cover
Contact Name
Riki Effendi
Contact Email
riki.effendi@ftumj.ac.id
Phone
+628126911689
Journal Mail Official
sintek@ftumj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. Cempaka Putih Tengah 27, RT.11/RW.5, Kec. Cempaka. Putih, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10510
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 20889038     EISSN : 25499645     DOI : -
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin is an open access, peer-review journal which publishes original and review articles that advance the understanding of both the fundamentals of engineering science and its application to the solution of challenges and problems in mechanical engineering systems, machines and components. The editorial team aims to publish high quality and highly applied research and innovation that has the potential to be widely disseminated, taking into consideration the potential mechanical engineering that it could generate.
Articles 269 Documents
ANALISIS EFISIENSI TURBIN GAS TERHADAP BEBAN OPERASI PLTGU MUARA TAWAR BLOK 1 Naryono Naryono; Lukman Budiono
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2013): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap Muara Tawar (PLTGU Muara Tawar) merupakan salah satu unit pembangkit di Indonesia. Sebagai salah satu pembangkit listrik terbesar di Indonesia kesiapan PLTGU Muara Tawar sangat diperlukan. PLTGU merupakan pembangkit yang memiliki respons yang cepat terhadap perubahan beban. Oleh karena itu perubahan beban pada PLTGU sering sekali terjadi. Untuk menjaga performance pada PLTGU, peralatan yang ada dalam PLTGU harus dijaga kondisinya agar dapat bekerja secara optimal. Pada Tugas Akhir ini akan dilakukan analisis efisiensi turbin gas terhadap beban operasi  PLTGU Muara Tawar Blok 1 dengan menganalisis efisiensi yang dihasilkan turbin gas berbahanbakar natural gas.Dari hasil penelitian ini didapat bahwa efisiensi thermal turbin gas PLTGU Muara Tawar Unit 1, 2, dan 3 pada beban 136 MW adalah 36.35%, 35.55%, dan 35.13%.
ANALISIS POTENSI REFUSE DERIVED FUEL (RDF) DARI SAMPAH PADA TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) DI KABUPATEN TEGAL SEBAGAI BAHAN BAKAR INCINERATOR PIROLISIS Mutiara Fadila Rania; I Gede Eka Lesmana; Eka Maulana
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2019): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/sintek.13.1.51-59

Abstract

The garbage dumping in Tegal Regency has reached 989.8 m3/day and increasing every year. The percentage of waste in Murareja landfill is dominated by plastic waste which is 40.15%. The plastic waste will be processed by pyrolysis by utilizing Refuse Derived Fuel (RDF) as its fuel. The percentage of garbage in Murareja TPA that can be used as RDF is quite high, which is 28.7%, consisting of 15.35% paper waste, 2.35% rubber / leather waste, 2% garbage cloth, 1% wood waste, and 8% plastic waste. The waste is considered potentially to be produced into RDF. The production of RDF aims to convert the combustible waste fraction from 4K1P waste (Paper, Wood, Fabrics, Rubber / Leather and Plastics) to be fueled. Therefore it is important to know how much potential of 4K1P waste to be processed into RDF, and how optimal calorific value of RDF is to be used as fuel of pyrolysis incinerator on Waste Power Generation at Murareja TPA, Tegal regency. Based on the result of the research that has been done, the theoretical value of the theoretical value of 4K1P RDF briquette is 3677.0945 - 5507.114 [kcal / kg]. From the actual data obtained with laboratory testing the value of RDF beverage caloric waste 4K1P RDF amounted to 3973.45 [kCal / kg]. The optimal calorific value of RDF required as a pyrolysis incinerator fuel is 3248.809 [kcal / kg]. Based on the results of laboratory tests, the percentage of moisture content, ash content, volatile content and carbon content are 4.68%, 11.64%, 7.81% and 75.87% respectively.
STUDI KEKUATAN LAS RESISTANSI LISTRIK PADA PIPA BAJA API 5L-B DAN API 5L-X60 Koos Sardjono; Rusli Munandar
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 5, No 1 (2011): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu sambungan las biasanya diukur dari komposisi kimia dari logam, kekuatan dan keuletan serta struktur mikro yang terbentuk pada sambungan las untuk melakukan pengelasan yang berkualitas tinggi dengan menggunakan metode Pengelasan Kampuh Kontinyu (Continuous Seam Welding), dan untuk mengetahui sejauh mana kekuatan dari pipa baja API 5L-B (10″x9.30 mm) dan API 5L-X60 (20″x12.70 mm) maka dilakukan pengujian yang meliputi: pengujian radiografi, pengujian tarik, pengujian impact, pengujian kekerasan metode Vickers dan pengujian Metallografi dengan membandingkan kekuatan pada daerah HAZ dan Base Metal serta Weld Metal. Berdasarkan pengujian secara keseluruhan, menunjukkan bahwa data hasil pengujian sesuai standar. Untuk pengujian Radiografi menunjukkan bahwa tidak terdapatnya cacat pada benda uji. Pada pengujian tarik API 5L-X60 menunjukkan bahwa angka kekuatan tarik dan kekerasan cukup tinggi dibandingkan dengan API 5L-B dan juga kuat tarik pada daerah Weld lebih tinggi dari pada daerah Transe ini dikarenakan Post Weld Heat Treatment (perlakuan panas setelah pengelasan). Dalam pengujian Impact temperatur transisi semakin menurun sejalan dengan meningkatnya kalor yang terserap. Untuk pengujian kekerasan API 5L-X60 lebih keras dibandingkan dengan API 5L-B, daerah Base Metal adalah daerah yang paling keras, karena pada daerah Base Metal tidak terkena perlakuan panas.
PENGARUH BUTIRAN FILLER KAYU SENGON TERHADAP KARAKTERISTIK PAPAN PARTIKEL YANG BERPENGUAT SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT Sunardi Sunardi; Moh. Fawaid; Rina Lusiana
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 11, No 1 (2017): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The waste of palm empty fruit bunches in Province Banten, especially Pandeglang and Lebak Region had been used optimally until today. The others hand, this waste to be environmental problem. This article will discuss the exploiting fiber of palm empty fruit bunches for reinforce the particle board. Composition and percentage of particle board consist of 15%  fiber, 15% epoxy resin, 20% PVAc and 50% wood sawdust. Specimens were made by cold press single punch method with pressure 30 bar. The particle board characteristics will observed is density, hardness, impact strength, elastic limit, deformation and micro structure. From this research was obtained that the particle board mesh 18 have the highest elastic limit and impact strength, that is 1157.86N/mm2 and 8.601kJ/m2, respectively. The deformation and density is 2.42% and 0.87gr/cm3, respectively.
UJI PERHITUNGAN DAN PERBANDINGAN ALAT FUEL SAVER UNTUK MENINGKATKAN TENAGA DAN MENGURANGI KOMSUMSI BAHAN BAKAR Fadwah Maghfurah; Fajar Agung Setiawan
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2013): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertamax Plus adalah salah satu jenis bahan bakar yang di produksi oleh Pertamina Persero milik Pemerintah. Dimana  Pertamax Plus  diproduksi dengan menggunakan bahan baku berkualitas tinggi yang telah memenuhi standar International Word Wide Fuel Charter yang F menuju katagori I. Dan tentu saja bahan ini tidak mengandung timbal. Hasil pembakakaran mesin makin sempurna. Lalu racun gas buang kendaraan bermotor yang bersumber dari senyawa kimia yang tidak stabil dapat ditekan menjadi lebih baik. Motor bakar torak menggunakan silinder tunggal atau beberapa silinder. Salah satu fungsi torak disini adalah sebagai pendukung terjadinya pembakaran pada motor bakar. Tenaga panas yang dihasilkan dari pembakaran diteruskan torak ke batang torak, kemudian diteruskan ke poros engkol yang mana poros engkol nantinya akan diubah menjadi gesekan putar. Maka dari itu dari pemakian bahan bakar yang di pergunakan, diharapkan pemakaian, perancangan alat ini memberikan tenaga lebih dan di harapkan kendaraan mengkomsumsi bahan bakar lebih irit di bandingakan dengan tidak memakai alat.
EFEK PEMASANGAN ISOLATOR TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR LPG MESIN SANGRAI BIJI KOPI INDUSTRI KECIL Muhammad Trifiananto; Intan Hardiatama
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2018): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee beans in Jember Regency continue to be increased in line with the expansion of new crop fields. New coffee plantations plus 9 hectares were based on data from the Jember Regency Statistics Agency from 2008. Coffee bean production in Jember District in 2011 totaled 28,961.79 quintals, from 22,080.47 quintals for 2010. (Budiharjo, 2014). The increase in coffee bean production and land area is not followed by the level of prosperity of coffee farmers who own the land (Budiharjo, 2014). An appropriate technology to increase the selling value of coffee products  are roasting and packaging. The roasting method used greatly affects the quality of coffee. This study focused on the variation of insulators applied to roasting machines. The purpose of this study was to determine the rate of heat loss from the coffee roaster machine after being given the addition of an insulator and find out how much coffee production costs using a roaster machine which was given the addition of an insulator. Experimental research using a coffee roaster machine with LPG fuel with a capacity of 10 kg. Research was carried out by varying the insulators used such as without insulators, adding aluminum foil, adding glass wool, adding wood powder, adding glass wool and extruded polystrene foam, the last addition wood powder and extruded polystrene foam. Data retrieval was carried out using a temperature sensor and data logger with four thermocouple types K mak 6675. In addition to data retrieval of temperature, LPG consumption data was also collected. The results showed that the smaller thermal conductivity of an insulating material, produced lower  heat ratio and  lower  fuel consumption.
ANALISIS PERUBAHAN DIMENSI BAJA AISI 1045 SETELAH PROSES PERLAKUAN PANAS (HEAT TREATMENT) Sasi Kirono; Eri Diniardi; Isgihardi Prasetyo
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4, No 2 (2010): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara meningkatkan sifat mekanis dari baja adalah dengan proses pengerasan (Hardening). Tetapi proses ini sering juga diikuti dengan adanya dampak negatif yang justru sangat merugikan, seperti perubahan bentuk ( Distorsi). Karena terjadinya hal tersebut di atas, maka perlu dilakukan penelitian perubahan bentuk setelah proses pengerasan. Material yang digunakan adalah baja AISI 1045 dengan proses pengerasan yang dilakukan pada media air, oli, dan udara yang temperatur austenisasinya 8500 C dan waktu penahanan (holding time) masing-masing 30 menit. Nilai kekerasan setelah proses Heat Treatment juga mengalami perubahan yang cukup besar. Pada media pendinginan air terjadi peningkatan hingga 300 % disusul media pendingin oli sekitar 200 % dari kekerasan awal. Tetapi pada media pendinginan udara terjadi penurunan nilai kekerasan sekitar 10 % dari kekerasan awal.
ANALISA FRAKTOGRAFI PADUAN Cu-Zn 70/30 PADA BERBAGAI % DEFORMASI CANAI HANGAT Eka Febriyanti
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 2 (2016): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TMCP (Thermo mechanical controlled process) merupakan suatu proses perubahan bentuk suatu material dengan cara memberikan regangan plastis yang besar dan terkontrol terhadap material. Salah satu metode TMCP yang sedang dikembangkan adalah pengerjaan canai hangat karena memiliki banyak kegunaan seperti dapat memberikan efisiensi energi dan kemudahan dalam pengontrolan dimensi. Pengerjaan canai hangat dengan menggunakan variasi persentase deformasi sebanyak 32,25%; 35,48%; dan 38,7% dari penelitian canai hangat di suhu 500°C secara double pass reversible dilakukan pada pelat paduan Cu-Zn 70/30. Dengan melakukan pemeriksaan fraktografi menggunakan analisa field emission scanning electron microscope (FESEM) dapat dilihat bahwa patahan uji tarik pada material paduan Cu-Zn 70/30 memiliki ukuran dimple yang semakin kecil dan bentuk dimple yang lebih dangkal seiring dengan bertambahnya persentase deformasi dan regangan canai hangat.
PENGARUH HASIL PENGELASAN GTAW DAN SMAW PADA PELAT BAJA SA 516 DENGAN KAMPUH V TUNGGAL Cahya Sutowo; Arief Sanjaya
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 1, No 1 (2007): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan adalah proses penyambungan antara dua bagian logam atau lebih dengan menggunakan energi panas dan menggunakan bahan tambah atau elektroda yang dipanaskan sehingga mempunyai kekuatan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh hasil pengelasan yang berbeda yaitu pengelasan GTAW ( gas tungsten arc welding ) dan pengelasan SMAW ( shield metal arc welding ) pada pelat baja SA 516 terhadap kekuatan tarik, kekerasan dan struktur mikro.  pelat baja SA 516 adalah pelat baja standar America dari ASME yang termasuk baja karbon rendah dengan nilai carbon 0,17. proses pengelasan yang dilakukan peneliti menggunakan pengelasan manual. heat input yang digunakan pada pengelaan GTAW 1709J / mm dan SMAW 1636J / mm. Pada hasil pengujian tarik hasil pengelasan GTAW lebih tinggi dibandingkan pengelasan SMAW dengan selisih tegangan tarik maksimum sebesar 6,62 N/mm2 (6,62MPa), selelisih tegangan yield adalah 17,83 N/mm2 (17,83MPa) lebih tinggi pengelasan GTAW serta pada elongasi pengelasan GTAW lebih tinggi dengan selisih 2,09% dibandingkan pengelasan SMAW, kekerasan pengelasan GTAW tidak terlalu jauh dengan hasil pengelasan.
ANALISIS PARAMETER OPERASI PADA PROSES PLASTIK INJECTION MOLDING UNTUK PENGENDALIAN CACAT PRODUK Dadi Cahyadi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2014): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktifitas dunia usaha pembuatan produk berbahan dasar plastik skala kecil menengah di Indonesia dewasa ini, telah banyak menggunakan proses injection molding. Permasalahan yang sering dialami adalah terjadinya cacat produk pada barang jadi, sehingga merugikan pelaku usaha dari segi adanya material yang terbuang serta tertundanya waktu pengiriman. Untuk itu perlu dilakukan pengendalian kualitas secara berkesinambungan. Telah terjadi cacat produk pada stationery TB 650 (bagian dari box penyimpanan alat tulis) berbahan dasar Polyprophylene. Dalam hal cacat produk tersebut, dikarenakan belum terstandarisasinya setting parameter proses serta masih memakai cara trial and error. Akan dilakukan analisis terhadap terjadinya cacat produk dengan mengembangkan model simulasi empirik yang menggambarkan hubungan antara parameter proses dengan cacat produk yang terjadi, dengan menggunakan Autodesk Moldflow Adviser Software terhadap produk dengan variasi nilai tekanan injeksi, temperatur injeksi serta waktu pendinginan, yang hasilnya diolah untuk mendapatkan kombinasi nilai optimum untuk setting parameter yang diteliti. Dari penelitian didapatkan bahwa tekanan injeksi, temperatur injeksi dan waktu pendinginan berpengaruh terhadap terjadinya cacat produk. Untuk produk stationery TB 650, didapatkan setting yang optimum adalah sebagai berikut; tekanan injeksi (PInj) = 8.578 MPa, temperatur injeksi (TMelt) = 240 oC, serta waktu pendinginan (tCol) = 20 s.

Page 7 of 27 | Total Record : 269