cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
PEMBERDAYAAN PENYANDANG CACAT NETRA MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DI UPT RSCN MALANG Sayudha Patria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.343 KB)

Abstract

Sebagai Warga Negara Indonesia setiap individu  memiliki hak dan kewajiban masing – masing hal ini  sesuai dengan amanah UUD 45 pasal 27 ayat 2 bahwa : Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.  Dalam usaha memberdayakan Penyandang Cacat  Hingga saat ini pemerintah tetap menaruh perhatian yang besar terhadap usaha  dalam memandirikan Penyandang  Cacat  dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah melalui berbagai peraturan perundang-undangan tentang kesejahteraan sosial antara lain, Undang-Undang No. 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat dan peraturan pemerintah No. 43 Tahun 1998 tentang Upaya meningkatkan kesejahteraan sosial Penyandang Cacat.   Penyandang Cacat sebagai bagian dari masyarakat yang mempunyai hak dan kewajiban serta peran yang sama disegala aspek kehidupan dalam memenuhi tuntutan kehidupan,  namun Penyandang Cacat memiliki beberapa keterbatasan seperti mobilitas, kemampuan penglihatan, dan bersosialisasi dengan masyarakat, sehinga mereka kesulitan untuk memenuhi tuntutan hidup mereka secara mandiri, untuk itu diperlukan orang awas dalam membantu memenuhi kebutuhan mereka sehari- hari. Dengan adanya UPT Rehabilitasi Sosial Cacat Netra  merupakan perwujudan dari pemerintah untuk  memberdayakan  para  Penyandang  Cacat  Netra Melalui Pendidikan dan Pelatihan. Dengan Pendidikan dan Pelatihan Penyandang Cacat Netra mendapatkan ketrampilan kerja diantaranya  home industri dan pijat, dengan ketrampilan yang di miliki  mereka dapat membuka usaha sendiri, memperoleh penghasilan sendiri sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu mereka juga di didik bagaimana bersosialisasi di masyarakat tanpa harus malu dengan keterbatasan yang mereka miliki. Dengan bekal ketrampilan kerja yang di berikan  UPT RSCN Malang akan menjadi modal bagi mereka untuk menjadi Penyandang Cacat Netra yang mandiri. Kata kunci : Pemberdayaan Penyandang Cacat Netra, pendidikan dan pelatihan, kemandirian.
ANALISIS SEKTOR PERIKANAN TERHADAP PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KABUPATEN TUBAN TAHUN 2007 -2011 Jaziirotun ni’mah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.733 KB)

Abstract

Wilayah Kabupaten Tuban mempunyai laut dan pesisir dengan bentangan pantai sepanjang 65 km yang meliputi 5 wilayah kecamatan dari Kecamatan Palang Tuban, Jenu, Tambakboyo dan Bancar. Melihat kondisi alam di Kabupaten Tuban yang  terdapat didaerah pesisir  laut utara Jawa dengan  potensi  sumberdaya  perikanan  yang  sangat  besar,  subsektor  perikanan  dapat  dijadikan sebagai  sektor  andalan  untuk  memacu  pertumbuhan  ekonomi  di  Tuban.  Pengembangan  sektor perikanan dapat menyerap tenaga kerja, sehingga dapat meningkatkan pendapatan penduduk untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Penelitian  bersifat  deskriptif  dengan metode  analisis  yang  dilakukan  yaitu  analisis  sektor dan  subsektor ekonomi potensial untuk menjawab permasalahan pertama serta analisis kontribusi subsektor  perikanan  terhadap  PDRB,  ekspor,  Pendapatan  Daerah  dan  kemampuan  penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Tuban. Berdasar pada hasil perhitungan LQ menunjukkan bahwa subsektorperikanan di Kabupaten Tubana  adalah  salah  satu  sektor  yang  menjadi  sektor  basis.  Artinya  subsektor  perikanan  di Kabupaten  Tuban  mampu  memenuhi  kebutuhan  perikanan  lokal  baik  sebagai  bahan  konsumsi, maupun sebagai bahan baku industri,bahkan diharapkan dapat mampu mengekspor ke daerah lain. Penyerapan  tenaga  kerja,  kegiatan  usaha  perikanan  di Kabupaten Tuban  pada  tahun  2011  dapat memberikan kontribusi  lapangan kerja sebesar 2,45 persen dari  total angkatan kerja yang bekerja di Kabupaten Tuban. Selama periode 2007-2011 peranan  subsektor perikanan Kabupaten Tuban terhadap  perekonomian  daerah  cukup  kecil  dilihat  dari  besarnya  kontribusinya  terhadap  Produk Domestik Regional Bruto adalah  sebesar 2,02 persen. Ekspor hasil-hasil perikanan di Kabupaten Tuban  juga memiliki  kontribusi  yang  cukup  kecil  terhadap  ekspor Kabupaten  Tuban.  Rata-rata kontribusinya  dalam  periode  2007-2011  hanya  sebesar  1,94  persen.  Kontribusi  Subsektor Perikanan  juga  cukup  kecil  bagi  pendapatan  pemerintah  daerah  Kabupaten  Tuban.  Pada  kurun waktu 2007-2011, kontribusi pendapatan  retribusi TPI  untuk Pemerintah Kabupaten Tuban  rata-rata  adalah  sebesar  18,44  persen  dari  total  pendapatan  bagian  bagi  hasil  pajak/bukan  pajak, sehingga  kontribusi  tersebut  belum  cukup  berarti  untuk  mendukung  keuangan  Pemerintah Kabupaten Tuban. Kata kunci : Perikanan, Pertumbuhan Ekonomi dan Tuban
ANALISIS KETERKAITAN ANTAR SEKTOR PADA INDUSTRI, PERDAGANGAN DAN JASA ANGKUTAN DI JAWA TIMUR Wahyu Setiawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.707 KB)

Abstract

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penyumbang PDRB terbesar bagi Indonesia.  Sektor Industri dan Perdagangan merupakan sektor penyumbang utama kegiatan perekonomian Jawa Timur pada  tahun  2010.  Sektor jasa angkutan disertakan dalam penelitian ini guna untuk mengetahui bagaimana keterkaitan dengan sektor-sektor tersebut. Sektor jasa  angkutan merupakan sektor penting dalam tersedianya barang dan jasa hingga sampai ke konsumen. Penelitian ini  pada dasarnya  bertujuan untuk mencari tahu sektor-sektor apa saja  yang menjadi sektor unggulan  (key sector))  dari provinsi Jawa Timur, dengan menggunakan alat analisis Input-Output yang  berdasarkan keterkaitan antar sektor baik kedepan (forward linkages) maupun  kebelakang (backward linkages) serta dengan menggunakan koefisien variasi,  untuk menandakan sektor-sektor kunci dan unggulan di Jawa Timur, maka berdasarkan hasil analisa sebagian besar sektor-sektor unggulan ditempati oleh  bahan-bahan setengah jadi. Kata kunci: industri, keterkaitan antar sektor, analisis input output
KAJIAN KESYARIAHAN KARTU KREDIT SYARIAH: TEORI dan REALITA (Studi Pada Bank BNI Syariah Kota Malang) Kurniawan Rahmadianto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.2 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme perhitungan bagi hasil daripada kartu kredit syariah Hasanah Card, mekanisme akad dan pertanggung jawaban hukum syariah terhadap kartu kredit tersebut. Dalam penelitian ini, selain beberapa pertanyaan diatas, juga memeiliki tujuan lain apakah kartu kredit tersebut telah sesuai dengan azas-azas kesyariahan yang ada sehingga kartu kredit tersebut layak mendapatkan predikat kartu kredit syariah di dalam dunia perbankan Islami di Indonesia yang merupakan salah satu inovasi terbaru dan merupakan sebuah pilihan alternative bagi nasabah yang tidak menginginkan adanya riba’ dalam tabungannya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dari hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa kartu kredit syariah ini masih belum memenuhi azas-azas kesyariahan yang telah berlaku di Indonesia sendiri. Dalam mekanisme perhitungan fee, nasabah cenderung mengatakan bahwa perhitungannya tidak jauh berbeda antara konvensional dengan syariah. Hanya saja pada kartu kredit syariah bebas dari annual fee dan lebih ringan jika dibandingkan dengan kartu kredit konvensional. Sedangkan pada akad, kartu kredit syariah ini mempunyai tiga akad yaitu Kafalah, Qardh, dan Ijarah. Gabungan ketiga akad tersebut sering disebut Hybrid Contract. Namun, dalam pembuatan akad untuk kartu kredit ini masih dilakukan secara sepihak oleh bank, dan hal ini yang membuat kartu kredit ini masih belum bisa dikatakan syariah dimana seharusnya perjanjian telah disetujui oleh kedua belah pihak. Untuk penegakan hukum sendiri, disini masih sering terjadi kredit macet yang dikarenakan nasabah sering lupa membayar minimum payment-nya. Hal ini terjadi karena nasabah lebih condong untuk berperilaku konsumtif dan hal itu juga didukung dengan adanya brosur promosi yang diberikan BNI Syariah yang secara tidak langsung membentuk perilaku konsumtif tersebut. Namun dalam penyelesaiannya bank BNI Syariah tidak menggunakan debt collector, tetapi lebih ke azas kekeluargaan dimana sifat hukum yang berlaku adalah elastis.     Kata Kunci:          Kartu Kredit Syariah, Akad Syariah, Mekanisme Kartu Kredit Syariah,
PENGARUH KUALITAS LAYANAN, NILAI NASABAH, DAN ATRIBUT PRODUK ISLAM TERHADAP KEPUASAN NASABAH (Studi Kasus PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah Cabang Malang) Dewi Nur Ika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.581 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dimensi kualitas layanan, nilai nasabah  dan  atribut produk Islam terhadap kepuasan nasabah Bank BRI Syariah Cabang Malang. Populasi dalam penelitian  ini adalah nasabah  tabungan Bank BRI Cabang Malang.  Sampel  yang  diambil  sebanyak  200  responden  dengan menggunakan  teknik  Non-Probability  Sampling  dengan  pendekatan  purposive sampling, Metode kuesioner ini digunakan untuk mengetahui tanggapan responden terhadap masing-masing variabel, dengan menggunakan  pengambilan sampel adalah responden nasabah tabungan PT. bank BRI Syariah Cabang Malang. Berdasarkan hasil penelitia analisis data statistik SEM,  indikator-indikator pada penelitian  ini bersifat valid dan variabelnya bersifat reliabel. Pada pengujian  asumsi  klasik,  model  regresi  bebas  multikolonieritas,  tidak  terjadi . Urutan secara individu dari masing-masing  variabel saling  berpengaruh  terhadap kepuasan nasabah adalah  variabel  kualitas layanan dengan indikator realibilitas, variabel nilai bagi nasabah dengan indikator Nilai Layanan, dan atribut produk Islam dengan indikator sistem bagi hasil. Bank  BRI  Cabang  Malang  perlu mempertahankan elemen-elemen yang sudah dinilai baik oleh nasabah serta perlu memperbaiki hal-hal yang masih kurang.   Kata Kunci:  kualitas layanan, nilai bagi nasabah, atribut produk Islam terhadap kepuasan nasabah
ANALISIS KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA TERHADAP USAHA KECIL DAN MENENGAH (Studi Kasus Pada Bank BRI KCP Sukun Malang) Yusvendy Hardinata
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.143 KB)

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengetahui dan mengkaji tentang pengaruh antara faktor-faktor (Jumlah Agunan, umur usaha, omset usaha dan jumlah tanggungan keluarga) terhadap keputusan pemberian kredit modal kerja (KMK) di BRI KCP Sukun Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik dan dilanjutkan dengan pengujian statistik untuk mengetahui seberapa besar pengaruh empat variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial maupun simultan . Data yang digunakan diperoleh dari survey peneliti terhadap calon debitur BRI KCP Sukun Malang, Penentuan jumlah responden dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling, dari 25 calon debitur diperoleh keseluruhan responden untuk dijadikan sampel dalam penelitian ini. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa jaumlah agunan dan omset usaha berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pemberian kredit KMK  yang diterima, Umur usaha dan Jumlah tanggungan keluarga berpengaruh negatif  tidak signifikan terhadap Keputusan pemberian kredit modal kerja  (KMK), Secara parsial temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor omset usaha memiliki koefisien regresi yang terbesar (0,082) dengan probabilitas terkecil (0,04). Hal ini menunjukkan bahwa omset usaha calon debitur menjadi pertimbangan tertinggi dalam pengambilan keputusan pembelian kredit pada Bank BRI KCP Sukun Malang. Kata kunci: Mekanisme kredit bisnis ritel, Mekanisme Pembiayaan kredit modal kerja bnak BRI KCP Sukun    
ANALISIS DAMPAK SOSIAL EKONOMI PENGGUNA JALAN AKIBAT KEMACETAN LALULINTAS (STUDI KASUS AREA SEKITAR UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG) Azhar Aris; Khusnul Ashar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.953 KB)

Abstract

Jumlah kendaraan di Kota Malang setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup tinggi, akan tetapi tidak diimbangi dengan infrastruktur lalulintasnya, yang akhirya menyebabkan kemacetan.  Beberapa ruas jalan yang kerap dilanda kemacetan panjang dana lama  sering terjadi di pertigaan lampu merah Jalan Dinoyo, perempatan lampu merah ITN dan pertigaan jembatan Soekarno Hatta. Jika dilihat dari ketiga kawasan tersebut, kawasan tersebut yakni merupakan sebuah kawasan dari Universitas Brawijaya. Dampak sosial ekonomi akibat kemacetan jelas lebih terlihat dari sisi manfaat yang hilang dan biaya yang dikeluarkan.Yakni kemacetan membuat laju kendaraan melambat atau bahkan terhenti (stuck position). Kondisi ini membuat penggunaan BBM meningkat karena mesin menyala lebih lama sehingga pengendara harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk pembelian BBM.  Pengguna jalan yang bekerja juga dapat kehilangan jam kerja mereka karena terlambat masuk kantor sehingga disini mereka kehilangan waktu yang terjadi akibat kemacetan. Selain itu juga pengguna jalan mengalami suatu perubahan kondisi fisik maupun mental yang berdampak seperti stress dan lelah yang hal ini berhubungan dengan kenyamanan pengguna jalan dalam berkendara   Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif, hasil yang ditemukan adalah  didapatkan kerugian dalam pemakaian BBM yang sebesar Rp.25.000,00 per mobil dan Rp.4.230,77 per motor. Potensi ekonomi BBM yang hilang akibat kemacetan yang ditanggung Kota Malang setiap bulannya mencapai Rp.21,381,920,38. Dan untuk kerugian dalam segi waktu didapatkan waktu selama 10.56 menit per mobil dan 7,5 menit per motor dalam mencapai tujuan. Pendapatan yang hilang akibat kemacetan dari seorang pengguna jalan adalah Rp 1.079,30. Total hilangnya potensi ekonomi dari waktu akibat kemacetan di Kota Malang adalah Rp.461.052.136,10 per hari. terkait dengan kenyamanan, diperolah hasil pada kategori tinggi, yang berarti bahwa tingkat kenyamanan pengguna jalan dikatakan rendah. mengindikasikan bahwa sebagian besar pengguna jalan merasakan stress saat mereka terjebak dalam kemacetan   Kata kunci: Kemacetan, BBM, Jalan, Pengguna Jalan, Sosial Ekonomi 
Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Loan (NPL) Terhadap Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Studi Kasus Pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Anggono Yuda Prabowo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.659 KB)

Abstract

Salah satu layanan kredit yang ada pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. adalah KreditUsaha Rakyat (KUR), yang mulai diluncurkan pemerintah sejak 5 November 2007. Kredit UsahaRakyat adalah program pemerintah bagi pengusaha mikro maupun makro dalam penyediaanmodal pengembangan usaha. Bank memiliki faktor-faktor dari sisi internal perbankan yangmampu mempengaruhi penyaluran kredit, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital AdequacyRatio (CAR), Non Performing Loan (NPL). Pendekatan penelitian ini yaitu menggunakanpendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk. dengan periode penelitian setiap triwulan sejak 2008-2012. Sampel penelitianmeliputi 20 sampel dari 5 laporan keuangan dalam periode triwulan. Teknik pengumpulan datamenggunakan metode documentary-historical dengan data time series. Teknik analisis datamenggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik (uji normalitas,multikolonieritas, heterokedastisitas, dan autokorelasi). Uji hipotesis menggunakan pengujiansecara parsial (uji t), simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R2).Hasil penelitian menunjukkan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh signifikan terhadappenyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan nilai thitung(6,495) > ttabel (2,119) dan p-value (0,000) < a (0,05). Capital Adequacy Ratio (CAR)berpengaruh signifikan terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk. dengan nilai thitung (2,954) > ttabel (2,119) dan p-value (0,009) < a (0,05). NonPerforming Loan (NPL) tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat(KUR) pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hal ini ditunjukkan oleh nilai thitung (-0,116) < ttabel(2,119) dan p-value (0,909) > a (0,05). Hasil pengujian secara simultan diperoleh nilai Fhitung(64,020) > Ftabel (3,24) dan nilai p-value = 0,000 < a (0,05). Hal ini berarti DPK, CAR, dan NPLberpengaruh signifikan terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk. Dana Pihak Ketiga (DPK) memiliki nilai standardized coefficients 1,080, lebihbesar dibandingkan variabel CAR dan NPL. Dengan demikian, variabel DPK)berpengaruhdominan terhadap Penyaluran Kredit pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.Kata Kunci: Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan(NPL), Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Analisis Pengaruh Modal, Tenaga Kerja, Lama Usaha dan Teknologi Proses Produksi Terhadap Produksi Kerajinan Kendang Jimbe di Kota Blitar Rosy Pradipta Angga Purnama
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.648 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal, tenaga kerja, lama usaha, dan teknologi proses produksi terhadap produksi kerajinan kendang jimbe di Kota Blitar, dimana kerajinan tersebut masih tetap mampu bersaing dan bertahan, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu usaha strategis dalam mencapai pertumbuhan ekonomi. Pendekatan penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda yang ditransformasikan ke bentuk logaritma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel tenaga kerja (X2) dan variabel dummy teknologi proses produksi (X4) memiliki pengaruh yang nyata terhadap variabel produksi (Y), sedangkan variabel modal (X1 ) dan variabel lama usaha (X 3) tidak mempengaruhi produksinya. Hasil pengujian secara simultan diperoleh nilai Fhitung (57,779) > Ftabel (2,397) atau nilai signifikansi lebih kecil dari alpha 5% (0,000<0,05). Hal ini disimpulkan bahwa secara bersama- sama terdapat pengaruh yang nyata dari variabel Modal (X1), Tenaga Kerja (X 2), Lama Usaha (X3), dan Teknologi Proses Produksi (X4) D1 dan D2 terhadap variabel Produksi (Y) dengan tingkat batas kesalahan 5%.Kata Kunci : Produksi, Modal, Tenaga Kerja, Lama Usaha, Teknologi Proses Produksi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENYALURAN KREDIT BISNIS RITEL (Studi Kasus Pada BRI KCP Sukun Kanca BRI Malang Kawi) Sholeh Aviv Syarul Rozaqie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.439 KB)

Abstract

Bank Rakyat Indonesia sebagai bank umum dipandang sebagai salah satu alternatif untuk melaksanakan fungsinya antara lain sebagai  intermediasi  dan juga merupakan  agent of development terdapat hubungan antara Ultimate Leader (UL), yaitu pemilik dana di masyarakat, dengan Ultimate Borrower  (UB), yaitu penggunaan dana untuk menjalankan aktivitas ekonomi. Ultimate Lander  adalah “penabung”.  Karena peran bank sebagai lembaga yang dapat memengaruhi kegiatan perekonomian memalui peranannya di dalam proses penciptaan kredit serta berbagai berjasa keuangan lain yang diberikan, sehingga salah satu yang menjadi fokus melalui peranannya didalam proses penciptaan kredit disini adalah bank BRI dengan Kantor Cabang Pembantu usaha yang dikenal dengan BRI KCP Sukun yang salah satu anak prusahaan dari bank BRI Malang Kawi. Salah satu jenis kredit yang disalurkan oleh bank BRI KCP Sukun adalah  Kredit Bisnis Ritel  berupa Kredit Modal Kerja (KMK). Kredit KMK berfungsi sebagai pemenuhan untuk melayani kebutuhan masyarakat (to serve the society) dalam rangka mendorong dan melancarkan perdagangan, mendorong dan melancarkan produksi, jasa-jasa dan bahkan konsumsi yang kesemuannya itu pada akhirnya ditunjukan untuk menaikan taraf hidup rakyat banyak.  yang umumnya berjangka waktu pendek (misalnya : 1(satu) tahun  sampai maksimal 3 (tiga) tahun).  Oleh karena itu, mekanisme penyaluran kredit bisnis ritel yang menggunakan sistem yang berbeda penting sebagai tolok ukur maupun informasi mengenai perbedaan teori dan aplikasi. Peneltian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kredit yang direalisasikan bank BRI KCP Sukun, dimana faktor –  faktor yang dimaksud adalah suku bunga kredit, jaminan dan kolekti jangka waktu. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan  faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kredit yang direalisasikan bank BRI  KCP Sukun adalah dengan menguji uji parsial maka dapat dianalisis bahwa tidak keseluruhan hipotesis dapat ditrima. Total variabel yang berpengaruh yaitu sebanyak tiga variabel hanya dua variabel yang berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Jumlah Kredit yang Direalisasikan bank BRI KCP Sukun yaitu jaminan dan kolekti jangka waktu, sedangkan variabel sisanya yaitu suku bunga kredit hanya berpengaruh signifikan secara simultan dan berpengaruh tidak signifikan secara parsial terhadap jumlah kredit yang direalisasikan bank BRI KCP Sukun. Hal tersebut kemudian yang menjadi dasar informasi dan pertimbangan kebijakan untuk menjadikan LDR dari bank BRI KCP Sukun lebih baik dari sebelumnya. Dan dari penelitian ini dari hasil analisis penyaluran kredit bisnis ritel bank BRI KCP Sukun dan saran dimana Putusan Delegasi Wewenang Kredit (PDWK) kredit 100juta – 500juta bisa diputuskan oleh Pincapem saja, sehingga produk kredit bisnis ritel tersebut lebih dapat tersalurkan dan menjadikan kredit produktif, efektif dan  efisien.  Dan dari hasil penelitian ini selanjutnya diharapkan mampu memberikan referensi perbaikan dan infomasi mendalam kepada seluruh masyarakat dan peneliti lain pada khususnya. Kata kunci: Mekanisme kredit bisnis ritel, Mekanisme Pembiayaan kredit modal kerja bnak BRI KCP Sukun

Page 87 of 1383 | Total Record : 13824


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue