cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Perpustakaan Pertanian
Published by Kementerian Pertanian
ISSN : 08541078     EISSN : 25410814     DOI : -
Jurnal Perpustakaan Pertanian diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan frekuensi terbit 2 kali per tahun. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau tinjauan/kajian tentang aktivitas pustakawan/perpustakaan dan ilmuwan informasi di Indonesia. Jurnal Perpustakaan Pertanian menerima tulisan pustakawan dan pemerhati perpustakaan/informasi bidang pertanian. Penerbitan jurnal diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan pustakawan dalam bidang keahliannya.
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
PEMANFAATAN BAHAN PUSTAKA OLEH SISWA: KASUS PADA PERPUSTAKAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PERTANIAN PEMBANGUNAN NEGERI KUPANG Widaryono, Widaryono
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkajian bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan bahan pustaka oleh para siswa di perpustakaan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Kupangsebagai sumber informasi sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pengkajian menggunakan metode survei. Responden dalam pengkajian ini adalah 43 siswa yang ditetapkan denganmenggunakan incidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data yang telah diperoleh kemudian diolah secara deskriptif dan dilakukan penarikan kesimpulan yang berdasarkan nilai persentase. Variabel yang dikaji mencakup pemanfaatan bahan pustaka, kebutuhan bahan pustaka, kondisi dan kualitas bahan pustaka, dan ketersediaan sarana penelusuran informasi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan pustaka oleh siswa SMK-PP Negeri Kupang cukup tinggi. Bahan pustaka dimanfaatkan terutama untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta untuk menyelesaikan tugas akhir. Buku teks, koleksi referens dan laporan praktek kerja merupakan bahan pustaka yang dibutuhkan siswa. Bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan SMK-PP Negeri Kupang berkualitas, beragam, sesuai dengan kebutuhan, tersedia pada saat dibutuhkan, namun jumlah eksemplarnya kurang dan kurang mutakhir.Informasi mudah ditemukan dan sesuai dengan kebutuhan, serta akses informasi cepat dengan menggunakan sarana OPAC, walaupun pemanfaatannya belum optimal.
ANALISIS KUALITAS RUANGAN PERPUSTAKAAN: STUDI KASUS PADA PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN Iskak, Penny Ismiati; Andriani, Juznia
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan perpustakaan yang prima memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang berkualitas. Untuk mengetahui persepsi pengguna terhadap kualitas perpustakaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, dilakukan kajian analisis kualitas ruang perpustakaan di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA). Survei dengan menggunakan kuesioner dilakukan pada bulan Mei sampai Agustus 2013. Responden pada kajian ini sebanyak 97 orang. Metode yang digunakan untuk pengukuran kualitas ruangan adalah analisis kesenjangan (gap analysis) antara persepsi pengguna terhadap kenyataan yang diterima pada saat berkunjung dengan harapan pengguna terhadap kualitas sarana dan prasarana yang diinginkan. Kriteria kualitas ruangan mengikuti metode top ten qualities of good library space dari McDonalds (2006), yaitu 1) fungsional, 2) mudah beradaptasi, 3) mudah diakses, 4) bervariasi, 5) interaktif, 6) kondusif, 7) sesuai lingkungan, 8) aman dan terjamin, 9) efisien, dan 10) sesuai perkembangan teknologi informasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap kualitas ruangan perpustakaan secara umum dapat dikategorikan baik, namun belum memenuhistandar yang diharapkan pengguna (nilai kesenjangan = -0,735). Berdasarkan hasil kajian dapat direkomendasikan bahwa redesain/ renovasi ruang perpustakaan perlu dilakukan agar kualitas ruang sesuai dengan standar yang diharapkan pengguna. Perencanaan renovasi ruangan disarankan memperhatikan 10 kriteria dengan prioritas pada indikator kualitas ruangan yang memiliki kesenjangan negatif yang bernilai besar, yaitu kriteria kondusif mudah diakses, aman dan terjamin.
PEMANFAATAN TELECENTER BALAI INFORMASI MASYARAKAT OLEH PETANI TANAMAN HIAS (KASUS DESA CIHIDEUNG) Muslim, Acep
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program penyediaan akses internet di pedesaan telah dilakukan oleh berbagai pihak sejak tahun 2000. Keberadaan fasilitas internet melalui program Balai Informasi Masyarakat (BIM) tidak saja sebagai salah satu sumber informasi bagi masyarakat pedesaan, tetapi juga merupakan media untuk kegiatan pengembangan masyarakat desa. Pengkajian dilakukan untuk melihat pola komunikasi dan mengetahui pemanfaatan telecenter BIM di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, dalam pemenuhan kebutuhan informasi para petani tanaman hias. Pengkajian dilaksanakan dengan metode kualitatif. Analisis data didasarkan pada hasil wawancara dengan para petani, pengurus BIM, dan pengamatan aktivitas di BIM. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam pemenuhan kebutuhan informasi yang dilakukan oleh para petani Cihideung adalah komunikasi secara langsung, interpersonal, dengan sumber-sumber informasi yang bersifat personal dan tidak termediasi. Telecenter BIM sebagai media komunikasi dan sumber informasi belum dimanfaatkan secara optimal oleh para petani tanaman hias.
PEMODELAN KONSEP FUNDAMENTAL REPOSITORI INSTITUSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK ZACHMAN Kurniawati, Nia; Mustafa, Badollahi; Ardiansyah, Firman; Mulyani, Eko Sri
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) sebagai perpustakaan perguruan tinggi negeri terus berupaya menghimpun konten lokal berupa karya ilmiah sivitas akademika dalam format hardcopy dan softcopy. Koleksi softcopy dalam format pdf belum diintegrasikan ke dalam sistem informasi perpustakaan. Koleksi tersebut, akan terus bertambah terdokumentasi secara fisik dan hanya dapat diakses di perpustakaan. Oleh sebab itu, perlu dukungan repositori institusi. Kajian ini bertujuan membuat pemodelan konsep fundamental repositori institusi menggunakan pendekatan framework Zachman. Kajian ini merupakan peneliltian analisis deskriptif dengan tool framework Zachman dan rules of fulfilling dari Pereira and Sousa. Hasil penelitian berupa suatu model konsep fundamental repositori institusi untuk diterapkan dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah ada di Untirta.
ANALISIS TIPOLOGI PERPUSTAKAAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB) Komalasari, Rita
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tipologi perpustakaan merupakan rangkaian kegiatan untuk mengelompokkan perpustakaan secara kuantitatif, dengan memperhatikan komponen-komponen penyelenggaraan perpustakaanyang terdiri atas gedung, prasarana, sumber daya manusia, anggaran, koleksi dan layanan perpustakaan. Tujuan kajian ini adalah untuk menganalisis tipologi perpustakaan IPB berdasarkan Pedoman Tipologi Perpustakaan dari Perpustakaan Nasional. Kajian dilakukan dengan metode analisis dokumen melalui studi pustaka dan pengamatan ke lokasi kajian. Data yang diperoleh kemudian diolah, dan dituangkan dalam tabel serta dianalisis berdasarkanpedoman tipologi dari Perpustakaan Nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa keenam komponen penyelenggaraan perpustakaan yang dimiliki Perpustakaan IPB melampaui nilaikomponen tipologi perpustakaan Tipe I. Dengan demikian dapat disimulasikan bahwa Perpustakaan IPB dikelompokkan ke dalam tipologi perpustakaan Tipe I (Besar).
STRATEGI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN BANTEN Maryani, Sri
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan perpustakaan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten ditinjau dari aspek manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi, tidak dapat dipisahkan dari organisasi induknya yaitu BPTP Banten. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, perpustakaan BPTP Banten mengembangkan diri ke arah perpustakaan digital. Selain layanan informasi tercetak, disediakan pula layanan informasi dalam format digital. Dalam pengembangan selanjutnya, perpustakaan BPTP Banten dihadapkan pada masalah dan kendala. Untuk dapat menetapkan strategi yang tepat, dilakukan pengkajian menggunakan metode brainstorming dan analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kondisi lingkungan internal perpustakaan BPTP Banten berada pada nilai skor 605 atau termasuk dalam kategori kuat dan peluang pengembangan masih terbuka luas. Kondisi lingkungan eksternal berada pada nilai skor 495 yang berarti ancaman yang besar untuk keberhasilan pengembangan perpustakaan. Strategi untuk meningkatkan kinerja dilaksanakan melalui: (1) peningkatan sumber daya listrik di ruang perpustakaan, (2) penyediaan fasilitas TI yang memadai, dan (3) penambahan tenaga yang menguasai TI di perpustakaan.
POLA RUJUKAN SUMBER ACUAN PADA JURNAL PENELITIAN PERTANIAN TERAKREDITASI Wilis, Jelita
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya peningkatan kualitas majalah ilmiah nasional, dilakukan melalui penilaian akreditasi bagi majalah ilmiah Indonesia. Salah satu persyaratan akreditasi majalah ilmiah yang harus dipenuhi adalah penggunaan sumber acuan primer yang tepat dan mutakhir. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui pola rujukan beberapa jurnal penelitian pertanian lingkup Badan Litbang Pertanian setelah terakreditasi sejak tahun 2005. Parameter yang dikaji adalah (1) proporsi rujukan majalah ilmiah primer vs nonmajalah dari karya tulis ilmiah yang diterbitkan dan (2) tingkat kebaruan sumber acuan yang dipilah ke dalam 0-5 tahun, 6-10 tahun, dan di atas 10 tahun. Hasil pengkajian menunjukkan proporsi rujukan jurnal penelitian pertanian dari jurnal ilmiah primer berkisar antara 11-77% dan dari nonmajalah 23-89%. Tingkat kebaruan sumber acuan relatif baik, rata-rata 56% dari literatur yang terbit dalam 10 tahun terakhir.Apabila tingkat kebaruan sumber acuan dibatasi pada 5 tahun terakhir maka semua jurnal ilmiah penelitian di lingkup Badan Litbang Pertanian belum memenuhi persyaratan, hanya berkisar antara 12-40%. Data ini mengisyaratkan perlunya perbaikan rujukan pada jurnal penelitian pertanian.
ANALISIS BIBLIOMETRIK PADA BULETIN PALAWIJA Sutardji, Sutardji; Maulidyah, Sri Ismi
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kajian adalah untuk mengidentifikasi artikel yang dimuat dalam Buletin Palawija tahun 2010-2013. Identifikasi dilakukan untuk mengetahui sebaran artikel per kelompok peneliti (kelti), pola kepengarangan artikel, kolaborasi penulis, karakteristik literatur,impact factor jurnal, dan kemutakhiran sumber informasi yang disitir, serta paro hidup (half life) literatur. Data kajian diambil dari seluruh artikel Buletin Palawija 2010-2013. Dalam kurun waktu tersebut Buletin Palawija memuat 40 artikel dari 33 penulis yang berbeda. Hasil kajian menunjukkan bahwa 97,5% artikel dalam Buletin Palawija adalah karya peneliti Balitkabi. Kelti Ekofisiologi memberi kontribusi artikel terbesar (37,5%), sebagian besar artikel merupakan karya tunggal (52,5%). Nilai impact factor Buletin Palawija sebesar 0,175. Jumlah jurnal yang disitir terus meningkat, bahkan tahun terakhir naik dua kali lipat. Terdapat 383 judul jurnalyang disitir (61 jurnal dalam negeri dan 322 jurnal luar negeri), dengan frekuensi sitiran mencapai 769 (48,8%). Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan paling banyak disitir (27 kali) disusul Crop Science (25 kali). Paro hidup (half life) literatur Buletin Palawija berusia 9,1 tahun.
LITERASI INFORMASI PUSTAKAWAN/PENGELOLA PERPUSTAKAAN LINGKUP KEMENTERIAN PERTANIAN Rufaidah, Vivit Wardah
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi informasi merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh pustakawan/pengelola perpustakaan dan merupakan salah satu kunci keberhasilan pustakawan/pengelola perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan informasi pengguna. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi informasi pustakawan/pengelola perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian. Pengkajian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan memaparkan data yang diperoleh dari responden melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah semua pustakawan/pengelola perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian yang berjumlah 116 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan metode stratified random sampling dengan jumlah sampel 73 orang. Hasil kajian menunjukkan capaian nilai indikator-indikator literasi informasi yang dikaji berkisar antara 43,84-94,52%. Hal ini menunjukkan bahwa literasi informasi pustakawan/pengelola perpustakaan lingkup Kementerian Pertanian masih perlu ditingkatkan, terutama kemampuan dalam mengevaluasi informasi serta memanfaatkan dan mengomunikasikannya dalam bentuk karya tulis yang dipublikasi.
PEMETAAN KONDISI PERPUSTAKAAN DIGITAL UK/UPT BADAN LITBANG PERTANIAN Rufaidah, Vivit Wardah
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkajian bertujuan untuk mengetahui perkembangan perpustakaan digital di UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian. Pengkajian dilakukan dengan menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei-Juni 2012 melalui wawancara dan e-mail terhadap responden sebanyak 157 pengguna dan 35 pustakawan dari 16 perpustakaan. Variabel yang diamati adalah karakteristik pengguna dan pustakawan, kondisi sumber daya manusia perpustakaan, sumber daya informasi, dan sarana prasarana perpustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketersediaan koleksi di perpustakaan UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian baik koleksi tercetak maupun elektronis cukup positif, hanya koleksi peraturan perundangan dan peta yang ketersediaannya kurang positif. Hampir semua perpustakaan telah menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi. Sebanyak 38,71% perpustakaan telah menggunakan kombinasi WinIsis, IGLOO dan Buku tamu Bibliotheca. Aplikasi teknologi informasi telah dimanfaatkan dalam kegiatan administrasi, pengolahan dan layanan perpustakaan. Sumber daya manusia perpustakaan lingkup Badan Litbang pertanian dari segi jumlah dan kompetensi dinilai masih kurang. Lokasi/letak gedung/ruang perpustakaan bervariasi, sebagian besar terletak di belakang kantor atau di lantai atas gedung instansi induk. Ruangan perpustakaan kurang nyaman, penerangan kurang baik, sirkulasi udara kurang baik dan kurang aman. Penataan ruang perpustakaan berdasarkan fungsinya belum optimal. Anggaran perpustakaan lingkup Badan Litbang Pertanian bervariasi. Anggaran perpustakaan dialokasikan berturut-turut untuk pengembangan sumber daya manusia, pengadaan koleksi, dan pengolahan bahan pustaka. Perpustakaan digital di UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian telah dimanfaatkan, namum belum optimal. Sebagian besar pengguna adalah peneliti, penyuluh dan pejabat struktural. Frekuensi kunjungan pengguna ke perpustakaan masih rendah, sebagian besar berkunjung 4-6 kali per bulan dengan waktu kunjungan kurang dari 2 jam (68,15%). Koleksi yang dimanfaatkan pengguna sebagian besar adalah majalah/jurnal, buku tercetak, dan buku elektronik, sedangkan penggunaan jurnal elektronik online dan offline masih sedikit (8,57%). Layanan informasi yang paling banyak dimanfaatkan adalah kombinasi layanan elektronik dan manual. Ketersediaan jaringan internet, kecepatan akses internet, ketersediaan komputer untuk penelusuran dan OPAC, serta kemudahan download informasi di perpustakaan cukup baik dengan kisaran 48,12% - 66, 67%. Untuk pengembangan perpustakaan digital lingkup Badan Litbang Pertanian perlu dilakukan upaya-upaya dalam hal peningkatan sumber daya manusia baik kuantitas maupun kualitas, pengembangan koleksi perpustakaan yang mutakhir, penambahan sarana dan prasarana, serta peningkatan anggaran khusus perpustakaan.

Page 2 of 12 | Total Record : 115