cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,484 Documents
Aspek Keberlanjutan Rumah Tradisional Suku Kajang di Desa Tana Towa Rofina Akwanul Hikmah; Ema Yunita Titisari
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Kajang dinobatkan sebagai komunitas adat yang berhasil mempertahankan kelestarian hutan hujan terbaik di dunia oleh The Washington Post. Selain itu Suku Kajang sampai sekarang masih mempertahankan arsitektur rumah tradisionalnya tanpa ada perubahan dari generasi ke generasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek keberlanjutan Iwamura pada rumah tradisional Suku Kajang di Desa Tana Towa, Kabupaten Bulukumba, sebagai referensi bagi arsitektur berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah rumah tradisional Suku Kajang memenuhi ketiga prinsip keberlanjutan Iwamura yaitu: 1) aspek low impact terpenuhi pada parameter hemat energi, efektif menggunakan sumber daya, dan usaha meminimalisir sampah, 2) aspek high contact terpenuhi pada parameter harmoni dengan budaya, adanya keragaman hayati dan tersedianya tempat berkumpul, dan 3) aspek health and amenity terpenuhi pada elemen rumah yang sehat dan nyaman bagi penghuninya. Kata Kunci : keberlanjutan, Iwamura, rumah, Suku Kajang
Griya Bentang: Open Air Museum dengan Pendekatan Konservasi Eks-Situ di KEK Singhasari Siahaan, Edric Orlando
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur Nusantara mengalami ancaman kepunahan, khususnya pada rumahadat di Jawa Timur, akibat modernisasi dan minimnya kesadaran pelestarian.Banyak rumah adat terbengkalai, mendorong perlunya upaya penyelamatanfisik sekaligus nilai budayanya. Tujuan perancangan adalah menghasilkankonsep desain “Griya Bentang,” sebuah Open Air Museum (OAM) sebagai pusatkonservasi dan edukasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Malang.Pendekatan utama yang diaplikasikan adalah konservasi eks-situ, yaitu upayapenyelamatan dengan memindahkan rumah adat ke lokasi baru yang lebihterawat. Metode desain menerapkan rasionalisme melalui studi preseden,didasari lima prinsip konservasi Engelhardt (2010). Hasil desain berupakawasan OAM yang menata koleksi rumah adat sesuai zonasi daerahkebudayaan Jawa Timur. Bangunan utama dirancang dengan transformasifilosofi Gunungan wayang kulit sebagai simbol kehidupan kembali warisanbudaya. Desain ini juga menyediakan fasilitas interaktif (museum, ruangliterasi, dan workshop) yang bertujuan melestarikan arsitektur Nusantarasekaligus memberi manfaat edukatif dan ekonomi (Appropriate Use ofHeritage).Kata Kunci: Konservasi eks-situ, open air museum, rumah adat, Jawa Timu
Cinema Center dengan Pendekatan Arsitektur Regionalisme Kritis Kawaldi, Rendy Shika; Titisari, Ema Yunita
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Tingginya angka bunuh diri di Surabaya menunjukkan urgensi kehadiran fasilitas hiburan publik seperti Cinema Center, yang dapat menjadi ruang rekreatif sekaligus intervensi sosial. Melalui pendekatan regionalisme kritis, desain Cinema Center memadukan teknologi modern dengan nilai-nilai lokal, menjadikannya bukan tempat hiburan dan sarana penguatan identitas budaya sehingga dapat menurunkan tingkat stress. Penerapan metode desain strukturalisme melalui analisis pola pada bangunan sekitar tapak dan fungsi sejenis menghasilkan tipologi arsitektur yang diterapkan pada aspek tapak, ruang, dan bangunan. kemudian dianalisis serta diintegrasikan, sehingga rancangan menjadi kontekstual dan selaras dengan identitas budaya setempat.  Hasil desain Cinema Center Surabaya menghadirkan ruang publik modern yang fungsional, estetis, dan bermakna, sekaligus memperkuat identitas budaya melalui perpaduan fasad dan interior bergaya kontemporer dengan nuansa lokal.   Kata kunci: Cinema Center, Regionalisme Kritis, Arsitektur Jawa   ABSTRACT   The high suicide rate in Surabaya highlights the urgency of establishing public entertainment facilities such as a Cinema Center, which can serve as both a recreational space and a form of social intervention. Through the application of critical regionalism, the Cinema Center’s design integrates modern technology with local cultural values, positioning it not merely as a venue for entertainment but also as a medium for reinforcing cultural identity and alleviating stress. The implementation of a structuralist design method, through pattern analysis of the surrounding built environment and similar functions, generates an architectural typology applied to the site, spatial organization, and building form. These elements are subsequently analyzed and integrated, resulting in a design that is contextual and aligned with the local cultural identity. The final design of the Surabaya Cinema Center presents a modern public space that is functional, aesthetic, and meaningful, while simultaneously strengthening cultural identity through the interplay of contemporary façade and interior elements infused with local nuances.   Keywords: Cinema Center, Critical Regionalism, Javanese Architecture
Revitalisasi Kawasan Jalan Dhoho Kota Kediri Sebagai Historic Urban Landscape Melalui Redesain dengan Metode Tipologi Nur Rachma, Salsabila; Tri Pamungkas, Sigmawan
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Dhoho merupakan pusat perniagaan & ikon bersejarah di Kota Kediri yang menghadapi berbagai permasalahan seperti kemacetan lalu lintas, penurunan kualitas visual, serta penggunaan ruang yang kurang optimal. Untuk itu, perlu dilakukan perancangan ulang guna meningkatkan kualitas lingkungan dan fungsi kawasan tanpa menghilangkan nilai sejarahnya. Banyaknya bangunan yang masih memiliki fasad asli dari awal berdiri serta kedekatannya dengan Stasiun Kota Kediri dan objek Cagar Budaya Makam Syech Wasil menjadikan kawasan ini sebagai Kawasan Urban Bersejarah. Revitalisasi ini bertujuan untuk memperbaiki citra kawasan melalui redesain elemen-elemen utama seperti tata guna lahan, bentuk dan massa bangunan, sirkulasi pejalan kaki, ruang terbuka, serta penataan fasilitas pendukung aktivitas. Metode tipologi digunakan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan elemen-elemen kawasan berdasarkan kesamaan karakteristiknya, yang kemudian dijadikan dasar dalam merancang solusi desain yang tepat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan data primer melalui observasi lapangan, wawancara, serta data sekunder dari studi literatur dan dokumen perencanaan kota. Hasil desain yang diusulkan mencakup pengoptimalan fungsi jalan, peningkatan fasilitas pejalan kaki dan parkir, serta revitalisasi elemen-elemen visual seperti fasad bangunan yang mengarah pada pemeliharaan nilai sejarah. Desain revitalisasi ini diharapkan dapat menghidupkan kembali ekonomi lokal, serta menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan.