cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Penggambaran Bangsawan Kulit Hitam dalam Serial Netflix “Bridgerton” Audrey Laksmono; Jandy Edipson Luik; Daniel Budiana
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ras kulit hitam seringkali dipandang sebelah mata sehingga banyak bermunculan stereotip dikalangan masyarakat yang menyatakan bahwa ras kulit hitam menduduki strata yang paling rendah dari segala bidang (ekonomi, sosial, budaya) jika dibandingkan dengan kulit putih. Tayangan media biasanya digambarkan sesuai realita yang terjadi dalam sosial. Kebanyakan kulit hitam digambarkan sebagai perilaku kriminal, masyarakat budak yang selalu disalahkan. Fenomena ini dikemas ke dalam dunia sinemas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penggambaran bangsawan kulit hitam dalam serial “Bridgerton”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah semiotika televisi milik John Fiske dengan tiga level, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Berdasarkan kode-kode tersebut, peneliti menggunakan konsep blackness dalam media milik Ed Guerrero yang melihat kulit hitam memiliki strata lebih rendah daripada kulit putih dari sisi behavior, intelligence, dan emotion. Hasil penelitian ini menunjukkan bangsawan kulit hitam di abad ke-18 tidak digambarkan sepenuhnya sesuai dengan konsep Guerrero. Mereka digambarkan sebagai kaum kapitalis yang memiliki intelegensi tinggi, sangat ekspresif, dan tidak dapat berpikir panjang. Namun hal tersebut tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan sosialnya apabila kulit hitam menduduki strata tertentu, memiliki peran penting dalam masyarakat. Ideologi yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kapitalisme.
Pengaruh Treasure Sebagai Brand Ambassador Ruangguru Terhadap Brand Awareness Pada Kalangan Siswa Menegah Atas Mayangcindy Langi; Lady Joanne Tjahyana; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi pemasaran memegang peranan yang sangat penting bagi pemasar atau perusahaan. Komunikasi pemasaran menjadi sarana dimana perusahaan berusaha menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen mengenai produk atau jasa yang dijual. Salah satu cara untuk menginformasikan, membujuk dan mengingatkan konsumen yaitu dengan menunjuk dan menggunakan brand ambassador. Brand ambassador adalah pihak yang menjalin kerja sama dengan suatu perusahaan yang bertanggun jawab dan bertugas untuk memberi informasi mengenai suatu produk atau jasa kepada masyarakat. Ruangguru adalah perusahaan teknologi terbesar di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan Pengaruh Treasure Sebagai Brand Ambassador Ruangguru Terhadap Brand Awareness Pada Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksplanatif. Indikator brand awareness yang diguanakan ada tiga yaitu trustworthiness, expertise, dan familiarity. Untuk mengukur brand awareness digunakan indikator brand recall, brand recognition, brand purchase, dan brand consumption. Metode penelitian yang digunakan adalah survei online. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan Treasure sebagai brand ambassador memiliki pengaruh terhadap brand awareness siswa menengah atas.
Analisis Isi Tweet ENHYPEN (@enhypen) Dalam Melakukan Social Media Branding Untuk Berkomunikasi Dengan Fans Nathania Jovita; Fanny Lesmana; Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat gambaran social media branding yang dilakukan oleh ENHYPEN di Twitter. Twitter dipakai oleh ENHYPEN sebagai media komunikasi dengan penggemar. Unggahan yang digunakan dalam penelitian adalah kicauan yang dibagikan pada 1 Januari 2022 - 31 Januari 2022. Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat social media branding yang ditampilkan oleh EHYPHEN pada media sosial Twitter. Pada penelitian yang sudah dilakukan, ENHYPEN menampilkan penggunaan media sosial ditemukan 4 dimensi dari social media branding. Peneliti menemukan temuan baru pada tweet ENHYPEN dominan menggunakan konsep tagar sebagai simbol untuk melakukan branding pada tweet.
Tingkat Brand Awareness Masyarakat Surabaya Terhadap Casa Mille Events Yunchita Limanto; Ido Prijana Hadi; Jandy Edipson Luik
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Casa Mille Events salah satu Brand Event Organizer yang baru di Surabaya. Sebagai Brand baru, peneliti tertarik untuk meneliti Brand Awareness. Casa Mille Events mengkomunikasikan mengenai Brand-nya yang meliputi lima Brand Element yang terdiri dari Brand Name, URL, Logo & Symbol, Slogan, dan Packaging melalui media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Brand Awareness masyarakat Surabaya terhadap Casa Mille Events yang diukur dari kesadaran masyarakat terhadap lima element Brand. Adapun penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat Brand Awareness masyarakat Surabaya terhadap Casa Mille Events ada pada tingkat Recall Brand
Representasi Penyandang Disabilitas dalam film Sound of Metal Ida Bagus Ragadinjana; Fanny Lesmana; Agusly Irawan Aritonang
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok minoritas terbesar di dunia, dan mereka sering menjadi sasaran berbagai pelanggaran hak, seperti tindakan kekerasan, pelecehan. Di dunia perfilman, para penyandang disabilitas sudah lama menjadi salah satu kelompok yang paling tidak terepresentasi dalam film dan televisi, namun pada tahun 2020 muncul film yang mengangkat tema disabilitas dengan judul “Sound of Metal”. Film ini menceritakan tentang seorang drummer musik metal yang tiba-tiba kehilangan pendengarannya hingga tidak dapat mendengar sama sekali. Darius Marder, sang sutradara banyak melibatkan aktor penyandang disabilitas tuna rungu untuk memerankan peran di dalam filmnya, hal ini bertujuan untuk memberikan akting disabilitas yang lebih nyata dan memberikan aktor penyandang disabilitas kesempatan untuk tampil di film. Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok minoritas terbesar di dunia yang dimana kebanyakan berasal dari negara berkembang. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian desktriptif. Adapun metode yang digunakan adalah semiotika dengan kode televisi John Fiske dengan 3 level, yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi. Hasil temuan dari penelitian ini berupa penerimaan seorang tuna rungu bagi dirinya & lingkungan, unsur bahasa isyarat sebagai instrumen komunikasi, dan ideologi egalitarianisme yang ingin memperlakukan penyandang disabilitas dengan hak dan derajat yang sama seperti manusia pada umumnya.
Sikap Generasi Y dan Generasi Z Kota Surabaya Terhadap Pesan Iklan Youtube Gopay Jago “Mencengangkan! Dompet Ini Bisa Curhat” Aldi Ongkojaya; Inri Inggrit Indrayani; Agusly Irawan Aritonang
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sikap Generasi Y dan Generasi Z Kota Surabaya Terhadap Pesan Iklan Youtube Gopay Jago “Mencengangkan! Dompet Ini Bisa Curhat”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode penelitian dilakukan dengan metode survei dengan pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Skala pengukuran untuk kuesioner adalah menggunakan skala likert. Populasi penelitian ini adalahGenerasi Y dan Z kota Surabaya. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji validitas, reliabilitas dan deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas generasi Y dan Z menunjukkan sikap yang positif terhadap pesan yang disampaikan melalui iklan
Komunikasi Sebagai Strategi Coping Anak Laki-Laki Pasca Perceraian Orang Tua Gideon Feriyanto; Fanny Lesmana; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia hingga saat ini. Salah satu hal yang berperan penting dalam tingginya jumlah penduduk dipengaruhi oleh pernikahan. Sayangnya, tingginya angka pernikahan di Indonesia juga diikuti dengan tingginya perceraian yang terjadi. Perceraian dalam suatu keluarga dampaknya akan berpengaruh bagi kehidupan anggota keluarga yang terlibat, terkhusus bagi sang anak. Dalam penelitian ini, bertujuan untuk meneliti bagaimana seorang anak laki-laki yang menjadi korban perceraian mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang sedang dialaminya. Dalam proses penggalian data pada penelitian ini, metode yang digunakan berupa metode studi kasus. Sehingga data yang diperlukan dan didapat dalam penelitian ini mampu menunjukkan hasil yang riil dan mendalam. Melalui penelitian ini, sekaligus menunjukkan bukti bahwa penggunaan komunikasi sebagai coping strategy juga dapat menjadi ancaman bagi penggunanya. Namun, ancaman yang muncul dapat diantisipasi dengan adanya faktor relasi yang kuat, penggunaan metode komunikasi yang tepat, serta adanya keterbukaan dari penggunanya bersama dengan rekannya. Sehingga pada akhir penelitian Ini dapat diketahui bahwa penggunaan komunikasi sebagai strategi coping dapat membantu seseorang untuk keluar dari masalah yang ia miliki.
Citra Food Vlogger Mgdalenaf Sepanjang Pandemi Covid-19 Tjan Jessica Geraldine Tjandra; Ido Prijana Hadi; Fanny Lesmana
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mgdalenaf merupakan food vlogger asal Indonesia yang aktif di berbagai media sosial. Mgdalenaf memanfaatkan channel YouTube dengan nama MGDALENAF dan akun instagram @mgdalenaf untuk membangun citranya sebagai seorang food vlogger. Hal ini cukup efektif dilakukan, terutama pada saat terjadinya pandemi Covid-19. Melalui YouTube dan Instagramnya, Mgdalenaf menunjukkan inisiatif kepeduliannya terhadap UMKM khususnya di bidang kuliner untuk mendapat citra yang positif dengan membuat program UMKM Pilihan Mgdalenaf Bersama Teh Pucuk Harum. Penelitian ini menggunakan teori citra. Dalam teori ini Baskin dan Aronoff menunjukkan terdapat lima elemen citra yang dapat digunakan, yakni, primarry impression, familiarity, preference, perceptions, dan positions. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah channel YouTube MGDALENAF dan akun instagram @mgdalenaf. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Mgdalenaf memanfaatkan media sosialnya untuk pembentukan citranya dan citra yang ditampilkan oleh Mgdalenaf sebagai seorang food vlogger di Indonesia sepanjang pandemi Covid-19 berdasarkan lima elemen citra yaitu sosok yang inspiratif dan bertanggung jawab terhadap pelaku UMKM, humanis dan filantropi, reviewnya dapat dipercaya, Bar Bar, dan sosok food vlogger yang berkualitas.
Self-Disclosure Transpuan kepada Orang Tua Handry Christian Pramananta; Desi Yoanita; Agusly Irawan Aritonang
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transpuan ialah laki-laki yang merubah penampilannya menjadi seorang perempuan. Transpuan termasuk dalam kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transsexual) dan kelompok ini masih dianggap sebagai kaum minoritas di Indonesia. Self-Disclosure merupakan tindakan dari individu untuk menyingkapkan informasi yang hanya bisa disampaikan kepada orang-orang terdekat. Orang tua merupakan bagian dari keluarga, dan keluarga adalah lingkup sosial pertama yang akan ditemui oleh tiap-tiap individu. Self-Disclosure transpuan kepada orang tuanya menjadi topik dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini, yakni memahami pemaknaan pengalaman self-disclosure transpuan kepada orang tuanya. Peneliti melakukan wawancara mendalam kepada dua narasumber Van dan Vel yang telah melakukan self-disclosure kepada orang tuanya. Penelitian ini menggunakan metode Fenomenologi untuk menjelaskan pemaknaan self-disclosure transpuan kepada orang tua. Tahapan dalam metode fenomenologi Clark E. Moustakas yakni epoché, phenomenological reduction, imaginative variation, dan synthesis of meaning and essence. Hasil dari penelitian ini adalah pemaknaan relasi antarpribadi dan penolakan gender lahiriah sebelum melakukan self-disclosure, dorongan untuk melakukan self-disclosure, serta dampak melakukan self-disclosure terhadap diri dan lingkungan sekitar. Self-disclosure yang dilakukan oleh kedua narasumber bukanlah bentuk perizinan, namun adanya keinginan untuk menyampaikan informasi terkait identitas gender yang sebenarnya. Kehadiran orang tua akan berimbas pada bentuk self- disclosure yang dilakukan oleh tiap individu.
Sikap Generasi Y di Surabaya Pada Pesan Iklan Youtube OVO Versi “Pake OVO di Indomaret, Bisa Kakak!” Albert Leon Suciadi; Inri Inggrit Indrayani; Agusly Irawan Aritonang
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap Generasi Y di Surabaya pada pesan iklan YouTube OVO versi “Pakai OVO di Indomaret, Bisa Kakak!”. Sikap terdiri dari tiga komponen diantaranya kognitif, afektif, dan konatif. Peneliti memilih responden yang merupakan generasi Y dengan rentan usia 25-40 tahun, berdomisili di Surabaya, dan pernah menonton iklan YouTube ini sebanyak 3 kali. Peneliti menggunakan metode survey (kuesioner online) dalam mengumpulkan data dan menyebarkan kepada 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap generasi Y di Surabaya pada pesan iklan YouTube OVO versi “Pakai OVO di Indomaret, Bisa Kakak!” untuk komponen kognitif, afektif, dan konatif berada pada kategori positif. Setelah di rata-rata, generasi Y di Surabaya memunculkan sikap positif secara keseluruhan pada pesan iklan YouTube OVO versi “Pakai OVO di Indomaret, Bisa Kakak!”Silahkan Anda memasukkan abstrak yang telah Anda tuliskan di dalam naskah skripsi Anda. Abstrak harus berisi fenomena, teori atau konsep yang digunakan, metode yang dipakai, temuan atau hasil penelitian Anda. Format penulisan menggunakan huruf Calibri 10pt. Untuk abstrak, maksimum 250 kata. Untuk jumlah halaman artikel secara keseluruhan adalah 10-12 halaman, sudah termasuk daftar referensi. Margin yang digunakan adalah 4-3-3-3. Ukuran kertas adalah A4. Penulisan artikel dengan menggunakan 1 spasi. Style pengutipan adalah APA style, bisa Anda lihat di panduan penulisan skripsi UK Petra.