cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
EVALUASI KINERJA METODEDIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN DAN FORCE BASED DESIGNPADA BANGUNAN VERTICAL SETBACK 6 LANTAI Stefany Marsilea Glorie; Victor Luis; Ima Muljati; Pamuda Pudjisuryadi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.66 KB)

Abstract

Metode Force Based Design (FBD) yang biasa digunakan untuk mendesain bangunan tahan gempa ternyata disadari memiliki beberapa kelemahan fundamental. Sebuah metode baru bernama Direct Displacement Based Design (DDBD) dirancang dengan langkah – langkah yang lebih efektif untuk menjawab kelemahan FBD. Penelitian ini dilakukan untuk menggunakan metode DDBD dan FBD dalam mendesain bangunan vertical setback sampai memverifikasi hasil kinerjanya. Bangunan 6 lantai yang diuji ini diletakkan pada wilayah 2 dan 6 peta gempa Indonesia. Hasil kinerja kedua metode dianalisis dengan metode Time History Non Linear. Kedua metode ini memiliki penyimpangan hasil pada daerah setback bangunan. Tetapi, evaluasi penelitian menyatakan bahwa kinerja metode DDBD lebih mendekati performa yang ditargetkan daripada metode FBD.
PENGARUH PENAMBAHAN SILICON CARBIDE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KARAKTERISTIK MORTAR Gelvin Goestiawan; Michelle Michelle; Handoko Sugiharto; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.598 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi semen dengan silicon carbide terhadap karakteristik mortar. Silicon carbide merupakan material industri yang dipakai sebagai bahan abrasive, keramik, dan berbagai pengaplikasian untuk kinerja tinggi. Dalam penelitian ini, silicon carbide dibedakan menjadi 2 perlakuan yaitu ada yang disintering terlebih dahulu dengan suhu 900°C selama 2 jam dan ada yang tidak disintering. Persentase kadar Silicon carbide yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen. Beberapa macam pengujian yang dilakukan meliputi pengujian kuat tekan, kecepatan memadat, kelecakan, penyerapan air, dan tes abrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan sintering silicon carbide dengan kadar 5% akan meningkatkan kuat tekan mortar sebesar 2% pada umur 28 hari dan meningkat sebesar 6% pada umur 56 hari dibandingkan mortar control. Penggunaan silicon carbide tidak dapat meningkatkan kuat tekan secara signifikan, akan tetapi dengan memiliki ketahanan abrasi yang tinggi maka silicon carbide dapat digunakan sebagai pelapis permukaan beton.
PENINGKATAN TEKANAN AIR PORI AKIBAT PEMANCANGAN PONDASI TIANG Viviane Olivia; Christian Aditya; Sugie Prawono; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.203 KB)

Abstract

Aktivitas pemancangan akan meningkatkan tekanan air pori dalam tanah di area sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemancangan dengan menggunakan jack piling system terhadap peningkatan air pori di area sekelilingnya. Pengumpulan data peningkatan tekanan air pori dilakukan dengan metode standpipe dan piezometer. Lokasi penelitian meliputi jalan Siwalanketro (U.K. Petra), jalan Jemursari (Hotel Yello) di Surabaya,serta jalan Kalimantan (Hotel Amaris) di Madiun. Dari hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas pemancangan meningkatkan tekanan air pori dalam tanah di area sekitarnya. Peningkatan air pori pada proyek U.K. Petra mencapai 12 cm pada jarak 8 m untuk tiang tunggal. Pada proyek Hotel Yello, akumulasi peningkatan tekanan air pori mencapai 2,45 m pada 1-3 hari pemancangan tiang. Sedangkan pada proyek Hotel Amaris yang didominasi dengan lapisan tanah pasir, akumulasi peningkatan tekanan air pori pada 1 hari pemancangan tiang sekitar 1 m.
PENGARUH SEMEN DAN CUACA TERHADAP KEMAMPUAN KEDAP AIR TANAH EKSPANSIF TERCAMPUR NANOMATERIAL Ricky Gunawan Halim; Handy Gunawan; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.86 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh cuaca terhadap kemampuan kedap air tanah ekspansif tercampur Nanomaterial di surabaya barat dan pengaruh semen terhadap durabilitas tanah ekspansif tercampur Nanomaterial. Nanomaterial terrasil dan zycobond memberi sifat kedap air terhadap tanah. Sampel dibentuk dengan menggunakan tabung berisikan tanah ekspansif (undisturbed) dan pada permukaan yang dilapisi dengan tanah ekspansif tercampur Nanomaterial dengan dan tanpa semen. Ketebalan tanah yang tercampur Nanomaterial masing masing 2 cm dan 4 cm. Sampel diberikan efek cuaca dengan di biarkan di luar ruangan selama 6 hari. Lalu, sampel di genangi air untuk melihat kekedapan air tanah ekspansif tercampur Nanomaterial dengan cara mengukur kadar air tanah ekspansif yang tidak tercampur Nanomaterial. Hasil penelitian menunjukan tanah ekspansif tercampur Nanomaterial saja tidak dapat bertahan terhadap perubahan cuaca. Namun, penambahan semen dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap efek perubahan cuaca
ANALISIS WAKTU PEKERJAAN FINISHING PADA PROYEK APARTEMEN Albert Kent; Richard Phieter Phie; Sentosa Limanto; Jonathan Hendra Kusuma
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.26 KB)

Abstract

Pengendalian waktu yang baik diharapkan dapat membantu pelaksanaan proyek sesuai dengan waktu yang sudah direncanakan. Dalam hal ini, contohnya pekerjaan finishing yang seringkali dikerjakan secara terburu-buru agar proyek dapat selesai tepat waktu dikarenakan adanya keterlambatan dalam pekerjaan sebelumnya. Produktivitas pekerja sangat berpengaruh terhadap kesesuaian perencanaan jadwal konstruksi dengan perkembangan pekerjaan konstruksi di lapangan. Diketahui bahwa produktivitas pekerja harus dihitung tanpa melihat secara langsung saja, tetapi juga melalui sebuah perhitungan agar didapatkan suatu data berupa nilai-nilai produktivitas terhadap suatu pekerjaan konstruksi, contohnya pada pekerjaan finishing. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis produktivitas pekerja untuk pekerjaan finishing yang meliputi mulai dari pemasangan keramik, pemasangan plafond, hingga pengecatan, dan faktor-faktor apa saja yang berperan agar pekerjaan finishing tersebut dapat terlaksana sesuai dengan rencana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerjaan finishing yang meliputi pemasangan keramik, pemasangan plafond, dan pengecatan adalah jumlah tenaga kerja, luas bidang pekerjaan, dan faktor relaksasi pekerja.
PERBANDINGAN PENGARUH METODE PENEMPATAN DAMPER TERHADAP KINERJA SEISMIK STRUKTUR Ivan Widjaja; Daniel Mulyono Kresnadi; Pamuda Pudjisuryadi; Benjamin Lumantarna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.013 KB)

Abstract

Salah satu metode perkuatan struktur adalah dengan pengaplikasian damper. Pertanyaan yang timbul saat mengaplikasikan damper adalah dimana damper diletakkan. Cara yang umum digunakan adalah meletakkan damper di seluruh lantai dengan jumlah yang sama (dalam paper ini desebut metode Uniform). Salah satu metode lain yang aplikatif adalah metode SSSA. Pada penelitian Angkasaputra dan Sebastiano (2018), metode SSSA dibandingkan dengan modifikasi metode SSSA (SSSA Modified). Dari penelitian itu, ditemukan bahwa kedua metode memiliki kekurangan yaitu tidak diperhatikannya kekuatan kolom. Selain itu, kesimpulan mengenai metode yang paling efektif dalam mengurangi kerusakan bangunan juga belum jelas. Hal ini diakibatkan oleh terlalu parahnya kerusakan bangunan akibat tidak didesain terhadap gempa. Penelitian ini akan mengkaji dan membandingkan metode SSSA ,metode SSSA Modified, dan metode Uniform pada 2 bangunan yang berbeda. Selain itu, akan dicoba indikator baru yang diharapkan dapat mengatasi kekurangan metode SSSA. Analisa menggunakan non-linear direct integration time history dengan program SAP2000 v.18.2. Damper viscoelastic menggunakan VSL Gensui Damper. Beban gempa 2500 tahun yang diterapkan diperhitungkan pada kota Kendari. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah metode Modified SSSA adalah metode yang memiliki performa terbaik dalam mengurangi kerusakan dan interstory drift bangunan. Selain itu, Proposed Method memiliki performa yang buruk dalam mengatasi kerusakan bangunan.
KRITISI DESAIN PSEUDO ELASTIS PADA BANGUNAN BERATURAN 6- DAN 10- LANTAI DENGAN DENAH PERSEGI DI WILAYAH 6 PETA GEMPA INDONESIA Go Aei Li; Sherly Sulistio; Ima Muljati G.; Benjamin Lumantarna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.148 KB)

Abstract

Pseudo Elastis adalah metode alternatif yang dikembangkan dalam perencanaan bangunan terhadap gempa dengan menggunakan pola keruntuhan Partial Side Sway Mechanism. Beberapa kolom didesain dengan suatu faktor pengali (FP) sebagai pembesar gaya untuk menjaga agar kolom tetap elastis selama terkena beban gempa, sedangkan kolom lainnya dan balok diijinkan mengalami sendi plastis. Metode ini tidak lagi berdasarkan desain kapasitas seperti pada umumnya, melainkan berdasarkan beban kombinasi yang bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkritisi apakah asumsi pada konsep Pseudo Elastis mengenai distribusi gaya geser pada kolom interior ke kolom eksterior sudah benar dan bangunan memenuhi pola keruntuhan Partial Side Sway Mechanism. Bangunan yang diteliti adalah bangunan beraturan berbentuk persegi, 6- dan 10-lantai di wilayah 6 peta gempa Indonesia. Tulangan balok direncanakan sedekat mungkin dengan perhitungan teoritis. Distribusi gaya geser dan kinerja bangunan diuji dengan analisis Time History Nonlinear menggunakan program SAP2000v.11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi gaya geser pada kolom interior tidak tersalurkan ke kolom eksterior dan pola keruntuhan Partial Side Sway Mechanism masih belum tercapai.
DURABILITAS JANGKA PANJANG MORTAR 100% FLY ASH TIPE C DI LINGKUNGAN SULFAT Kevin Guyana; Djwantoro Hardjito; Antoni Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.156 KB)

Abstract

Sejauh ini hampir belum ada penelitian tentang karakteristik dan durabilitas jangka panjang mortar dengan material pengikat 100% fly ash tipe C. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kuat tekan dan sudut mortar 100% fly ash dan ketahanannya di lingkungan sulfat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, mortar dengan 100% fly ash memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan dengan mortar 100% semen di lingkungan sulfat hingga waktu 365 hari. Selain itu mortar 100% fly ash memiliki kuat tekan yang cukup baik, sebesar 78,4% dari kuat tekan mortar 100% semen pada umur 365 hari. Lebih dari itu, penyusutan yang terjadi pada mortar 100% fly ash ternyata lebih kecil dari mortar dengan 100% semen.
PERENCANAAN SISTEM RAINWATER HARVESTING YANG BERBASIS VALUE ENGINEERING Kwek Hartono Kurniawan; Wilbert Kosasih; Herry Pintardi Chandra; Cilcia Kusumastuti
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.336 KB)

Abstract

Beberapa tahun terakhir, air hujan mulai dipertimbangkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan air domestik di perkotaan. Salah satu cara pemanfaatan air hujan untuk daerah perkotaan adalah dengan menggunakan sistem Rainwater Harvesting (RWHS). Pada penelitian ini, RWHS dicoba diterapkan pada sebuah perumahan X yang terletak di Surabaya Barat. Terdapat beberapa komponen RWHS yang direncanakan yaitu: talang air, pipa penyaluran, dan bak tampungan. Teknik value engineering digunakan dalam proses perencanaan sistem ini untuk merencanakan sebuah sistem yang efektif dan efisien. Selain itu, metode Analytical Hierarchy Process (AHP) juga digunakan pada perencanaan sistem ini untuk mencari aspek desain prioritas menurut warga perumahan X dan hasil analisanya akan dijadikan acuan perencanaan. Aspek desain yang dianalisis dalam penelitian ini adalah biaya, kualitas, perawatan, estetika, dan dampak lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek desain yang paling diprioritaskan adalah dampak lingkungan, diikuti oleh biaya dan kualitas, perawatan, dan terakhir estetika. Talang air yang dipakai adalah talang kotak 120 mm x 110 mm dengan panjang talang 13,9 m. Pipa mendatar dan pipa tegak memakai pipa tipe AW dengan diameter 3/4” dan panjang masing-masing 1,44 m dan 9,55 m. Pada perencanaan bak tampungan dipillih mengunakan bak tampungan dengan kapasitas minimal 2000 liter. Kombinasi perencanaan RWHS terbaik yang disarankan adalah talang air menggunakan talang PVC, pipa penyaluran menggunakan pipa PVC, dan bak tampungan menggunakan bak tampungan plastik dengan kapasitas 2200 liter.
PENGARUH METODE PEMBUATAN DAN KOMPOSISI ALKALI ACTIVATOR TERHADAP KARAKTERISTIK BETON GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR FLY ASH TIPE C Michael Benjamin Honny; Joshua Wilson Thiofilus; Djwantoro Hardjito; Antoni Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.823 KB)

Abstract

Penggunaan fly ash tipe C pada pembuatan beton geopolimer dapat menyebabkan terjadinya flash set. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini membahas mengenai pengaruh metode pembuatan, perbandingan komposisi alkali activator serta metode curing terhadap karakteristik beton geopolimer berbahan dasar fly ash tipe C. Alkali activator yang digunakan berupa larutan Na2SiO3 dan larutan NaOH dengan molaritas sebesar 8M. Perbandingan alkali activator yang digunakan sebesar 0.66, 1.5, dan 2.5. Pengujian yang dilakukan yaitu initial setting time, workability, dan kuat tekan beton geopolimer. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode pembuatan dan perbandingan komposisi alkali activator mempengaruhi initial setting time dan workability beton geopolimer. Pembuatan beton geopolimer dengan metode pencampuran terpisah yaitu mencampurkan larutan NaOH dengan fly ash terlebih dahulu dapat mengatasi flash set. Selain itu semakin kecil perbandingan alkali activator hingga 0.66, maka akan semakin lama initial setting time yang terjadi. Penggunaan curing oven dapat meningkatkan kuat tekan beton geopolimer. Akan tetapi curing tanpa menggunakan oven masih dapat menghasilkan kuat tekan beton geopolimer yang cukup tinggi sebesar 29 MPa pada umur 28 hari.