cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
PENGGUNAAN FRICTION BASE ISOLATION PADA RUMAH SEDERHANA Soetanto R. M.; Hindrajaya G. G.; Pudjisuryadi P.; Lumantarna B.
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.454 KB)

Abstract

Salah satu upaya untuk mengurangi kerusakan akibat gempa adalah dengan menerapakan friction base isolation yang memanfaatkan friksi pada dasar bangunan terhadap pondasi. Penelitian sebelumnya oleh Gunawan, A dan Herryanto (2014) mengenai friction base isolation pada struktur bangunan dengan denah berbentuk persegi menunjukkan bahwa friction base isolation dapat menurunkan gaya dalam yang terjadi. Namun belum ada penelitian mengenai penerapan dari friction base isolation pada denah dari rumah nyata yang tidak simetri dan memiliki opening. Penelitian ini membandingkan rumah sederhana yang menggunakan friction base isolation dengan yang menggunakan perletakan sendi. Beban gempa yang digunakan berupa gempa El Centro yang disesuaikan dengan respon spektrum SNI 03-1726-2012 wilayah Palu. Rumah sederhana tersebut diuji dengan analisa riwayat waktu nonlinear untuk membandingkan performa berupa base shear, pola kerusakan ,dan drift yang terjadi. Hasil penelitian ini secara keseluruhan menunjukkan rumah sederhana yang menggunakan perletakan friction base isolation memiliki nilai base shear yang lebih kecil yaitu 75.29% dari rumah dengan perletakan sendi pada gempa dengan periode ulang 500th. Rumah yang menggunakan perletakan sendi mengalami sendi plastis saat terjadi gempa 2500 th sedangkan rumah yang menggunakan friction base isolation tidak. Mengenai drift yang terjadi, rumah dengan friction base isolation memiliki nilai drift rata-rata yang lebih kecil yaitu 83.5% dari rumah dengan perletakan sendi pada gempa dengan periode ulang 500 th.
PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASH DAN BUBUK KULIT KERANG PADA KEKUATAN TEKAN PASTA SEMEN Wahyuning Dyah Puspitasari; Ferdy Setyono; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.018 KB)

Abstract

Pembuatan semen menggunakan bahan-bahan yang tidak tergantikan dan proses pengolahannya menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Di sisi lain keberadaan limbah kulit kerang sangat melimpah. Kulit kerang mengandung kalsium karbonat (CaCO3) yang apabila dipanaskan dengan suhu lebih dari 800°C akan menghasilkan kalsium oksida (CaO) reaktif. Pada penelitian ini telah dipelajari pengaruh penambahan bubuk kulit kerang yang sudah dipanaskan sampai 900°C dan fly ash pada kekuatan tekan pasta semen. Penelitian dilakukan dengan mengganti jumlah semen dengan bubuk kulit kerang sebesar 5%, 10%, dan 15%. Sedangkan fly ash yang ditambahkan sebesar 10%, 20%, 30%, dan 40%. Hasil peenelitian menunjukkan bahwa penggantian semen dengan bubuk kulit kerang menurunkan kekuatan tekan pasta semen. Namun, penambahan fly ash dapat meningkatkan kekuatan tekan pasta semen. Pada penambahan fly ash sebesar 40%, dapat meningkatkan kekuatan tekan pasta sebesar 190%.
PENERAPAN RESOURCE ALLOCATION DAN LEVELLING TENAGA KERJA DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT PROJECT 2010 PADA SUATU PROYEK KONSTRUKSI Victor Yani; Albert Chandra; Paulus Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.942 KB)

Abstract

Dalam menerapkan allocation dan levelling digunakan software Microsoft project 2010. Metode ini diterapkan pada suatu proyek konstruksi dengan resource yang ada. Sumber daya yang di bahas pada penelitian ini adalah tenaga kerja. Kemudian kita dapat menentukan tenaga kerja yang dibutuhkan pada proyek tersebut sehingga penjadwalan dapat terpenuhi. Pada penelitian ini perhitungan tenaga kerja yang dibutuhkan dilakukan secara manual menggunakan SNI. Kemudian hasilnya diinputkan pada Microsoft Project. Setelah itu melakukan levelling pada Microsoft Project secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan tenaga kerja yang ada yaitu 1 mandor, 21 pekerja, 3 tukang batu, 10 tukang kayu, jadwal yang awalnya di rencanakan 10 bulan menjadi 20 bulan. Apabila jadwal proyek tetap 10 bulan maka pekerja yang harus disediakan menjadi rata-rata 40 orang tetapi pada akhir bulan September 2014 dan bulan Mei 2015 harus disediakan 65 orang, tukang batu rata-rata 2 orang tetapi pada bulan Desember 2014 dan Januari 2015 harus disediakan 4 orang, tukang kayu rata-rata 8 orang tetapi pada bulan Oktober 2014, Desember 2014 dan Januari 2015 harus disediakan 12 orang. Oleh karena itu pada saat perencanaan jadwal proyek harus memperhitungkan jumlah tenaga kerja yang tersedia sehingga jadwal yang direncanakan dapat realistis sesuai dengan kenyataan di lapangan.
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEKERJAAN KONSTRUKSI DENGAN METODE HALF-SLAB (STUDI KASUS PADA APARTEMEN “X” DI SURABAYA) Hongki Cahyo; Stefanus Rianto; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.215 KB)

Abstract

Pengukuran Produktivitas merupakan hal penting dalam proyek yang bertujuan untuk menentukan keberhasilan suatu proyek konstruksi sudah sesuai dengan jadwal yang direncanakan atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas metode half-slab serta untuk mengetahui faktor-faktor eksternal apa saja yang memengaruhi dalam mencapai produktivitas yang ideal. Salah satu metode untuk mengukur produktivitas adalah level of effort. Metode level of effort merupakan salah satu metode pengukuran produktivitas dengan cara memberikan bobot pada masing - masing sub pekerjaan. Sedangkan pengukuran faktor dengan memberi bilangan biner yaitu 0 bila tidak terjadi faktor dan 1 bila terjadi faktor. Hasil perhitungan dari kedua metode akan dikombinasikan dan menghasilkan faktor apa saja yang paling mempengaruhi produktivitas serta kerugian jam kerja yang dihasilkan oleh faktor tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai rata-rata daily productivity dari apartemen ”X” sebesar 10,524 m2/MH, sedangkan baseline productivity sebesar 14,635 m2/MH. Faktor pekerja menyebabkan persentase pengurangan produktivitas paling besar yaitu 49,979%, serta menyebabkan kehilangan jam kerja paling tinggi sebesar 794,674 MH.
STUDI PENERAPAN KONTRAK BERBASIS KINERJA PADA JALAN BEBAS HAMBATAN DI PROVINSI JAWA TIMUR Yanichi Sutantra; Ambrosius Mintardjo; Paulus Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.782 KB)

Abstract

Kontrak Berbasis Kinerja (KBK) merupakan sistem kontrak yang cukup baru di Indonesia, khususnya untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan bebas hambatan di Jawa Timur. Penerapan KBK di luar negeri sudah membuahkan hasil yang cukup baik dalam menjaga kualitas jalan dalam waktu yang lama. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kesiapan dari berbagai pihak dan kendala-kendala yang menghambat penerapan KBK. Dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa pihak Pengelola Jalan Tol dan Kontraktor di Jawa Timur siap dalam penerapan KBK dalam pembangunan dan pemeliharaan jalan bebas hambatan di Jawa Timur. Namun, masih ada beberapa kendala yang menghambat dalam pelaksanaannya. Salah satu kendala terpentingnya ialah belum adanya undang-undang yang mengatur KBK.
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK PERKANTORAN Dionisius Fernando; Davin Sugiarto; Effendy Tanojo; Ratna Setiawardani alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.559 KB)

Abstract

Penjadwalan proyek merupakan hal yang mendasar dalam pelaksanaan proyek, yang selanjutnya akan dibagi menjadi 3 fase yaitu fase persiapan, pelaksanaan, dan pengawasan dalam proyek. Meskipun fase-fase tersebut telah dijalankan dengan sebaik mungkin, tetap saja ada hal-hal yang tidak terduga yang sering terjadi di dalam proses konstruksi di proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jadwal rencana dan aktual untuk pekerjaan struktur yang terdiri dari bekisting, pembesian, dan pengecoran yang terjadi di dalam proyek perkantoran Royal 55. Penelitian ini menggunakan metode observasi kepada staff proyek, pengamatan harian di lapangan berupa perhitungan volume pekerjaan dan tenaga kerja di lapangan, dan penggunaan Analisa Harga Satuan Pekerja tahun 2016 sebagai pembanding produktifitas tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jadwal rencana dan aktual di lapangan tidak terjadi keterlambatan, hal ini dikarenakan kontraktor melakukan lembur jika pekerjaan tidak selesai. Keterlambatan proyek juga disebabkan rendahnya produktifitas tenaga kerja dalam menjalankan pekerjaan balok dengan perbandingan AHSP 2016 sebesar 1:4.4 pada pekerjaan balok, pada pekerjaan pelat memiliki produktifitas 1:2.2 dibandingkan dengan AHSP 2016, dan pada pekerjaan kolom memiliki produktifitas 1:5 dibandingkan dengan AHSP 2016. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rencana pekerjaan harian kontraktor tidak tercapai antara lain cuaca, peralatan yang kurang mendukung, dan tenaga kerja yang kurang baik.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI PROPERTI PADA BANGUNAN APARTEMEN MIDDLE – RISE DI SURABAYA Sofian Arif Susanto; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.992 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mencari faktor – faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli apartemen di zaman maraknya bangunan apartemen. Keterbatasan lahan untuk dibangun memicu pengembangan bangunan secara vertikal, sehingga perlu diketahui faktor – faktor yang dapat membuat apartemen menarik di masa transisi tersebut. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif, yaitu dengan formula Fishbein untuk mendeskripsikan sikap konsumen terhadap apartemen pada level indikator, variabel dan faktor. Dilakukan analisis primer untuk mengetahui indikator yang paling mempengaruhi keputusan konsumen pada kelompok masyarakat umum dan generasi muda. Selain itu juga dilakukan analisis sekunder, yaitu untuk mengetahui indikator yang paling berpengaruh terhadap keputusan konsumen berdasarkan klasifikasi responden menurut tujuan membeli dan jenis hunian. Hasil analisis primer menunjukkan bahwa masyarakat Surabaya baik untuk kelompok masyarakat umum dan generasi muda mengutamakan keamanan hunian sebagai indikator paling penting. Pada analisis sekunder, terlihat perbedaan pendapat antara kelompok masyarakat umum dan generasi muda pada tujuan membeli apartemen untuk investasi, yaitu masyarakat umum mengutamakan keamanan hunian, sedangkan generasi muda mengutamakan investasi sebagai indikator utama. Hasil dari penelitian diharapkan dapat berdampak bagi pengembang yang bergerak di dalam bidang properti, khususnya apartemen middle – rise.
PERANCANGAN PERKERASAN CONCRETE BLOCK DAN ESTIMASI BIAYA Patrisius Tinton Kefie; Arthur Suryadharma; Indriani Santoso; Budiman Proboyo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.736 KB)

Abstract

Concrete Block merupakan salah satu alternatif lapisan permukaan untuk suatu ruas jalan. Jalan yang akan dirancang dengan menggunakan perkerasan concrete block dan dihitung estimasi biayanya adalah Jalan Raya Lawean – Sukapura dengan panjang total 10 km dengan menggunakan data yang didapat dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Propinsi Jawa Timur. Perancangan perkerasan concrete block Jalan raya Lawean – Sukapura ini dengan menggunakan metode Modifikasi Perkerasan Lentur, metode Australian Empiris dan Mechanistic Design dengan memasukkan parameter perancangan jalan: daya dukung tanah yang diperoleh dari nilai CBR tanah dasar, beban lalu lintas yang diperoleh dari lalu lintas harian rata – rata. Perhitungan estimasi biaya berdasar pada Standar Satuan Harga Dasar Konstruksi dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum Jawa Timur Tahun Anggaran 2011 dan berdasarkan survei di lapangan terhadap produsen concrete block yang memperhatikan kuantitas jenis pekerjaan dan analisa harga satuannya. Melalui metode Modifikasi Perkerasan Lentur, jalan dengan panjang 10 km, lebar 7,5 meter, nilai CBR urugan sebesar 10%, umur rencana 10 tahun, dan menggunakan tebal lapis pondasi atas (batu pecah kelas A) minimum yaitu 20 cm dengan nilai CBR 100%, tebal sand bedding 3 cm, tebal concrete block 8 cm maka diperoleh tebal lapis pondasi bawah 19 cm dan 29 cm sesuai dengan kelandaian setiap stationing. Dari perhitungan estimasi biaya, total biaya pekerjaan perkerasan concrete block sepanjang 10 km dan lebar 7,5 meter adalah Rp 17.678.840.880,00
ANALISIS DAN APLIKASI ILMU TEKNIK SIPIL DALAM ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM GLOBAL DI KAWASAN PESISIR PANTAI SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR Arvin Hartanto; Yusuf Chandra Purnomo; Surya Hermawan; Joko Purnomo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.381 KB)

Abstract

Kenaikan permukaan laut global meningkat sebagai akibat dari perubahan iklim yang ditunjukkan oleh ekspansi panas laut dan pencairan es, termasuk di Indonesia. Hal itu diidentifikasi sebagai salah satu faktor yang paling berkontribusi yang mengancam masyarakat pesisir, seperti di daerah penelitian ini di tiga dusun Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo yang dilanda Banjir Rob akhir tahun 2017. Banjir tersebut dilaporkan membuat kerugian total minimal 5 miliar rupiah sehubungan dengan gagal panen rumput laut serta ikan hilang dalam produksi sebulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kejadian Banjir Rob dan mengetahui pemilihan konstruksi yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder, yaitu Unmanned Aerial Vehicles menggunakan Drone, pemanfaatan data angin 16 tahun dan data pasang surut. Metode penelitian ini membutuhkan Drone untuk mengambil gambar yang nantinya akan diproses menggunakan Software ArcGis dan Menci menjadi peta batimetri dan topografi, sementara data kecepatan angin menjadi Wind Rose untuk memprediksi tinggi gelombang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa daratan pada daerah penelitian memiliki ketinggian yang rendah dan ada endapan tanah pada dasar sungai, ketinggian permukaan air laut mencapai 15 mm/tahun. Untuk mengatasi masalah tersebut seharusnya dilakukan pengerukan pada dasar sungai dan pembuatan konstruksi tanggul di sekitar pesisir pantai.
PENGUJIAN RUMUS EMPIRIS DIMENSI ELEMEN SISTEM RANGKA PENAHAN MOMEN BERATURAN YANG DIDESAIN SECARA DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN Okky Dwisetia; Ferry Limantauw; Ima Muljati
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.617 KB)

Abstract

Penerapan metode Direct Displacement Based Design (DDBD) dalam desain bangunan tahan gempa semakin banyak digunakan dan memberikan kinerja yang baik. Dari penelitian terakhir didapatkan sebuah rumus empiris untuk memprediksi dimensi elemen struktur pada bentang dan dimensi balok dan kolom yang seragam. Rumus empiris tersebut belum diuji kinerjanya bila diterapkan pada bangunan dengan konfigurasi yang lain. Penelitian ini akan menguji rumus empiris tersebut pada Sistem Rangka Penahan Momen (SRPM) dengan bentang yang tidak seragam dan dimensi kolom yang bervariasi setiap 2-lantai agar efisien. Pengujian kinerja struktur (drift dan damage index) dilakukan dengan analisis time history. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumus empiris untuk memprediksi dimensi balok dan kolom tidak bisa digunakan pada bentang yang berbeda. Kinerja bangunan yang didapatkan mengindikasikan adanya soft storey pada lantai 1 namun kondisi strong column weak beam masih tercapai. Penelitian ini juga mencoba mengatasi problem soft storey dengan memperbesar kapasitas rotasi yield pada lantai 1 dengan menambah tulangan dan mengecilkan dimensi kolom. Hasil yang didapatkan adalah bahwa memperbesar tulangan kurang efektif sedangkan memperkecil kolom menunjukkan adanya perbaikan yang lebih signifikan terhadap permasalahan soft storey. Oleh sebab itu peneliti menyarankan untuk mencoba kembali rumus empiris prediksi dimensi kolom berdasarkan tegangan penampang sebesar 0.2 fc’ pada SRPM dengan bentang yang seragam maupun tidak seragam.