cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
Women's Wellness Center di Jakarta Dengan Pendekatan Healing Environment Dalam Upaya Pemulihan Korban Kekerasan Psikis: Women's Wellness Center in Jakarta with a Healing Environment Approach in Efforts to Recover Psychological Violence Victims Nurhalisa, Nonnita; Ir. Rinawati P. Handajani, MT., IPM
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan, terutama kekerasan psikis, masih menjadi isu besar di Indonesia. DKI Jakarta memiliki angka kekerasan yang tinggi, dengan mayoritas korban berada dalam rentang usia 13-17 tahun dan 25-44 tahun. Kekerasan psikis dapat menyebabkan gangguan emosional, seperti ketakutan, penurunan rasa percaya diri, hinga berdampak signifikan pada kesehatan mental dan emosional korban, termasuk gangguan emosional, perilaku, dan kognitif yang mengarah pada trauma pasca kejadian. Women’s Wellness Center dirancang untuk membantu pemulihan kesejahteraan mental dan fisik korban kekerasan psikis. Pendekatan Healing Environment menekankan desain lingkungan yang mendukung proses penyembuhan psikologis dengan mengintegrasikan aspek alam, indera, dan psikologis. Ruang-ruang dengan warna menenangkan, tekstur alami, dan pencahayaan lembut dapat menciptakan suasana yang mendukung relaksasi dan pemulihan. Integrasi elemen alam seperti tanaman indoor dan elemen air mampu menciptakan atmosfer alami dan menyegarkan. Bukaan yang memungkinkan cahaya alami masuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pengguna dengan memberikan kesan perasaan terbuka dan terhubung dengan lingkungan luar. Program dan fasilitas seperti terapi, yoga, pilates, ruang konseling, dan perpustakaan mendukung kesejahteraaan fisik dan mental. Women’s Wellness Center menjadi tempat pemulihan dan pengembangan diri, dengan pendekatan holistik yang mempertimbangkan semua aspek kebutuhan korban untuk kesembuhan berkelanjutan dan kualitas hidup yang lebih baik. Kata kunci: Pusat Kebugaran, Lingkungan Penyembuhan
Strategi Penerapan Adaptive Reuse Pada Bangunan Fendi's Homestay Malang Arindi Eka Prastiwi
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang mengalami perkembangan pesat pada masa pemerintahan kolonial Belanda, sehingga sampai saat ini masih banyak ditemukan bangunan bersejarah khas kolonial Belanda sebagai warisan budaya yang seharusnya dilindungi. Kondisi pada bangunan bersejarah tersebut beragam, tidak sedikit yang terbengkalai dan beberapa lainnya mulai diupayakan untuk dikonservasi. Adaptive reuse merupakan salah satu upaya pelestarian cagar budaya dengan mengalihkan peran fungsi lama bangunan menjadi fungsi yang lebih baik dan bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan strategi penerapan adaptive reuse pada bangunan Fendi’s Homestay sebagai salah satu bangunan cagar budaya di Kota Malang yang awalnya berupa rumah tinggal dan telah beralih fungsi menjadi homestay. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study) digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan adaptive reuse berdasarkan teori strategi desain adaptive reuse beserta teknik renovasi dalam transformasi bangunannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fendi’s Homestay mengalami strategi installation tingkat 4 di tahun 2007 dan strategi insertion tingkat 7 di tahun 2013. Pada bangunan induk, teknik renovasi cenderung diterapkan secara semi permanen atau dalam bentuk penambahan yang tidak merusak struktur dan kondisi fisik bangunan.
Lifestyle Center di Kota Jakarta Selatan dengan Konsep Biophilic Evana Elirica Aliyah; Iwan Wibisono
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lifestyle center juga bisa dilengkapi dengan konsep biophilic, yang mengintegrasikan elemen alam seperti vegetasi dan air ke dalam desain bangunan. Konsep ini dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan. Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan biophilic memberikan efek restoratif yang lebih besar dalam mengurangi stres dan kecemasan. Di Indonesia, Jakarta adalah contoh kota dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi, terutama di Jakarta Selatan, yang menjadi pusat perekonomian dengan kawasan bisnis besar seperti Sudirman Central Business District (SCBD). Aktivitas padat pekerja di Jakarta Selatan membutuhkan tempat rekreasi untuk mengurangi stres kerja. Maka dari itu, Jakarta Selatan membutuhkan sebuah lifestyle center dengan konsep biophilic untuk menyediakan tempat rekreasi dan mengurangi stres penduduk kota. Lifestyle center dirancang pada tapak kosong seluas ± 8,4 ha (termasuk di dalamnya danau seluas ± 1,7 ha) di Jalan Jendral Sudirman, Kel. Setiabudi, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Penerapan konsep biophilic berpedoman pada buku 14 Patterns of Biophilic Design Improving Health and Well-Being in the Built Environment karya Terrapin Bright Green tahun 2014. Dalam proses desain, lifestyle center dirancang menggunakan pendekatan desain empirisme.
Pengaruh Kualitas Komponen Daya Tarik Wisata Terhadap Revisit Intention Dengan Kepuasan Wisatawan Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Wisata Bahari Lamongan) Nabila Az Zuhroh; Ernawati, Jenny
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan kepadatan aktivitas dapat memicu terjadinya stres pada masyarakat. Salah satu upaya untuk mengatasinya adalah dengan mendapatkan hiburan seperti pergi ke taman hiburan. Salah satu pengembangan taman hiburan adalah taman hiburan tematik (theme park). Wisata Bahari Lamongan (WBL) merupakan salah satu contoh theme park di Indonesia yang memiliki peningkatan jumlah pengunjung tiap tahunnya. Namun terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan saat setelah pandemi Covid-19 (2022) yang tidak mencapai jumlah kunjungan saat sebelum pandemi Covid-19 (2019), sehingga secara tidak langsung mengungkapkan adanya penurunan kepuasan wisatawan dan minat berkunjung kembali wisatawan (revisit intention). Revisit intention dipengaruhi oleh kualitas komponen daya tarik wisata dan kepuasan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kualitas komponen daya tarik wisata pada Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan mengeksplorasi pengaruhnya terhadap kepuasan wisatawan serta revisit intention pada Wisata Bahari Lamongan (WBL). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan pengumpulan data menggunakan accidental sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh komponen daya tarik wisata yang terdiri dari attrcations, amenities, accessbilities, ancillary, activities, human resources, images, dan prices pada Wisata Bahari Lamongan (WBL) memiliki kualitas baik. Selain itu, didapatkan temuan bahwa komponen daya tarik wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan, serta terhadap revisit intention melalui kepuasan wisatawan.
Perancangan Rental Office di Kota Surabaya Shafa, Ramzi; Santosa, Herry
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan populasi yang pesat di Surabaya telah menciptakan kebutuhan akan ruang kerja yang fleksibel dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah rental office di Surabaya yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut, sekaligus mendukung visi kota sebagai pusat startup kreatif dan teknologi global. Berdasarkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan studi literatur tentang tren e-commerce, pertumbuhan ekonomi, dan dinamika pasar tenaga kerja di Surabaya. Hasil analisis menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam nilai transaksi e-commerce, jumlah pelaku usaha, dan konsumen e-commerce di Indonesia. Di Surabaya, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,15% pada tahun 2022, dengan peningkatan populasi sebesar 0,3% dan kepadatan penduduk 7.668 jiwa per km² pada tahun 2023. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan startup, UMKM, dan perusahaan teknologi di Surabaya. Dengan menyediakan ruang kerja yang adaptif dan terjangkau, proyek ini diharapkan dapat berkontribusi pada visi Surabaya sebagai kota startup kreatif dan pusat inovasi teknologi di tingkat global. Perancangan disusun dengan menggunakan pendekatan studi preseden dan studi objek sejenis di Surabaya serta menerapkan standar-standar arsitektural dan peraturan peruntukan Kota Surabaya. Kata kunci: rental office, surabaya, high rise building, start-up surabaya
Perancangan Oceanarium Sea Life Aquarium dengan Pendekatan Arsitektur Biomimicry di Malang Selatan Nugroho Putri, Ayulisa Halimah; Wardoyo, Jono
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan Oceanarium Sea Life Aquarium di Malang Selatan dengan pendekatan arsitektur biomimicry. Tujuannya adalah untuk menciptakan kawasan konservasi dan edukasi kelautan yang berkelanjutan. Desain ini mengintegrasikan model, standar, dan mentor dari alam untuk menghadapi tantangan lingkungan. Proyek ini mendukung inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam pengembangan kawasan konservasi perairan lepas pantai (MPA) sekaligus mempromosikan pelestarian lingkungan, pendidikan, dan kesadaran. Kata Kunci: arsitektur biomimicry, oceanarium, konservasi laut, edukasi, Malang Selatan
Kampung Susun dengan Pendekatan Healing Architecture di Kota Malang Rizqia, Annisa Prima
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi masyarakat di Kota Malang tidak sebanding dengan peningkatan luas lahan yang ada. Sebagai akibatnya, banyak didapati ruang hijau dan area sempadan sungai yang beralihfungsi menjadi permukiman kumuh yang berkembang secara liar. Kondisi ini dapat ditemukan di Kampung Muharto, yang sebagian penduduknya menempati area Garis Sempadan Sungai Brantas. Oleh karena itu, diperlukan penataan ruang yang dapat mengakomodasi kebutuhan hunian masyarakat kampung kota dan dapat merespon kondisi keterbatasan lahan secara bersamaan. Hunian vertikal berupa kampung susun dapat berperan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan hunian dan mengatasi kondisi keterbatasan lahan yang ada. Penyediaan fasilitas yang memadai juga diharapkan dapat memperbaiki kondisi kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sana. Dalam perancangan kampung susun, digunakan metode studi preseden dengan pendekatan healing architecture yang dapat mempengaruhi individu secara positif melalui elemen-elemen arsitektural. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah kampung susun yang dapat merespon kondisi keterbatasan lahan dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat. Selain itu, kampung susun nantinya juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat kampung kota melalui pengadaan ruang sosial, ruang ekonomi, dan ruang hijau yang lebih baik. Kata kunci: hunian vertikal, kampung susun, healing architecture, Kota Malang
Perancangan Pusat Perbelanjaan dengan Pendekatan Arsitektur Biofilik di Kota Malang Rifandi Pratama, Ario; Tri Pamungkas, Sigmawan
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang merupakan kota dengan jumlah penduduk terbanyak kedua di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2023. Namun, sangat disayangkan bahwa persebaran penduduk di Kota Malang tidak merata, khususnya ke wilayah timur terutama Kecamatan Kedungkandang. Adanya isu tersebut saat ini sedang ditanggapi pemerintah kota yang sedang berupaya mengembangkan pembangunan ke wilayah tersebut. Kecamatan Kedungkandang yang difokuskan untuk pengembangan sektor perdagangan dan jasa saat ini masih belum memenuhi fungsi kawasannya karena minimnya fasilitas perdagangan dan jasa. Untuk menanggapi hal tersebut, perancangan pusat perbelanjaan dengan penerapan arsitektur biofilik dan pengadaan ruang terbuka publik menjadi upaya untuk pemerataan pembangunan dan menarik persebaran penduduk dan aktivitas masyarakat ke Kecamatan Kedungkandang. Pertimbangan menerapkan arsitektur biofilik juga didasari oleh isu minimnya ruang terbuka hijau dan masifnya seluruh bangunan pusat perbelanjaan yang sudah ada di Kota Malang. Metode studi preseden dengan paradigma rasionalisme diterapkan dalam perancangan ini. Studi preseden dilakukan terhadap objek dengan fungsi pusat perbelanjaan yang menerapkan prinsip arsitektur biofilik yang hasilnya akan dikombinasikan dengan hasil pemrograman arsitektur untuk membentuk aturan perakitan (rules of assembly) sebagai landasan perancangan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa arsitektur biofilik dan pengadaan ruang terbuka publik berhasil dipenuhi pada perancangan pusat perbelanjaan ini sebagai upaya menarik aktivitas masyarakat ke wilayah timur Kota Malang serta memaksimalkan pengadaan ruang terbuka hijau dan pemanfaatan pencahayaan serta penghawaan alami. Kata Kunci: pusat perbelanjaan, arsitektur biofilik, kota malang
Penerapan Konsep ‘Buitenzorg’ dalam Perancangan Pusat Rehabilitasi Kenakalan Remaja di Kota Bogor Artiesa, Noviazzahra Putri
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bogor, dikenal sebagai Buitenzorg pada masa penjajahan Belanda dikarenakan kondisilingkungan yang sejuk dan nyaman akibat letak geografisnya di antara 3 gunung. Kondisi yangnyaman tentunya dapat terealisasi dengan dukungan penduduknya yang membuat lingkunganmenjadi nyaman. Akan tetapi, kondisi kenakalan remaja di Kota Bogor, seperti tawuran antarpelajar dan penyalahgunaan narkoba, menjadi perhatian serius yang dapat menggangukenyamanan. Pembangunan Pusat Rehabilitasi Kenakalan Remaja di Jl. Sholeh Iskandar, KotaBogor, menerapkan konsep 'Buitenzorg' untuk menanamkan keyakinan positif dalam prosesrehabilitasi. Desain pusat ini mengintegrasikan teori-teori mendukung untuk menciptakan fasilitasyang mendukung proses penyembuhan tanpa mengurangi interaksi sosial dan kegiatan positif bagipara klien. Kata Kunci: Rehabilitasi, Buitenzorg, Kota Bogor
Redesain Malang Creative Center dengan Green Building Mubasysyir, Azzam Fuhaid; Nugroho, Agung Murti
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi-Kreatif di Indonesia diselenggarakan dengan dekonsentrasi oleh Pemerintah Daerah masing - masing. Setiap daerah memiliki keahilan dan budaya yang berfungsi untuk merepresentasikan identitas daerah. Seperti pada Kota Malang yang memiliki fokus utama Ekonomi-Kreatif pada sub-sektor kuliner terutama pada ragam olahan keripik, game, aplikasi, film, video dan animasi. Sub-sektor Ekonomi-Kreatif di Kota Malang membutuhkan sebuah wadah untuk memberikan dukungan melalui penyediaan servis dan/atau fasilitas kepada ide, memfasilitasi kolaborasi antar pelaku Ekonomi-Kreatif, berfungsi sebagai jembatan sosial yang menghubungkan Pelaku Ekonomi-Kreatif dengan institusi dan industri, serta menjalin jangkauan audiens yang lebih luas. Implementasi desain Green Building mengurangi dampak keseluruhan dari lingkungan yang terbangun pada kesehatan dan linkungan natural dengan memanfaatkan sumber daya, melindungi kesehatan pengguna dan meningkatkan kinerja pengelola, dan mengurangi limbah, polusi dan degradasi lingkungan. Perancangan dilakukan dengan pendekatan empirisme melalui proses Systematic Design yang memiliki titik berat bahwa ilmu didasarkan pengalaman seseorang, terutama pengalaman sensor. Hasil desain tersebut berupa creative center dengan Green Building yang berfokus pada perancangan lansekap, konservasi energi dan air, serta kesehatan dan kenyamanan ruang dalam.