cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
Perancangan Antena Mikrostrip Circular Patch Dengan Slot Egg Untuk Aplikasi Ultra-Wideband Radio Frequency Identification (UWB RFID) Tag Pada Frekuensi Kerja 2,4 GHz Rr. Wahyu Dwi Ardhya Garini; Rudy Yuwono; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.636 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perancangan antena mikrostrip circular patch untuk radio frequency identification (RFID) tag sehingga dapat beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz. Teknologi RFID ini tidak dapat dipisahkan dari antena sebagai elemen penting dari aplikasi radio frequency (RF). Antena mikrostrip circular patch dirancang dengan slot egg dan penambahan stub pada bidang ground plane untuk mendapatkan antena yang dapat bekerja pada ultra wideband (UWB). Antena mikrostrip ini dirancang dengan menggunakan feed line sebagai metode pencatuannya. Dimensi antena mikrostrip diperoleh melalui perhitungan dan optimasi serta dilakukan simulasi dengan software HFSS AnsoftTM versi 13. Fabrikasi antena mikrostrip ini menggunakan bahan Phenolic White Paper – FR2 dengan konstanta dielektrik (εr)= 4,5. Hasil pengukuran antena mikrostrip circular patch dengan slot egg dan penambahan stub pada ground plane menunjukkan frekuensi kerja antena pada frekuensi 1700 – 2700 MHz dengan bandwidth sebesar 1000 MHz dan bandwidth fraksional sebesar 0,45.. Nilai gain pada frekuensi 2,4 GHz sebesar 2,35 dBi. Memiliki polarisasi elips dengan jenis polaradiasi bidirectional.Kata Kunci: Antena, RFID, Ultra Wideband, Slot Egg
PENGARUH FADING LINTASAN JAMAK TERHADAP PERFORMANSI HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCESS (HSDPA) Aindyta Ayu Pradani; Sholeh Hadi Pramono; Sigit Kusmaryanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.491 KB)

Abstract

HSDPA adalah sebuah teknologi komunikasi bergerak yang berteknologi 3,5G (third and half generation) yang termasuk dalam keluarga teknologi High-Speed Packet Acces (HSPA) yang mampu meningkatkan kecepatan transfer data mencapai 14,4 Mbps untuk download data dan 2 Mbps untuk upload data. Fasilitas teknologi 3,5G tidak jauh berbeda dengan content 3G yang sudah ditawarkan oleh beberapa operator selular di Indonesia yaitu video call, mobile video, mobile TV. Frekuensi yang dipakai oleh teknologi ini sudah dapat dimaksimalisasikan secaraefisien dengan pemakaian bandwith (lebar pita) yang tepat.HSDPA merupakan sistem komunikasi nirkabel, yaitu menggunakan media udara untuk pentransmisian sinyal. Pada kenyataannya antara pemancar (Node-B) dan pengguna (UE) seringkali terjadi kondisi NLOS (Non Line of Sight), yaitu kondisi dimana terdapat penghalang sinyal seperti pohon, rumah dan gedung yang mengakibatkan sinyal mengalami pemantulan. Adanya objek yang menyebabkan pantulan dan hamburan mengakibatkan sinyal yang sampai di penerima tidak hanya melewati satu jalur (multipath). Sinyal-sinyal multipath tersebut akan mengalami pergeseran fasa dan delay yang akan selalu berubah. Pengaruh dari perbedaan panjang lintasan sinyal akan mengakibatkan pergeseran relatif fasa antara komponen fasa utama yang bersuperposisi dengan komponen fasa lintasan lain. Fading yang terjadi akibat adanya propagasi gelombang multipath dinamakan multipath fading atau fading lintasan jamak. Oleh karena itu, keberadaan fading lintasan jamak akan mempengaruhi performansi dari HSDPA.Dari analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa jenis fading yang terjadi yaitu berupa flat fading. Dengan memvariasikan jarak antara Node-B dan user equipment (UE) dari 100 m – 500 m, diketahui juga bahwa rugi-rugi redaman propagasi (path loss) pada kondisi non-line of sight (NLOS) jauh lebih besar dibandingkan pada kondisi line of sight (LOS), sehingga daya terima pada kondisi NLOS menjadi lebih kecil.Kata kunci: High Speed Downlink Packet Access (HSDPA), fading lintasan jamak, path loss, signal to noise ratio (SNR), energy bit to noise ratio (Eb/No) dan bit error rate (BER), line of sight (LOS), non-line of sight (NLOS)
Analisis Pengaruh Handover pada Mobile WIMAX untuk Layanan Live Streaming Tri Evanti Andriani; Endah Budi Purnomowati; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.953 KB)

Abstract

Mobile WIMAX merupakan salah satu teknologi Broadband Wireless Access (BWA) yang mampu memberikan layanan data dengan kecepatan tinggi dan teknologi yang efisien. Waktu yang dibutuhkan pada mekanisme handover yang terdapat pada jaringan ini dapat mempengaruhi kualitas layanan pada aplikasi realtime seperti live streaming. Performansi yang dibahas adalah performansi pengaruh handover pada mobile WIMAX untuk layanan live streaming yang meliputi parameter kapasitas kanal, bit error rate, probabilitas packet loss, delay end to end, throughput dan pengaruh delay handover terhadap throughput. Hasil analisis perhitungan pada jaringan mobile WIMAX dengan aplikasi live streaming pada proses handover, menunjukkan delay handover terbesar yaitu 2,8363 s dengan faktor utilitas 0,9 masih memenuhi standar delay ITU G.1010. Selain itu, proses handover mengakibatkan adanya penurunan nilai throughput yaitu nilai throughput pada saat proses handover sebesar 19,39 Mbps.Kata Kunci : Mobile WIMAX, handover, live streaming, delay, throughput
ALAT PEMBERI MAKAN IKAN NILA DI TAMBAK n/a Fatahillah; Ponco Siwindarto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.278 KB)

Abstract

Ikan nila banyak dibudidayakan di Indoneseia. Selain karena permintaan konsumen, ikan nila juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk dikonsumsi. Peternak ikan nila di tambak pada umumnya masih menggunakan cara manual dalam proses pemberian makan ikan nila. Cara ini dinilai masih memiliki kekurangan diantaranya jadwal waktu pemberian makan yang kurang tepat, takaran pemberian makan yang kadang tidak disesuaikan dengan takaran hingga biaya yang harus dikeluarkan oleh peternak untuk membayar pegawai yang bertugas memberi makan ikan nila. Alat pemberi makan ikan nila ditambak dapat memberi makan ikan nila di tambak sesuai jadwal dan takaran pakan (pellet) yang telah ditentukan oleh para peternak ikan nila di tambak. Alat ini menggunakan ATMEGA 8535 sebagai pengolah data, Real Time Clock (RTC DS 1307) sebagai pewaktu, catu daya 60 VA dan 5 V, sensor limit switch dan keypad sebagai masukkan ATMEGA 8535, relay sebagai penghubung antara ATMEGA 8535 dan motor DC 12 V dan sebagai penampil waktu dan takaran pakan digunakan penampil LCD 16x2. Berdasarkan hasil pengujian, waktu aktif sesuai dengan waktu yang telah ditentukan yaitu dua kali waktu pemberian makan dalam sehari. Takaran pakan yang dikeluarkan untuk ikan usia 2 bulan adalah 150 gr dikeluarkan dalam waktu 6 detik. Dengan perhitungan ikan panen pada usia 6 bulan dan dengan berat rata-ratamm 250 gr, maka setiap minggu takaran pakan yang dikeluarkan bertambah 50 gr dengan tambahan waktu aktif alat 2 detik.Kata kunci- Ikan nila, pakan (pellet), tambak.
RANCANG BANGUN SISTEM PERINGATAN KEAMANAN SERTA PEMANTAU SUHU DAN KELEMBABAN SHELTER BTS MELALUI FASILITAS SMS Anggriawan, Aldo Redicka; Nurussa'adah, n/a; Siwindarto, Ponco
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.186 KB)

Abstract

Base Transceiver Station merupakan salah satuperangkat yang sangat berguna dalam sistem jaringantelekomunikasi seluler dan umumnya diletakkan dalamsuatu ruangan (shelter) yang lokasinya tidak jauh daritower telekomunikasi seluler. Tidak adanya personelkeamanan di lokasi shelter BTS dapat menyebabkanterjadinya pencurian. Selain itu, kondisi shelter BTSharus selalu memenuhi syarat untuk operasi BTS diantaranya suhu dan kelembabannya. Banyaknyajumlah shelter BTS yang tersebar dalam suatu wilayahjaringan serta jauhnya jarak shelter BTS satu denganyang lain akan membuat kegiatan pemantauan secaralangsung tidaklah efektif baik dari segi waktu dantenaga. Dengan menggunakan fasilitas SMS dapatdirancang suatu sistem peringatan keamanan sertapemantau suhu dan kelembaban shelter BTS.Hasil pengujian seluruh sistem menunjukkan bahwasistem telah dapat mengirimkan peringatan keamananmelalui pesan SMS kepada user jika terdeteksi adanyagerakan yang ditangkap oleh sensor pergerakanmanusia. Selain itu, sistem juga dapat mengirimkandata pemantauan suhu dan kelembaban shelter BTSmelalui pesan SMS kepada user dengan error rata-ratasebesar 2,10% untuk pembacaan suhu dan error rataratasebesar 1,57% untuk pembacaan kelembaban.Kata kunci : Shelter BTS, Peringatan, Pemantauan,Keamanan, Suhu dan Kelembaban.
Pengendalian Kadar Keasaman (pH) Pada Sistem Hidroponik Stroberi Menggunakan Kontroler PID Berbasis Arduino Uno Ika Kustanti; Muhammad Aziz Muslim; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.634 KB)

Abstract

Pengendalian kadar keasaman pada stroberi hidroponik sangat diperlukan karena kadar keasaman air hidroponik pada umumnya cenderung basa, keadaan ini tidak memenuhi syarat kadar keasaman ideal stroberi yaitu 5,8 – 6,5. Pengendalian dirancang agar kadar keasaman air hidroponik sesuai dengan setpoint yaitu pH 6 dengan mengendalikan putaran pompa yang berisi cairan asam dan basa. Pada skripsi ini Arduino UNO yaitu sebuah board mikrokontroler yang didasarkan pada ATmega328 diaplikasikan sebagai perangkat pengendali kadar keasaman air hidroponik. Proses perancangan kontroler PID menggunakan metode root locus dan didapatkan bahwa semua akar berada disebelah kiri bidang s, sehingga respon yang didapat dari semua pole stabil. Hasil perhitungan parameter PID dengan pole s = -3.53 didapatkan nilai parameter PID terbaik yaitu Kp = 4.8065, Ki = 5 dan Kd = 0.6808.Kata Kunci—pH, stroberi, PID, Arduino UNO.
PENGATURAN POSISI PISTON SILINDER PNEUMATIC PADA LENGAN ROBOT KRAI Wahyu Suwito; Mochammad Rif'an; Ponco Siwindarto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.678 KB)

Abstract

Kontes Robot Indonesia (KRI) merupakan salah satu kegiatan mahasiswa untuk berkompetisi dalam bidang robotika tingkat nasional yang diadakan secara teratur oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI). Tugas akhir ini merancang sistem pengaturan posisi piston silinder pneumatic pada lengan robot KRAI. Kelebihan lengan robot yang menggunakan sistem pneumatic, pergerakan lengan robot semakin cepat serta beban pada robot juga semakin ringan. Piston silinder pneumatic juga bisa diatur posisinya. Pada perancangan ini akan mengatur posisi piston dengan menggunakan katup on/off, dengan target kerja kontroler katub yang dibuat adalah dengan toleransi 3 mm dari posisi yang diinginkan. Penggunaan katup on/off ini karena harganya yang cukup murah bila dibandingkan dengan regulator valve, , dan lebih menghemat biaya karena menggunakan katup on/off bekas dari pabrik yang memiliki harga cukup terjangkau yaitu Rp 250.000,00 , bila dibandingkan dengan regulator valve yang memiliki harga berkisar Rp 3.500.000,00. Untuk dimensi dari valve on/off adalah 7cm x 1cm x 2cm sedangkan untuk dimensi regulator valve adalah 15cm x 10cm x 10cm. Dengan katup on/off ini, dapat dibuat sebuah sistem yang memiliki fungsi sama dengan regulator valve, alat ini dapat menghentikan pergerakan piston sesuai dengan jarak yang diinginkan.Kata kunci : pengaturan piston pneumatic, katup on/off, KRAI.
SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA PROSES DISTILASI VAKUM BIOETANOL DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO Akhmad Salmi Firsyari; n/a Purwanto; Muhammad Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.48 KB)

Abstract

Bioetanol adalah bahan bakar pengganti bensin yang prospektif. Dalam pembuatannya, terdapat beberapa tahap proses, salah satunya adalah distilasi vakum. Distilasi vakum merupakan proses distilasi bahan baku dengan suhu dan tekanan tertentu.Pada penelitian awal ini dikembangkan kontroler untuk menjaga kestabilan suhu, sedangkan untuk pengendalian tekanan masih dikendalikan secara manual. Metode kontrol yang digunakan untuk pengendalian ini ialah kontrol PID menggunakan Arduino. Salah satu keuntungan kontrol PID adalah sebuah sistem yang sederhana sehingga lebih cepat dalam mengambil keputusan. Pada skripsi ini digunakan metode hand tunning sebagai penentu parameter PID. Dalam pembuatan, penelitian ini menggunakan sensor suhu PT100, Arduino Mega 2560, elemen pemanas listrik.Hasil pengujian kontroler PID dengan menggunakan parameter yang didapatkan dari metode hand tunning, sistem pengendalian suhu distilasi ini cukup berhasil dalam menjaga kestabilan suhu dengan error steady state sebesar 0.17%.Kata Kunci: Bioetanol, Distilasi Vakum, kontrol PID, arduino mega, PT100, rangkaian dimmer.
APLIKASI KONTROLER PID DALAM PENGENDALIAN POSISI STAMPING ROD BERBASIS PNEUMATIC MENGGUNAKAN ARDUINO UNO Dimas Budi Prasetyo; Muhammad Aziz Muslim; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.088 KB)

Abstract

Pada saat ini perkembangan dunia teknologi sangat pesat, terutama dalam bidang industri. Dalam dunia industri, pemberian stamp kadaluarsa pada kemasan menjadi hal wajib dilakukan oleh produsen. Dengan semakin tingginya permintaan, dibutuhkan sebuah sistem pneumatic untuk stamping rod yang bisa digunakan pada berbagai macam produk dengan ukuran berbeda secara otomatis.Salah satu solusi dari hal tersebut yaitu menggunakan sistem pneumatic yang dikendalikan secara otomatis dengan menggunakan metode kontrol PID. Salah satu keuntungan kontrol PID adalah memiliki respons yang halus dan cepat. Pada skripsi ini digunakan metode hand tunning. Dalam pembuatannya digunakan sistem pneumatic, Arduino Uno dan sensor PING))).Dari hasil pengujian terhadap aplikasi kontroler PID dengan menggunakan metode hand tunning ini didapat Kp = 2, Ki = 0.1 , dan Kd = 0 yang menunjukkan bahwa respons sistem untuk pengendalian posisi stamping rod menghasilkan td (time delay) sebesar 1.41 detik, ts (settling time) sebesar 2.33 detik, Mp (maximum overshoot) sebesar 0% dan Ess (error steady state) sebesar 3%. Hal ini menunjukkan bahwa blok kontroler PID berbasis Arduino Uno dapat mengendalikan posisi silinder dengan baik.Kata kunci : Sensor PING))), Arduino Uno, stamping rod, PID, pneumatic
Rancang Bangun Pemotong Surja Tegangan Pada kWh Meter Tiga Fasa Menggunakan PCB (Printed Circuit Board) Desinta Ayu Woro H.; Mochammad Dhofir; Harry Soekotjo Dachlan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.347 KB)

Abstract

Penelitian ini menguraikan tentang “Rancang Bangun Pemotong Surja Tegangan pada kWh Meter Tiga Fasa Menggunakan PCB (Printed Circuit Board)”. Arester tiga fasa ini dapat digunakan pada kategori III yang memiliki tegangan ketahanan impuls 4 kV. Arester tegangan rendah untuk catu daya 380 V/50 Hz dapat berupa susunan elektroda sela udara. Agar efisien, ekonomis, dan sederhana dalam rekayasanya, maka dibuat arester tiga fasa dari bahan PCB (Printed Circuit Board). Metode yang digunakan adalah perencanaan arester, pengujian, dan analisis. Arester direncanakan sebagai peralatan pelindung surja tegangan untuk peralatan tegangan rendah 380 V/50 Hz dengan tingkat proteksi 4 kV impuls. Perencanaan arester meliputi bentuk geometri elektroda, jarak sela elektroda, dan perbesaran (panjang sela) elektroda. Dalam penelitian ini, elektroda sela udara yang dirancang menggunakan pendekatan perkiraan tegangan tembus kemudian disimulasikan menggunakan FEMM 4.2 untuk mengetahui efisiensi keseragaman arester PCB. Selanjutnya dilakukan pengujian dan analisis karakteristik v-t, ketahanan arester PCB terhadap tegangan AC, probabilitas tembus arester PCB. Sebagai hasil akhir, dalam skripsi ini disimpulkan bahwa pada karakteristik v-t arester PCB tiga fasa dapat memotong 4 kV impuls sesaat sebelum puncak impuls. Selain itu, arester PCB tiga fasa dapat kepastian tembus lebih dari 95% yaitu 4 kV.Kata Kunci— Tegangan impuls, arester PCB, FEMM 4.2, v-t curve, probabilitas.

Page 13 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue