cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
Synthesis of Hydroxyapatite Bioceramics (Ca10(PO4)6(OH)2) of the Waste Cow Bone Using Sol-Gel Method Pinangsih, Arum Candra; Wardhani, Sri; Darjito, Darjito
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.99 KB)

Abstract

Hydroxyapatite bioceramics have been synthesized from waste cow bone using sol-gel method . The purpose of this study was to determine the effect of concentration HCl for the precursor CaCl2 mass produced and volume of H3PO4 for the synthesized hydroxyapatite. The results of this study, the optimum HCl concentration of the precursor synthesis was 1 M and the optimum volume H3PO4 on the synthesis of hydroxyapatite was 25 mL. Hydroxyapatite characterized by XRD, XRF, FTIR, dan SEM-EDX. XRD showed the presence of 23 peaks that were similar to the peak on hydroxyapatite standard. The highest intensity of peak present at 2q 25.93068, 50.44543, 48.70093, dan 49.0851. XRF demonstrated that the hydroxyapatite main constituent were calcium 80.1 % and phosphorus 14.0 %. wave number  of FTIR at 567,03; 3402,20; dan 1635,5 cm-1 showed the presence of PO43-, OH, and CaO groups on the synthesized hydroxyapatite. SEM EDX indicated size of synthesized hydroxyapatite were 0,52 mm and ratio of Ca:P were 1.04. Key words: bioceramic, hydroxyapatite, precursors, sol-gel
KARAKTERISASI KATALIS Cu/ZnBr2/γ-Al2O¬3 UNTUK HIDROGENASI SITRONELAL Putri, Cicilia Shinta; Iftitah, Elvina Dhiaul; Purwonugroho, Danar
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.325 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan melalui 3 tahap yaitu preparasi katalis Cu/ZnBr2/γ-Al­2O3 10%, karakterisasi katalis menggunakan XRD dan SEM-EDX serta uji aktivitas katalis. Katalis Cu/ZnBr2/γ-Al­2O3 dibuat dengan metode impregnasi Cu(NO3)2.3H2O ke dalam  katalis ZnBr2/γ-Al­2O3 dalam pelarut metanol. Difraktogram XRD menunjukkan adanya 2θ Cu = 440, 500, 740.. Image SEM dan EDX  menunjukkan profil yang medukung spesi aktif Cu dan ZnBr2 telah terembankan dengan baik. Hidrogenasi sitronelal dengan katalis Cu/ZnBr2/γ-Al­2O3 pada temperatur 60 oC selama 5 jam memberikan hasil berupa isopulegol sebesar 2,53%.Kata Kunci: katalis Cu/ZnBr2/γ-Al­2O3,  XRD, SEM-EDX, sitronelal. 
Reaksi Katalitik Terhadap Sitronelal Menggunakan Katalis Cu/ZnBr2/γ-Al2O3 Santiara, Ajeng; Iftitah, Elvina Dhiaul; Purwonugroho, Danar
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.348 KB)

Abstract

Telah dilakukan reaksi katalitik terhadap sitronelal menggunakan Cu/ZnBr2/γ-Al­2O3. Penelitian ini meliputi pembuatan katalis Cu/ZnBr2/γ-Al­2O3 dan reaksi katalitik terhadap sitronelal. Katalis Cu/ZnBr2/γ-Al­2O3 dibuat dengan metode impregnasi Cu(NO3)2.3H2O ke dalam  katalis ZnBr2/γ-Al­2O3 dalam pelarut metanol. Reaksi katalitik dilakukan dengan uji aktivitas katalis Cu/ZnBr2/γ-Al­2O3 terhadap sitronelal dengan atmosfer gas N2 dan H2 dengan perbandingan 1:4. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa produk yang dihasilkan adalah isopulegol dengan selektivitas 15,90% yang diperoleh pada kondisi temperatur 120oC.   Kata kunci: isopulegol, katalis Cu/ZnBr2/γ-Al­2O3, reaksi katalitik, sitronelal
PENGARUH LAJU ALIR UDARA PADA OZONISASI DALAM OKSIDASI EMAS Widyasari, Elok Nuri; Tjahjanto, Rachmat Triandi; Khunur, Muhammad Misbah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.339 KB)

Abstract

Penelitian tentang oksidasi emas dalam larutan HCl dengan metode ozonisasi bertujuan untuk mengetahui pengaruh laju alir udara pada ozonisasi terhadap proses oksidasi emas. Oksidasi emas dilakukan pada variasi laju alir udara (300-500 mL/menit) dalam larutan HCl 1 M dengan waktu ozonisasi lima jam. Konsentrasi ion emas dianalisis dengan Spektrofotometer Serapan Atom. Nilai konsentrasi rata-rata emas(III) yang diperoleh adalah 36,601 mg/L pada laju alir 300 mL/menit; 35,252 mg/L pada laju alir 400 mL/menit; dan 40,041 mg/L pada laju alir 500 mL/menit. Uji statistik menyatakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara konsentrasi emas hasil oksidasi pada variasi laju alir udara. Kata kunci: emas, laju alir, oksidasi, ozonisasi
STUDI INTERAKSI MOLEKUL KOMPONEN MINYAK NILAM DENGAN RESEPTOR OLFAKTORI SEBAGAI REPELLENT NYAMUK CULEX sp SECARA IN SILICO DAN IN VITRO Nidianti, Ersalina; Utomo, Edi Priyo; Himawan, Toto
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.859 KB)

Abstract

The components of patchouli oil consist of mayor e.g patchouli alcohol and minor component such as patchoulene, α-guaiene, syechellen, and caryophyllene. These compounds are potentially as repellent or attractant against insects. The purpose of this research is to determine the activity of the Culex sp mosquito repellency using patchouli oil in silico and in vitro. Assessment of in silico modeling is through based on interactions of terpenoid  the Culex sp mosquito olfactory receptor structure was downloaded from www.pdb.org with access code 3OGN while the ligand structure downloaded from www.ncbi.nlm.nih.gov. The modeling by using Autodock Tools 1.5.4 docking of the ligands were done in consecutive performing of α-guaine, α-patchoulen, vellence, caryophyllene, and syechellen respectively. In comparing with commercial repellent DEET, the patchouli oil component with minus patchouli alcohol have more potent as repellent with Kd = 330 µM, while Kd of DEET is 7,31 µM. Patchouli oil components have potential as a repellent better than DEET, it is indicated from Kd values greater than Kd DEET.  By in vitro experiment, patchouli oil showed repellency at EC50 = 6,19 ± 0,55 ppm. Keywords: Computational chemistry, Patchouli Oil, Repellent  
PENGARUH KONSENTRASI ASAM DAN DIAMETER SPOT REAKSI PADA KEMAMPUAN DETEKSI TEST KIT MERKURI(II) Indriana, Silvi Avianti; Sulistyarti, Hermin; Atikah, Atikah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.125 KB)

Abstract

Test kit merkuri(II) telah berhasil dibuat berbasis pada pembentukan kompleks merkuri(II)-ditizonat yang berwarna oranye. Pada penelitian ini dilakukan optimasi konsentrasi asam yang mempengaruhi kestabilan kompleks merkuri (II) ditizon dan diperoleh konsentrasi optimum 2 M. Pada kondisi asam optimum, test kit larutan dapat digunakan untuk mendeteksi merkuri pada kisaran konsentrasi 0-10 ppm. Pengembangan test kit berbasis kertas memerlukan optimasi diameter spot reaksi yang melibatkan AKD (Alkyl Ketene Dimer) sebagai pembatas diameter spot reaksi yang bersifat hidrofobik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas warna kompleks merkuri (II) ditizon pada kertas meningkat dengan menurunnya diameter spot reaksi, dan diperoleh diameter optimum pada 1 cm. Penggunaan diameter optimum menunjukkan perbedaan intensitas warna untuk konsentrasi merkuri (II) pada konsentrasi 0, 10, dan 20 ppm.Kata kunci : AKD, asam, ditizon, test kit merkuri, diameter spot reaksi
SINTESIS DAN KARAKTERISASI FOTOKATALIS ZnO PADA ZEOLIT Wulandari, Ika Oktavia; Wardhani, Sri; Purwonugroho, Danar
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.151 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan sintesis fotokatalis ZnO yang terimpregnasi pada zeolit serta karakterisasi fotokatalis. Impregnasi ZnO dilakukan melalui penambahan zeolit ke dalam larutan Zn(NO3)2 dengan konsentrasi 0,05 dan 0,1 M. Konsentrasi fotokatalis ZnO pada zeolit yang dihasilkan dari proses impregnasi adalah 0,75 dan 1,5 mmol ZnO/g zeolit. Hasil karakterisasi dengan Diffuse Reflectance Spectroscopy (DRS) menunjukkan energi celah untuk katalis ZnO pada zeolit adalah 3,06 eV. Keberadaan ZnO pada zeolit ditunjukkan dengan puncak yang muncul pada bilangan gelombang 470,63 dan 941,26 cm-1. Berdasarkan hasil karakterisasi dengan Surface Area Analyzer (SAA) diperoleh luas permukaan zeolit teraktivasi serta ZnO pada zeolit 0,75 dan 1,5 mmol ZnO/g zeolit masing-masing sebesar 113,689; 51,144; dan 46,289 m2/g. Identifikasi kemampuan katalitik dilakukan melalui fotodegradasi zat warna methylene blue. Persen degradasi zat warna dengan penambahan 0,75 dan 1,5 mmol ZnO/g zeolit masing-masing sebesar 89,832 dan 78,286%.   Kata kunci : fotodegradasi, fotokatalis, methylene blue, zeolit, ZnO
UJI SELEKTIFITAS DAN VALIDITAS TEST KIT MERKURI(II) Putra, Bhurman Pratama; Sulistyarti, Hermin; Fardiyah, Qonitah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.195 KB)

Abstract

ABSTRAK Merkuri adalah logam berat yang sering diketahui masyarakat tentang bahayanya jika terpapar oleh manusia. Untuk mengetahui kadar merkuri, biasanya digunakan instrumentasi yang mahal. Pada penelitian ini, telah dibuat metode alternatif berupa test kit untuk penentuan kadar merkuri berdasarkan pembentukan kompleks merkuri dengan ditizon yang berwarna oranye. Namun test kit yang telah dibuat tersebut belum dilakukan uji selektifitas dan validitasnya. Uji selektifitas dilakukan dengan melihat pengaruh ion Ag+ dan Pb2+ terhadap kinerja test kit dengan rentang konsentrasi 1-10 ppm. Penambahan ion Ag+ 10 ppm menurunkan absorbansi test kit merkuri 1-10 ppm sebesar 12,12 %, sedangkan penambahan ion Pb2+ dengan konsentrasi yang sama yakni 10 ppm, absorbansi test kit merkuri relatif konstan. Untuk memvalidasi test kit merkuri ini, dilakukan dengan cara menguji sampel sintetis merkuri dan membandingkannnya dengan metode standar AAS (spektrofotometer serapan atom). Hasil validasi menunjukkan bahwa test kit merkuri memberikan akurasi 90% sedangkan metode standar AAS memberikan nilai akurasi yang tinggi, yakni sebesar 98,83%.   Kata kunci: Merkuri, test kit, ditizon, selektifitas, validitas
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI ELEKTRODA SELEKTIF ION CdCl3- TIPE KAWAT TERLAPIS BERBASIS ALIQUAT 336-CdCl3- Puspitaningrum, Shanti; Atikah, Atikah; Fardiyah, Qonitah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.362 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuat dan mengkarakterisasi elektroda selektif ion (ESI) CdCl3- tipe kawat terlapis berbahan aktif aliquat 336-CdCl3- berpendukung polimer campuran polivinilklorida (PVC)-plasticizer dibutilftalat (DBP). Variabel penelitian yang dipelajari meliputi variasi komposisi bahan penyusun membran dan waktu perendaman membran agar diperoleh ESI CdCl3- bersifat Nernstian. Optimasi waktu perendaman dilakukan dengan merendam membran ESI dalam larutan CdCl3- 0,1 M dalam variasi waktu 3-24 jam dengan interval 3 jam. Karakteristik ESI yang diuji meliputi: harga Faktor Nernst, rentang konsentrasi linier, batas deteksi, waktu respon dan usia pakai. Pengukuran potensial larutan dilakukan pada suhu kamar menggunakan larutan CdCl3- 10-8-10-1 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran dengan perbandingan komposisi aliquat 336-CdCl3-: PVC: DBP = 4: 33: 63 (%b/b) dilarutkan dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) 1:3 b/v menunjukkan sifat Nernstian dengan harga Faktor Nernst sebesar 58,37 mV/dekade konsentrasi pada rentang konsentrasi  CdCl3- 10-6 – 10-1 M CdCl3-, batas deteksi 5,86 x 10-6 M atau setara 1,28 ppm CdCl3-,  perlu waktu perendaman selama 12 jam, waktu respon  cepat (50 detik) dan usia pemakaian selama 22 hari masih baik.   Kata kunci : Cadmium, Membran, Aliquat336, Potensiometri
PENGARUH pH, ION ASING TERHADAP KINERJA ESI CdCl3- TIPE KAWAT TERLAPIS DAN APLIKASINYA Djatmika, Rosalina; Atikah, Atikah; Fardiyah, Qonitah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.079 KB)

Abstract

ABSTRAK Elektroda Selektif  Ion (ESI) CdCl3- tipe kawat terlapis dibuat dengan komposisi perbandingan (% berat) Aliquat 336-CdCl3- : polivinilklorida (PVC) : dibutilftalat (DBP) = 0,04 : 0,33 : 0,63 dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) dengan perbandingan b/v = 1 : 3 yang telah dikarakterisasi kinerjanya yang didasarkan pada harga Faktor Nernst. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh pH dan ion asing terhadap kinerja ESI CdCl3- tipe kawat terlapis untuk menentukan kadar kadmim dalam air limbah baterai. Pengaruh pH ditentukan dengan mengukur potensial larutan CdCl3- pada pH 1-7. Pengaruh ion asing ditentukan menggunakan metode larutan tercampur dengan konsentrasi ion asing NO3- dan H2PO4- masing-masing  0,01 M dalam larutan ion utama CdCl3- dalam rentang konsentrasi 10-1-10-6 M. ESI CdCl3- tipe kawat terlapis diaplikasikan untuk menentukan kadar kadmium dalam air limbah baterai yang hasilnya dibandingkan dengan metoda standar spektrometri serapan atom (SSA).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESI CdCl3- tipe kawat terlapis dapat bekerja optimal pada pH 1-4 dan tidak terganggu dengan kehadiran ion asing NO3- dan H2PO4-. Urutan selektifitas  ESI CdCl3- tipe kawat terlapis terhadap ion asing adalah : CdCl3->NO3->H2PO4- . ESI CdCl3- digunakan  untuk  menentukan  kadar  ion kadmium  pada air limbah baterai sebagai metoda alternatif selain metoda Spektrometri Serapan Atom (SSA).  Diperoleh kadar  kadmium  sebesar 12,74 ± 1,11 ppm dengan  memberikan akurasi sebesar 98,53% dan presisi sebesar 97,45% Kata kunci :  Aliquat 336-CdCl3-,  potensiometri, membran