cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
PENERAPAN DUA BELAS PRINSIP FALSAFAH BISNIS FAN LI TERHADAP BISNIS RESTORAN CHINESE FOOD PENGELOLA ORANG TIONGKOK DAN ORANG TIONGHOA DI SURABAYA Annabelle Nyotosantoso; Leo Irwan Sugianto; Chun – I Kuo
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.264 KB) | DOI: 10.9744/century.5.2.33-44

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pemahaman serta penerapan falsafah bisnis Fan Li terhadap bisnis restoran Chinese Food pengelola orang Tionghoa dan keturunan Tionghoa di Surabaya, serta mengetahui persamaan dan perbedaan yang timbul dalam pengaplikasiannya. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat, baik orang Tionghoa dan keturunan Tionghoa pada dasarnya menerapkan falsafah Fan Li dalam mengelola usaha bisnisnya. Namun, di dalam pengaplikasiannya, terdapat sedikit perbedaan antara pemikiran orang Tionghoa dan keturunan Tionghoa.
Pemikiran Konfusius yang Terefleksi dalam Pengajaran Para Guru CHHS 中中华语补习学校汉语老师教学实践中反映的孔子思想 Steffi Thanissa Halim; Elisa Christiana; Liejanto Wijaya
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.64 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.44-58

Abstract

Pembelajaran sebuah bahasa tidak lepas dari budaya yang melatarbelakanginya, termasuk pengajaran bahasa Tionghoa yang juga tidak terpisahkan dari budaya Tionghoa, yang sangat terpengaruh oleh nilai-nilai Konfusius, seorang pemikir dan pendidik teragung pada masa Tiongkok kuno. Saat ini, di Surabaya sudah ada berbagai macam lembaga kursus bahasa Tionghoa, baik yang besar maupun kecil. Skripsi ini menggunakan metode kualitatif, mewawancarai enam orang guru pengajar bahasa Tionghoa di Lembaga Kursus Bahasa Tionghoa CHHS yang merupakan salah satu lembaga kursus bahasa Tionghoa terbesar di Surabaya, dan menganalisis nilai-nilai pendidikan Konfusius yang terefleksi dalam proses belajar mengajar mereka. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa keenam narasumber telah secara tanpa sadar menerapkan nilai-nilai ini, antara lain: pendidikan untuk semua kalangan (Yǒu jiào wú lèi有教无类), mengajar sesuai latar belakang dan kemampuan murid (Yīn cái shī jiào因材施教), menghormati guru dan mencintai murid (Zūn shī ài shēng 尊师爱生) dan menjadikannya sebagai prinsip yang terutama dan mendasar dalam pengajaran mereka.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAK-TERTARIKAN MAHASISWA ETNIS TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA SURABAYA DALAM MEMPELAJARI BAHASA TIONGHOA Tjai Eric Charisty; Liejanto Wijaya
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.43 KB) | DOI: 10.9744/century.4.1.8-19

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, pemuda Indonesia dihadapkan pada tantangan yang cukup berat. Salah satu daya saing generasi muda adalah kemampuan berbahasa Tionghoa. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ketidak-tertarikan mahasiswa etnis Tionghoa di Universitas Kristen Petra Surabaya dalam mempelajari bahasa Tionghoa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi ketidak-tertarikan mahasiswa etnis Tionghoa Universitas Kristen Petra Surabaya terhadap bahasa Tionghoa disebabkan oleh karena bahasa Tionghoa tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan/komunitas yang tidak mendukung penggunaan bahasa Tionghoa, bahasa Tionghoa sulit untuk dipelajari, penetrasi budaya lain seperti Barat dan Korea yang lebih dominan serta identitas sebagai orang Tionghoa-Indonesia namun kurang mengenal budaya Tionghoa sehingga tidak ada ketertarikan untuk mempelajari bahasa Tionghoa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peran keluarga, lingkungan sosial, budaya, identitas dan pendidikan dapat mempengaruhi minat mahasiswa dalam mempelajari bahasa Tionghoa.
UNSUR - UNSUR BUDAYA TIONGHOA YANG TERKANDUNG DALAM UPACARA PERKAWINAN ADAT BETAWI DI PASAR MINGGU, JAKARTA SELATAN Adeline Tantria; Hannie Kwartanti
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.756 KB) | DOI: 10.9744/century.5.2.58-70

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui unsur-unsur budaya Tionghoa yang terdapat dalam pernikahan adat Betawi. Teori yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah teori penelitian sebelumnya, teori tata cara hari perkawinan adat Betawi, teori pakaian pengantin wanita adat Betawi, tata cara perkawinan Tiongkok, teori pembauran budaya, dan teori nilai budaya Tionghoa dalam perkawinan adat Betawi. Dalam skripsi ini menggunakan dua pasang pengantin Betawi yang sedang melaksanakan perkawinan, dan seorang ahli budaya Betawi. Selanjutnya penulis menggunakan metode kualitatif yaitu dengan cara observasi dan wawancara untuk mendeskripsikan hasil analisis dan kesimpulan dari analisis tersebut. Kesimpulan yang didapat adalah dalam perkawinan adat Betawi terdapat unsur-unsur budaya Tionghoa seperti Sie, Jung, nyanyian berbahasa Tionghoa dalam resepsi, pakaian penari Cokek yang berasal dari Tiongkok, petasan, angpau, Phoenix, Naga, dan mie.
STUDI ANALISA METODE PENGAJARAN BAHASA MANDARIN PROGRAM STUDI BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN PETRA SURABAYA Elisabeth Elisabeth
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.71 KB) | DOI: 10.9744/century.7.2.13-28

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti mengadakan observasi terhadap metode pengajaran yang diaplikasikan dalam mata kuliah Bahasa Mandarin II Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra. Data yang telah dikumpulkan meliputi: bahasa pengajaran, media pengajaran, teknik dan metode pengajaran, serta fokus pengajaran yang digunakan dalam kelas. Selain itu, peneliti juga membagikan kuesioner kepada para peserta didik untuk mengumpulkan data mengenai faktor internal peserta didik yang meliputi: waktu belajar bahasa mandarin, tingkatan kemampuan berbahasa Mandarin, cara belajar yang digunakan, serta kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam mempelajari Bahasa Mandarin. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode pengajaran yang digunakan dalam proses pengajaran dalam kelas memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Pertama, penggunaan kombinasi antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin sesuai untuk mahasiswa tahun pertama, namun penggunaan Bahasa Indonesia dalam kelas dinilai terlalu banyak. Kedua, pemilihan media visual sebagai materi pengajaran cukup sesuai dengan cara belajar peserta didik yang sebagian memilih belajar dengan melihat sebagai cara belajar paling efektif bagi mereka, namun penggunaan media visual sebagai satu-satunya media pengajaran akan menghambat proses belajar peserta didik lain. Ketiga, pengajar menggunakan 2 jenis metode pengajaran dalam kelas, yaitu: Grammar-Translation Method dan Situational Language Teaching. Penggunaan ketiga metode pengajaran tersebut memberikan dampak positif bagi proses belajar peserta didik. Namun di sisi lain, peserta didik mengalami kejenuhan dengan pemberian tugas yang terlalu banyak serta memberikan masukan kepada pengajar untuk menggunakan metode pengajaran yang lebih bervariasi, seperti misalnya menggunakan permainan. Keempat, dari segi fokus pengajaran, beberapa kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam pengembangan keterampilan berbahasa dapat diatasi dengan metode dan teknik yang digunakan dalam proses pengajaran. Namun juga ada beberapa permasalahan lain dalam keterampilan berbicara dan membaca yang perlu lebih diperhatikan.
Interaksi Sosial Etnis Batak Dan Etnis Tionghoa Di Gereja GSJA Sungai Kehidupan Surabaya 泗水GSJA Sungai Kehidupan教堂巴塔克族与华裔的社交 Robinhood Sirait
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.253 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.100-107

Abstract

Keanekaragaman etnis di Indonesia menyebabkan adanya interaksi sosial antar etnis yang dapat terjadi kapan dan dimana saja. Syarat terjadinya interaksi sosial adalah kontak sosial dan adanya komunikasi. Skripsi ini bertujuan untuk mendeksripsikan proses perubahan stereotip etnis Batak terhadap etnis Tionghoa di gereja GSJA Sungai Kehidupan. Skripsi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil yang diperoleh ditunjukan melalui interaksi sosial yang intensif dengan aktif dan dalam acara dan kegiatan di dalam dan diluar gereja dapat mengubah stereotip negatif menjadi stereotip positif.
Pandangan Mahasiswa Universitas Kristen Petra terhadap Angka Sial dan Angka Keberuntungan 彼得拉基督教大学的学生对吉利不吉利数字的看法 Howie Yukuri Hariyanto
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.386 KB) | DOI: 10.9744/century.1.1.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan mahasiswa Universitas Kristen Petra terhadap angka sial dan angka keberuntungan. Teori yang menunjang terdiri atas teori manusia dan hal terlarang, perspektif psikologis dalam budaya larangan persamaan bunyi, larangan dalam angka, angka keberuntungan dalam budaya Tionghoa dan Barat, angka sial dalam budaya Tionghoa dan Barat, perbandingan budaya angka antara Tionghoa dan Barat, faktor yang mempengaruhi  psikologis mahasiswa terhadap sesuatu yang bersifat takhayul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan, sebagian besar mahasiswa Universitas Kristen Petra mengetahui makna angka 4 dan 8 di dalam budaya Tionghoa, tetapi sebagian besar dari mereka tidak percaya. Faktor utama yang mempengaruhi mereka percaya karena pengaruh keluarga.
SIKAP UMAT TERHADAP PERUBAHAN BENTUK KELENTENG MENJADI TITD DAN PERKEMBANGANNYA DI SURABAYA Wahyu Widyasari Sandhy; Elisa Christiana
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.315 KB) | DOI: 10.9744/century.4.2.34-39

Abstract

Kelenteng identik dengan tempat ibadah masyarakat Tionghoa. Pada masa pemerintahan Orde Baru kebudayaan dalam bentuk apapun yang berhubungan dengan masyarakat Tionghoa dibatasi. Adanya kebijakan ini oleh masyarakat Tionghoa dirasakan berpengaruh juga terhadap kelenteng. Memasuki era reformasi, umat Tionghoa dapat bernafas lega dan atas bantuan pemerintah mereka yang beribadah di kelenteng dapat melakukan ritual keagamaan mereka tanpa rasa khawatir. Di Surabaya terdapat beberapa kelenteng yang dapat beradaptasi dalam menghadapi perubahan kebijakan pemerintah masa Orde Lama hingga sekarang. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara mewawancarai tujuh orang narasumber yang dapat memberikan keterangan mengenai kelenteng TITD selama tiga masa pemerintahan di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua kelenteng TITD mengalami pergolakan karena kebijakan pemerintahan Orde Baru. Selain itu TITD sebagai wadah yang menaugi kelenteng memiliki peran penting untuk mengembangkan kelenteng hingga pada era Reformasi ini. 
PENGARUH RELASI, FENG SHUI, DAN KEBETUNTUNGAN TERHADAP BISNIS KULINER KELUARGA ORANG TIONGHOA DI PASAR ATOM SURABAYA Natasha Liem; Leo Irwan Sugianto
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.453 KB) | DOI: 10.9744/century.4.1.50-59

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh relasi, feng shui, dan keberuntungan terhadap bisnis kuliner keluarga orang Tionghoa di Pasar Atom Surabaya. Bagi orang Tionghoa relasi, feng shui, dan keberuntungan 3 hal ini telah dijadikan pedoman penting dalam menjalankan bisnis mereka. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah orang Tionghoa yang mengelola bisnis kuliner di Pasar Atom Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat menerapkan relasi, feng shui, dan keberuntungan dalam bisnisnya dan memperoleh pengaruh yang baik.
PENERAPAN PERMAINAN DOBBLE DALAM PEMBELAJARAN KARAKTER BAHASA TIONGHOA (STUDI KASUS DI KALANGAN MAHASISWA INTERNATIONAL BUSINESS ACCOUNTING UNIVERSITAS KRISTEN PETRA) WINONA WINONA; LIEJANTO WIJAYA; CHUN I KUO
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.008 KB) | DOI: 10.9744/century.6.1.14-26

Abstract

Dalam mempelajari bahasa asing, khususnya bahasa Tionghoa ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, salah satunya adalah penguasaan kosakata. Pada kenyataannya, di dalam kelas seorang pengajar hanya meminta para siswanya untuk mempelajari sendiri kosakata yang diberikan dengan metode menulis karakter karakter bahasa Tionghoa berulang kali, hal ini seringkali membuat siswa merasa jenuh dan tidak efisien. Pada penulisan skripsi ini, penulis menggunakan media permainan dobble untuk membantu mahasiswa International Business Accounting untuk belajar karakter bahasa Tionghoa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif (pemberian pre test dan post test) dan kualitatif (wawancara). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kartu permainan dobble efektif bagi para pelajar untuk mengenal karakter bahasa Tionghoa karena metode ini berhasil menciptakan suasana yang kondusif, yaitu: komunikasi dilakukan tidak hanya melalui pengajar namun siswa berperan aktif di dalam kelas dan menumbuhkan daya saing terhadap masing-masing siswa untuk berlomba menjadi pemenang dengan menyebutkan pinyin dari karakter bahasa Tionghoa. Permainan ini tidak hanya mampu menciptakan hubungan yang baik antara siswa namun juga antara pengajar dan siswa sehingga pengajar dapat lebih mengetahui letak kesulitan yang dihadapi siswa. 

Page 11 of 23 | Total Record : 222