cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,493 Documents
Pematahan Dormansi Benih Menggunakan KNO3 dan H2O Pada Beberapa Genotip Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Sari, Syama Putri; Purnamaningsih, Sri Lestari
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 7 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1426

Abstract

Cabai rawit termasuk dalam tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi. Benih cabai rawit mengalami dormansi sekunder saat disimpan pada kurun waktu tertentu dengan ondisi yang tidak sesuai. Apabila benih tersebut mengalami dormansi maka perlu dilakukan pematahan dormansi pada benih. Pematahan dormansi yang dilakukan adalah metode kimiawi menggunakan larutan KNO3 dan H2O (air panas). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perlakuan larutan yang tepat pada benih cabai rawit, mengetahui genotip terbaik dari beberapa macam cabai rawit dan interaksi antara larutan dan genotip yang digunakan. Kegiatan penelitian dilakukan pada bulan Februari hingga bulan Mei 2019 di green house dan laboratorium Pemuliaan Tanaman, jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Pada penelitian ini, diuji 3 genotip (CRUB2, CRUB3, CRUB4) dan 1 varietas (Varietas Manteb) dengan menggunakan 1 kontrol, 3 perlakuan air panas dengan suhu awal 500C selama 30, 60 dan 90 menit, kemudian larutan KNO3 dengan konsentrasi 1%, 1,5% dan 3%. Perlakuan larutan menunjukkan perendaman menggunakan H2O dengan suhu awal 500C  dapat meningkatkan daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum dan index vigor benih. CRUB4 merupakan genotip yang mampu memberikan hasil terbaik serta terdapat interaksi antar perlakuan pada karakter keceptan tumbuh dan index vigor benih.
Evaluasi Tingkat Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Singha Merjosari dan Taman Mojolangu Sari, Ervita Widya; Wicaksono, Karuniawan Puji
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 7 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1429

Abstract

Ruang terbuka hijau adalah suatu lahan terbuka yang diisi oleh vegetasi dan memiliki fungsi ekologi, sosial budaya dan estetika. Ruang terbuka hijau merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perencanaan kota untuk membentuk lingkungan kota yang nyaman dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi tingkat kenyamanan Taman Singha Merjosari dan Taman Mojolangu berdasarkan persepsi pengunjung dan kondisi iklim mikro hingga mampu menjadi rujukan untuk desain taman selanjutnya maupun menjadi dasar untuk dilakukan penelitian lanjutan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2019 sampai dengan bulan Februari 2020 di Taman Singha Merjosari dan Taman Mojolangu, kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuisioner serta pengukuran iklim mikro berupa suhu dan kelembaban udara. Hasil penelitian berdasarkan persepsi responden pengunjung menunjukkan bahwa Taman Singha Merjosari termasuk kategori nyaman dengan persentase total 70.95% dan kondisi iklim mikro yang baik yaitu rata-rata suhu 22-29°C dan pada Taman Mojolangu termasuk kedalam kategori nyaman dengan persentase total 69.73% dan kondisi iklim mikro yang cukup baik yaitu 23-30°C.
Respon Naungan dan Cekaman Air terhadap Pertumbuhan Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) Kusuma, Brama Setya; Ariffin, Ariffin
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 7 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1428

Abstract

Pertumbuhan tanaman stevia dipengaruhi oleh ketersediaan air dan intensitas cahaya matahari yang diterima selama pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air dan naungan terhadap pertumbuhan tanaman stevia. Penelitian dilaksanakan di greenhouse Kebun percobaan Jatimulyo, pada bulan Januari-Mei 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan acak Kelopmpok (RAK) yang terdiri dari 9 perlakuan meliputi, Naungan 75% dan 120% air Kapasitas lapang, Naungan 75% dan 120% air Kapasitas lapang, Naungan 75% dan 100% air Kapasitas lapang, Naungan 75% dan 80% air Kapasitas lapang, Naungan 50% dan 120% air Kapasitas lapang, Naungan 50% dan 100% air Kapasitas lapang, Naungan 50% dan 80% air Kapasitas lapang, Naungan 25% dan 120% air Kapasitas lapang, Naungan 25% dan 100% air Kapasitas lapang, Naungan 25% dan 80% air Kapasitas lapang. Tanaman stevia yang tumbuh pada kondisi pemberian air yang 120% rata – rata menghasilkan tinggi, luas daun, dan bobot segar yang tinggi sedangkan pemberian air 80% dapat menurunkan laju pertumbuhan stevia. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan penaungan 50 % pada tanaman stevia yang diberikan air 120% dapat menghasilkan bobot segar tanaman yang relatife tinggi.
Pengaruh Limbah Media Tanam Jamur Tiram sebagai Media Tanam dan Pupuk NPK Terhadap Bunga Matahari Pot (Helianthus annuus L.) Sari, Dea Puspita; Widaryanto, Eko
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1452

Abstract

Berkembangnya usaha budidaya jamur tiram mengakibatkan bertambahnya limbah media tanam. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah limbah media tanam jamur tiram di lingkungan adalah dengan memanfaatkan kembali limbah media tanam jamur tiram sebagai campuran media tanam bunga pot. Komposisi campuran media tanam menyebabkan unsur hara dalam media tanam berbeda, Diperlukan pemupukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mendapatkan pengaruh penggunaan limbah media tanam jamur tiram (baglog) dan dosis pupuk NPK terhadap bunga matahari pot. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Oktober 2019 di Desa Sidomulyo, Kota Batu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok terdiri 12 kombinasi perlakuan antara lain: (P1) 100% tanah + NPK 5 g tan-1, (P2) 75% tanah:25% limbah baglog  + NPK 5 g tan-1, (P3) 50% tanah:50% limbah baglog + NPK 5 g tan-1, (P4) 25% tanah:75% limbah baglog + NPK 5 g tan-1, (P5) 100% tanah + NPK 7,5 g tan-1, (P6) 75% tanah:25% limbah baglog + NPK 7,5 g tan-1, (P7) 50% tanah:50% limbah baglog + NPK 7,5 g tan-1,(P8) 25% tanah:75% limbah baglog + NPK 7,5 g tan-1, (P9) 100% Tanah + NPK 10 g tan-1, (P10) 75% tanah:25% limbah baglog + NPK 10 g tan-1, (P11) 50% tanah:50% limbah baglog + NPK 10 g tan-1, (P12) 25% tanah:75% limbah baglog + NPK 10 g tan-1. Hasil penelitian adalah kombinasi perlakuan 25% limbah baglog: 75% tanah dan dosis pupuk NPK 5 g tan-1 merupakan perlakuan yang dapat diusahakan oleh petani.
Pengaruh Kombinasi Nutrisi AB Mix dan Pupuk Organik Cair Azolla Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.) pada Hidroponik Sistem Sumbu (Wick System) Dita, Franciska Bella Ayu Dita; Koesriharti, Koesriharti
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1453

Abstract

Tanaman Selada mengandung banyak gizi yang baik untuk tubuh, tetapi di Indonesia lahan pertanian semakin terbatas. Sehingga untuk memproduksi selada dengan cara yang sederhana yakni menggunakan hidroponik sistem sumbu. Pupuk organik cair Azolla dapat digunakan sebagai larutan nutrisi hidroponik, namun harus dikombinasikan dengan nutrisi AB mix yang memiliki unsur hara yang lengkap agar dapat menunjang pertumbuhan dan hasil tanaman dengan baik. Dikarenakan unsur hara pada pupuk organik cair Azolla saja belum dapat memenuhi kebutuhan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mempelajari kombinasi nutrisi AB mix dan pupuk organik cair Azolla yang dapat menunjang pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.) pada hidroponik sistem sumbu. Penelitian ini menggunakan RAK dengan 8 kombinasi perlakuan dan 4 ulangan. Dilakukan di Greenhouse FP UB pada bulan Februari-Mei 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P1 (100%AB mix) dan P3 (85%AB mix+15%POC Azolla) lebih baik pada semua parameter pertumbuhan, kadar klorofil b dan kadar klorofil total dibandingkan dengan perlakuan lainnya. P1 (100%AB mix) mendapatkan hasil selada terbaik pada luas daun per tanaman, bobot segar total, bobot segar konsumsi dan kadar klorofil a dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perlakuan kombinasi nutrisi AB mix dan Pupuk Organik Cair Azolla berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Selain itu pada perlakuan P1 (100% AB mix) dan P3 (85% AB mix+15% POC Azolla) menunjukkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Pengaruh Asal Bahan Stek dan Pemberian ZPT Sintetik (Rootone-F) Terhadap Pertumbuhan Stek Daun Sansevieria Bird’s Nest (Sansevieria trifasciata ‘Hahnii’) Imanuella, Theza; Wicaksono, Karuniawan Puji
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1454

Abstract

Sansevieria Bird’s Nest (Sansevieria trifasciata ‘Hahnii’) merupakan salah satu kultivar sansevieria yang dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh asal bahan stek dan dosis pemberian ZPT Rootone-F terhadap pertumbuhan stek daun tanaman Sansevieria Bird’s Nest. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai bulan Mei 2020 di CV. Bunga Melati Nursery and Landscaping, Batu. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama merupakan asal bahan stek yang terdiri dari empat taraf yaitu daun utuh (A1), bagian pucuk daun (A2), bagian tengah daun (A3) dan bagian pangkal daun (A4) dan faktor kedua merupakan dosis pemberian Rootone-F yang terdiri dari tiga taraf yaitu tanpa pemberian Rootone-F (R0), pemberian Rootone-F 0,2 g/stek (R1) dan pemberian Rootone-F 0,4 g/stek (R2). Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara perlakuan asal bahan stek dan dosis pemberian ZPT Rootone-F yang mempengaruhi pertumbuhan stek daun Sansevieria Bird’s Nest berdasarkan parameter pengamatan persentase stek hidup, persentase stek bertunas, rata – rata jumlah tunas, rata – rata panjang tunas, rata – rata panjang akar dan rata – rata jumlah akar. Perlakuan bagian pucuk daun tidak optimal dalam menghasilkan akar dan tunas adventif meskipun dengan penambahan Rootone-F 0,2 g/stek maupun 0,4 g/stek, perlakuan bagian tengah daun dapat menghasilkan akar dan tunas adventif dengan optimal apabila dikombinasikan dengan penambahan Rootone-F 0,2 g/stek, sedangkan perlakuan bagian pangkal daun dapat menghasilkan akar dan tunas adventif dengan optimal tanpa perlu penambahan Rootone-F.
Pengaruh Pemberian Kompos Sampah Kota dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L. var. Italica) Amina, Marintya Candra; Sudiarso, Sudiarso
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1455

Abstract

Tanaman Brokoli (Brassica oleracea var. Italica) memiliki nilai komersial tinggi dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia sehingga permintaan terhadap brokoli juga semakin meningkat. Hal tersebut juga akan berpengaruh terhadap pemenuhan gizi dengan berbagai sayuran yang lebih variatif. Peningkatan yang dilakukan tidak hanya dengan penggunaan varietas unggul saja, tetapi juga memperhatikan pemberian pupuk yang tepat. Salah satunya dengan menggunakan pupuk organik kompos sampah kota dan pupuk anorganik NPK. Penggunaan pupuk sampah kota, selain dapat dijadikan sebagai pupuk untuk menutrisi tanaman, juga dapat mengurangi limbah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga. Selain itu pemberian imbangan pupuk organik dan pupuk anorganik, mampu meningkatkan kesuburan tanah dan produksi tanaman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2019. Penelitian dilaksanakan di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk kompos sampah kota dengan pupuk NPK dengan memberikan pengaruh nyata parameter pertumbuhan dan hasil yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar brokoli, bobot kering brokoli dan diameter bunga brokoli. Perlakuan 20 t ha-1 kompos sampah kota + 800 kg ha-1 NPK (P9) memiliki rerata yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Pengaruh Dosis Rhizobium dan Dosis Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Hadzafi, Muhammad Muammar; Sugito, Yogi
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1456

Abstract

Kacang panjang (Vigna sinensis L.) ialah salah satu jenis kacang-kacangan yang banyak dikembangkan di Indonesia. Menurut data statistik tanaman sayuran di Indonesia produksi kacang panjang terus mengalami penurunan dari tahun 2013 mencapai 450.859 ton dan pada tahun 2016 mencapai 399.056 ton. Usaha peningkatan produksi kacang panjang dapat dilakukan dengan kombinasi pemberian rhizobium dan urea. Percobaan ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dosis rhizobium dan dosis urea terhadap pertumbuhan dan hasil produksi kacang panjang. Percobaan ini dilaksanakan di screen house lahan percobaan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada bulan November 2019 sampai Februari 2020. Percobaan disusun dengan menggunakan racangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama ialah dosis rhizobium yang terbagi atas 0 g/kg, 10 g/kg, dan 20 g/kg. Faktor kedua ialah dosis urea yang terbagi atas 0 kg/ha, 50 kg/ha, dan 100 kg/ha. Analisis data menggunakan sidik ragam (ANOVA) atau uji F hitung. Apabila terjadi perbedaan nyata, maka dilakukan uji lanjut dengan uji beda nyata jujur (BNJ) dengan taraf 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terdapat interaksi pemberian dosis urea dan dosis rhizobium terhadap bobot kering per tanaman, luas daun per tanaman, relative growth rate (RGR), net assimilation rate (NAR), bobot segar kacang panjang, dan hasil panen. Pemberian dosis rhizobium 20 g/kg dan dosis urea 100 kg/ha mampu meningkatkan berat kering per tanaman, luas daun per tanaman, bobot segar kacang panjang, dan hasil panen.
Keseragaman Delapan Galur Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Generasi S5 Ferida, Hepy; Soegianto, Andy
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1459

Abstract

Jagung manis banyak dikembangkan di Indonesia. Bertambahnya jumlah penduduk mengakibatkan meningkatnya kebutuhan akan ketersediaan jagung manis. Peningkatan produksi jagung manis didukung dengan ketersediaan varietas unggul berupa varietas hibrida. Varietas hibrida didapatkan dari persilangan tetua berupa galur inbrida. Galur inbrida yang dijadikan sebagai tetua adalah galur yang memiliki tingkat homozigositas yang tinggi yang dapat diperoleh melalui proses selfing. Suatu cara yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk menilai keseragaman tanaman adalah dengan mengetahui keragaman. Galur jagung manis yang digunakan merupakan generasi S5 sehingga diharapkan memiliki tingkat keseragaman dalam galur yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keseragaman pada masing-masing galur  jagung manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga November 2018 di Desa Areng-areng, Kelurahan Dadaprejo Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Bahan yang digunakan yaitu benih delapan galur jagung manis. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan dan diuji lanjut menggunakan uji BNJ pada taraf 5% . Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai KKG dan KKF yang diperoleh tergolong rendah sampai sedang. Nilai KK digunakan untuk mengetahui keseragaman dalam galur. Nilai KK pada delapan galur jagung manis memiliki nilai yang rendah sampai sedang. Sehingga masing-masing galur jagung manis generasi S5 memiliki tingkat keseragaman dalam galur yang tinggi
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi PGPR Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal True Shallot Seed Amanah, Mar’atus Sholihatul; Istiqomah, Nurul; Barunawati, Nunun
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1461

Abstract

Peningkatan produktivitas bawang merah dapat dilakukan melalui penggunaan TSS (True Shallot Seed). Budidaya menggunakan umbi maupun TSS membutuhkan komposisi media tanam yang berbeda. Kemampuan tanaman dalam memanfaatkan nutrisi pada media tanam salah satunya dapat ditingkatkan melalui pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam dan konsentrasi PGPR yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman ba wang merah asal TSS. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2020 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak 3 kali. Penelitian menggunakan 2 faktor yaitu komposisi media tanam: tanah + arang sekam (1:1), tanah + kompos (1:1), dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1), dan konsentrasi PGPR: 0 mL L-1, 5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1. Variabel pengamatan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, indeks klorofil, bobot segar umbi, dan jumlah umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam tanah + kompos (1:1) dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1)  pada berbagai konsentrasi PGPR (5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1)  memberikan hasil yang lebih tinggi dan berbeda nyata dibandingkan dengan media tanam tanah + arang sekam (1:1) dengan berbagai konsentrasi PGPR pada pengamatan panjang tanaman, jumlah daun, bobot segar umbi, dan jumlah umbi

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press) Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue