cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
PUBLIC HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
PENGARUH INTENSITAS KEBISINGAN DAN LAMA TINGGAL TERHADAP DERAJAT GANGGUAN PENDENGARAN MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN PLTD TELAGA KOTA GORONTALO TAHUN 2012
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EVALUASI PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DALAM KEPEMILIKAN JAMBAN DI DESA BUNGIN KECAMATAN TINANGKUNG KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2012 Setyawati, Leni
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) atau dikenal juga dengan nama Community Lead Total Sanitation (CLTS) merupakan program pemerintah dalam rangka memperkuat upaya pembudayaan hidup bersih dan sehat, mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan, meningkatkan kemampuan masyarakat, serta mengimplementasikan komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses air minum dan sanitasi dasar berkesinambungan dalam pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi program sanitasi total berbasis masyarakat dalam kepemilikan jamban kepala keluarga di Desa Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga di Desa Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2012 yang berjumlah 229 Kepala Keluarga, sedangkan sampel sebanyak 191 Kepala Keluarga yang terbagi di 3 dusun, 68 dusun 1, 74 dusun II dan 49 dusun III, yang ditentukan dengan teknik cluster sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan cara menemukan persentase dari setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi program sanitasi total berbasis masyarakat di desa Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2012 tidak berhasil dengan dengan persentase evaluasi program STBM pada kepemilikan jamban (47,1%) dan evaluasi program STBM pada pemanfaatan (47,1%) serta cakupan jamban (35,1%). Diharapkan masyarakat lebih aktif berpartisipasi dan mendukung program sanitasi total berbasis masyarakat serta memiliki dan menggunakan jamban keluarga. Kata Kunci : Evaluasi, Program, STBM, Kepemilikan Jamban, Pemanfaatan jamban.
HUBUNGAN SARANA PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN JENIS JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PILOLODAA KECAMATAN KOTA BARAT KOTA GORONTALO TAHUN 2012 Bumulo, Septian
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit berbasis lingkungan masih menjadi permasalahan hingga saat ini. Hal ini dikarenakan penyakit berbasis lingkungan selalu masuk dalam 10 besar penyakt di hampir seluruh Puskesmas di Indonesia. Diare merupakan salah satu penyakit yang berbasis lingkungan dengan faktor yang dominan yaitu sarana air bersih dan tempat pembuangan tinja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sarana penyediaan air bersih dan jenis jamban keluarga dengan kejadian diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional analitik dengan rancangan Cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah balita yang berjumlah 734 anak balita, sedangkan sampel sebanyak 259 anak balita yang ditentukan dengan teknik Simple random sampling. Analisis statisik menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara sarana penyediaan air bersih (p=0,005) dan jenis jamban keluarga (p=0,000) dengan kejadian diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo. Diharapkan bagi Puskesmas Pilolodaa untuk dapat melakukan penyuluhan untuk memotivasi masyarakat dalam pengadaan dan penggunaan sarana penyediaan air bersih dan jenis jamban keluarga yang memenuhi syarat. Kata Kunci : Diare, Anak Balita, Penyediaan Air Bersih, Jamban Keluarga
HUBUNGAN FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONGOLATO KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EVALUASI PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DALAM KEPEMILIKAN JAMBAN DI DESA BUNGIN KECAMATAN TINANGKUNG KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2012 Setyawati, Leni
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) atau dikenal juga dengan nama Community Lead Total Sanitation (CLTS) merupakan program pemerintah dalam rangka memperkuat upaya pembudayaan hidup bersih dan sehat, mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan, meningkatkan kemampuan masyarakat, serta mengimplementasikan komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses air minum dan sanitasi dasar berkesinambungan dalam pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi program sanitasi total berbasis masyarakat dalam kepemilikan jamban kepala keluarga di Desa Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga di Desa Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2012 yang berjumlah 229 Kepala Keluarga, sedangkan sampel sebanyak 191 Kepala Keluarga yang terbagi di 3 dusun, 68 dusun 1, 74 dusun II dan 49 dusun III, yang ditentukan dengan teknik cluster sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan cara menemukan persentase dari setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi program sanitasi total berbasis masyarakat di desa Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2012 tidak berhasil dengan dengan persentase evaluasi program STBM pada kepemilikan jamban (47,1%) dan evaluasi program STBM pada pemanfaatan (47,1%) serta cakupan jamban (35,1%). Diharapkan masyarakat lebih aktif berpartisipasi dan mendukung program sanitasi total berbasis masyarakat serta memiliki dan menggunakan jamban keluarga. Kata Kunci : Evaluasi, Program, STBM, Kepemilikan Jamban, Pemanfaatan jamban.
HUBUNGAN SARANA PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN JENIS JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PILOLODAA KECAMATAN KOTA BARAT KOTA GORONTALO TAHUN 2012 Bumulo, Septian
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit berbasis lingkungan masih menjadi permasalahan hingga saat ini. Hal ini dikarenakan penyakit berbasis lingkungan selalu masuk dalam 10 besar penyakt di hampir seluruh Puskesmas di Indonesia. Diare merupakan salah satu penyakit yang berbasis lingkungan dengan faktor yang dominan yaitu sarana air bersih dan tempat pembuangan tinja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sarana penyediaan air bersih dan jenis jamban keluarga dengan kejadian diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional analitik dengan rancangan Cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah balita yang berjumlah 734 anak balita, sedangkan sampel sebanyak 259 anak balita yang ditentukan dengan teknik Simple random sampling. Analisis statisik menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara sarana penyediaan air bersih (p=0,005) dan jenis jamban keluarga (p=0,000) dengan kejadian diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo. Diharapkan bagi Puskesmas Pilolodaa untuk dapat melakukan penyuluhan untuk memotivasi masyarakat dalam pengadaan dan penggunaan sarana penyediaan air bersih dan jenis jamban keluarga yang memenuhi syarat. Kata Kunci : Diare, Anak Balita, Penyediaan Air Bersih, Jamban Keluarga
HUBUNGAN FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONGOLATO KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH INTENSITAS KEBISINGAN DAN LAMA TINGGAL TERHADAP DERAJAT GANGGUAN PENDENGARAN MASYARAKAT SEKITAR KAWASAN PLTD TELAGA KOTA GORONTALO TAHUN 2012
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN SANITASI RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS MARISA KECAMATAN MARISA KABUPATEN POHUWATO TAHUN 2012 Karim, Likyanto
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang utama di Indonesia karena masih tingginya angka kejadian ISPA terutama pada Anak Balita. ISPA mengakibatkan sekitar 20%-30% kematian anak Balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sanitasi rumah dengan kejadian ISPA pada balita diwilayah kerja Puskesmas Marisa Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato yang meliputi ventilasi rumah, pencahayaan rumah, suhu udara rumah, kepadatan penghuni rumah, pencemaran udara oleh asap rokok dalam rumah, pencemaran udara oleh asap anti nyamuk bakar dalam rumah, dan pencemaran udara oleh asap bahan bakar untuk memasak dalam rumah dengan kejadian ISPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yaitu 256, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini : 1) Kuesioner, 2) rollmeter, 3) luxmeter 4) thermometer. Uji statistik menggunakan uji Chi Square dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara sanitasi rumah kejadian ISPA (p = 0,034 x2 = 4.508). Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sanitasi rumah mempengaruhi angka kejadian ISPA di wilayah kerja Puskesmas Marisa Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato. Kata kunci : Infeksi Saluran Pernafasan Atas, Balita, Sanitasi Fisik Rumah.
STUDI HYGIENE SANITASI PADA RUMAH MAKAN DIWILAYAH KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO TAHUN 2012 Isa, Novryanti
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan merupakan kebutuhan mendasar bagi hidup manusia. Makanan yang dikonsumsi beragam jenis dengan berbagai cara pengolahannya. Makanan terkontaminasi bukan secara sengaja tetapi lebih karena kecerobohan atau karena kurang memadainya pendidikan atau pelatihan dalam hal keamanan pangan. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana gambaran hygiene sanitasi Rumah Makan di wilayah kampus Universitas Negeri Gorontalo tahun 2012. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan hygiene sanitasi rumah makan di wilayah kampus Universitas Negeri Gorontalo. Variabel dari penelitian ini yaitu pemilihan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, pengolahan makanan, penyimpanan makanan masak, pengangkutan makanan dan penyajian makanan. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Sampling Jenuh yaitu berjumlah 18 rumah makan. Kemudian data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik presentase dan disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pemilihan bahan makanan 83% rumah makan baik, Prinsip penyimpanan bahan makanan 50% rumah makan baik, prinsip pengolahan makanan 72% rumah makan tidak baik, prinsip penyimpanan makanan 50 % rumah makan baik, prinsip pengangkutan makanan 90% rumah makan baik, prinsip penyajian makanan 61% rumah makan baik. Sebagai saran diharapkan kepada instansi terkait agar dapat melakukan pelatihan atau penyuluhan tentang hygiene sanitasi rumah makan kepada pengelola rumah makan dan pengelola rumah makan diharapkan mengikuti pelatihan atau penyuluhan itu dengan baik dan dapat diterapkan pada rumah makan milik mereka. Kata Kunci : Hygiene, Sanitasi, Makanan, Rumah Makan

Filter by Year

2012 2012