cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2024)" : 5 Documents clear
Tanggapan Terhadap Stereotip “Tionghoa Punya Toko” Averina, Jennifer
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.12.1.1-12

Abstract

Eksistensi etnis Tionghoa di Indonesia sejak awal sudah dari berabad-abad yang lalu. Dalam menjalankan kehidupan di Indonesia, etnis Tionghoa khususnya di Indonesia bekerja dalam berbagai macam bidang. Bidang-bidang tersebut antara lain adalah sebagai pedagang, petani, pengrajin maupun yang lainnya. Di zaman Orde Baru juga terjadi beberapa hal yang membatasi etnis Tionghoa-Indonesia, hingga di era saat ini orang Tionghoa di stereotipkan sebagai “Tionghoa punya toko”. Meskipun bertahun-tahun telah berlalu, namun stereotip itu masih terus ditujukan kepada etnis Tionghoa. Penulis berfokus meneliti stereotip ini yang bersumber pada masyarakat Tionghoa dan non-Tionghoa di Indonesia, khususnya kota Surabaya. Dengan tujuan untuk meneliti lebih lanjut apakah stereotip “Tionghoa Punya Toko” ini masih relevan di era saat ini. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori Stereotype Content Model, untuk dapat melihat kedudukan stereotip terhadap orang Tionghoa yang ada di Indonesia ini dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil wawancara terhadap para informan yang telah penulis analisis menunjukkan bahwa stereotip terhadap etnis Tionghoa masih ada hingga saat ini, namun sudah mulai berkurang.
Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru Pada Motivasi Murid-Murid Kursus TTZW Surabaya Belajar Bahasa Mandarin Laksmana, Darren Fredericko; Olivia, Olivia
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.12.1.13-26

Abstract

Dalam dunia pendidikan, kompetensi guru dapat diringkas menjadi empat dimensi utama yang terbagi menjadi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional. Dalam empat dimensi ini, kompetensi kepribadian memiliki pengaruh yang paling signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi besarnya pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap motivasi murid dalam belajar bahasa Mandarin, dilaksanakan di kursus bahasa Mandarin TianTian ZhongWen (TTZW). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Pertama dengan menyebarkan angket penelitian melalui formulir Google, total terdapat 55 murid yang berpartisipasi dalam pengisian angket, kemudian menggunakan Excel dan aplikasi SPSS untuk mengolah dan menghitung data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru selama pembelajaran memberikan pengaruh positif terhadap motivasi murid dalam belajar bahasa Mandarin. Di waktu yang sama menemukan bahwa kompetensi kepribadian guru di TianTian ZhongWen (TTZW) secara umum baik, motivasi murid dalam belajar bahasa Mandarin juga cukup tinggi. Penelitian ini menyajikan data yang dapat dijadikan fondasi dasar bagi guru dalam mengembangkan dan meningkatkan kompetensi kepribadian dalam pembelajaran bahasa.
Perspektif Kebahasaan Pada Strategi Sensory Marketing Perusahaan Mixue : Kajian Tindak Tutur Pragmatik Rinaldi, Rinaldi; Fahmi, Muhammad Khairul; Susilo, Arkam; Nurkhalisa, Andi Naswa; Junaeny, Arini
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.12.1.27-38

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan suatu brand adalah strategi marketing yang tepat, adapun teknik marketing yang dapat digunakan yakni melalui penggunaan sensory marketing. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berfokus pada peran konteks pragmatik dalam menentukan maksud tuturan di kehidupan sehari-hari. Sehingga tujuan penulisan ini yaitu menganalisis kebahasaan pada strategi sensory marketing perusahaan Mixue dalam kajian tindak tutur pragmatik indikator sensory Penglihatan (sight), Rasa (taste), Sentuhan (touch), Pendengaran (hear), Penciuman (smell). Sumber data penelitian ini didapatkan langsung dari wawancara informan serta sumber lain baik lisan maupun tulisan. Hasil penelitian ini membuktikan penggunaan sensory marketing yang dilakukan Mixue mampu mempengaruhi perilaku konsumen melalui logo, aksara mandarin, pelafalan unik, dan gimik.
Analisis Komentar Netizen Douban Terhadap Konflik Budaya dalam Film “The Farewell” Tamarisca, Kezia; Christiana, Elisa
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.12.1.39-54

Abstract

Konflik budaya merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan manusia, karena setiap orang dilahirkan dengan latar belakang yang berbeda-beda, dan tentunya norma, etika, moralitas dan nilai-nilai budaya tidak terlepas dari interaksi interpersonal. Konflik budaya hampir selalu terjadi dalam kehidupan nyata, namun juga dapat terwujud melalui pertunjukan seperti film.  Penulis memilih film “The Farewell” (2019) dikarenakan terdapat konflik budaya antara Tiongkok dan barat yang terjadi dalam film tersebut dan film ini mendapat banyak komentar dari netizen di Douban, yaitu komunitas daring budaya Tiongkok yang berfokus pada rekomendasi dan komentar film, buku, dan musik. Dalam penelitian ini penulis ingin menganalisis bagaimana komentar netizen Douban terhadap konflik budaya dalam film “The Farewell” melalui teori perbedaan antara nilai budaya kolektivisme dan individualisme yang dikemukakan oleh Kim (1994). Data penelitian diperoleh dari komentar-komentar netizen Douban selama kurun waktu tahun 2019, yaitu tahun ketika film “The Farewell” ditayangkan, yang membahas tentang konflik budaya yang terdapat dalam film “The Farewell” dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam komentar singkat kategori “bagus”, netizen Douban setuju dan menghargai perbedaan antara nilai budaya Tiongkok dan barat yang terdapat dalam film tersebut. Namun, dalam komentar singkat kategori “umum” ada netizen Douban yang setuju dan ada yang tidak setuju terhadap perbedaan nilai budaya, ada yang lebih memihak pada nilai budaya kolektivisme dan ada juga yang lebih memihak pada nilai budaya individualisme. Dalam komentar singkat kategori “buruk”, netizen Douban tidak setuju dengan nilai-nilai budaya Tionghoa dalam film tersebut, mereka percaya bahwa konflik budaya dalam film tersebut hanya akan menciptakan stereotip orang Tionghoa di barat.
Tanggapan dan Indikator Tanggapan Siswa terhadap Kualitas Layanan Xin Miao Chinese Language Centre Sutorejo Surabaya Wijaya, Belinda; Widjaja, Dinalia
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.12.1.55-66

Abstract

Seiring dengan meningkatnya permintaan pusat pengajaran bahasa Mandarin, peluang pasar untuk pusat pengajaran bahasa Mandarin juga semakin besar, sehingga persaingan antar pusat pengajaran bahasa Mandarin dalam menawarkan berbagai metode pembelajaran semakin ketat. Pusat pengajaran bahasa Mandarin adalah usaha dalam bidang jasa atau layanan. Ketika pelanggan menggunakan layanan, pada dasarnya akan memperhatikan kualitas layanan. Pada penelitian ini, penulis meneliti bagaimana tanggapan siswa terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh Xin Miao Chinese Language Centre Sutorejo dan indikator-indikatornya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, mewawancarai tiga belas orang siswa Xin Miao Chinese Language Centre Sutorejo untuk menganalisis tanggapan mereka mengenai kualitas layanan Xin Miao Chinese Language Centre Sutorejo berdasarkan teori HEdPERF yang dikemukakan Abdullah (2005),  serta mengukur kepuasan mereka terhadap layanan yang mereka terima menggunakan indikator kepuasan yang dikemukakan oleh Tjiptono (2005). Hasil analisis menunjukkan bahwa responden memiliki tanggapan positif terhadap kualitas layanan yang didapatkan. Mereka menyatakan bahwa layanan Xin Miao Chinese Language Centre Sutorejo sangat baik dalam setiap faktor. Semua responden juga menyatakan bahwa mereka secara umum puas dengan kualitas layanan yang diberikan oleh  Xin Miao Chinese Language Centre Sutorejo. Meskipun terdapat beberapa hal yang menimbulkan ketidakpuasan, hal tersebut tidak mempengaruhi kepuasan mereka secara keseluruhan terhadap Xin Miao Chinese Language Centre Sutorejo.

Page 1 of 1 | Total Record : 5