cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,474 Documents
Sekolah Dasar Sekaligus Tempat Evakuasi Sementara di Lumajang Berdasarkan Prinsip Arsitektur Tangguh Bencana Nadia Adna Octavia
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Lumajang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana erupsi Gunung Semeru, namun belum tersedia fasilitas evakuasi yang memadai. Perancangan Sekolah Dasar Swasta yang juga berfungsi sebagai Tempat Evakuasi Sementara (TES) bertujuan mengintegrasikan fungsi pendidikan dan tanggap darurat dalam satu bangunan. Permasalahan utama adalah integrasi fungsi ganda dan tuntutan struktur bangunan yang tangguh terhadap gempa dan erupsi. Metode yang digunakan adalah Evidence-Based Design dan pendekatan Arsitektur Tangguh Bencana, dengan studi literatur sebagai dasar pengambilan keputusan desain. Hasil perancangan meliputi struktur tahan gempa, material tahan panas dan abrasi, zonasi ruang adaptif, serta tapak aman di luar zona rawan. Bangunan ini menjadi solusi inovatif yang memperkuat ketahanan komunitas sekaligus mendukung pendidikan anak-anak di wilayah rawan bencana. Kata kunci:  Sekolah Dasar, Tempat Evakuasi Sementara, Arsitektur Tangguh Bencana
KUALITAS VISUAL LANSKAP PANTAI ISTANA AMAL, KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA BERDASARKAN PREFERENSI PENGUNJUNG Azzahra, Rizka Fitria
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pantai Istana Amal merupakan salah satu Kawasan wisata yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, dan merupakan Kawasan yang dinilai cukup strategis. Pantai Istana Amal masih mengalami Pembangunan dan pengembangan sehingga penyusunan elemen-elemen lanskap dinilai belum maksimal. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi kualitas visual dari lanskap di Kawasan wisata Pantai Istana Amal dan menyediakan rekomendasi terhadap elemen-elemen lanskap. Pendekatan yang diterapkan dalam studi ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menilai hasil evaluasi pengunjung melalui metode SBE (Scenic Beauty Estimation). Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai kualitas visual lanskap di Kawasan wisata Pantai Istana Amal berada pada kelas Sedang dengan nilai SBE 37 yang mana diperoleh dari median. Dapat disimpulkan, penerapan elemen-elemen lanskap pada kawasan wisata Pantai Istana Amal cukup baik tetapi belum optimal. Kata kunci: kualitas visual, elemen lanskap, scenic beauty estimation ABSTRACT Istana Amal Beach is one of the tourist attraction in Penajam Paser Utara regency, and located on the strategic place. Istana Amal beach is still undergoing development that the landscape elements is considered not optimal. Therefore, The goal of this research is to evaluate how appealing the scenery is at Istana Amal Beach tourist area and provide recommendations on landscape elements. This study employs a descriptive quantitative approach, scrutinizing the outcomes of visitor evaluations derived from the Scenic Beauty Estimation (SBE) technique. The results of this study indicate the value of visual landscape quality in the Istana Amal Beach is in the moderate class with an SBE value of 37 which is obtained from the median. So that the state of the basic elements of forming the landscape in the Istana Amal Beach area has been able to be applied quite well but still not maximized. Keywords: visual quality, landscape element, scenic beauty estimation          
Pantun Ngaruat Lembur sebagai Teks Arsitektural: Kajian Representasi Spasial dalam Masyarakat Adat Kasepuhan Gelaralam Nindhita, Brillianti Irza; Kusdiwanggo, Susilo
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran pantun ngaruat lembur dalam pembentukan dan representasi ruang adat masyarakat Kasepuhan Gelaralam. Melalui pendekatan etnografi interpretatif dan analisis naratif terhadap pantun yang dilantunkan dalam ritus perpindahan kampung, ditemukan bahwa pantun berfungsi sebagai sistem pengetahuan spasial yang hidup. Pantun tidak hanya menyampaikan nilai kosmologis dan struktur sosial, tetapi juga menyusun orientasi ruang, fungsi permukiman, serta hubungan manusia dengan leluhur dan alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantun merupakan teks arsitektural yang aktif memproduksi ruang melalui simbol, narasi, dan ritus kolektif. Studi ini menegaskan pentingnya tradisi lisan sebagai sumber sahih dalam kajian arsitektur vernakular dan pelestarian budaya lokal. Kata kunci: pantun ngaruat lembur, ruang adat, arsitektur vernakular, tradisi lisan, Kasepuhan Gelaralam
Pengaruh Elemen Spasial Wayfinding Terhadap User Experience Wisatawan Kampung Heritage Kayutangan Amaylya, Madeina Annadwa
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Heritage Kayutangan is a rapidly growing thematic tourism village in Malang City. However, the spatial character of the village with its dense residential pattern and organically developed layout without formal planning may cause difficulties for tourists in understanding spatial orientation. This condition can impact the comfort and overall experience of visitors during exploration. It presents a challenge for tourism managers to ensure a comfortable environment that supports smooth tourist activities. The local tourism group known as POKDARWIS has taken steps to improve navigational ease by providing maps and directional signage throughout the kampung. However, these aids are not fully effective as some tourists still report feeling confused or even entering private residential areas. This indicates that current navigation tools do not entirely meet tourist’s needs for orientation. In practice, wayfinding involves a person’s interaction with spatial elements to build a mental map that guides their navigation. This study examines how spatial elements affect wayfinding behaviour and user experience. A quantitative method was applied using questionnaires distributed to 100 respondents and analyzed with SPSS. The results show that spatial elements significantly influence user experience, apart from that, wayfinding behavior also has an influence on user experience.