cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
CARA PENDEKATAN PERHITUNGAN KUANTITAS PEMBESIAN PADA BALOK STRUKTUR BETON BERTULANG Michael Danielle; Sugiarto Candra; Budiman Proboyo; Indriani Santoso
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.649 KB)

Abstract

Pada proyek konstruksi, biaya merupakan salah satu faktor bagi para kontraktor untuk bersaing memenangkan sebuah proyek dalam tender. Dalam menghitung biaya proyek diperlukan ilmu estimasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa akurat hasil kuantitas pembesian balok dengan cara pendekatan dalam proses estimasi. Penelitian ini difokuskan pada perhitungan kuantitas pembesian balok dengan cara pendekatan dengan acuan metode definitif berupa bar bending schedule. Metode pendekatan dilakukan dengan meninjau bentang per satu satuan panjang balok dalam mencari kuantitas pembesian balok. Data yang akan digunakan adalah denah struktur, RAB asli, dan gambar detail pekerjaan balok. Agar hasil kuantitas pembesian metode pendekatan lebih akurat, perlu dicari nilai koefisien pengali atau α untuk hasil kuantitas pembesian cara pendekatan. Dari hasil penelitian, didapatkan nilai koefisien α untuk sloof sebesar 1.006 untuk tulangan utama dan α sebesar 0.819 untuk sengkang. Sedangkan nilai koefisien α pada balok sebesar 1.254 untuk tulangan utama, 1.099 untuk sengkang, dan 1.105 untuk tulangan samping. Dengan menggunakan metode pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat proses perhitungan kuantitas besi beton yang akan dikalikan dengan koefisien α sehingga nilai kuantitas besi beton dengan metode pendekatan ini dapat digunakan dalam bill of quantity.
ANALISA ASPEK KEUANGAN PADA PERENCANAAN KLASTER BANGUNAN RUMAH TINGGAL DENGAN KONSEP EFISIENSI ENERGI Roby Johan; William Wibisono; Herry Pintardi Chandra; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.705 KB)

Abstract

Saat ini bisnis properti di Indonesia berkembang sangat pesat, khususnya bidang perumahan. Tetapi pembangunan rumah tinggal yang dilakukan banyak investor kerap kali berorientasi pada keuntungan yang maksimum tanpa memperhatikan dampak terhadap lingkungan dalam jangka panjang. Maka, diperlukan pembangunan klaster perumahan dengan konsep efisiensi energi. Pembangunan harus disertai dengan analisis keuangan yang matang agar proyek dapat dibangun dan memiliki nilai tambah bagi pengembang. Desain rumah pada klaster ini terlebih dahulu dianalisis dengan 4 aspek yaitu perhitungan Overall Thermal Transfer Value, pencahayaan buatan, sistem pengkondisian udara, dan adanya sumber energi yang terbarukan.Desain rumah kemudian diperhitungkan rencana anggaran biayanya dan disimulasikan dilakukan dengan membuat sebuah cashflow dan dianalisis dengan NPV.Hasil analisa menunjukkan investasi yang dilakukan adalah menguntungkan untuk dilaksanakan jika disimulasikan selama 4 tahun. Keuntungan yang diperoleh pada bulan Januari 2016 adalah sebesar Rp11.278.849.952,99.
PERBANDINGAN PENGARUH METODE PENEMPATAN VSL GENSUI DAMPER TERHADAP KINERJA SEISMIK STRUKTUR BETON BERTULANG (GEMPA WILAYAH SURABAYA) Giovanni Bunardi; Richard Jordan Citra; Pamuda Pudjisuryadi; Benjamin Lumantarna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.108 KB)

Abstract

Permasalahan efisiensi penggunaan damper muncul karena penempatan damper pada umumnya dipakai adalah dipasang dari lantai bawah sampai lantai atas dengan jumlah yang sama (dalam paper ini disebut metode uniform). Pada penelitian ini dikaji dan membandingkan antara metode SSSA, metode uniform, metode yang telah diusulkan oleh penelitian terdahulu (SSSAmod) serta metode yang diusulkan pada penelitian ini (Proposed Method). Metode-metode ini akan diterapkan pada 4 bangunan 10 lantai yang memiliki desain yang berbeda sesuai dengan peraturan SNI 03-1726-2002. Performa dari masing-masing metode akan dievaluasi melalui interstory drift dan damage index. Analisa menggunakan non-linear direct integration time history dengan program SAP2000 v.18.2. Jenis damper yang digunakan adalah damper viscoelastic dari VSL Gensui Damper. Beban gempa 2500 tahun disesuaikan dari SNI 1726:2012, diterapkan pada kota Surabaya pada keempat bangunan dan Kupang pada bangunan ke-3. Hasil dari penelitian ini menunjukkan metode SSSAmod lebih efektif dibandingkan metode lainnya, namun dalam kasus bangunan soft story, metode SSSA lebih unggul dari metode lainnya. Sedangkan untuk Proposed Method pada bangunan pertama menunjukkan indikator penempatan damper yang buruk dibanding ketiga metode lainnya, sehingga metode ini tidak dilanjutkan dalam penelitian bangunan lainnya. Ditemukan juga bahwa penambahan damper berakibat pada penambahan base shear bangunan sehingga memberi tanda bahaya pada pondasi existing bangunan.
Penerapan Prinsip – Prinsip Constructability pada proyek konstruksi di Surabaya Thomas Albertus; Windrik Tomy; Paulus Nugraha; Herry P. Chandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.234 KB)

Abstract

Constructability adalah penggunaan optimal pengetahuan dan pengalaman konstruksi dalam perencanaan, desain, procurementdan pelaksanaan untuk mencapai tujuan proyek secara keseluruhan (yang meliputi kualitas, biaya, dan jadwal). Pada penelitian ini akan diteliti tentang penerapan  prinsip - prinsipconstructability  dalam tiga fase proyek, yakni  fase perencanaan konseptual, fase desain, dan fase konstruksi menurut intensitas dan kemudahan penerapan, perbedaan penerapan keduanya pada prinsip – prinsip tersebut, serta penelitian mengenai hambatan – hambatan yang berhubungan  dengan prinsip – prinsip constructability yang paling sulit diterapkan.Metode pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan analisa statistic deskriptif, sedangkan metode analisa data yang dipakai adalah uji anova dari sumber data yang berasal dari kuesioner. Sedangkan untuk hambatan – hambatan constructability dilakukan dengan men-tabelkan hasil wawancara, kemudian dicari hubungannya dengan prinsip – prinsip constructability.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan intensitas dan kemudahan penerapan prinsip – prinsip constructability antara kontraktor dan konsultan. Kontraktor pada penelitian ini lebih sering dan lebih mudah dalam menerapkan prinsip – prinsip constructability dibandingkan dengan konsultan. Sedangkan hubungan antara hambatan yang terjadi dengan prinsip – prinsip constructability yang sulit diterapkan adalah pada fase perencanaa konseptual hambatan banyak disebabkan oleh desainer, sedangkan pada fase  desain dan fase konstruksi hambatan banyak disebabkan oleh owner.
ANALISIS PENGGUNAAN GEOTEKSTIL UNTUK PERKUATAN TIMBUNAN DI ATAS TANAH LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI PLAXIS 2D Joseph Richard; Daniel Tjandra; Paravita Sri Wulandari
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.511 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak penggunaan geotekstil sebagai perkuatan timbunan. Perkuatan dilakukan karena seiring waktu, beban dari timbunan akan selalu bertambah, contohnya beban lalu lintas. Menghadapi pertambahan beban ini wajib diikuti dengan perkuatan tanah, salah satunya dengan penggunaan geotekstil di atas tanah dasar dan di dasar dari timbunan.Analisis penelitian dilakukan dengan menggunakan program Plaxis 2D untuk mengetahui kondisi kombinasi tanah dasar dan tanah timbunan mula mula. Dari simulasi model program pada Plaxis, didapatkan tiga hal utama, yaitu angka keamanan, penurunan, dan pola keruntuhan. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa semakin lunak tanah dasar, maka perkuatan di atas tanah dasar yang lebih lunak memberi efek lebih daripada perkuatan di atas tanah dasar yang lebih kuat. Selain itu, dalam batasan kekuatan tanah tertentu, perkuatan geotekstil mulai memberi dampak yang tidak signifikan pada kondisi tanah dasar yang sudah kuat.
PENGATURAN RISIKO HUJAN DALAM KONTRAK SERTA DAMPAK DAN KENDALANYA PADAPROYEK KONSTRUKSI Fendy .; Joshua Reinaldo Handoko; aNDI .
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.498 KB)

Abstract

Risiko hujan menimbulkan kendala pada proyek konstruksi yang dapat menyebabkan adanya kehilangan waktu kerja. Pada umumnya, klausul kontrak memberikan kompensasi berupa perpanjangan waktu untuk kondisi cuaca yang tidak normal dan tidak dapat diantisipasi sebelumnya. Meskipun demikian, hal tersebut tidak menghalangi kontraktor untuk menjadikan kehilangan waktu kerja akibat hujan sebagai salah satu penyebab keterlambatan proyek untuk memperoleh perpanjangan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan kontrak tentang risiko hujan, dampak risiko hujan terhadap pekerjaan konstruksi, dan kendala yang disebabkan oleh hujan pada proyek kontruksi. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pemilik dan kontraktor yang berada di Surabaya. Hasil yang diperoleh diolah dengan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan di dalam kontrak jarang terdapat klausul khusus yang mengatur tentang risiko hujan. Kontraktor dan pemilik proyek telah mengetahui adanya risiko hujan dari tahap perencanaan. Kontraktor memiliki persiapan agar pelaksanaan proyek tidak terganggu oleh adanya kehilangan waktu kerja akibat hujan. Kontraktor dan pemilik proyek menyatakan bahwa pekerjaan dengan dampak risiko hujan yang besar adalah pekerjaan basement dan kendala akibat hujan yang paling sering terjadi adalah berkurangnya produktivitas tenaga kerja. Dengan demikian, pengaturan risiko hujan dalam kontrak dapat diterapkan pada jenis proyek yang memiliki dampak risiko hujan yang besar untuk menghindari perselisihan kontraktor dengan pemilik proyek.
PENGARUH PENGGUNAAN ASBUTON BUTIR PADA CAMPURAN LASTON Hendy Ardhian; Cyprianus Welarana; Paravita Sri Wulandari; Harry Patmadjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.385 KB)

Abstract

Kebutuhan aspal di Indonesia semakin lama semakin meningkat, untuk pembuatan jalan baru maupun perbaikan jalan. Konstruksi dengan bahan dasar menggunakan aspal pen 60 di Indonesia seringkali menggunakan bahan impor, sehingga digunakan pemanfaatan aspal modifikasi menggunakan aspal pen 60 dengan asbuton butir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai karakteristik marshall dari campuran laston dengan asbuton butir Lawele yang diharapkan mampu menggantikan sebagian penggunaan aspal pen 60 sebagai perkerasan jalan raya. Penelitian ini menggunakan aspal minyak pen 60 dengan kadar 5,5%, 6%, 6,5%, 7% sesuai dengan ketentuan Binamarga dan campuran laston dengan asbuton butir dan aspal pen 60. Kadar aspal pen 60 dan asbuton butir yang digunakan adalah 65%–35%, 70%–30%, 75%–25%, 80%–20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran laston dengan asbuton butir dapat digunakan sebagai perkerasan jalan, mempunyai nilai stabilitas yang memenuhi syarat campuran aspal modifikasi campuran laston dengan KAO 6%.
PENGARUH MUTU BETON TERHADAP EFEKTIVITAS IMPRESSED CURRENT CATHODIC PROTECTION DENGAN CARBON FIBER REINFORCED POLYMER LAMINATE SEBAGAI ANODA Kevin Kevin; Grace Christiani Linggadiharja; Daniel Tjandra; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.379 KB)

Abstract

Struktur beton bertulang yang mengalami korosi dapat menyebabkan kegagalan struktur. Metode perlindungan yang digunakan untuk mengatasi korosi tersebut adalah Impressed Current Cathodic Protection (ICCP) dengan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) laminate sebagai anoda. Untuk melihat efektivitas dari ICCP dilakukan half cell potential test untuk mengetahui peluang terjadinya korosi. Pada penelitian ini, variabel yang digunakan adalah mutu beton fc’ 20 MPa, fc’ 30 MPa, dan fc’ 40 MPa. Variasi mutu beton menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peluang terjadinya korosi. Semakin tinggi mutu beton maka semakin kecil peluang terjadinya korosi. Beton mutu tinggi memiliki resistivity yang tinggi, sehingga lebih sulit untuk dialiri listrik selama proses ICCP. Akan tetapi, hasil beda potensial spesimen beton fc’ 40 MPa menunjukkan hasil yang paling positif dibandingkan fc’ 20 MPa dan fc’ 30 MPa, sehingga peluang terjadinya korosi paling kecil.
PENERAPAN APPROXIMATE COST ESTIMATE PADA STRUKTUR BETON BERTULANG BANGUNAN RUKO (SOHO) Endry Endry; Hesky Oktavian Utomo; Indriani Santoso; Budiman Proboyo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.18 KB)

Abstract

Dewasa ini permintaan akan ruko (SOHO) meningkat, sehingga menimbulkan persaingan dalam biaya pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menerapkan approximate cost estimate bangunan ruko (SOHO) berdasarkan kebutuhan beton, besi, dan bekisting per-m2 luas lantai serta kandungan besi dan bekisting per-m3 beton pada struktur beton bertulang. Dalam penelitian ini, metode approximate cost estimate akan dicari dan diterapkan berdasarkan per-m2 luas lantai dan per-m3 beton. Data yang digunakan adalah, gambar konstruksi, RAB asli, dan penelitian terdahulu. Dari hasil penelitian, kebutuhan bahan beton, besi, dan bekisting per-m2 luas lantai untuk struktur bawah berturut-turut 0,092 m3/m2, 10,370 kg/m2, 0,467 m2/m2 sedangkan untuk struktur atas berturut-turut 0,221 m2/m2, 30,420 kg/m2, 2,328 m2/m2. Kandungan besi per-m3 beton untuk pile cap, sloof, kolom, balok, plat, dan tangga berturut-turut 72,52 kg/m3, 303,67 kg/m3, 207,89 kg/m3, 238,39 kg/m3, 82,30 kg/m3, 147,84 kg/m3 sedangkan untuk kandungan bekisting per-m3 beton berturt-turut 3,30 m2/m3, 10,00 m2/m3, 14,93 m2/m3, 13,08 m2/m3, 8,60 m2/m3, 9,37 m2/m3. Penggunaan kedua metode tersebut akan lebih akurat apabila desain setiap elemen struktur dilakukan secara efisien (tidak boros). Penggunaan metode kebutuhan per-m2 luas lantai lebih mudah digunakan tetapi hasilnya tidak seakurat bila menggunakan metode kandungan per-m3 beton.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAHASISWA MENGGUNAKAN MOBIL KE KAMPUS BERDASARKAN TEORI PERILAKU TERENCANA Audi Christian Tedja Tee; Hanemas Panita Montiara; Rudy Setiawan; Harry Patmadjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.389 KB)

Abstract

Transportasi memiliki peranan penting dalam usaha meningkatkan kualitas hidup manusia. Seiring berjalannya waktu, transportasi mengalami perkembangan. Hal ini berdampak pada bertambahnya jumlah kendaraan yang beredar yang disebut juga dengan motorisasi. Fenomena serupa juga terjadi di kampus dimana terdapat peningkatan jumlah mobil yang beredar di kampus. Pihak kampus dapat menerapkan Manajemen Transportasi Kampus untuk mengatasinya, namun akan lebih efektif apabila dapat diketahui faktor yang mempengaruhi mahasiswa untuk lebih memilih menggunakan mobil.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang paling mempengaruhi mahasiswa menggunakan mobil ke kampus berdasarkan Teori Perilaku Terencana dengan mengesampingkan faktor biaya dan waktu. Responden adalah mahasiswa yang secara rutin menggunakan mobil ke kampus. Data yang diperoleh selanjutnya akan diolah dengan bantuan program Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukan bahwa diantara ketiga faktor dari Teori Perilaku Terencana, diketahui bahwa persepsi kendali perilaku adalah faktor yang paling mempengaruhi intensi yang nantinya akan berpengaruh pada sikap aktual.