cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
STUDI PENGUKURAN KONSTANTA DIELEKTRIK MINYAK GORENG CURAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE DIELEKTRIK Kusumaningrum, Novia; Widodo, Chomsin Sulistya; Saroja, Gancang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang studi pengukuran konstanta dielektrik minyak goreng curah dengan menggunakan metode dielektrik. Pengukuran konstanta dielektrik dilakukan pada minyak goreng curah dengan persentase 100%. Pengukuran konstanta dielektrik dilakukan pada frekuensi 100 Hz hingga 2000 Hz dengan rentang 50 Hz. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan plat kapasitor dari lempengan tembaga dengan ukuran 20×10 mm2 dengan jarak 5 mm. Bahan dielektrik berupa lemak diletakkan pada bagian tengah plat kapasitor dan dihubungkan dengan LCR meter GW-instek seri 816. Hasil penelitian menunjukkan nilai konstanta dielektrik minyak goreng curah mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya frekuensi yang diberikan.
PENENTUAN DOSIS FOTONEUTRON PADA PASIEN TERAPI LINAC 15 MV MENGGUNAKAN TLD-600H DAN TLD-100H Ibadurrohman, Muhammad; Noor, Johan A.E.; Sofyan, Hasnel
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan dan mengetahui dosis fotoneutron yang dihasilkan linac 15 MV pada pasien terapi kanker menggunakan TLD-600H dan TLD-100H. TLD memiliki tingkat keseragaman sebesar 3% dan setiap kali pemakaian dilakukan annealing untuk semua TLD dengan suhu lebih rendah dari yang direkomendasikan (240oC) yaitu pada suhu 210oC selama 10 menit. Hal ini dilakukan agar sensitivitas TLD selama penelitian dapat dipertahankan sama. Pasangan TLD diletakkan pada posisi organ kritis menggunakan fantom antropomorfik berbahan polietilen sebagai pengganti pasien terapi kanker. Penyinaran menggunakan foton linac dengan dosis 2 Gy dan 3 Gy pada isocenter tubuh. Kemudian tanggapan TLD dibaca dengan alat baca TLD Harshaw Model 3500. Dosis fotoneutron didapatkan nilai bervariasi dengan dosis tertinggi sebesar 53±1,6 mSv untuk dosis foton 2 Gy dan 83±2,5 mSv untuk dosis foton 3 Gy. Nilai dosis neutron yang didapatkan menurun seiring dengan semakin jauhnya jarak dari isocenter tubuh. Ketidakpastian pengukuran sebesar ±3% berdasarkan keseragaman dan pengelompokan TLD. Semakin tinggi dosis foton yang diberikan saat terapi, kemungkinan dosis fotoneutron yang dihasilkan oleh linac juga tinggi dan semakin banyak yang akan berinteraksi dengan tubuh pasien.   Kata Kunci : TLD LiF:Mg,Cu,P, fantom antropomorfik, fotoneutron, linac 15MV, isocenter
Perkiraan Dosis dan Distribusi Fluks Neutron Cepat dengan Simulasi Monte Carlo MCNPX pada Fantom Saat Terapi Linac 15 MV Azizah, Azizah; Abdurrouf, Abdurrouf; Bunawas, Bunawas
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Linac (Linear Accelerator) dengan energi di atas 10 MV akan menghasilkan neutron cepat karena terjadi interaksi antara foton dengan inti atom suatu material dengan nomor atom (Z) tinggi. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghitung dosis neutron cepat yang dihasilkan oleh Linac adalah dengan menggunakan metode simulasi Monte Carlo. Salah satu aplikasi dari kode transport radiasi Monte Carlo yang dapat menghitung dosis dan fluks neutron adalah MCNPX (Monte Carlo N-Particle eXtended). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis ekivalen dan distribusi fluks partikel neutron pada saat terapi Linac dengan metode simulasi Monte Carlo pada program MCNPX. Fantom disimulasikan menggunakan program MCNPX untuk menentukan dosis pada tiap organ dan ditribusi fluks pada fantom. Simulasi penyinaran dilakukan pada 4 sudut yaitu 0°, 90°, 180°, dan 270°. Hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh dosis ekivalen neutron cepat paling tinggi terdapat pada permukaan tubuh yaitu dengan total sebesar 6,32 x10-11 mSv. Sedangkan dosis paling rendah terdapat pada kaki kiri bawah yaitu dengan total sebesar 4,77 x10-13 mSv. Fluks paling tinggi pada penyinaran sudut 0° terdapat pada daerah payudara yaitu sebesar 1,40x10-6 MeV/cm3. Fluks paling tinggi pada penyinaran sudut 90° terdapat pada bagian tubuh sebelah kiri fantom yaitu sebesar 1,60x10-5 MeV/cm3. Fluks paling tinggi pada penyinaran sudut 180° terdapat pada punggung fantom yaitu sebesar 9,00x10-6 MeV/cm3. Fluks paling tinggi pada penyinaran 270° terdapat pada bagian tubuh sebelah kanan fantom yaitu sebesar 1,40x10-5 MeV/cm3.   Kata kunci              : Linac, neutron cepat, simulasi Monte Carlo, MCNPX.
PENGARUH PARTIKEL ULTRAFINE PRINTER TERHADAP MIKROSKOPIS ORGAN PARU-PARU MENCIT (Mus musculus) ningtyas, sefty novita
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Partikel ultrafine merupakan partikel yang berukuran <0,1 µm. Partikel ultrafine dapat dihasilkan dari emisi printer. Partikel ultrafine dapat masuk kedalam alveolus paru-paru melalui sistem pernafasan. Partikel ultrafine dapat menyebabkan kerusakan sel-sel organ paru-paru, untuk mengetahui kerusakan organ paru-paru akibat partikel ultrafine maka dilakukan penelitian tentang pengaruh emisi partikel ultrafine printer terhadap gambaran mikroskopis organ paru-paru  mencit (Mus musculus). Penelitian ini dilakukan dengan pemaparan hasil printing  dari Chamber. Di dalam Chamber terdapat 5 hewan uji mencit. Dalam penelitian ini mencit akan dipapari emisi printer selama selama 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, 4 minggu, 5 minggu dan 6 minggu, kemudian dibuat preparasi organ paru-paru mencit dan diamati kerusakannya dengan perbesaran 400×. Setelah hasil emisi printing terdapat pada Chamber untuk diukur kosentrasi partikel ultrafinenya. Pengukuran kosentrasi partikel ultrafine menggunakan P-Trak UPC model 8525. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya korelasi yang siknifikan antara jumlah partikel ultrafine yang terkandung dalam emisi printer terhadap kerusakan organ paru-paru mencit. Semakin besar partikel ultrafine yang terkandung dalam printer, semakin besar pula persentase kerusakan organ paru-paru pada mencit.   Kata kunci : Printer, Partikel Ultrafine, Paru-paru, Mencit.
penentuan Episenter Dan Hiposenter Dengan Menggunakan Metode Seismik Di Daera Hydrothermal Blawan KOmplek Gunung Ijen Jawa Timur Berdasarkan Analisa Particle Motion Kurnia, Valda Anggita
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TELAH DILAKUKAN Penelitian panasbumi didaerah komplek blawan gunung ijen jawa timur menggunakan analisis pergerakan partikel gelombang seismik. Analisis pergerakan partikel terdiri dari komponen horizontal untuk menentukan episenter dan komponen vertikal untuk menentukan hiposenter berdasarkan arah pergerakan partikel menggunakan metode satu stasiun yaitu stasiun perekaman bl-01, bl-02, bl-03, bl-04, bl-05, bl-06, bl-07, bl-08 yang masing masing dipilih 5 event. Hasil dari analisks pergerakan partikel diperoleh 44 titik sebaran episenter berdasarkan perpotongan dari arah pergerakantitik stasiun perekaman. Sedangkan kedalaman sumber wvent didistribusi sekitar 15-110 meter dibawah permukaan bumi
PENGARUH EMISI PARTIKEL ULTRAFINE PRINTER TERHADAP KERUSAKAN ORGAN GINJAL MENCIT Ekasari, Febriyanti
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Partikel ultrafine merupakan partikel yang memiliki ukuran kurang dari 0,1 µm(≤ 0,1 µm). Proses utama pembentukan partikel ini biasanya melalui kondensasi uap panas selama proses combustion dengan temperatur tinggi dan proses nukleasi material atmosferik yang membentuk partikel baru. Partikel ultrafine didapat dari hasil printing menggunakan printer. Partikel ultrafine dapat menyebabkan kerusakan pada organ ginjal, untuk mengetahui kerusakan organ ginjal akibat partikel ultrafine maka dilakukan penelitian tentang pengaruh emisi partikel ultrafine printer terhadap organ ginjal mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan proses printing yang dipaparkan langsung terhadap mencit yang dimasukkan kedalam Exposure Chamber sebanyak 0 lembar (kontrol), 700 lembar, 1400 lembar, 2100 lembar, 2800 lembar, 3500 lembar dan 4200 lembar. Kemudian dibuat preparat histologi organ ginjal dan kerusakannya diamati dengan perbesaran 400x. Pengukuran konsentrasi partikel ultrafine menggunakan P-Trak UPC model 8525 dengan cara melakukan proses printing didalam Exposure Chamber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa banyaknya lembar yang dihasilkan dari proses printing memberi pengaruh terhadap perubahan struktur histologi ginjal mencit (Mus musculus). Semakin besar partikel ultrafine yang diperoleh dari proses printing maka akan semakin besar pula persentase kerusakan organ ginjal pada mencit.
KALIBRASI FILM GAFCHROMIC XR-QA2 MENGGUNAKAN SUMBER BETA Sr-90, Kr-85 dan Pm-147 hidayah, nurul; widodo, chomsin s; bunawas, bunawas bunawas
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film Gafchromic XR-QA2 merupakan film dosimeter yang digunakan untuk mengetahui kualitas radiasi saat terapi. Terdapat sumber beta yang digunakan untuk terapi, agar film gafchromic XR-QA2 dapat digunakan sebagai kualitas kontrol radiasi sumber beta, maka dilakukan  penelitian untuk mengetahui respon film gafchromic XR-QA2 terhadap dosis dan terhadap energi dari sumber radiasi beta. Pengukuran respon film Gafchromic XR-QA2 terhadap dosis dilakukan dengan menggunakan variasi dosis 0,3 Gy, 0,5 Gy, 0,7 Gy, 1,0 Gy, sedangkan pengukuran respon film Gafchromic XR-QA2 terhadap energi dilakukan dengan pemberian dosis yang sama pada setiap sumber yang memiliki energi yang berbeda yaitu dengan dosis sebesar 1,0 Gy. Pengukuran respon film Gafchromic XR-QA2 terhadap dosis dapat disimpulkan bahwa semakin besar dosis yang diterima, semakin besar nilai densitasnya. Hal ini menunjukkan bahwa respon film linier terhadap besarnya dosis yang dipaparkan. Sedangkan untuk pengukuran respon film Gafchromic XR-QA2 terhadap energi, dapat disimpulkan bahwa film gafchromic XR-QA2 bergantung pada besarnya energi dari sumber beta 90Sr, 85Kr, 147Pm.   Kata Kunci: Radiasi Beta, Film Gafchromic XR-QA2. Sr-90, Kr-85, Pm-147
Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Nilai Kapasitansi dan Konstanta Dielektrik Daging Sapi dengan Metode Dielektrik pada Frekuensi Rendah Fauzah, Mastin; Widodo, Chomsin S.; Saroja, Gancang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daging sapi merupakan makanan dengan kandungan gizi tinggi yang mudah mengalami kerusakan akibat mikroorganisme cepat tumbuh apabila tidak segera disimpan. Perlakuan pada daging mempengaruhi kandungan air yang mendominasi dan kondisi fisik daging. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik daging sapi. Kapasitansi diperoleh dari pengukuran dengan metode dielektrik pada frekuensi rendah menggunakan plat kapasitor sejajar berukuran 20 x 10 mm2 dengan jarak antar plat 5 mm yang dihubungkan pada LCR meter GW-instek seri 816 dengan probe ganda L dan H. Konstanta dielektrik diperoleh melalui perhitungan dari hasil kapasitansi, luasan plat dan jarak antar plat. Rentang frekuensi yang digunakan adalah 100 Hz – 2000 Hz. Sampel daging sapi terdiri dari 4 sampel dengan penyimpanan selama 1 sampai 4 hari di lemari es dan 1 sampel tanpa penyimpanan (penyimpanan 0 hari). Hasil penelitian menunjukkan nilai kapasitansi secara umum mengalami kenaikan seiring semakin lama penyimpanan, begitu juga dengan nilai konstanta dielektriknya.
Sistem Filter PM2,5 Berbahan Campuran Serbuk Sabut Kelapa dan Lem Kanji Dengan Perbandingan 50:50 Pawestri, Mia Anggun
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emisi hasil pembakaran sepeda motor dapat berupa partikel PM2,5 dalam konsentrasi tertentu yang  membahayakan kesehatan manusia. Untuk mereduksi konsentrasinya, maka dalam penelitian ini dikembangkan filter particulate yang terbuat dari campuran serbuk sabut kelapa dan lem kanji dengan perbandingan 50:50. Sabut kelapa diblender, disaring, dan hasilnya dicampur dengan lem kanji dan air pengencer, lalu adonan ini dipisahkan dalam lima volume berbeda. Tiap adonan dicetak pada screen dan dikeringkan, sehingga dihasilkan lima filter dengan ketebalan berbeda. Filter dipotong bulat (diameter 6cm), lalu diuji ketebalan, densitas, dan ketahanannya terhadap keluaran knalpot. Filter diuji efisiensinya menggunakan tiga motor dari merk yang berbeda (150cc produksi tahun 2013 standar pabrik). Konsentrasi particulate emisi hasil pembakaran motor uji yang diukur adalah PM2,5, menggunakan Dust Monitor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyerapan oleh filter berkisar antara 16-47% untuk PM2,5. Nilai ini menunjukkan bahwa campuran serbuk sabut kelapa dan lem kanji dengan perbandingan 50:50 terbukti dapat digunakan sebagai filter particulate (PM2,5). Karakteristik fisiknya ditentukan oleh ketebalan filter, densitas filter, dan ketahanan filter (ditinjau dari kemampuan menahan flowrate knalpot motor uji). Terdapat hubungan yang sangat kuat antara ketebalan filter dengan efisiensi yang dihasilkan, di mana semakin tebal filter, efisiensinya semakin tinggi.   Kata kunci:   Filter particulate, serbuk sabut kelapa, lem kanji, PM2,5, efisiensi filter, densitas, ketebalan, ketahanan
Rancang bangun Vibration Exciter Sederhana Untuk Uji Respon Frekuensi Sensor MEMS Accelerometer Nuraidha, Amalia Cemara; Santoso, Didik Rahadi; Nadhir, Ahmad
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vibration Exciter merupakan suatu alat yang dapat menghasilkan getaran mekanik dengan nilai frekuensi yang dapat diatur. Salah satu fungsi alat ini yaitu, untuk menguji respon frekuensi sebuah sensor getaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan membuat sebuah Vibration Exciter simple yang akan digunakan untuk menguji respon frekuensi sensor MEMS Accelerometer. Alat ini dirancang dengan menggunakan motor DC sebagai sumber getaran mekanik, merubah gerak rotasi menjadi translasi. Selain itu alat ini mampu menghasilkan getaran dengan nilai frekuensi yang dapat diprogram sesuai dengan kebutuhan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vibration Exciter ini mampu bekerja pada frekuensi 0.2 Hz hingga 9 Hz tanpa adanya beban sensor, dan mampu bekerja pada frekuensi 0.7 Hz hingga 8.5 Hz dengan adanya sensor sebagai beban, dengan beban sensor kurang lebih 250 gram.

Filter by Year

2013 2014