cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Perpustakaan Pertanian
Published by Kementerian Pertanian
ISSN : 08541078     EISSN : 25410814     DOI : -
Jurnal Perpustakaan Pertanian diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan frekuensi terbit 2 kali per tahun. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau tinjauan/kajian tentang aktivitas pustakawan/perpustakaan dan ilmuwan informasi di Indonesia. Jurnal Perpustakaan Pertanian menerima tulisan pustakawan dan pemerhati perpustakaan/informasi bidang pertanian. Penerbitan jurnal diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan pustakawan dalam bidang keahliannya.
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
ANALISIS KOLEKSI MONOGRAF PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN Andriaty, Etty; Sormin, Remi
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian analisis koleksi monograf dilaksanakan di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) pada bulan Mei - Oktober 2013. Tujuan pengkajian adalah untuk mengetahui jumlah, komposisi, dan kondisi fisik koleksi monograf yang dimiliki PUSTAKA. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengidentifikasi koleksi monograf secara sistematis dan mencatat data yang diperlukan. Variabel yang dikaji adalah jenis koleksi, institusi penerbit, bahasa penyajian, subjek, kelas (UDC), tahun terbit, tahun penerimaan, dan kondisi fisik koleksi. Data yang sudah diperoleh dituangkan dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian memperlihatkan bahwa koleksi monograf yang dimiliki PUSTAKA berjumlah 48.663 judul yang terdiri atas 43.977 judul monograf nontesis dan 4.686 koleksi skripsi/tesis/ disertasi. Sebagian besar koleksi adalah buku (61,79%) dengan subjek terbanyak (57,83%) ilmu terapan, kesehatan, teknologi). Bahasa penyajian yang dominan adalah bahasa Inggris sebesar 40,95% dan tahun terbit 1400-2000. Sebagian besar koleksi (89,78%) dalam kondisi baik.
KAJIAN PENILAIAN ANGKA KREDIT PUSTAKAWAN LINGKUP KEMENTERIAN PERTANIAN Andriaty, Etty; Hendrawaty, Hendrawaty
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya pemerintah untuk mengukur kompetensi jabatan fungsional pustakawan adalah melalui penilaian hasil pekerjaan. Jenjang jabatan diukur berdasarkan kompetensi yang dimiliki pustakawan yang tercermin pada nilai kredit kumulatif yang dicapai pustakawan yang bersangkutan. Pengkajian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi kinerja pustakawan lingkup Kementerian Pertanian melalui penilaian hasil kegiatan, (2) mengetahui kesenjangan penilaian, dan (3) mengidentifikasi masalah dalam penilaian angka kredit pustakawan. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2012 melalui analisis isi terhadap 244 berkas daftar usulan penetapan angka kredit dan dokumen hasil penilaian angka kredit hasil rapat pleno Tim Penilai Jabatan Fungsional Pustakawan Instansi Kementerian Pertanian periode 2007-2011. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa jumlah angka kredit yang diajukan pustakawan berbeda dengan hasil penilaian Tim Penilai. Rata-rata nilai yang disetujui oleh Tim Penilai hanya 75,80% atau turun 24,20% dari yang diajukan pustakawan. Kegiatan pengembangan profesi, pemasyarakatan dan pengkajian perpustakaan, dokumentasi dan informasi (perpusdokinfo) belum dilaporkan oleh semua pustakawan. Masalah dalam penilaian angka kredit adalah ketidaklengkapan dokumen yang akan dinilai dan belum adanya kesamaan persepsi mengenai cara penghitungan angka kredit untuk tiap butir kegiatan antara Tim Penilai dan pustakawan.
IMPLEMENTASI LITERASI INFORMASI HASIL PENELITIAN KEDELAI DALAM PENULISAN ARTIKEL ILMIAH POPULER Hermanto, Hermanto
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guna mendukung upaya pencapaian target swasembada kedelai, pustakawan dituntut berperan dalam menyediakan informasi inovasi kedelai bagi pengguna, terutama penentu kebijakan dan penyuluh pertanian. Dalam hal ini diperlukan penguasaan dan kemampuan literasi informasi. Pengkajian ini bertujuan untuk menyaring informasi hasil penelitian kedelai dan memanfaatkannya dalam bentuk artikel ilmiah populer yang dipublikasikan. Pengkajian dilakukan pada Juli 2012-Februari 2013 dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan secara triangulasi (gabungan) dan analisis data bersifat induktif. Tahapan pengkajian adalah: (1) merumuskan masalah, (2) mengidentifikasi sumber informasi dan mengakses informasi, (3) mengevaluasi informasi, (4) menggunakan informasi, (5) membuat karya tulis, (6) mengevaluasi, dan (7) menarik kesimpulan dari artikel yang ditulis. Hasil pengkajian menunjukkan (1) literasi informasi berperan penting dalam menyaring dan memilah informasi yang diperlukan oleh pengguna tertentu, (2) melalui literasi informasi dapat ditulis artikel ilmiah populer yang mudah dipahami pengguna hasil penelitian, termasuk penentu kebijakan. Pustakawan di lingkungan Badan Litbang Pertanian dapat berperan sebagai penulis artikel ilmiah populer setelah melalui telaah informasi hasil penelitian.
PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP KENYAMANAN RUANGAN PERPUSTAKAAN DI PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN Iskak, Penny Ismiati; Andriani, Juznia
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, diantaranya perbaikan sarana dan prasarana perpustakaan, termasuk ruangan perpustakaan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap kenyamanan ruang perpustakaan di PUSTAKA. Survei dengan menggunakan kuesioner dilaksanakan pada bulan Juni sampai November 2013 dengan responden sebanyak 97 orang. Variabel yang dikaji meliputi karakteristik responden, kebutuhan ruangan, ketersediaan ruangan, serta kenyamanan ruangan perpustakaan. Analisis difokuskan pada persepsi pemustaka terhadap kondisi saat ini (kondisi yang dirasakan pada saat berkunjung ke perpustakaan) dan harapan pemustaka terhadap kondisi fisik ruangan perpustakaan. Kesenjangan antara keduanya merupakan kualitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruangan perpustakaan yang paling dibutuhkan pemustaka adalahruangan akses internet, diikuti ruangan baca, ruangan multi media, ruangan meja informasi, ruangan diskusi, ruangan baca personal, dan kid corner. Ruangan tersebut telah disediakan dengan baik oleh PUSTAKA, walaupun belum sesuai harapan pemustaka. Pemustaka merasa nyaman selama berada di ruang perpustakaan, namun masih belum sesuai dengan yang diharapkan pemustaka. Kebutuhan ruangan, ketersediaan ruangan, dan kualitas ruangan memberikan kontribusi terhadap prediksi kenyamanan yang dirasakan pemustaka. Kajian lanjutan perlu dilakukan dengan menyertakan variabel pengetahuan, sikap dan kemampuan pustakawan dalam memberikan layanan perpustakaan kepada pemustaka.
KAJIAN PROFIL ARTIKEL DAN PRODUKTIVITAS PENULIS PADA BULETIN KEBUN RAYA Sutarsyah, Sutarsyah; Rufaidah, Vivit Wardah
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkajian mengenai publikasi Buletin Kebun Raya bertujuan untuk melihat profil artikel yang dimuat pada Buletin Kebun Raya, yang mencakup subjek artikel, kolaborasi penulis, dan produktivitas penulis. Pengkajian dilakukan dengan menggunakan pendekatan bibliometrik. Pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis artikel Buletin Kebun Raya yang diterbitkan pada tahun 1975-2013. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1973-2013, Buletin Kebun Raya memuat 306 artikel. Subjek artikel yang paling banyak ditulis adalah mengenai biologi, disusul ulasan umum mengenai varietas tumbuhan tertentu, konservasi, dan perkebunrayaan. Mayoritas penulis berasal dari internal, yaitu peneliti Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor-LIPI (PKT-KRB) dan Balai Penelitian dan Pengembangan Botani Puslitbang Biologi LIPI. Artikel yang ditulis oleh penulis tunggal (individu) berjumlah 209artikel (68,30%), sedangkan yang ditulis secara berkolaborasi dengan penulis lain berjumlah 97 artikel (31,70%). Tingkat kolaborasi penulis artikel Buletin Kebun Raya yaitu 0,32%. Produktivitas penulis artikel pada Buletin Kebun Raya cenderung tidak merata dan masih rendah. Produktivitas peneliti PKT-KRBpada Buletin Kebun Raya sebesar 0,19. Terdapat 13 penulis yang berkontribusi lebih dari empat artikel dan satu orang penulis menyumbangkan delapan artikel selama kurun waktu 35 tahun sejak Buletin Kebun Raya diterbitkan. Penulis yang paling banyak berkontribusi dalam Buletin Kebun Raya adalah peneliti dari PKTKRB LIPI.
ROAD MAP REPOSITORI PUBLIKASI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN Henriyadi Henriyadi
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 24, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v24n2.2015.p39-50

Abstract

Potensi sumber daya informasi hasil penelitian dan pengkajian yang dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menjadikan pembangunan repositori publikasi sebagai salah satu komponen penting dalam mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) pertanian. Melalui repositori publikasi, informasi hasil litbang pertanian dalam bentuk karya tulis ilmiah maupun ilmiah populer dari suatu institusi yang sebelumnya tersebar di berbagai tempat dapat diintegrasikan dalam satu sistem. Repositori publikasi dalam kerangka pengelolaan sumber daya informasi lingkup Balitbangtan bukan merupakan entitas sendiri, melainkan sebagai bagian dari sebuah sistem terintegrasi yang terdiri atas tiga subsistem, yaitu (1) IAARD E-Journal, (2) Repositori Publikasi, dan (3) SIMPERTAN. Road map sebagai acuan dalam pengembangan repositori publikasi Balitbangtan telah disusun. Ke depan, repositori publikasi tidak hanya mengintegrasikan sumber daya informasi internal Balitbangtan, tetapi juga dalam lingkup yang lebih luas, yaitu Kementerian Pertanian. Dalam implementasinya terdapat sejumlah permasalahan, baik dari sisi aplikasi maupun sumber daya manusia pengelola informasi pada masing-masing simpul. Identifikasi permasalahan dilakukan sebagai dasar dalam pengembangan repositori publikasi ke depan.
UJI PARUH HIDUP ARTIKEL PADA MAJALAH ILMIAH BAWAL: WIDYA RISET PERIKANAN TANGKAP Teti Endrawati
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 2 (2014): october 2014
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n2.2014.p39-46

Abstract

Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui paruh hidup literatur/dokumen yang disitir dalam artikel bidang kelautan dan perikanan,  produktivitas penulis dan impact factor majalah ilmiah Bawal: Widya Riset Perikanan Tangkap tahun 2006-2012. Penghitungan paruh hidup literatur menggunakan rumus median yang dikemukakan oleh Azwar (2004), yaitu: Md = Lmd + (Jmd)/(Fmd).i. Hasil pengkajian menunjukkan majalah  ilmiah Bawal dalam kurun waktu 7 tahun (2006-2012) telah menerbitkan 153 artikel dengan 2.183 sitiran. Nilai paruh hidup literatur yang diperoleh adalah 16 tahun. Artinya sitiran yang di bawah tahun 1996 sebanyak 1.117 sitiran (51%) dianggap usang, dan sitiran yang di atas tahun 1996 sebanyak 1.066 sitiran (49%) dinilai up to date. Kecenderungan banyaknya penggunaan literatur yang dianggap usang, menggambarkan minimnya literatur mengenai kelautan dan perikanan yang mutakhir. Penulis yang paling produktif adalah peneliti dari kelompok peneliti (Kelti) Sumber Daya Ikan dari Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (P4KSI), Ancol-Jakarta yang menyumbang 30 artikel (44%), diikuti penulis dari Kelti Pelagis Besar dari Balai Penelitian Perikanan Laut (BPPL) Muara Baru-Jakarta, dengan tulisan sebanyak 26 artikel (29%), dan Kelti Perikanan Estuari dari Balai Penelitian Perikanan Perairan Umum (BP3U) Palembang dengan jumlah tulisan 23 artikel (32%). Secara kumulatif, nilai impact factor majalah Bawal sebesar 0,17.
PENGELOLAAN LAYANAN INFORMASI ILMIAH DENGAN SISTEM E-COMMERCE DI PDII-LIPI Supriyadi Supriyadi; Wahid Nashihuddin
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 25, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v25n1.2016.p1-8

Abstract

Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis layanan informasi ilmiah dan pengelolaan layanan e-commerce di PDII-LIPI. Pengkajian bersifat deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Analisis data menggunakan teknik triangulasi dengan cara mereduksi data, mendisplai data, menyusun kesimpulan, dan verifikasi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa layanan e-commerce di PDII-LIPI masih bersifat semi e-commerce karena tidak semua layanan informasi ilmiah diberikan secara elektronik atau online. Pengelolaan layanan informasi ilmiah dengan sistem e-commerce di PDII-LIPI dilaksanakan dengan beberapa cara, yaitu: 1) mengoptimalkan TIK untuk layanan online, 2) mengolah dan mengemas ulang informasi dalam bentuk paket-paket kemasan informasi digital yang menarik, interaktif, dan informatif, 3) menyiapkan sumber daya organisasi untuk mempromosikan dan mendifusikan informasi ilmiah ke masyarakat/daerah, 4) memerhatikan aspek legalitas pengelolaan layanan informasi ilmiah, 5) menetapkan tarif layanan dan menginformasikannya kepada pengguna melalui media online, 6) inovatif mengembangkan layanan online terintegrasi, dan 7) menjaga kepercayaan masyarakat dan kualitas produk/jasa informasi yang ditawarkan kepada pengguna.
KESIAPAN REPOSITORI INSTITUSI DI INDONESIA DALAM PRESERVASI DIGITAL Ina Irawati; Pudji Muljono; Firman Ardiansyah
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 24, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v24n1.2015.p1-7

Abstract

Volume informasi digital terus meningkat sebagai hasil kegiatan digitalisasi koleksi non-digital maupun informasi yang dibuat dalam bentuk digital (born digital). Informasi digital rentan terhadap perubahan teknologi. Koleksi informasi digital biasanya disimpan dalam suatu repositori institusi. Repositori institusi merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas suatu situs web yang dinilai oleh Webometric. Untuk menjamin informasi digital dapat diakses secara terus-menerus, perlu dilakukan preservasi digital. Pengkajian dilakukan untuk mengetahui kesiapan repositori institusi di Indonesia yang mendapatkan penilaian Webometric pada Januari 2014 dalam melaksanakan preservasi digital, dilihat dari aspek kebijakan preservasi digital, format file, cakupan metadata, dan hambatan dalam melaksanakan preservasi digital. Sampel kajian sebanyak 35 repositori institusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa repositori institusi di Indonesia yang mendapat penilaian Webometric pada Januari 2014 belum siap melaksanakan preservasi digital. Sebanyak 12 repositori (52%) sudah memiliki kebijakan preservasi, namun format file dan cakupan metadata belum sesuai dengan standar dan kebutuhan preservasi digital, serta masih banyak hambatan yang dihadapi oleh pengelola repositori dalam melaksanakan preservasi digital. Rekomendasi dari hasil kajian ini adalah pentingnya membuat kebijakan preservasi sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan preservasi digital, menggunakan format file yang sesuai standar, dan melengkapi metadata yang diperlukan.
STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALISME PUSTAKAWAN DI PERPUSTAKAAN KHUSUS Wahid Nashihuddin; Dwi Ridho Aulianto
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 24, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v24n2.2015.p51-58

Abstract

Pustakawan dituntut untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Hal tersebut dimaksudkan agar pustakawan dapat berkompetisi dan berkolaborasi dengan profesi informasi yang lain, khususnya untuk memajukan dunia kepustakawanan. Kompetensi dan profesionalisme menjadi hal terpenting bagi pustakawan di perpustakaan khusus dalam menjaga dan meningkatkan eksistensi mereka di lingkungan pekerjaannya. Dengan kompetensi yang memadai dan bekerja secara profesional, citra pustakawan dapat diubah menjadi lebih baik karena selama ini masyarakat masih menganggap pustakawan hanya sebagai tenaga teknis dan administrasi perpustakaan. Melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme, pustakawan dapat meningkatkan derajatnya sebagai tenaga profesional perpustakaan yang mampu berperan aktif dalam setiap aktivitas lembaga induknya. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan beberapa strategi yang tepat, yaitu (1) meningkatkan kinerja secara berkesinambungan, (2) membangun komunikasi internal secara efektif, (3) menggagas ide-ide inovatif perpustakaan, (4) mengikuti program sertifikasi pustakawan, dan (5) melakukan pengembangan karier profesional.

Page 3 of 12 | Total Record : 115