cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
Psychological Center untuk Penderita gangguan mental dengan Pendekatan Healing Environment Di Kota Malang Yunus, Rafika Zulfadyanti; Lisa Dwi Wulandari
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu pusat pendidikan di Provinsi Jawa Timur yang memilikibanyak pelajar. Pada usia pelajar, mereka rentan mengalami gangguan kesehatan mental, sepertidepresi. Pada Kota Malang tercatat 28,2% remaja usia 15 tahun ke atas menderita depresitingkat moderat. Namun, masyarakat di era sekarang lebih memilih untuk mencari pengobatandari dukun. Hal ini disebabkan oleh persepsi bahwa sakit mental disebabkan oleh gangguanmakhluk halus atau faktor serupa. Dengan permasalahan tersebut diperlukan wadah yang dapatmemberikan pelayanan pemeriksaan psikologi, konseling dan praktik-praktik psikologi lainnyauntuk memahami diri dengan lebih mendalam. Dengan pendekatan healing environment, yangterdiri atas 3 aspek yaitu alam, indra, dan psikologi yang diterapkan pada desain tapak danruang luar, desain bangunan, serta desain ruang dalamnya. Masing-masing aspek memilikikomponen perancangan, yang disesuaikan penerapannya pada setiap variabel desain tersebut.Konsep perancangan dapat menggambarkan lingkungan penyembuhan yang mampumengurangi stres dan kecemasan, dengan dampak positif pada tubuh dan kemampuan untuk menyelaraskan tubuh, pikiran, dan jiwa. Kata kunci : Kesehatan Mental, Depresi, Healing Environment
Perancangan Creative Compound Space dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan (Sustainable Architecture) di Kota Batu Nurani, Siti Lutfia Wahyu; Sufianto, Heru
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Creative Compound Space di Kota Batu dengan konsep arsitektur berkelanjutan dilakukan untuk mendukung perkembangan industri kreatif, khususnya dalam sektor fashion, kuliner, dan kerajinan. Industri kreatif dianggap dapat meningkatkan ekonomi Indonesia di masa depan, terutama dalam konteks RPJM yang menyoroti nilai tambah dari ide kreatif manusia. Kota Batu berpotensi sebagai daerah wisata memerlukan strategi tata ruang yang dapat mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan. Permasalahan seperti infrastruktur yang belum memadai di Kelurahan Sisir menjadi tantangan dalam pengembangan industri kreatif di wilayah ini. Fasilitas Creative Compound Space di Jl. Sultan Agung, Kelurahan Sisir diharapkan dapat menjadi solusi dengan menyediakan ruang terbuka yang mengundang eksplorasi, kreativitas, dan inovasi bagi pengunjung serta pelaku industri kreatif. Dalam perancangannya, digunakan metode pragmatis yang menggabungkan aspek empiris dalam proses desain arsitektur, serta konsep arsitektur berkelanjutan berdasarkan panduan RIBA untuk mengurangi dampak lingkungan dan biaya operasional bangunan.
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Center Kabupaten Bogor dengan Pendekatan Arsitektur Inklusif Rahma, Sarah Naila; Lisa Dwi Wulandari
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM di Indonesia berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 60,5%, namun di Kabupaten Bogor aspek UMKM pada tahun 2020 justru mengalami penurunan. Oleh karena itu pemerintah memiliki arah kebijakan untuk memfasilitasi pemasaran produk UMKM. Selain itu Kabupaten Bogor berada pada urutan kelima dengan jumlah penyandang disabilitas terbanyak se-Jawa Barat, dan terdapat 151 orang pelaku UMKM di Kabupaten Bogor yang merupakan penyandang disabilitas. Sehingga dalam konteks ini, perancangan UMKM Center Kabupaten Bogor ini mengimplementasikan prinsip-prinsip arsitektur inlusif untuk menciptakan sebuah UMKM Center yang universal dan nyaman digunakan oleh seluruh penggunanya, termasuk penyandang disabilitas fisik. Perancangan ini menggunakan tujuh prinsip arsitektur inklusif menurut Story(2011), yakni : equitable use, flexiblity in use, simple & intuitive use, perceptible information, tolerance for error, size & space for approach and use, dan low physical effort. Prinsip inklusif tersebut memiliki letak penerapan yang berbeda-beda, namun menyesuaikan kebutuhan calon pengguna pada fasilitas ruang yang ada hingga mencapai tujuan desain. Kata kunci: UMKM Center, Kabupaten Bogor, Arsitektur Inklusif, Universal dan Nyaman
Desain Shopping Mall Melalui Implementasi Arsitektur Biofilik di Cibinong Kabupaten Bogor Farihah, Rania Amalia; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Cibinong, memiliki potensi ekonomi dan wisata yang signifikan, ditunjang oleh pembangunan infrastruktur seperti jalur transportasi dan stadion berstandar FIFA. Dengan populasi 346.426 jiwa dan kepadatan 7.292 jiwa/km² pada tahun 2021, pertumbuhan pemukiman dan penduduk Cibinong memunculkan berbagai permasalahan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Bogor merencanakan pengembangan ekonomi dan bisnis melalui Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan pembangunan Central Business District (CBD). Salah satu upaya yang dilakukan dalam mendukung perencaan tersebut adalah dengan merancang shopping mall yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana berbelanja masyarakat, tetapi juga sebagai sarana rekreasi yang dapat dikembangkan dengan menerapkan ruang luar sebagai konsep keterbukaan bangunan pasca pandemi Covid-19. Menggunakan buku “14 Patterns of Biophilic Design" karya Terrapin Bright (2014), kriteria desain pusat perbelanjaan, serta konsep keterbukaan pada sebuah pusat berbelanjaan sebagai acuan mendesain, shopping mall diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sarana kegiatan berbelanja dan rekreasi masyarakat yang mengahadirkan konsep ruang terbuka sebagai unsur rekreasi alam sebagai bentuk dalam menjaga aspek ekologi antara lingkungan, keberadaan bangunan, dan kesejahteraan manusia serta dapat mendukung perencanaan RDTR Kecamatan Cibinong menjadi landmark baru yang berkesinambungan. Kata Kunci: Shopping Mall, Arsitekrut Biofilik
Elemen dan Komposisi Fasad Bangunan Berlanggam Indies Empire di Kawasan Pusat Kota Probolinggo Kusumawardani, Safira
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to apply theory regarding the elements and composition of Indies Empire style building facades in the central area of Probolinggo City. The analytical method used is a qualitative descriptive method. The research results show that the type of roof used is dominated by shield roofs. The floor in every building has a level of at least one level from the ground. The walls use brick material and are dominated by white paint finishing. The columns on the terrace are arranged single and double. The doors and windows have double leaves made of wood. The signs found include names and symbols. Then, ornaments are found on most buildings, especially on the roof and openings. Meanwhile, the balance found is symmetry. There is a rhythm formed from repetition on the facade. The center of attention is located in the center of the building. The scale of the building is dominated by a monumental scale. The sequence that occurs in the research object building is regular. The unity of the building is mostly intact and harmonious.
Keandalan Sistem Proteksi Kebakaran pada Gedung Sentral Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Paulliardi, Alethea Kalinda Xaviera; Ar. Ir. Heru Sufianto, M.Arch.St, Ph.D., IAI
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fire cases in Malang have been increasing every year. There were 66 cases of fire disaster recorded in 2021 and 77 cases recorded in 2022. In 2023, the number of cases increased by 280 percent. Brawijaya University is one of the universities in Malang. In 2020, Brawijaya University had 19 mid-rise buildings. One of Brawijaya University’s mid-rise buildings is the Central Building of the Faculty of Agriculture, which stands at six stories high. This building accommodates various activities such as administration, management, and education. There are several laboratories on the third and fourth floors, and an auditorium on the sixth floor. Fires can occur unexpectedly, even in educational facilities like Brawijaya University’s Central Building of the Faculty of Agriculture, especially considering the equipment and materials in the laboratoriums that could potentially trigger a fire. This research aims to assess the reliability of the fire protection system in Brawijaya University’s Central Building of the Faculty of Agriculture and propose strategies for improvement to prevent casualties. The methodology used in this research is descriptive and evaluative. The findings indicate that Brawijata University’s Central Building of the Faculty of Agriculture has implemented a fire protection system, but there are elements that need improvement to meet standards. Keywords: fire protection system, educational facility, mid-rise building
PERFORMA TEMPERATUR DAN KELEMBAPAN UDARA PADA OBJEK WISATA HAWAI WATERPARK MALANG Krisma, Agatha; Ar. Wasiska Iyati, ST., MT., IAI
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hawai Waterpark Malang is a popular water tourism destination in Malang City, East Java. The tropical atmosphere, designed to be refreshing, and various water attractions can attract visitors. The design and layout of facilities, including the placement of shaded areas, can significantly impact the thermal comfort of visitors. Although many studies have been conducted on thermal comfort in water parks, research specifically focusing on local conditions like Malang's tropical climate is still limited. This study employs a research method using the WGBT Meter as an instrument and data analysis using the Temperature Humidity Index formula. Based on the research conducted at Hawai Waterpark Malang, it can be concluded that the performance of temperature and humidity at Hawai Waterpark Malang has a "partially uncomfortable" and "uncomfortable" index value Keywords: abstract, summary
Implementasi Rumah Sederhana Sehat pada Perumahan Puri Kencana, Wagir, Kabupaten Malang Rivaldi; Ary Deddy Putranto ST., MT.
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Housing is a collection of houses as part of settlements, both located in urban and ruralareas, which are equipped with public infrastructure, facilities and utilities as a result ofefforts to fulfill habitable houses which were built as basic human needs that must be met forfamily needs, as a place to live. stay.Residential housing should meet various requirements for a healthy home which canaffect the quality of the building structure or other related matters.The condition of housing or settlements is something that needs to be paid attentionto and must be monitored jointly by a group of people living in the settlement with assistancefrom the competent government as a responsible institution.Puri Kencana Wagir Housing in Malang Regency is a simple housing complex that isdeveloping rapidly and offers simple housing solutions for various levels of society. Thishousing complex has appeal to many families looking for an affordable place to live.However, to ensure that this housing meets the standards of healthy housing needs, acomprehensive analysis of the condition of existing simple houses is needed, especially thosecurrently being developed by Puri Kencana Wagir Housing.This research resulted in how concepts related to Simple Healthy Homes wereimplemented at Puri Kencana Wagir Housing.Keywords: Implementation of a Simple Healthy House, RSS Concept.
Co-housing Sebagai Hunian Vertikal Bagi Kelompok Usia Produktif dengan Konsep Eco-settlement di Kota Depok Ramadhan, Willies; Wardoyo, Jono
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kelompok usia produktif di Kota Depok membuat kebutuhan akan hunian semakin meningkat. Kelompok usia produktif sebagai sasaran memiliki kebiasaan kolaboratif yang memiliki kebutuhan fasilitas hunian yang dapat menunjang pekerjaan, kehidupan sosial, dan hobi. Sehingga Co-housing sebagai hunian kolaboratif dapat menjadi solusi atas kebutuhan hunian di Kota Depok. Kebutuhan hunian yang tinggi membuat dampak atas minimnya lahan untuk hunian. Hal tersebut membuat strategi pembangunan hunian bersifat vertikal. Namun, pembangunan yang tidak dibarengi dengan permasalahan lingkungan dapat memberikan dampak negatif bagi penghuni. Sehingga ruang terbuka untuk memenuhi kebutuhan ekologi, sosial, dan ekonomi manusia akan semakin berkurang. Maka dari itu, diperlukan Co-housing yang mensinergikan kondisi ekologi, sosial, dan ekonomi dalam sebuah hunian. Konsep Eco-settlement yang menyelaraskan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi ditawarkan dalam menanggapi hal tersebut. Dan dengan metode pragmatis akan membantu dalam mengidentifikasi masalah dan menyelesaikannya dalam perancangan Co-housing. Kata kunci: Co-housing, Hunian, Eco-settlement, Depok
Perancangan Kembali Kawasan Taman Manunggal Kota Bogor Naufal Ramadhan, Abizard; Tri Pamungkas, Sigmawan
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Manunggal Kota Bogor baru saja direvitalisasi sebagai taman kota, namun terdapat beberapa masalah seperti aksesibilitas yang kurang, jalur pejalan kaki dan drainase yang tidak terawat, bangunan yang tidak tanggap iklim, serta keberadaan PKL liar yang mengganggu. Evaluasi dilakukan untuk merancang kembali kawasan ini dengan fokus pada kriteria ruang publik yang berkualitas berupa comfort, relaxation, active and passive engagement dan discovery dengan menggunakan metode sinoptik untuk menganalisis kebutuhan manusia di ruang publik. Hasil evaluasi tersebut membentuk kriteria desain yang diterjemahkan menjadi konsep spesifik, dan diimplementasikan dalam desain baru untuk memperbaiki kondisi fisik dan aktivitas di Taman Manunggal Kota Bogor. Kata kunci: Perancangan kembali, Taman Manunggal, Ruang Publik