cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,493 Documents
Pengaruh Jarak Tanam dan Frekuensi Pemupukan SP36 Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Maulanazri, Tedi; Nurlaelih, Euis Elih; Wicaksono, Karuniawan Puji
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1462

Abstract

Cahaya matahari dibutuhkan tanaman dalam proses fotosintesis. Jarak tanam yang tidak sesuai dapat mengurangi suplai cahaya matahari pada tanaman. Kekurangan unsur hara dapat menghambat pertumbuhan suatu tanaman. Frekuensi pemupukan SP36 yang tidak tepat menyebabkan unsur hara P tidak tersedia pada saat tanaman membutuhkan unsur hara. Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dengan perlakuan jarak tanam dan frekuensi pemupukan SP36. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2020 di lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jatimulyo, Lowokwaru-Malang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara jarak tanam dengan frekuensi pemupukan SP36 pada parameter pertumbuhan tanaman. Perlakuan jarak tanam memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tongkol. Terjadi interaksi antara jarak tanam dengan frekuensi pemupukan SP36 pada parameter hasil yaitu kadar gula. Pengaruh interaksi jarak tanam 80 x 30 cm dengan frekuensi pemupukan SP36 satu kali memberikan hasil kadar gula tertinggi
Kajian Dampak Perubahan Iklim Terhadap Produktivitas Bawang Putih (Allium sativum L.) di Kabupaten Malang Muhammad, Cholif Fajaryan; Soelistyono, Roedy
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1463

Abstract

Perubahan iklim merupakan salah satu permasalahan terpenting saat ini yang dapat terjadi karena disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Fenomena perubahan iklim yang tidak menentu dapat berdampak terhadap sektor pertanian salah satunya sektor Bawang Putih. Salah satu penyebab rendahnya produktivitas Bawang Putih adalah perubahan iklim yang berpengaruh terhadap musim tanam Bawang Putih karena dapat berdampak pada pergeseran musim. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh perubahan iklim terhadap perubahan musim tanam Bawang Putih di Kabupaten Malang, dan juga untuk mengetahui pengaruh perubahan iklim terhadap produktivitas Bawang Putih di Kabupaten Malang.  Penelitian telah dilaksanakan di sentra produksi Bawang Putih di Kabupaten Malang, Yaitu di Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Poncokusumo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2019. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah data hasil wawancara petani Bawang Putih, data unsur-unsur iklim (curah hujan, hari hujan, suhu dan lama penyinaran) serta data produksi, data luas lahan, dan data produktivitas Bawang Putih. Penelitian dilaksanakan menggunakan tiga metode, yaitu perrtama metode penentuan lokasi. pemilihan lokasi berdasarkan sentra produksi Bawang Putih yaitu Kecamatan Pujon 67 ha, Ngantang 112 ha, dan Poncokusomo 6 ha. Analisis iklim dilakukan dengan membandingkan perubahan rata – rata iklim selama 20 tahun antara periode pertama dan kedua. Analisis untuk mengetahui pengaruh antara variabel iklim dengan produksi Bawang Putih menggunakan uji regresi linear berganda dan korelasi kemudian dilanjutkan dengan analisis deskripsi. Dari hasil uji korelasi dan uji regresi linear berganda menunjukkan terjadi perubahan iklim di kabupaten malang dan tidak mempengaruhi produktivitas Bawang Putih secara signifikan
Pengaruh Sistem Olah Tanah dan Dosis Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Simaremare, Jen Rico; Nurlaelih, Euis Elih; Sugito, Yogi
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1464

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu tanaman sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Peningkatan permintaan selada harus diimbangi dengan sistem budidaya yang tepat. Aplikasi bahan kimia yang tidak terbarukan dan pengolahan tanah secara intensif dilakukan secara terus-menerus dapat mengakibatkan degradasi lahan. Penambahan bahan organik dan pengolahan tanah yang sesuai dapat mengatasi permasalahan degradasi lahan dalam kegiatan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi yang terjadi antara pengaruh pengolahan tanah dan pemberian pupuk kompos pada pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2020 – Mei 2020. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil Penelitian menujukkan terjadi interaksi antara sistem olah tanah dengan pemberian pupuk kompos yang berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, laju pertumbuhan relatif, berat segar tanaman, berat konsumsi, dan indeks panen tanaman selada. Sistem olah tanah dan pemberian pupuk kompos memiliki hubungan subtitusi atau saling menggantikan satu sama lain. Pengolahan lahan optimum dengan dosis pupuk kompos 20 ton ha-1 menghasilkan rerata terbaik diantara setiap kombinasi perlakuan.
Pengaruh Penggunaan Limbah Cair Tahu dan Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae var. Nova) Pasaribu, Charliana; Tyasmoro, Setyono Yudo
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1465

Abstract

Tanaman Kailan merupakan produk hortikultura yang mempunyai potensi serta nilai jual tinggi dan menjadi peluang usaha dalam budidaya pertanian sehingga perlu dilakukan penanganan sebagai upaya peningkatan produksi. Permasalahan pada kailan adalah teknik budidaya yang kurang optimal dan belum sesuai dengan anjuran yang baik dan benar. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil dengan penggunaan limbah cair tahu dan urea. Penelitian bertujuan untuk mempelajari interaksi limbah cair tahu dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil kailan (Brassica oleracea var. Nova). Penelitian dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Jawa Timur, Malang pada waktu bulan Februari – April 2020. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 12 perlakuan yang diulang 3 kali. Limbah cair tahu faktor I, dan Urea faktor II. Data dianalisis menggunakan ANOVA, apabila terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan 5 %.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tidak terjadi interaksi antara perlakuan limbah cair tahu dengan urea pada semua variabel pengamatan. Interaksi terjadi hanya pada parameter tinggi tanaman selain umur 35 HST dan luas daun 21 HST. Pada parameter pengamatan lainnya tidak terdapat interaksi, secara terpisah memberikan pengaruh masing – masing, selain parameter tinggi tanaman, klorofil, perlakuan limbah cair tahu dan urea 50 ml/l + 50 kg ha-1 menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Perlakuan urea dosis 50 kg ha -1 dapat meningkatkan 5% bobot segar total yaitu 315,53 g/tan dibandingkan perlakuan kontrol. Pada berat konsumsi meningkatkan 7% dengan hasil 261,47 g/tan dibandingkan kontrol.
Peningkatan Daya Perkecambahan Benih Nanas (Ananas comosus L. Merr.) Kurniawan, Iwan; Sugiharto, Arifin Noor
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1466

Abstract

Nanas (Ananas comosus L. Merr) merupakan komoditas penting untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor. Peningkatan produktivitas dan kualitas nanas terus dilakukan melalui pemuliaan tanaman. Namun kegagalan dalam proses pemuliaan secara hibridisasi sering terjadi dikarenakan adanya dormansi benih sehingga benih sulit berkecambah dan siklus untuk mendapatkan varietas baru menjadi terhambat. Penelitian ditujukan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pematahan dormansi benih terhadap peningkatan perkecambahan benih nanas yang cepat dan seragam. Penelitian dilaksanakan Bulan Januari – Mei 2020 di Desa Pranggang, Plosoklaten. Penelitian menggunakan perlakuan P1 (priming PGPR 8 jam), P2 (Priming PGPR 8 jam kemudian dikeringkan 3 hari), P3 (Priming GA3 150 ppm 8 jam) P4 (Priming GA3 150 ppm 8 jam kemudian dikeringkan 3 hari) dan perlakuan pembanding P5 (Priming air suling 8 jam). setiap satuan percobaan terdiri dari 20 benih nanas. Variabel pengamatan meliputi: daya kecambah (%), laju perkecambahan (hari), Indeks Kecepatan Perkecambahan (IKP), tinggi tanaman (cm), jumlah daun dan diameter datang (mm). Analisis data secara statistik dengan uji normalitas dan uji independent sample T test serta korelasi. Penggunaan bahan priming dengan PGPR perendaman 8 jam tanpa pengeringan mampu meningkatkan dan mempercepat perkecambahan benih dengan daya berkecambah benih nanas yang baik ≥70%. Perlakuan bahan priming pada benih nanas tidak berpengaruh pada tinggi tanaman namun berpengaruh nyata pada diameter batang dan jumlah daun dengan perlakuan terbaik priming PGPR tanpa pengeringan. Terdapat hubungan atau korelasi yang erat antara daya berkecambah dengan tinggi tanaman benih nanas.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi PGPR Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal True Shallot Seed Amanah, Mar’atus Sholihatul; Istiqomah, Nurul; Barunawati, Nunun
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1467

Abstract

Peningkatan produktivitas bawang merah dapat dilakukan melalui penggunaan TSS (True Shallot Seed). Budidaya menggunakan umbi maupun TSS membutuhkan komposisi media tanam yang berbeda. Kemampuan tanaman dalam memanfaatkan nutrisi pada media tanam salah satunya dapat ditingkatkan melalui pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam dan konsentrasi PGPR yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman ba wang merah asal TSS. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2020 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak 3 kali. Penelitian menggunakan 2 faktor yaitu komposisi media tanam: tanah + arang sekam (1:1), tanah + kompos (1:1), dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1), dan konsentrasi PGPR: 0 mL L-1, 5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1. Variabel pengamatan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, indeks klorofil, bobot segar umbi, dan jumlah umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam tanah + kompos (1:1) dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1)  pada berbagai konsentrasi PGPR (5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1)  memberikan hasil yang lebih tinggi dan berbeda nyata dibandingkan dengan media tanam tanah + arang sekam (1:1) dengan berbagai konsentrasi PGPR pada pengamatan panjang tanaman, jumlah daun, bobot segar umbi, dan jumlah umbi
Respon Tanaman Bit Merah (Beta Vulgaris L.) Terhadap Pemberian Unsur Hara Nitrogen Dan Kalium Pada Dataran Sedang Avyneysa, Nathania Julia; Armita, Deffi; Sitompul, Syukur Makmur
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1468

Abstract

Tanaman bit merah (Beta vulgaris L.) adalah tanaman biennal yang secara morfologis memiliki batang pendek dan akar tunggang yang akan tumbuh menjadi umbi akar. Tanaman bit merah merupakan tanaman cuaca sejuk, oleh karena itu tanaman bit merah yang dibudidayakan pada dataran sedang ataupun rendah dapat mengalami cekaman panas sebagai akibat dari peningkatan suhu. Namun, pengaruh negatif dari cekaman panas lingkungan pada tanaman dapat dikurangi dengan pemberian unsur hara nitrogen dan kalium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari tingkat adaptasi tanaman bit merah dalam pertumbuhan, hasil umbi, pigmen daun dan pigmen umbi pada dataran sedang dengan pemberian pupuk nitrogen dan kalium. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai September 2019 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dan terdiri dari empat kali ulangan. Faktor pertama adalah pemberian pupuk urea dengan 4 taraf, yaitu N0 (0 kg N ha-1), N1 (100 kg N ha-1), N2 (200 kg N ha-1), dan N3 (300 kg N ha-1). Faktor kedua adalah pemberian pupuk KCl yang terdiri dari 2 taraf, yaitu K0 (0 kg K2O ha-1) dan K1 (200 kg K2O ha-1). Dari dua faktor diperoleh delapan kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk nitrogen dengan dosis 300 kg N ha-1 dan pupuk kalium dosis 200 kg K2O ha-1 dapat meningkatkan tingkat adaptasi tanaman bit merah dalam pertumbuhan pada dataran sedang.
Pengaruh Jarak Tanam dan Varietas Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Sinta, Dinda Clarra; Sugito, Yogi
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1469

Abstract

Kedelai (Glycine max L. Merril) merupakan salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang termasuk dalam tanaman sayuran. Kebutuhan kedelai yang semakin meningkat per tahunnya, sehingga mengakibatkan ketidak- stabilan produksi kedelai. Hal tersebut merupakan masalah dalam pemenuhan kebutuhan kedelai di Indonesia itu sendiri. Salah satu solusi  yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai adalah dengan pengaturan jarak tanam dan varietas. Pengaturan jarak tanam menjelaskan bahwa pengaturan tata letak tanaman pada sebidang tanah dapat mempengaruhi keefisienan penggunaan cahaya, air, dan unsur hara bagi tanaman. Percobaan dilaksanakan di kebun percobaan Jatimulyo Jawa Timur. Bahan yang digunakan 2 varietas kedelai, pupuk SP36, kcl dan furadan. Pecobaan menggunakan  Rancangan Petak Terbagi dengan 2 faktor. Faktor pertama merupakan varietas yaitu Dena 1, Dega 1 dan Grobogan. Faktor kedua adalah jarak tanam yang terdiri dari 3 taraf yaitu J1: 35 x 35 cm, J2: 20 x 20 cm dan J3: 15 x 15 cm. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam. Apabila hasil menunjukkan pengaruh yang nyata maka di uji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5 %.
Pengaruh Campuran Pupuk Organik Cair pada Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Sistem Rakit Apung Tarihoran, Pritty Nahangken; Guritno, Bambang
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1470

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, karena kandungan gizi tinggi, terutama sumber mineral. Selada mempunyai prospek yang cukup tinggi dari aspek klimatologi, teknis, ekonomi dan bisnis. Kondisi alam dan luasan lahan produksi masih menjadi masalah dalam proses budidaya selada. Teknologi hidroponik sistem rakit apung menjadi satu usaha yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ketersediaan lahan yang semakin sempit dengan hasil produksi yang lebih maksimal. Pada budidaya hidroponik, jenis nutrisi yang sering digunakan ialah nutrisi AB mix yang mengandung bahan kimia sintetis. Penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus menyebabkan peranan pupuk kimia menjadi tidak efektif. Pupuk organik cair mampu menjadi satu solusi dalam mengurangi penggunaan pupuk sintetis. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2019 hingga Februari 2020 di Green House FP-UB. Percobaan ini dirancang dalam RAKF yang terdiri dari 2 faktor masing-masing 3 taraf yang diulang 3 kali. Faktor pertama ialah konsentrasi (POC) dan faktor kedua ialah varietas. Hasil penelitian menunjukkan interaksi perlakuan 25% POC dengan varietas Matt Green mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun pada 28 HST, panjang akar dan hasil tanaman serta interaksi campuran 50% POC dengan varietas Fion Green memperoleh nilai indeks panen tertinggi.
Pengaruh Pengendalian Gulma pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Ginting, Addriyani Kacanova; Moenandir, Jody
Jurnal Produksi Tanaman Vol 8, No 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1471

Abstract

Penelitian ini ialah sebuah penelitian lapang yang bertujuan untuk mempelajari Pengaruh Pengendalian Gulma Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode pengendalian dan dosis herbisida yang paling tepat untuk menekan pertumbuhan gulma serta memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai yang optimal. Percobaan ini dilakukan sejak bulan Januari 2020 hingga April 2020, di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan diantaranya: (P0) Tanpa pengendalian gulma (kontrol) (P1) Penyiangan pada 15, 30 dan 45 hst, (P2) Herbisida pendimetalin 1,5 l ha-1 (P3) Herbisida pendimetalin 1,5 l ha-1 +  penyiangan 30 dan 45 hst, (P4) Herbisida pendimetalin 2 l ha-1, (P5) Herbisida pendimetalin 2 l ha-1 + penyiangan 30 dan 45 hst, (P6) Herbisida pendimetalin 2,5 l ha-1,(P7) Herbisida pendimetalin 2,5 l ha-1 + penyiangan 30 dan 45 hst, (P8) Herbisida pendimethalin 3 l ha-1 dan (P9) Herbisida pendimetalin 3 l ha-1 + penyiangan 45 hst. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan P7 (herbisida pendimetalin = 2,5 l ha-1 + pengendalian gulma pada hari ke 30 dan 45) memberikan hasil data terbaik. Perlakuan P7, mampu menekan pertumbuhan gulma secara efektif, sehingga pertumbuhan dan hasil kedelai menjadi baik dan optimal. Perlakuan P7 tidak selalu memberikan hasil terbaik pada tiap parameter pertumbuhan dan hasil kedelai, namun secara keseluruhan perlakuan ini memiliki hasil yang paling baik. Perlakuan P7 memberikan hasil yang terbaik pada parameter pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Perlakuan ini mampu menekan pertumbuhan gulma yang berperan sebagi kompetitor bagi tanaman kedali. Hal ini menjadikan tanaman tumbuh dapat tumbuh dengan baik akibat terpenuhinya kebutuhan hara dan kondisi lingkungan.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press) Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue