cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2013)" : 25 Documents clear
Implementasi Algoritma Pencarian Shannon Type-A Pada Program Permainan Catur Dian Rachmanto; Waru Djuriatno; Muhammad Aswin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.66 KB)

Abstract

Pencarian adalah metode untuk melihat kedepan pada setiap gerakan dan mengevaluasi posisi setelah melakukan gerakan tersebut. Shannon Type A adalah sebuah brute-force search yang melihat seluruh kemungkinan dengan kedalaman yang sudah ditentukan. Strategi Type-A dikemukakan oleh Claude Shannon pada publikasinya yang sangat terkenal: Programming a Computer for Playing Chess [1].  sebagai strategi brute-force. Algoritma Type-A cukuplah sederhana, namun membutuhkan komputasi yang teramat besar (tergantung jumlah kedalaman pencarian). Algoritma ini bekerja dengan menggunakan prinsip minimax, yaitu sebuah prinsip yang berusaha untuk memperoleh keuntungan (gain) sebesar-besarnya dengan kerugian (loss) yang sekecil-kecilnya. Proses pencarian bekerja dengan menerapkan prinsip tersebut hingga jumlah kedalaman yang telah ditentukan sebelumnya.   Kata kunci: Pemrograman Catur, Algoritma Pencarian, Shannon Type-A, Minimax, Permainan Catur
Steganografi Pada Citra Digital Menggunakan Metode Discrete Wavelet Transform Dzikru Rohmatul Iza; Muhammad Aswin; Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.914 KB)

Abstract

Kemudahan pertukaran informasi melalui internet memiliki sisi positif dan negatif. Sisi positifnya adalah kemudahan mengetahui berbagai informasi. Sedangkan sisi negatifnya jika tidak ada sistem keamanan yang baik dan pesan yang ingin disampaikan bersifat rahasia, maka akan mudah bagi orang lain mengetahui isi pesan. Steganografi merupakan salah satu solusi untuk melindungi pesan yang bersifat rahasia melalui internet. Untuk melakukan steganografi, citra digital merupakan cover-object yang baik, karena banyak pertukaran citra digital melalui internet, sehingga tidak mengundang kecurigaan akan adanya pesan rahasia yang disispkan. Discrete Wavelet Transform (DWT) merupakan salah satu metode yang digunakan dalam teknik steganografi dalam domain transform. Kata Kunci—Steganografi, Discrete Wavelet Transform, Citra Digital.
Enhancement Obyek Pada Citra Digital Dengan Metode Penggeseran Kurva Histogram Kartika Milayanti; Muhammad Aswin; Waru Djuriatno
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.135 KB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan terhadap penggunaan citra digital yang demikian pesat perlu didukung oleh suatu pengolahan citra yang dapat meningkatkan mutu citra. Salah satu cara untuk meningkatkan mutu citra tersebut adalah memperjelas bagian obyek pada citra. Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat sistem untuk memperjelas obyek dengan menggunakan metode penggeseran kurva histogram. Penggeseran kurva histogram citra dilakukan menggunakan algoritma peregangan kontras yang bekerja pada ranah kontras citra lokal. System akan mencari kontras pada citra global dan citra lokal, selanjutnya sistem akan membandingkan kontras citra lokal terhadap citra global yang digunakan sebagai parameter perenggangan dan pemampatan kontras pada citra lokal. Dari hasil pengujian sistem dapat dilihat perbedaan intensitas kontras citra hasil pemrosesan sistem dengan citra sebelum diproses proses oleh sistem.Kata Kunci-citra digital, kontras, perubahan intensitas, kurva histogram
Implementasi Algoritma Rc6 Untuk Proteksi File Mp3 Niluh Kadek Kurnia Dewi; Muhammad Aswin; Waru Djuriatno
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.886 KB)

Abstract

Penggunaan file berupa audio digital berformat MP3 saat ini cukup populer dan mudah untuk dinikmati. File MP3 selain memberi kemudahan dalam penyebaran, juga memberi kemudahan dalam penggandaan yang kemudian dapat digunakan secara negatif tanpa memperhatikan aspek hak cipta. Untuk itu diperlukan aplikasi untuk memproteksi file MP3 yaitu dengan enkripsi. File MP3 yang telah terenkripsi tidak dapat diputar/dimainkan dengan sempurna sehingga diperlukan aplikasi untuk mendekripsi file tersebut agar dapat dimainkan seperti semula. Aplikasi dirancang dengan menggunakan algoritma RC6 untuk melakukan enkripsi dan dekripsi agar keamanan dapat ditingkatkan. Algoritma RC6 adalah suatu algoritma kunci privat yang dikenal dengan kesederhanaannya. Algoritma RC6 merupakan algoritma dengan parameter yang dapat bekerja pada panjang kunci yang beragam. Untuk aspek keamanannya, algoritma RC6 mengutamakan prinsip iterated cipher. Kata Kunci—MP3, Enkripsi, Dekripsi.
Performansi Internet Protocol Television (IPTV) pada Jaringan Long Term Evolution (LTE) dengan Mode Time Division Duplex (TDD) Dahniar Pepy Lestari; Endah Budi Purnomowati; Gaguk Asmungi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.861 KB)

Abstract

IPTV dengan data real-time sangat sensitif terhadap paket yang hilang dan terlambat jika koneksi IPTV tidak begitu cepat. Maka dari itu, IPTV menggunakan Internet Protocol (IP) melewati jaringan broadband untuk pengiriman sinyal televisi digital yang mempunyai kecepatan data tinggi. Pada skripsi ini data IPTV dikirim kepada 7 user dalam kondisi diam dengan jarak antara ENodeB dengan user yang berbeda-beda. Tiap user memesan paket audio video IPTV sebesar 7807 byte. Performansi yang dibahas adalah performansi IPTV pada jaringan LTE dengan mode TDD yang meliputi parameter signal to noise ratio, kapasitas kanal, bit error rate, probabilitas packet loss, delay end to end, throughput. Hasil analisis membuktikan bahwa IPTV dapat diterapkan pada jaringan LTE mode TDD. Karena untuk performansi IPTV terburuk pada jarak dari ENodeB ke user adalah 7000 m dan pada frekuensi 2,6 GHz, nilai SNR 68,1809 dB, kapasitas kanal 452,98 Mbps, BER , probabilitas packet loss 0,1349, delay end to end 0.34 s, throughput 201,14 Mbps. Nilai pada setiap parameter itu telah memenuhi standar nilai yang ditetapkan. Kata Kunci— IPTV, LTE, TDD
Implementasi PCM (Pulse Code Modulation) sebagai Pengolah Sinyal pada Sistem Pendeteksi Musik untuk Aplikasi Robot Albar Rizka Bahar; Wahyu Adi Priyono; Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.202 KB)

Abstract

Dalam kontes robot seni Indonesia, setiap robot diharuskan menari pada saat musik dimainkan, kemudian berhenti menari ketika musik tidak dimainkan, sehingga robot membutuhkan sistem pendeteksi suara yang tepat. Pulse code modulation (PCM) adalah metode modulasi yang dapat digunakan sebagai pengolah sinyal suara yang dihasilkan microphone melalui proses filterisasi (lowpass filter dengan frekuensi cutoff dibawah 4kHz), penyamplingan (frekuensi sinyal penyampling 8 kHz), proses kuantisasi 10 bit ADC dan pengkodean NRZ(non return to zero) 1 bit. Lagu uji yang digunakan dalam penelitian adalah jiyuu e no shotai. Hasil pengujian menunjukan sistem yang dibuat telah dapat mengenali musik dan menyalakan LED biru ketika lagu uji dimainkan serta menyalakan LED merah ketika musik tidak dimainkan atau lagu yang dimainkan bukan lagu uji, sehingga dapat disimpulkan prinsip PCM dapat diimplementasikan sebagai pengolah sinyal dalam sistem pendeteksi musik untuk robot seni. Kata Kunci— PCM, Musik, Robot Penari, Pengolah Sinyal, microphone
Sistem Monitoring Sudut Hadap Payload terhadap Titik Peluncuran Roket Wahyudi, Cholik Hari; Rif'an, Mochammad; Nurussa'adah, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.342 KB)

Abstract

Payload atau muatan roket merupakan salah satu produk elektronika yang sangat bermanfaat dalam bidang teknologi dirgantara. Payload tersusun atas beberapa sensor yang berfungsi untuk mengetahui keadaan lingkungan. Selain itu payload juga dibekali sensor-sensor yang digunakan sebagai monitor pergerakan payload. Sensor kompas digital merupakan salah satu sensor yang digunakan untuk menunjukkan arah payload. Sedangkan modul GPS merupakan modul yang dapat menunjukkan koordinat titik peluncuran serta posisi payload saat bergerak di udara. Sensor kompas digital CMPS10 dan modul GPS SKM-53 dapat diimplementasikan pada payload sehingga dapat menunjukkan sudut hadap payload terhadap titik peluncurannya. Hasil pengujian menunjukan bahwa modul kompas digital CMPS10 memiliki akurasi sebesar +1°. Modul GPS receiver SKM-53 memiliki akurasi sebesar 6,63 meter (radius). Modul RF transceiver YS-1020 mampu melakukan transmisi data hingga radius 270 meter. Sistem monitoring sudut hadap payload terhadap titik peluncuran mampu menunjukkan besarnya sudut hadap dengan akurasi sebesar 1° pada jarak lebih dari 50 meter, dan akurasi berubah hingga 15° pada jarak kurang dari 50 meter.   Kata Kunci— Kompas Digital CMPS10, Modul GPS SKM-53, Sudut Hadap Payload.
PERFORMANSI SISTEM KOMUNIKASI KOOPERATIF MENGGUNAKAN TEKNIK AMPLIFY AND FORWARD (AF) DENGAN MODULASI QUADRATURE PHASE SHIFT KEYING (QPSK) Alvin Yazlin; Ali Mustofa; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.699 KB)

Abstract

Pada media nirkabel sinyal yangdikirimkan sering mengalami gangguan yang dapatmenurunkan kinerja sistem. Hal ini dapat membuat kondisikanal menurun, mengakibatkan kapasitas kanal dankeandalan data yang dikirimkan juga menurun. Komponenyang termasuk gangguan tersebut adalah multipath fading.Salah satu cara untuk mengurangi efek fadingadalah dengan menggunakan antena jamak pada sisipenerima, proses ini disebut sistem komunikasi kooperatif.Sistem komunikasi kooperatif digunakan untuk mengurangidata rusak pada proses pengiriman data. Pada skripsi ini akandibahas mengenai pengaruh sistem komunikasi kooperatifpada bagian penerima. Dilakukan perbandingan antara sistemkomunikasi kooperatif dengan sistem komunikasi nonkooperatif. Pada sistem komunikasi kooperatif juga diterapkanteknik amplify and forward (AF) agar sistem menjadi lebihstabil terhadap gangguan AWGN dan multipath fading.Dilakukan juga perbandingan antara sistem komunikasikooperatif dengan teknik amplify and forward (AF) dansistem komunikasi kooperatif tanpa teknik amplify andforward (AF).Dari hasil perhitungan dan analisis didapatkanbahwa sistem komunikasi kooperatif membuat sistem menjadilebih stabil terhadap gangguan AWGN dan mengurangisymbol error rate (SER) sistem. Sistem komunikasi kooperatifdengan teknik amplify and forward (AF) lebih cepatmengurangi nilai SER saat penerima memiliki Eb/N0 tinggi.Pada signal noise to ratio (SNR) 30dB, sistem komunikasikooperatif tanpa teknik amplify and forward (AF) mencapainilai SER=0,001 saat penerima memilikii Eb/N0=15dB dansistem komunikasi kooperatif dengan teknik amplify andforward (AF) mencapai SER=0,001167 saat penerimamemiliki Eb/N0=13dB.
Penerapan Floating Point Unit Sebagai Co-processor yang Diimplementasikan dengan Menggunakan FPGA Kanzi Mahfi; Mochammad Rif'an; Waru Djuriatno
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.849 KB)

Abstract

Sirkuit aritmatika merupakan bagian penting dari sistem digital. Dengan kemajuan luar biasa dalam VLSI, banyak sirkuit yang kompleks, yang kemarin tak terpikirkan menjadi mudah terealisasi saat ini.Dalam skripsi ini unit aritmatika bekerja berdasarkan standar IEEE 754 untuk bilangan floating point presisi tunggal telah diimplementasikan pada FPGA Spartan 3E. Unit aritmatika yang diimplementasikan memiliki unit pengolahan 32 bit yang mampu untuk melakukan operasi aritmatika seperti, penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian serta mampu menangani operasi perhitungan khusus yang tidak bisa dikerjakan oleh model operasi standar. Sintesis FPGA untuk unit aritmatika dilakukan dengan menggunakan Xilinx ISE 11.1.Hasilnya unit aritmatika ini mampu bekerja menghitung dua buah bilangan floating point presisi tunggal standar IEEE 754 dengan waktu yang dibutuhkan sebesar 233.689ns.   Kata Kunci— Floating Point, FPGA, Standar IEEE 754, Unit Aritmatika, Operasi Aritmatika.
Studi Pemanfaatan Arang Tempurung Kelapa Untuk Perbaikan Resistansi Pembumian Jenis Elektroda Batang Lucky Dedy Purwantoro; n/a Soemarwanto; Harry Soekotjo Dachlan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.211 KB)

Abstract

Gangguan yang disebabkan karena adanya arus lebih pada sistem distribusi dapat menyebabkan penurunan tegangan yang cukup besar, penurunan stabilitas sistem, membahayakan jiwa orang serta dapat merusak peralatan elektronik. Salah satu cara untuk menghindari hal tersebut adalah perlu dipasang sistem pembumian yang baik. Sistem pembumian yang baik yakni semakin kecil nilai resistansi pembumian maka kemampuan mengalirkan arus ke tanah semakin besar sehingga arus gangguan tidak mengalir dan merusak peralatan. Dalam study kasus ini dilakukan treatment terhadap tanah dengan pemberian arang tempurung kelapa untuk memperkecil nilai resistansi pembumiannya. Arang tempurung kelapa memiliki nilai resistivitas yang lebih rendah dari tanah serta memiliki struktur pori yang lebih besar sehingga dapat menyerap air lebih banyak dan memiliki sifat konduktif. Dalam penelitian ini juga dikaji mengenai faktor yang mempengaruhi sistem pembumian dengan memanfaatkan arang tempurung kelapa, diantaranya adalah pengaruh penambahan diameter arang tempurung kelapa yang ditanam konsentris elektroda batang dan pengaruh konsentrasi air dalam arang tempurung kelapa yang kemudian hasil kajian penelitian ini bisa dijadikan acuan pada perancangan sistem pembumian elektroda jenis batang untuk mendapatkan nilai resistansi pembumian terkecil. Kata Kunci – arang tempurung kelapa, elektroda batang, resistansi pembumian

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue