lila Pangestu Hadiningrum
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i13

Abstract

Abstract:This study aimed at finding out: (1) the extent to which the implementation of e-media (powerpoint learning and  macromedia flash) innovations using the coop-coop method improved IPA (natural science) learning competencies especially in mastering the concept of the fifth grade students especially class B; (2) The ways to overcome the obstacles faced in the application of powerpoints and  macromedia flash using the coop-coop method. This research used the classroom action method with the steps planning, implementation, observation and reflection (parallel srtucture). Data analysis was an interactive analysis. From the whole cycle that had been done, it could be concluded that: (1) the use of powerpoint and  macromedia flash using the coop-coop method improved the students in mastering the concepts of human and animal organs, and green plants materials; (2) constraints of the application of powerpoint and  macromedia flash using coop-coop method could be overcome by determining and limiting the material and time.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) sejauh mana penerapan inovasi pembelajaran dengan media elektronik (powerpoint dan macromedia flash) menggunakan metode co-coop dapat meningkatkan kompetensi belajar IPA khususnya dalam penguasaan konsep kelas VB Sekolah Dasar (SD); dan (2) cara mengatasi kendala yang dihadapi dalam penerapan powerpoint dan  macromedia flash dengan metode co-coop. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas dengan langkah-langkah menyusun rencana, pelaksanaan atau tindakan, observasi dan refleksi. Analisa data adalah analisis interaktif. Dari keseluruhan siklus yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa (1) penggunaan powerpoint dan  macromedia flash dengan metode co-coop mampu meningkatkan kompetensi belajar IPA khususnya dalam penguasaan konsep anggota tubuh manusia dan hewan, serta bagian pada tumbuhan; dan (2) cara mengatasi kendala dalam penerapan powerpoint dan  macromedia flash dengan metode coop-coop dengan pembatasan materi dan waktu.
PENGEMBANGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING UNTUK PENDIDIKAN TINGGI Nurlaila Nurlaila
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i3

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model cooperative learning untuk pendidikan tinggi. Model cooperative learning dipilih karena model pembelajaran ini tidak hanya menekankan pada pencapaian hasil belajar secara akademik tetapi juga mengembangkan kompetensi sosial mahasiswa, sehingga penggunaannya sangat tepat untuk pembelajaran pada pendidikan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R&D (Research and Development). Hasil penelitian ini berupa model cooperative learning untuk pendidikan tinggi yang menerapkan prinsip-prinsip cooperative learning dalam menentukan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Satuan Acara Perkuliahan (SAP), materi perkuliahan, alat evaluasi, peran dan tanggung jawab mahasiswa dan dosen, struktur kelompok dan struktur tugas. Dalam praktiknya, penerapan cooperative learning dalam perkuliahan mengharuskan kesiapan segala perangkat yang mendukung, baik perangkat keras maupun perangkat lunak. Kemampuan dosen, partisipasi mahasiswa, ketersediaan sumber belajar, dan kelengkapan sarana pendukung merupakan hal-hal pokok untuk penerapan cooperative learning pada pendidikan tinggi.Abstract:This study aims to develop a cooperative learning model for higher education. The cooperative learning model was chosen because this learning model not only emphasizes the achievement of academic learning outcomes but also develops student social competence, so that its use is very appropriate for learning in higher education. The research method used is the R&D (Research and Development) method. The results of the study are in the form of cooperative learning models for higher education that apply cooperative learning principles in determining Semester Learning Plans (RPS), Lecture Program Units (SAP), lecture material, evaluation tools, roles and responsibilities of students and lecturers, group structure and task structure. In practice, the application of cooperative learning in lectures requires the readiness of all devices that support, both hardware and software. The ability of lecturers, student participation, the availability of learning resources, and the completeness of supporting facilities are the main things for implementing cooperative learning in higher education.
THE ROLE OF PARENTAL INVOLVEMENT TOWARDS THE STUDENTS’ LEARNING MOTIVATION Hendita Rifki Alfiansyah
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i9

Abstract

Abstract:This research aimed to identify the role of parental involvement toward the students’ learning motivation. This research was conducted using quantitative method. The approach of this research was ex-post facto. The subjects of the research were 136 fourth grade students of elementary school. The instrument of the research used was questionnaire. The technique of data analysis was regression analysis. The result of the research showed that the parental involvement role on learning motivation reaches 39.7%. It could be concluded that the parental involvement role has positive effect on the fourth grade students’ learning motivation. This research showed the importance of parental involvement role towards students’ learning motivation. These results were expected to provide understanding from the school committee to assure parents that their supports were important in the process of their children education. Therefore, all parties should be involved in improving the quality of children's education.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan orng tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan ex-post facto. Subjek pada penelitian ini adalah 136 siswa kelas IV Sekolah Dasar. Instrumen yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan dalam keterlibatan orang tua terhadap motivasi siswa mencapi 39,7%. Dapat disimpulkan bahwa keterlibaatan orang tua memiliki pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menujukkan pentingnya peran orang tua pada motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan bisa memberi pemahaman pada pihak sekolah agar mengingatkan para orang tua siswa bahwa dukungan mereka sangat penting dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, semua pihak harus terlibat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak.
ANALISIS SIKAP SISWA SMP TERHADAP MATA PELAJARAN IPA Dwi Agus Kurniawan; Astalini Astalini; Nugroho Kurniawan
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n2i14

Abstract

Abstrak:Sikap adalah ekspresi menerima (sikap positif) ataupun menolak (sikap negatif) suatu objek. Analisis sikap terhadap IPA merupakan penilaian siswa terhadap IPA, sehingga akan diketahui apakah siswa tersebut memiliki sikap positif atau sikap negatif terhadap IPA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sikap siswa berdasarkan tiga indikator sikap siswa terhadap IPA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan instrumen berupa angket dan wawancara. Sampel pada penelitian ini berjumlah 2815 siswa/i SMP Kabupaten Muaro Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi sosial dari mata pelajaran IPA menunjukkan kategori sangat baik yang mencapai hingga 53,2%, sedangkan kesenangan dalam belajar IPA menunjukkan kategori baik dengan persentase 48,1%, serta ketertarikan berkarir di bidang IPA berkategori cukup dengan persentase sebesar 41,8%. Secara umum hasil penelitian mengindikasikan bahwa sikap siswa di SMP berkategori baik, karena ketiga indikator yang diukur menunjukkan kategori baik yang menunjukkan sikap positif.Abstract:Attitude is an expression of accepting (positive attitude) or rejecting (negative attitude) of an object. Attitude Analysis towards natural sciences (IPA) was the students' assessments on Natural Sciences to know whether the students had a positive attitude or a negative attitude towards Natural Sciences. This study aimed to describe the students’ attitude towards Natural Sciences based on three indicators. This study was survey research using questionnaire and interview as instruments. The sample in this study consisted of 2815 students of junior high school in Muaro Jambi Regency. The results of the study showed that the social implications of Natural Science subject showed very good categories reaching up to 53.2%, while the interest in learning Natural Sciences showed good categories with a percentage of 48.1%, and career interest of natural science was adequate with a percentage of 41.8%. In general, the results of this study indicated that the attitude of the students in senior high school was categorized good because the three indicators showed good categories that indicated positive attitude.

Page 1 of 2 | Total Record : 15