cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2019)" : 47 Documents clear
Rekayasa Pendinginan Alami Rumah Samin Kontemporer Garda Ady Yasa; Agung Murti Nugroho
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The architecture of the house is formed due to the needs,comfort and local culture. The number of traditional houses replaced by modern house without thinking about the comfort, needs and culture of residents who will also have an impact on the absence of sustainable architecture. As the object of this research study is Klopodhuwur Village which is a traditional settlement of Samin people. Therefore, this research has engineered a contemporary natural cool house which can be an alternative to a simple, environmentally friendly village house for the future. The method used in this research is evaluative descriptive, simulation, and pragmatic engineering. Evaluative methods are used to look at thermal problems so that they can be used as a reference for engineering. Experimental simulation methods are used to validate measurement results and engineers samin contemporary passive cooling houses. Finally, the pragmatic method is used as a solution to the overall problem of architectural needs and convenience. The results of the passive cooling engineering of samin contemporary houses show that the temperature is in the comfort range of Karyono 2001 (24.2 ° C-29.2 ° C) and neutral temperature (24.2 ° C-29.2 ° C). While in the aspect of comfort and space requirements for the present and future of the house is also engineered in the contemporary Samin house.  
Penerapan Material Pada Kontruksi Rumah Adat Tradisional Minangkabau di Nagari Pariangan, egi satya dharma; Abraham Mohammad Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Nagari Pariangan sebagai asal-muasal masyarakat Minangkabau itu sendiri yang artinya Pariangan menjadi Nagari tertua di Ranah Minang. Di Nagari Pariangan sendiri masih banyak terdapat Rumah Gadang yang masih berdiri kokoh yang terlihat sangat tua yang akan menyambut para pengunjung Nagari Pariangan dengan nuansa Minangkabau yang sangat kental. Pada saat ini keberadaan Rumah Gadang di Nagari Pariangan sedikit memprihatinkan karena kurangnya kepedulian dan pemahaman masyarakat tentang rumah adat tradisional Minangkabau sehingga dapat mengancam kelestarian dari Rumah Gadang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengindentfikasi penerapan material pada kontruksi rumah adat tradisional minangkabau di Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Pada penelitian ini motode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi karakter struktural dan jenis material yang digunakan pada struktur utama dari Rumah Gadang. Salah satu contoh Rumah Gadang di Nagari Pariangan yang masih terjaga keasliannya yang dapat dilihat dari karakter struktural dan jenis material bangunannya yaitu Rumah Gadang Datuk Mangkudun yang sudah berdiri lebih kurang hampir 250 tahun. Hasil dari identifikasi dan analisis Rumah Gadang Datuk Mangkudun secara material dan struktural adalah penerapan material struktur utama pada Rumah Gadang di bagi menjadi tiga bagian yaitu penerapan material pada  struktur utama bagian bawah, penerapan material pada struktur utama bagian tengah, dan penerapan material pada struktur utama bagian atas.  
INOVASI FURNITUR PINTAR UNTUK KENYAMANAN BEKERJA PADA GEDUNG YODYA KARYA JAKARTA Agung Riyadhi; Wasiska Iyati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah perkantoran diperlukan efisiensi dan efektifitas dalam bekerja, fleksibilitas dalam bergerak untuk menunjang aktifitas yang dilakukan dalam ruangan tersebut. Contohnya adalah pada salah satu bangunan kantor di Jakarta yaitu Yodya Karya. Hal ini membuat sebuah kantor diperlukan adanya pengaturan dalam furnitur yang ada dalam kantor tersebut. Selain pengaturan furnitur yang sudah ada dapat juga dengan pembuatan atau penambahan smart furniture. Smart Furniture merupakan salah satu alat untuk membantu meningkatkan kinerja atau aktifitas pengguna dan juga untuk menghemat ruang. Metode penelitan deskriptif evaluatif dilakukan pada tahap evaluasi kenyamanan bekerja pada Gedung Yodya Karya Jakarta. Hasil dari analisis tersebut akan dibuat sebuah inovasi furnitur pintar dengan tiap furnitur sejumlah 3 alternatif. Dengan hasil alternatif desain yang diinginkan oleh responden adalah sebuah furnitur yang multi fungsi, Memudahkan pengguna dalam menyimpan barang, memudahkan pengguna untuk untuk melakukan interaksi, memberikan privasi terhadap pengguna, ergonomis, ukuran yang dapat menyesuaikan pengguna, adjustable, material yang aman terhadap pengguna, material yang tidak mudah kotor dan mudah dibersihkan, dan fleksibel.   Kata kunci: furnitur pintar, kantor, kenyamanan bekerja 
Pengaruh Penerapan Konsep Space Saving Menggunakan Smart Furniture Dalam Meningkatkan Nilai Jual Apartemen Aryogo Pramasto; Iwan Wibisono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Perkembangan apartemen yang terjadi di Kota Tangerang Selatan saat ini sangat pesat dan didominasi oleh apartemen kelas menengah. Sebuah unit tipe 1 bedroom pada apartemen kelas menengah umumnya memiliki luas ruang yang cenderung lebih kecil jika dibandingkan dengan hunian landed. Sehingga perlu perlakuan khusus untuk memaksimalkan luas ruang yang tersedia, dengan menggunakan konsep space saving. Smart furniture menjadi cara pengaplikasian konsep space saving yang paling populer. Smart furniture memiliki kriteria antara lain, integration, organize, user-friendly, efficiency, effectivity, dan performance. Sehingga desain smart furniture harus memenuhi kriteria-kriteria tersebut untuk dapat memenuhi kebutuhan penghuni dan meningkatkan nilai jual apartemen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan desain smart furniture yang dapat memaksimalkan luas ruang tipe 1 bedroom dan melihat bagaimana desain tersebut dapat meningkatkan nilai jual apartemen berdasarkan persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik simple random sampling, dengan objek studi unit apartemen tipe 1 bedroom kelas menengah. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah terdapatnya pengaruh yang cukup besar dari penggunaan smart furniture pada ruang terhadap nilai jual apartemen dilihat dari persepsi masyarakat.   Kata kunci: space saving, smart furniture, unit tipe 1 bedroom.   ABSTRACT   The development of apartments that currently occurred in South Tangerang City is very rapid and is dominated by middle class apartments. A type 1 bedroom unit in a middle class apartment generally has an area that tends to be smaller when compared to landed housing. So it needs some special treatment to maximize the area of available space, using the concept of space saving. Smart furniture is the most popular application of space saving concepts. Smart furniture has criteria such as integration, organize, user-friendly, efficiency, effectivity, and performance. So the design of smart furniture must meet these criteria to be able to fulfill the needs of users and increase the sale value of the apartment. The purpose of this study is to create a smart furniture design that can maximize the area of type 1 bedroom unit space and see how the design can increase the selling value of apartments based on public perception. This research uses a quantitative method with a descriptive approach and simple random sampling technique, with some middle class type 1 bedroom apartment unit as the object of study. The results obtained from this study are that there is a significant influence of the use of smart furniture in space on the sale value of the apartment based on the public perception.   Keywords: space saving, smart furniture, type 1 bedroom unit.
Pengaruh Pembayangan Pohon terhadap Suhu Ruang Luar Monumen Simpang Lima Gumul Kediri Fadilla Novia Anizal; Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu metode untuk mengurangi radiasi matahari pada ruang luar di iklim tropis adalah dengan pembayangan pohon. Kondisi pohon sebagai pembayangan pada lokasi penelitian di Monumen Simpang Lima Gumul Kediri masih kurang baik untuk di jadikan naungan. Maka perlu adanya identifikasi pengukuran luas pembayangan pohon yang dapat menciptakan lingkungan termal yang nyaman. Berdasarkan analisa data hasil pengukuran suhu yang di korelasikan dengan luas pola pembayangan pohon dari simulasi SketchUp, di dapatkan hasil bahwa suhu paling rendah berada pada zona C pagi hari dengan luas pembayangan 12,04% dan suhu paling tinggi juga zona C siang hari dengan luas pembayangan 4,62%. Kemudian dilakukan komparasi luas pembayangan pohon sebelum dan sesudah rekomendasi desain dengan penataan ulang pohon sehingga di dapat peningkatan rata-rata luas pembayangan yang mulanya 6,26% menjadi 15,12%.
Pelestarian Bangunan Cagar Budaya Bioskop Metropole Jakarta Pusat Fairuz Tsany Aryanissa; Antariksa Antriksa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioskop Metropole Jakarta Pusat memiliki nilai historis yang kuat. Dengan bentuk bangunan yang bergaya Art Deco ini memiliki karakter yang dapat merekam jejak sejarah yang dapat terlihat pada elemen-elemen bangunan. Tujuan studi ini sebagai identifikasi dan anaisis karaktakteristik bangunan, serta sebagai identifikasi dan analisis arah pelestarian Bangunan Bioskop Metropole Jakarta Pusat. Studi ini menggunakan tiga macam metode deskriptif, meliputi metode deskriptif analisis, metode evaluatif, dan metode development. Analisis karakter bangunan pada studi ini meliputi karakter spasial, karakter visual, dan karakter struktural. Hasil dari analisis ketiga karakter tersebut merupakan sumber untuk menganalisis arahan pelestarian Bangunan Bioskop Metropole Jakarta Pusat. Potensial arahan pelestarian dibedakan menjadi tiga, yaitu potensial tinggi dengan arahan pelestarian preservasi dan konservasi, potensial sedang dengan arahan pelestarian konservasi dan rehabilitasi, serta potensial rendah dengan arahan pelestarian rehabilitasi.
Fasad Hemat Energi sebagai Efisiensi Energi di Gedung Kantor Gubernur Kalimantan Timur Sayoganata Nur Alam Rakhmadana; Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKonsep Kaltim Green 2018 merupakan upaya penghematan energi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna mewujudkan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sebagai orientasi pembangunan, gedung Kantor Gubernur Kalimantan Timur perlu memperhatikan penerapan hemat energi. Fasad hemat energi merupakan salah satu upaya untuk mengurangi konsumsi energi pada suatu bangunan. Tingkat penghematan energi fasad bangunan dapat ditentukan melalui analisis pada nilai Overall Thermal Transfer Valure (OTTV). Fasad bangunan memiliki nilai OTTV sebesar 45,68 W/m2. Nilai OTTV tersebut melebihi batas nilai maksimum yang dikeluarkan oleh SNI 6389:2011 yang memiliki nilai sebesar 35 W/m2 sehingga fasad bangunan dianggap tidak memenuhi kriteria fasad yang hemat energi. Untuk meningkatkan tingkat penghematan energi dari fasad dilakukan modifikasi pada peneduh atau shading device (SCek), material transparan atau kaca (SCk) dan dimensi bukaan atau Window to Wall Ratio (WWR). Nilai OTTV setelah dilakukan modifikasi dimensi bukaan adalah 32,56 W/m2. Rekomendasi merupakan modifikasi pada dimensi bukaan (WWR) karena memiliki daya untuk mengurangi konsumsi energi yang lebih unggul. Modifikasi terpilih tidak mengubah karakter arsitektur eksisting.Kata kunci: Fasad, Arsitektur Hemat Energi, OTTV, Karakter Arsitektur ABSTRACTKaltim Green 2018 is an energy saving effort by the East Kalimantan Government in order to realize sustainable natural resources. As a development orientation, the East Kalimantan Governor's Office building needs to pay attention to the application of energy efficieny. Energy-efficient facade is an effort to reduce energy consumption in a building. The level of energy saving on a building's facade can be determined through analysis on the Overall Thermal Transfer Value (OTTV). The building facade has an OTTV value of 45.68 W/m2. The exsisting’s OTTV value exceeds the maximum value limit issued by SNI 6389: 2011 which has a value of 35 W/m2, so that the building facade is considered not energy-efficient enough. To increase the energy saving level of the facade, modifications are shading device (SCek), transparent or glass material (SCk), and the opening dimension or Window to Wall Ratio (WWR). The OTTV value after the opening dimension modification is 32.56 W / m2. The recommendation is a modification to the opening dimension (WWR) because it is the most energy-efficient compared to other modifications. The selected modification does not change the character of the existing architecture.Keywords: Façade, Energy-Efficient Architecture, OTTV, Characteristic of Architecture
Modifikasi Elemen Bukaan Untuk Meningkatkan Kenyamanan Termal di Ta–Mi Sunan Kalijaga Malang Rendy Eko Setyawan; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ta-Mi Sunan Kalijaga merupakan bangunan pendidikan yang terletak di kawasan pemukiman padat. Kondisi ini membuat  suhu  di  dalam bangunan lebih tinggi dari  suhu di luar bangunan. Oleh karena itu perlu strategi untuk menurunkan suhu di dalam bangunan melalui modifikasi elemen bukaan pada ruang kelas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan eksperimental dengan software Autodesk Ecotect Analisys 2011. Data primer berupa data  pengukuran  suhu,  kelembapan,  kecepatan angin, dan pengukuran fisik bangunan melalui survey langsung. Modifikasi  yang dilakukan berupa dimensi, tipe, dan posisi.  Setelah  dilakukan  modifikasi  suhu mengalami penurunan suhu sebesar 2,52°C.
Outdoor Design Strategies to Improve Thermal Comfort in the Area of the Faculty of Engineering, University of Brawijaya Malang Reza Maulana Mujahiddin; Wasiska Iyati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The thermal environment affects a person's heat loss through two factors, namely climate and personal factors. Climate factors include natural land cover, evapotranspiration, geometry effects, anthropogenic, and increased air pollution. This research examines how to reduce the temperature of the microclimate in the outer space of the Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya Malang by modifying the surface scopes and vegetation. This study uses descriptive-evaluative research methods and simulations using Autodesk Flow Design software. The results showed that in the morning the air temperature and average wind speed were still at a comfortable interval. During the day the air temperature has begun to rise above the comfortable threshold, plus the irregular wind speed, which is sometimes too low and sometimes too big. Whereas in the afternoon the air temperature returns to enter a comfortable interval, but the wind speed is still in the uncomfortable range. The results of choosing a good surface-scoping material to be applied to the object of research are grass blocks and paving blocks with a mixture of color pigments, as well as giving a white coating to asphalt material. Whereas for vegetation the best tree configuration patterns are linear and grid. The selection of tree species that have a major role in reducing the temperature of the microclimate (shading), namely kiara payung, beringin, ketapang, and tanjung, while trees that play a good role in reducing wind speed are glodogan trees poles and palms.
Tipologi Elemen Visual Pada Masjid Cheng Ho di Jawa inayatul fikriyah; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Perkembangan arsitektur bangunan masjid di Indonesia khususnya Masjid Cheng Ho sangat dipengaruhi oleh perkembangan budaya lokal (Jawa) dan budaya luar (Tionghoa). Masjid Cheng Ho di Jawa ditengarai menggunakan unsur dan prinsip desain arsitektur Islam, arsitektur Jawa dan arsitektur Tionghoa. Masing-masing bangunan Masjid Cheng Ho di Jawa memiliki konsep dan prinsip yang menciptakan keunikan bangunan. Arsitektur Masjid Cheng Ho di Jawa ditengarai memiliki persamaan dan perbedaan. Penelitian ini berfokus pada elemen visual terhadap lima Masjid Cheng Ho di Jawa dan kaitannya dengan tipologi elemen visual pada Masjid Cheng Ho di Jawa. Penelitian ini adalah penelitian arsitektur dengan paradigma konstruktivisme, menggunakan metode kualitatif-deduktif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Penelitian ini mengkaji tipologi elemen visual pada bangunan masjid. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan. Analisis data dilakukan dengan interpretasi kritis terhadap bahan sumber, memilih tema, dan mensistematisasikan dan meringkas data pengamatan. Pembahasan dengan membahas tema analisis dengan teori eklektik, kemudian interpretasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa arsitektur Masjid Cheng Ho di Jawa memiliki beberapa persamaan dan perbedaan. Elemen visual Bentuk, Ornamen, dan warna di Masjid Cheng Ho di Jawa adalah hasil dari konsep arsitektur eklektik yang menggabungkan gaya arsitektur Islam (Arab), gaya arsitektur Jawa, dan gaya arsitektur Tionghoa. Tema-tema pemikiran eklektisisme yang digunakan di Masjid Cheng Ho di Jawa adalah referensi sejarah, sifat, fungsi, seni, simbol, dan gagasan individu.   Kata kunci:  Tipologi, elemen visual, Masjid Cheng Ho, Eklektik.