cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
Pola Aktivitas Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik di Bantaran Sungai Kali Mas Surabaya Dila Dayita; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.067 KB)

Abstract

Taman Prestasi dan Taman Skate & BMX adalah ruang publik yang berada di bantaran sungai Kali Mas Surabaya. Taman Prestasi memiliki fungsi untuk bersantai dan juga rekreasi. Sedangkan Taman Skate & BMX adalah skate park. Suatu ruang publik dikatakan berhasil apabila dapat mewadahi tujuan awal ruang publik itu sendiri. Untuk mengetahui pemanfaatan dari suatu ruang publik dibutuhkan observasi yang terstruktur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganilisis pemanfaatan dari Taman Prestasi dan Taman Skate & BMX dengan melihat pola aktivitas yang terbentuk. Observasi menggunakan place-centered mapping dilakukan pada hari libur, akhir pekan, hari kerja pagi dan sore. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua ruang publik didominasi oleh aktivitas duduk dan bermain, pengunjung lebih memilih kedua aktivitas tersebut dibandingkan yang lainnya saat mengunjungi kedua taman. Pemanfaatan dan persebaran aktivitas pada kedua ruang publik memiliki pola yang berbeda-beda.   Kata kunci: pola aktivitas, ruang publik, pemanfaatan ruang publik
Aksesibilitas Pejalan Kaki di Sekitar Terminal Arjosari Faradina Hasan; Sigmawan Tri Pamungkas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.226 KB)

Abstract

Terminal sebagai titik simpul dalam jaringan transportasi merupakan suatu fasilitas umum yang diperuntukkan bagi semua orang, tidak terkecuali pengguna dengan keterbatasan fisik. Salah satu faktor yang memegaruhi operasional terminal adalah aksesibilitas (Bachtiar, 2014), dimana dalam jaringan transportasi aksesibilitas pejalan kaki merupakan prioritas utama dibanding moda transportasi lainnya (Public Transport Interchange Design Guidelines, 2013). Terminal Arjosari sebagai lokasi studi kasus merupakan terminal utama dan satu-satunya terminal tipe A di Kota Malang.  Penelitian mengenai Aksesibilitas pejalan kaki di sekitar Terminal Arjosari ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana aksesibilitas pejalan kaki untuk pencapaian menuju Terminal Arjosari sebagai fasilitas umum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan  metode pengambilan data observasi lapangan, wawancara terstruktur dengan instrumen kuesioner dan pemetaan perilaku. Aksesibilitas pejalan kaki di sekitar terminal Arjosari dianalisis dengan teori, peraturan pemerintah dan standar umum aksesibilitas berdasar empat asas aksesibilitas antara lain keamanan, kemudahan, kegunaan dan kemandirian.  Hasil dari penelitian menemukan bahwa minimnya prasarana dan sarana jalur pejalan kaki di koridor-koridor jalan yang terdapat di sekitar terminal menyebabkan rendahnya aksesibilitas pejalan kaki di sekitar Terminal Arjosari sehingga memerlukan banyak perbaikan dan peningkatan.   Kata kunci: aksesibilitas, pejalan kaki, terminal
Eksplorasi Elemen Desain Interior Sebagai Pembentuk Third Place Kedai Kopi Farandi Rifki Hafid; Wulan Astrini
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.508 KB)

Abstract

Gaya hidup masyarakat Indonesia untuk bersosialisasi di kedai kopi telah berlangsung sejak lama. Saat ini gaya hidup bersosialisasi masyarakat Indonesia mengalami perkembangan, yaitu mereka bersosialisasi dan melakukan pekerjaan di kedai kopi atau sering disebut juga dengan kafe. Banyak pengunjung yang menjadikan kedai kopi sebagai third place mereka, atau suatu tempat di antara rumah dan tempat kerja. Desain interior sebagai lingkungan fisik dari kedai kopi merupakan salah satu faktor pembentuk third place, di samping faktor sosial. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi elemen desain interior sebagai faktor fisik yang membentuk third place pada kedai kopi. Elemen interior yang menjadi variabel penelitian adalah kondisi sekitar (ambience), sosial, dan elemen desain. Metode analisis yang digunakan adalah open coding dan axial coding, serta selanjutnya disintesis berdasarkan teori-teori yang terkait dengan desain interior dan third place. Objek penelitian ini adalah desain interior kedai kopi Starbucks Coffee yang berlokasi di Malang City Point dan MX Mall. Hasil penelitian menunjukkan elemen desain interior yang dapat membentuk third place di kedai kopi, yaitu warna yang menyenangkan, kebisingan dan kecerahan lampu yang nyaman, tempat duduk dekat dinding atau jendela, akses ke pemandangan luar, penataan tempat duduk yang nyaman untuk bersosialisasi dan bekerja, dan tempat duduk yang berada di sudut ruangan.   Kata kunci: desain interior, kedai kopi, third place
Tipologi Visual Fasade Bangunan Kolonial di Koridor Jalan Pahlawan Surabaya Irvina Safitri; Wulan Astrini
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.097 KB)

Abstract

Bangunan kolonial merupakan salah kelompok bangunan yang memiliki karakter yang unik berdasarkan sejarah perkembangan bangunan kolonial dari hasil tinggalan penjajah yang ada di Indonesia. Bagian pada bangunan yang paling menarik untuk dilihat merupakan bagian fasade atau visualnya yang kemudian akan dikelompokkan dari beberapa bangunan yang ada pada objek studi. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan secara langsung ke objek bangunan. Jenis elemen yang di ambil dalam karakter visual yaitu atap, dinding dan juga elemen-eleman yang ada di dinding berupa pintu dan juga jendela. Hasil penelitian ini akan menunjukkan bahwa bangunan yang berada di koridor Jalan Pahlawan Surabaya ini memiliki kesamaan antara beberapa elemen pembentuknya dan memiliki kesinambungan satu sama lain.   Kata kunci: tipologi, fasade, visual
Persepsi dan Preferensi Publik sebagai Penentu Kriteria Desain Ruang Luar pada Kawasan Agrotechno Park Universitas Brawijaya Masbarkah Panandita Abinowo; Novi Sunu Sri Giriwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.394 KB)

Abstract

Kota Batu adalah salah satu kota destinasi wisata alam, dimana Kusuma Agro, Cangar, Selecta adalah beberapa destinasi wisata alam di kota Batu. Kebun percobaan Universitas Brawijaya memiliki rencana untuk dikembangkan menjadi pusat penelitian bernama Agrotechno Park Universitas Brawijaya. Penelitian ini didasari dari adanya permasalahan pada kualitas komponen pariwisata pada pengembangan kawasan agrotechno park Universitas Brawijaya. Sebagai pusat penelitian dan wisata, kawasan agrotechno park haruslah dilengkapi dengan sarana dan prasarana serta komponen untuk meningkatkan kualitas pariwisata pada kawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, persepsi publik dianalisis dengan menggunakan metode Thusrtone Score Analysis dan preferensi publik dianalisis dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Hasil penelitian didapatkan bahwa transportasi umum, keragaman objek wisata, fasilitas penginapan, fasilitas parkir, jalur kendaraaan dan jalur pejalan kaki, kebersihan dan kemanan berada pada kategori rendah-sedang sehingga perlu perumusan kriteria desain untuk menghasilkan rekomendasi desain alternatif kawasan. Berdasarkan preferensi publik, Alternatif 1 pengembangan kawasan Agrotechno Park Universitas Brawijaya menjadi alternatif yang memiliki prioritas tinggi pada kawasan dengan nilai priority vector sebesar 0,55 dan alternatif 2 sebesar 0,45.   Kata kunci: Pariwisata, Persepsi, Preferensi, Agrotechno Park Universitas Brawijaya
Revitalisasi Pasar Blauran Surabaya Dengan Pendekatan Analisis Space Syntax Matheas Ellanda Wijaya; Tito Haripradianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.348 KB)

Abstract

Demi mendukung program nasional pemerintah Indonesia dalam merevitalisasi 5000 pasar tradisional dan membenahi kondisi fisik pasar tradisional, terutama di Surabaya. Pembangunan kembali ini difokuskan pada konfigurasi bentuk ruang yang dianalisis menggunakan Space Syntax. Tujuannya dari penelitian dan perancangan ini untuk merancang ruang-ruang pasar tradisional yang mudah dalam pencapaian dan hubungan antar ruang, serta aktifitas dapat merata dan aktif dalam setiap ruangan. Metode yang digunakan dalam penelitian dan perancangan ini yaitu metode space syntax dan metode superimposisi, yang melalui observasi lapangan dan validasi data dengan simulasi Depthmap v.10, serta mengevaluasi hasil penelitian. Penelitian ini dilakukan ditiap lantai Pasar Mayestik Jakarta dengan menganalisis konfigurasi ruang di 9 lantainya. Hasil dari penelitian Pasar Mayestik berupa intelligibility dan standar fisik konfigurasi ruang ini menjadi standar dalam merancang Pasar Blauran dengan beberapa alternatif denah tiap lantainya. Rekomendasi desain konfigurasi ruang yang efektif Pasar Blauran yang memiliki sirkulasi memanjang, menerus dan memiliki banyak cabang, serta memiliki lebar sirkulasi yang melebihi standar minimal.   Kata kunci : Revitalisasi, Pasar Tradisional, Space Syntax, Konfigurasi Ruang
Evaluasi Kenyamanan Visual dan Spasial Ruang Pejalan Kaki Koridor Jalan MT Haryono Berdasarkan Preferensi Masyarakat Muchamad Januar Irfan; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.418 KB)

Abstract

Koridor Jalan MT Haryono merupakan koridor jalan yang memiliki berbagai macam aktivitas didalamnya,sebagai salah satu dari lima jalan provinsi lainnya, koridor jalan tersebut merupakan salah satu dari sekian kawasan komersial yang ada di Kota Malang yang memiliki perkembangan yang cukup cepat, perkembangan tersebut menimbulkan pertumbuhan wajah koridor yang tidak terkontrol yang akan mempengaruhi aktivitas masyarakat, citra kawasan, maupun aspek kenyamanan yang ada. Pada dasarnya terdapat empat aspek utama kenyamanan, dua diantaranya adalah kenyamanan visual dan spasial yang mrupakan fokus utama pada penelitian ini. Munculnya aktivitas-aktivitas yang tidak sesuai dengan peraturan maupun ruang yang tersedia akan menimbulkan dampak terhadap aktivitas lainnya, salah satunya adalah ruang pejalan kaki. Penilaian pengguna terhadap karakterisitik fisik lingkungan merupakan hal penting dalam mengetahui tingkat kenyamanan, sehingga dapat menjawab akan kebutuhan kenyamanan ruang pejalan kaki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kuantitatif, melalui analisis kualitatif karakteristik fisik koridor jalan dan analisis regresi sederhana untuk mengetahui hasil preferensi masyarakat terhadap kenyamanan pada ruang pejalan kaki koridor Jalan MT Haryono. hasil yang diperoleh kenyamanan visual dan spasial masih belum dapat memenuhi kriteria nyaman hal ini relevan dengan kondisi karakter fisiknya. Kata kunci: Koridor Jalan, karakteristik fisik, kenyamanan visual, kenyamanan spasial  
Tingkat Penerapan Konsep Ekowisata Pada Kaliandra Eco Resort & Organic Farm di Kabupaten Pasuruan Rahma Nur Ilma; Novi Sunu Sri G.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.657 KB)

Abstract

Kaliandra eco resort & organic farm merupakan salah satu resort di kabupaten pasuruan yang menerapkan konsep ekowisata, resort ini terletak di kawasan beriklim sejuk di lereng gunung arjuna, kegiatan dan pengelolaan Kaliandra eco resort di dasarkan pada misi untuk melestarikan kawasan lereng gunung arjuna sehingga kegiatan wisata yang ada pada resort selaras dengan prinsip konservasi taman hutan raya R.Soeryo. Penelitian ini dilakukan terhadap aspek (1)Komponen pariwisata, (2)Prinsip pengembangan ekowisata, (3)Penataan lansekap, (4)Penataan massa dan tampilan eksterior bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penerapan konsep ekowisata pada Kaliandra Eco Resort. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan thrustone score. Temuan yang dihasilkan yaitu kondisi komponen pariwisata seperti atraksi, fasilitas dan aksesibilitas perlu dilakukan perbaikan dan perawatan untuk menunjang kenyamanan pengunjung, begitu juga pada penataan lansekap seperti sirkulasi dan pemilihan vegetasi sesuai dengan fungsi. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa aspek komponen pariwisata mendapatkan nilai tingkat penerapan rendah sedangkan aspek pengembangan konsep ekowisata, penataan lanskap, penataan massa & tampilan bangunan mendapatkan nilai tingkat penerapan tinggi penilaian ini didasarkan pada persepsi wisatawan sehingga pada aspek yang mendapatkan nilai rendah perlu diberikan rekomendasi perbaikan.   Kata Kunci : Pariwisata, Ekowisata, Eco Resort
Tingkat Kenyamanan Fungsional Alun-alun Batu sebagai Ruang Publik Ayunastuti Dian Pratiwi; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.875 KB)

Abstract

Keberadaan alun-alun dalam suatu kawasan/kota sangatlah penting. Selain berfungsi sebagai landmark suatu kawasan/kota, alun-alun juga merupakan ruang publik yang mewadahi aktifitas dari warga/masyarakatnya ataupun sekedar menjadi titik kumpul. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi elemen perancangan ruang publik, pola aktivitas didalamnya, serta mengetahui tingkat kenyamanan fungsional Alun-alun Batu berdasar persepsi pengunjung terkait elemen perancangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, place centered mapping, dan wawancara terstruktur berupa kuisioner. Dengan demikian akan didapatkan hasil temuan berupa elemen yang paling berpengaruh terhadap tingkat kenyamanan Alun-alun Batu beserta saran atau rekomendasinya. Hasil dari penelitian nantinya dapat digunakan sebagai kajian dan pembanding dalam penelitian selanjutnya maupun terhadap Alun-alun Batu sebagai objek penelitian. Kata kunci: kenyamanan, alun-alun, ruang publik
Konsep Bangunan Hijau Pada Gedung E Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Hayuning Permata Sari; Ary Dedy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1402.434 KB)

Abstract

Saat ini Indonesia mengahdapi permasalahan tingginya rata-rata emisi karbon harian. Salah satu penyebab terbesar adalah pemakaian energi dalam gedung. Dibutuhkannya solusi yaitu penerapan konsep bangunan hijau di kota-kota Indonesia. Kota Malang terpilih menjadi green city dan dengan adanya program green campus akan memacu berbagai perguruan tinggi untuk mewujudkannya termasuk di Universitas Brawijaya. Meskipun pada pembangunan gedung di kampus UB tidak didesain dengan konsep bangunan hijau, namun sekilas konsep ini telah diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode deskripstif kuantitatif untuk mengetahui hasil pengukuran kriteria bangunan hijau berdasarkan GREENSHIP NB 1.2. Objek gedung E dipilih karena kondisi gedung baru dan aktif digunakan, gedung tinggi sehingga penggunaan energi listrik dan air yang cukup besar. Hasil penelitian menunjukkan gedung E telah memenuhi kriteria penerapkan konsep bangunan hijau dengan peringkat perunggu (Bronze) dengan nilai 38/101. Selain itu terdapat rekomendasi untuk meningkatkan penilaian dengan penambahan aplikasi pada beberapa tolak ukur GREENSHIP NB 1.2 sehingga terjadi peningkatan poin penilaian menjadi 74/101 bersertifikat platinum. Kata kunci: Greenship NB 1.2 GBCI, Gedung E FIA, Rekomendasi

Page 33 of 150 | Total Record : 1492