cover
Contact Name
Muchlisin Z.A.
Contact Email
muchlisinza@unsyiah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muchlisinza@unsyiah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pencerahan
ISSN : 16937775     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pencerahan adalah jurnal bidang pendidikan yang meliputi semua aspek pendidikan pada semua tingkatan pendidikan baik formal maupun non formal. Jurnal ini diterbitkan bersama oleh Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala, terbit dua nomor setiap tahun pada tiap Bulan Maret dan September. Paper yang diterbitkan telah melalui proses review oleh editor dan mitra bebestari. Jenis artikel yang dapat dipertimbangkan adalah hasil penelitian murni, kajian kepustakaan dan opini pakar terhadap suatu topic dengan mengacu kepada kaedah-kaedah ilmiah yang berlaku.
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAKEM DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 PEUKAN BADA ACEH BESAR Mawardi Ch. Hamid
Jurnal Pencerahan Vol 7, No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.876 KB) | DOI: 10.13170/jp.7.1.2050

Abstract

Efektivitas Pembelajaran PAKEM adalah pembelajaran yang mampu mengaktifkan siswa, membuat siswa menjadi kreatif, bersifat efektif, dan menyenangkan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tersebut: (1) Penyusunan perencanaan program pembelajaran, (2) Pelaksanaan program pembelajaran, dan (3) Pelaksanaan evaluasi. Kemudian penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah: Kepala sekolah, guru dan siswa. Hasil penelitian menyimpulkan sebagai berikut: Sekolah telah melakukan penyusunan program pembelajaran berdasarkan kurikulum yang meliputi analisis materi pelajaran (AMP), penyusunan program tahunan (Prota), penyusunan program semesteran (Prosem), penyusunan rencana pelaksanan pembelajaran (RPP), dan pendalaman materi (bahan ajar).Pelaksanaan program pembelajaran dalam penerapan model Pakem, proses belajar mengajar guru masih belum optimal diakibatkan guru masih dominan menggunakan metode ceramah dan belum maksimal dalam penggunaan media pembelajaran.
FILSAFAT ILMU PENDIDIKAN UNTUK INDONESIA Darwis A. Soelaiman
Jurnal Pencerahan Vol 7, No 2 (2013): September 2013
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.181 KB) | DOI: 10.13170/jp.7.2.2036

Abstract

Tulisan ini bermaksud mengembangkan sebuah alternatif model Filsafat Ilmu Pendidikan untuk Indonesia. Dari 3 macam model yang dibahas melalui studi literatur, yaitu (1) Model Filosofis (Filsafat pendidikan Barat, Filsafat Pendidikan Islam, dan Filsafat Pendidikan Pancasila), (2). Model “Kemas Kedepan” (Kebudayaan, Masyarakat, dan Kehidupan Masa Depan), dan (3) Model Pemikiran 4L (Pemikiran Luhur, Lahir, Logik, dan Lateral), maka dikembangkan satu Model Terpadu dari ketiganya. Karena salah satu pendekatan yang dipakai adalah dari perspektif Islam, maka model terpadu itu akan sangat relevan dikembangkan dalam konteks daerah Aceh yang sedang mengembangkan sistem pendidikan Islami, meskipun model alternatif yang terpadu itu dimaksudkan untuk dikembangkan dalam konteks pendidikan di Indonesia
Upaya Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pada MTsS Al-Fauzul Kabir Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar . Mahdi
Jurnal Pencerahan Vol 6, No 1 (2012): Maret 2012
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.662 KB) | DOI: 10.13170/jp.6.1.2027

Abstract

Kepemimpinan Kepala Madrasah adalah salah satu faktor yang dapat mendorong suatu sekolah untuk mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran sekolahnya melalui program-program yang dilaksanakan secara bersama-sama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan komitmen guru dan hambatan yang dialami kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru Madrasah Tsanawiyah Al-Fauzul Kabir kota Jantho. Penelitian ini menggunakan metode Diskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala Madrasah, pengajaran, pegawai Tata usaha dan guru-guru madrasah Tsanawiyah Al-Fauzul Kabir Kota jantho. Teknik analisis data dengan analisis kualitatif yang dapat memberikan hasil bahwa (1). Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam meningkatkan komitmen kerja melalui pemberdayaan guru sesuai bidangnya masing-masing. Melakukan evaluasi supervisi kelas, pembinaan rutin intern sekolah dan memberikan reward kepada guru yang berprestasi. (2). Kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan semangat kerja melalui pembinaan profesional kerja, mengevaluasi program mengajar guru, kesepakatan dalam hal kedisiplinan waktu serta kerja sama intern dengan kepala madrasah dan guru. (3). Hambatan yang dialami kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru adalah adanya keterbatasan waktu  dalam melaksanakan supervisi kelas, pembinaan profesionalisme guru dan evaluasi PBM guru serta alokasi dana yang terbatas di Madrasah Tsanawiyah Al-Fauzul Kabir Kota Jantho
REFLEKSI TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Izzatur Rusuli
Jurnal Pencerahan Vol 8, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.881 KB) | DOI: 10.13170/jp.8.1.2041

Abstract

Teori belajar merupakan kumpulan prinsip umum yang saling berhubungan dan penjelasan atas sejumlah fakta serta penemuan yang berkaitan dengan peristiwa belajar. Dalam teori belajar Barat, terdapat tiga teori yang populer yang salah satunya adalah teori behavioristik. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teori belajar behavioristik? Bagaimana pula teori belajar akhlak dalam perspektif Islam? Serta bagaimana perbandingan dan sintesa teori belajar konvensional dengan teori belajar Islam? Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barat yang mempunyai worldviewsekuler-positifistik-materialistik, membata
Pendidikan Agama Islam di Mekkah dan Serambi Mekkah Tasnim Idris
Jurnal Pencerahan Vol 6, No 2 (2012): September 2012
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.162 KB) | DOI: 10.13170/jp.6.2.2032

Abstract

Paper ini akan memaparkan penelurusan perjalanan pendidikan agama di Mekkah dan Serambi Mekkah (Aceh). Mekkah dan Serambi Mekkah dua wilayah yang dianggap oleh penduduknya mempunyai keistimewaan, walaupun demikian dua daerah itu tetap menerima pengaruh dari daerah lain. Sebagai contoh pendidikan halaqah di masjid telah ada pada masa sahabat Rasul saw , namun demikian perkembangan zaman mendorong masyarakat kedua wilayah ini untuk memilih model pendidikan modern yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Pengajaran atau Kementerian Agama. Jadi masjid menjadi pusat kegiatan umat pada masa lalu sudah diambil sebagian perannya oleh dinas atau kementerian pada masa sekarang. Pada masa sekarang ini sangat diperlukan fatwa atau terobosan baru dari pimpinan dayah seperti transaksi  dengan perbankan setelah mereka membuka diri untuk belajar di luar negeri atau memanfaatkan kunjungan para ulama ke luar negeri yang dikelola oleh Badan Pemberdayaan dan Pengembangan Dayah Aceh
OPTIMALISASI KONTRIBUSI PERGURUAN TINGGI DALAM MEMBERANTAS KORUPSI DI ACEH M. Shabri Abd. Majid
Jurnal Pencerahan Vol 7, No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.354 KB) | DOI: 10.13170/jp.7.1.2051

Abstract

Aceh is known as the most religious province in Indonesia, which has been granted by the central government, Jakarta to implement Islamic law in regulating the state affairs. Ironically, the province has been ranked as the third corrupted province in Indonesia. This study analyse descriptively the role of the higher education institutions in combating the corruption in Aceh. The efforts to empower the universities in combating the corruption were proposed in the study. The universities are supposed not only to transfer knowledge but it also to transfer the values. The universities should educate student to become a good citizen, intellectually and spiritually. The values, norms, and Islamic ethics should be inculcated into the students during the studying and learning process at the universities. The content of the curricula needs to be developed, inculcating these Islamic values, i.e., amanah (trustworthy), honesty, responsibility, ikhlas (sincerity), ihsan (benevolent), ‘adil (just), and teaching for the sake of Allah. It is strongly believed that by inculcating Islamic principles and values into the students’ mind, the university graduates will be able to free themselves from any corrupted activities and even they emerge as the heroes who readily stand in forefront to combatcorruption in Aceh.
KONTRIBUSI PENDIDIKAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI : KASUS PROVINSI ACEH . Nazamuddin
Jurnal Pencerahan Vol 7, No 2 (2013): September 2013
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.55 KB) | DOI: 10.13170/jp.7.2.2037

Abstract

Kajian deskriptif ini bertujuan untuk menyajikan capaian-capaian umum pendidikan di Aceh dan menghubungkannya dengan pergerakan beberapa indikator utama pembangunan ekonomi; pertumbuhan PDB, pendapatan per kapita, dan angka pengangguran. Metode deskriptif digunakan dengan mengumpulkan informasi yang dianalisis melalui observasi terhadap data-data skunder dan pengamatan korelasi antar variabel secara grafik. Data diperoleh dari publikasi-publikasi atau dokumen-dokumen dari lembaga resmi yang berhubungan dengan bidang pendidikan. Data-data dasar diekstraksi dari Laporan Perkembangan Pendidikan Aceh yang diterbitkan oleh TKPPA sejak 2009 hingga 2012. Statistik deskriptif ditampilkan untuk menarik kesimpulan umum dari dataStatistik disajikan dalam bentuk tabel-tabel dan grafik-grafik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Aceh mempunyai kecencerungan semakin tumbuh, baik dari dari sudut kuantitas maupun kualitas. Angka melek huruf relatif tinggi, sementara angka partisipasi pendidikan dan rata-rata lama sekolah cenderung meningkat. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita meningkat selama periode observasi yang sama. Demikian pula angka pengangguran menuru. Dengan demikian, dapat disimpulkan ada indikasi hubungan positif antara kinerja pendidikan di Aceh dengan kinerja ekonomi. Karena kajian ini hanya deskriptif dan belum dibuktikan secara statistik, disarankan agar dilakukan kajian empiris yang lebih formal dengan melakukan estimasi terhadap model ekonometrik terhadap hubungan antara kinerja pendidikan dan pertumbuhan ekonomi.
Kinerja Pengawas Dalam Meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah Pada MAN Janarata Kabupaten Bener Meriah Tajerian Hasan
Jurnal Pencerahan Vol 6, No 1 (2012): Maret 2012
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.785 KB) | DOI: 10.13170/jp.6.1.2028

Abstract

Salah satu faktor yang berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan kepala sekolah adalah pengawas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola memotivasi pengawas, disiplin pengawas, penyusunan program pengawas, dan kendala-kendala yang dihadapi pengawas dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah pada MAN Janarata Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah pengawas, kepala sekolah, ketua MGMP, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pemberian motivasi oleh pengawas sekolah berbentuk kesempatan pengembangan karir, mengikuti seminar, melanjutkan pendidikan, partisipasi dalam menetapkan sasaran, pengakuan dan harapan yang jelas; (2) pembinaan disiplin pengawas dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah pada MAN Janarata Kabupaten Bener Meriah dilakukan dengan pendekatan persuasif dalam membimbing kepala sekolah, mengawasi kepala sekolah, dan menentukan jobdescription kepada kepala sekolah serta memberi sanksi kepada kepala sekolah sesuai dengan tingkat pelanggarannya; (3) Penyusunan Program dengan cara menetapkan kebijakan mutu, menetapkan indikator dan target kinerja, melaksanakan perbaikan mutu. (4) Faktor-faktor penghambat pengawas sekolah dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah meliputi: kurangnya sosialisasi peraturan sekolah, kurangnya koordinasi sekolah, kurangnya disiplin kerja
REFLEKSI TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Izzatur Rusuli
Jurnal Pencerahan Vol 8, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/jp.8.1.2042

Abstract

Teori belajar merupakan kumpulan prinsip umum yang saling berhubungan dan penjelasan atas sejumlah fakta serta penemuan yang berkaitan dengan peristiwa belajar. Dalam teori belajar Barat, terdapat tiga teori yang populer yang salah satunya adalah teori behavioristik. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teori belajar behavioristik? Bagaimana pula teori belajar akhlak dalam perspektif Islam? Serta bagaimana perbandingan dan sintesa teori belajar konvensional dengan teori belajar Islam? Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barat yang mempunyai worldviewsekuler-positifistik-materialistik, membatasi teori belajar pada gejala-gejala yang berkaitan dengan peristiwa belajar yang bersifat empiris-rasional-kuantitaif. Hal ini berimplikasi bahwa teori belajar behavioristik mereduksi manusia hanya terbatas pada mekanikal-pragmatis dan menjadikan individu berorientasi pada materi. Sementara teori belajar yang ditawarkan Islam, tidak hanya bersifat rasional-empiris, melainkan juga bersifat normatif-kualitatif. Terdapat teori belajar dalam Islam yang sepadan dengan teori belajar behavioristik, yaitu: 1) teori belajar akhlaq yang menekankan pada pembentukan tingkah laku, yang terdiri dari tiga model; taqlid (imitasi), ta’wid (pembiasaan), dan tajribah wa khata’ (trial and error). Meskipun demikian, tidak semua konsep teori belajar behavioristik itu bersifat destruktif atau bertentangan dengan Islam. Di sisi lain, masih terdapat teori-teori belajar yang tidak bertentangan dengan Islam, sehingga perlu diadakan sintesa. Dari sintesa kedua teori belajar tersebut muncul teori belajar terpadu yang selaras dengan idealisme Islam, yaitu kumpulan dari beberapa prinsip yang berkaitan dengan belajar yang bersumber dari al-Qur’an, al-Sunah, khazanah pemikiran intelektual muslim, dan mengadopsi teori belajar Barat yang relevan dengan Islam. Teori belajar terpadu ini memberikan implikasi pada proses pembelajaran yang holistik, efektif, dan efisien.
Implementasi Praktek kerja Industri Dalam Meningkatkan Tenaga Kerja Siap Pakai Pada Smk Negeri 2 Kota Banda Aceh . Nirmawati
Jurnal Pencerahan Vol 6, No 2 (2012): September 2012
Publisher : Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.864 KB) | DOI: 10.13170/jp.6.2.2033

Abstract

Praktik kerja  industri  adalah  salah satu  kegiatan  Pendidikan  Sistem  Ganda  untuk  meningkatkan ketrampilan siswa pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi praktik kerja industri pada Program Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan, antara  lain; pelaksanaan  praktik  kerja  industri. Metode yang  digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik  pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah  kepala sekolah, waka humas, ketua program kompetensi keahlian teknik  kendaraan ringan, guru pembimbing dan DU/DI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) ProgPram prakerin pada program  kompetensi  keahlian teknik  kendaraan  ringan dilaksanakan setiap tahun, namun dalam melaksanakan pengelolaannya belum sesuai dengan standar administrasi.(2) Strategi pelaksanaan prakerin menerapkan pola block release, diikuti oleh siswa kelas XII semester 5 selama tiga bulan, (3) Sistem pemberian nilai prakerin berdasarkan kriteria yang berlaku, di kemas dalam buku rapor dan disertai pemberian setifikat dari DU/DI. (4) Keberhasilan Program prakerin didukung oleh guru-guru produktif yang  memiliki kualifikasi keahlian sesuai bidangnya, (5) Kendala yang dirasakandalam melaksanakan prakerin yaitu dukungan internal dan eksternal sekolah belum optimal sebagaimana yang diharapkan, dan minimnya dana yang tersedia untuk  program prakerin