cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
PUBLIC HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHYA PENGGUNAAN JAMBAN PADA MASYARAKAT PESISIR DESA BULONTIO BARAT KECAMATAN SUMALATA KABUPATEN GORONTALO UTARA Kasim, Delfi
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamban merupakan tempat yang aman dan nyaman sebagai tempat buang air besar. Salah satu permasalahan kesehatan yang ada di Desa Bulontio Barat adalah masih rendahnya penggunaan jamban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya penggunaan jamban yaitu pengetahuan, kebiasaan masyarakat, dan pendapatan. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk narasi. Populasi adalah seluruh Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Bulontio Barat yang dipilih secara acak dengan metode simpel random sampling diperoleh sebanyak 132 sampel. Hasil penelitian diperoleh dari responden berpengetahuan kurang (42,4 %), baik (25,8 %) dan sebagian berpengetahuan cukup (31,8 %). Untuk kebiasaan masyarakat, kurang biasa dalam menggunakan jamban (62,1 %), baik (9,1 %) dan sebagian cukup biasa dalam menggunakan jamban (28,8 %). Selanjutnya pendapatan rendah (72,0 %) dan pendapatan tinggi (28,0 %). Untuk itu diperlukan kebijakan pemerintah yang memberi kontribusi bagi masyarakat dan penyuluhan tim kesehatan sebagai agenda perbaikan serta mengembangkan pengetahuan masyarakat dalam penggunaan jamban. Serta meningkatkan kesadaran masyarakat pada kebiasaan menggunakan jamban, Untuk mencegah penyakit akibat kotoran manusia serta dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Kata Kunci : Jamban, Faktor-faktor mempengaruhi, Daerah pesisir
GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDERITA TBC PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAGIMANA KECAMATAN PAGIMANA KABUPATEN BANGGAI TAHUN 2012 wadjah, Nurhayati
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia TBC merupakan masalah utama untuk kesehatan masyarakat juga merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah penyakit kandiovaskular dan penyakit saluran pernapasan. Sekitar 75% penderita TBC Paru adalah kelompok usia produktif secara ekonomis (15-50 Tahun).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengambarkan karakteristik penderita BTA TBC paru yang diantaranya adalah umur, jenis kelamin, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, dan kondisi rumah (ventilasi) serta kebiasaan merokok. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian survey deskritif. Pengolahan data dan analisa data menggunakan program SPSS sedangkan penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Dengan populasi sebanyak 255 penderita TBC Paru dan jumlah sampel sebanyak 188 penderita TBC Paru yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian untuk karakteristik yang didapat di lapangan penelitian bahwa faktor-faktor karakteristik yang meliputi umur, jenis kelamin, pekerjaaan pendidikan dan pendapatan berpengaruh terhadap kejadian TBC paru. Dan pada kondisi rumah khususnya ventilasi yang mempengaruhi terjadinya TBC paru yaitu ventilasi yang tidak memenuhi syarat dengan jumlah sampel 11 rumah (10,10%) yang menderita TBC paru. Sedangkan yang suspek terdapat sebanyak 98 rumah (89,9%) kemudian pada kebiasaan merokok yang mempengaruhi kejadian TBC paru yaitu pada orang mengonsumsi rokok dengan jumlah sampel 16 orang (10,1%). Diharapkan agar lebih meningkatkan penyuluhan berupa pencegahan dan pemahaman kepada masyarakat agar cepat dan peka terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Kata Kunci : TBC Paru, Ventilasi rumah, dan Kebiasaan Merokok.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN JAMBAN DI DESA MODELOMO KECAMATAN TILONG KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO TAHUN 2012 Dunggio, Neydi
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor predisposisi (pekerjaan, pendidikan, penghasilan, umur, pengetahuan dan sikap, dan faktor enabling (kondisi jamban) yang mempengaruhi penggunaan jamban di Desa Modelomo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data primer melalui wawancara terhadap 262 masyarakat yang menjadi responden. Data sekunder diperoleh pada Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Kantor Desa Modelomo. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan responden tentang penggunaan jamban di desa Modelomo berada pada kategori rendah sebanyak 163 (63,2%) responden, Penggunaan jamban di desa Modelomo berada pada kategori rendah sebanyak 207 (79%) responden, Sikap responden terhadap penggunaan jamban di desa Modelomo berada pada kategori buruk sebanyak 254 (96,9%) responden, serta Kondisi jamban di desa Modelomo berada pada kategori buruk sebanyak 238 (90,8%) dari 262 responden. Disarankan diperlukan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango yang member kontribusi bagi masyarakat melalui pengawasan dan memberi latihan manajemen,ketrampilan dan penyuluhan sebagai upaya perbaikan pengetahuan masyarakat baik untuk mengembangkan partisipasi keluarga menggunakan jamban maupun membangun kerja sama lintas sektor yang melibatkan para penyuluh untuk mencegah penyakit akibat kotoran manusia serta dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Kata Kunci : Perilaku, Penggunaan Jamban dan Pengetahuan
HUBUNGAN FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONGOLATO KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN SANITASI RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT COMMON COLD PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMALATE KOTA GORONTALO TAHUN 2012 Polumulo, Srizein
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan sanitasi rumah dengan kejadian penyakit Common Cold pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Kota Gorontalo Tahun 2012. Penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional study. Jumlah populasi dalam penelitian adalah sebanyak 401 yang berkunjung dan berobat ke Puskesmas Tamalate Kota Gorontalo. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 200 Balita. Responden dalam penelitian ini adalah ibu Balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa positif Common cold sebesar 86% dan yang tidak Common cold sebesar 14%. Empat variabel yang diteliti yaitu ventilasi rumah,dimana yang tidak memenuhi syarat sebesar 37% dan memenuhi syarat sebesar 63%. Kepadatan hunian yang padat sebesar 55.5% dan tidak padat sebesar 44.5%. Pencahayaan alami sebesar 66.5% dan buatan sebesar 33.5%. Sedangkan adanya perokok sebesar 76.5 % dan yang tidak perokok sebesar 23.5%. Jadi, dari ke empat variabel yang di teliti, yang terdapat hubungan adalah pencahayaan alami. Untuk itu di sarankan kepada masyarakat agar tetap selalu memelihara kebersihan lingkungan, sehingga jauh dari masalah kesehatan. Kata kunci : Common cold, Balita, Sanitasi Rumah.
HUBUNGAN FAKTOR SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MONGOLATO KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UJI KANDUNGAN BAKTERIOLOGI PADA AIR SUMUR GALI DITINJAU DARI KONSTRUKSI SUMUR DI DESA SUKAMAKMUR KECAMATAN PATILANGGIO KABUPATEN POHUWATO Polimengo, Yuliana
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan bakteriologi air sumur gali ditinjau dari konstruksi sumur yang digunakan oleh masyarakat Desa Sukamakmur Kecamatan Patilanggio Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini adalah penelitian observasional dan uji laboratorium dengan desain deskriptif terhadap 9 sampel sumur dari total populasi sebanyak 133 sumur yang diambil dengan metode Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara sekunder dan primer kemudian dianalisis dengan cara melihat hasil uji laboratorium dari masing-masing sampel yang telah dihitung berdasarkan nilai MPN sesuai dengan standar baku air bersih dalam Permenkes RI No.416/MENKES/PER/IX/1990 berdasarkan setiap aspek dari konstruksi sumur dan disajikan dalam bentuk tabel univariat dan bivariat kemudian diinterpretasikan. Hasil penelitian menunjukkan dari aspek dinding sumur kedap air dengan jarak kedalaman ≥ 3 m , terindetifikasi 100% memenuhi syarat; untuk ketinggian bibir sumur ≥ 70 cm, yang memenuhi syarat 66.66% dan yang tidak memenuhi syarat 33.33%; lantai sumur gali kedap air dengan lebar ≥ 1,5 dan tinggi ≥ 20 cm sebagian besar memenuhi syarat yaitu sebesar 88,8% dan tdak rnemenuhi syarat 11,1%; dan untuk SPAL dan jarak sumber pencemar dari 9 sampel yang diobservasi 100% memenuh syarat. Sementara, dari parameter bakteriologis teridentifikasi 100% memenuhi syarat. Dari 9 sampel air sumur yang diuji berdasarkan setiap aspek konstruksi sumurdiperoleh 100% memenuhi syarat kesehatan berdasarkan Permenkes RI No.416/MENKES/PER/IX/1990. Dari hasil penelitian yang dilakukan diharapkan kepada masyarakat agar melakukan perbaikan konstruksi sumur gali yang belum memenuhi syarat serta menempatkan jarak sumber pencemar seperti tempat sampah, lubang galian untuk air limbah dan septic tank minimal 10 meter dari sumur. Untuk instansi kesehatan dapat melakukan identifikasi masalah penyebab terjadinya penyakit diare selain dari faktor air sumur gali diwilayah kerja Puskesmas Patilanggio. Kata kunci : Konstruksi Sumur Gali, Kualitas Bakteriologi Air
ASPEK KUALITAS AIR DAN HYGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI KECAMATAN KOTA UTARA KOTA GORONTALO TAHUN 2012 Taib, Dian
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan air bersih khususnya air minum, Hasil pemeriksaan Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Gorontalo pada Tahun 2010 pada depot di Kecamatan Kota Utara yang masih berjumlah 8 depot menunjukkan bahwa salah satu depot yang ada tidak memenuhi syarat dalam uji bakteriologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kualitas Air dan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu menggambarkan aspek hygiene senitasi Depot Air Minum Isi Ulang dan kualitas Air Minum depot Isi Ulang. Hasil penelitian menunjukkan fasilitas sanitasi dari 9 depot terhadap 5 kategori penilaian berada pada prosentasi rata-rata sebesar 35,6% yaitu tidak memenuhi syarat, karyawan atau petugas depot terhadap 7 ketegori penilaian berada pada prosentasi rata-rata sebesar 57,1% yaitu memenuhi syarat dan sarana pengolahan air minum terhadap 10 kategori penilaian berada pada prosentasi rata-rata sebesar 90% yaitu memenuhi syarat yang tentunya sesuai dengan Persyaratan hygiene sanitasi menurut Departemen Kesehatan 2006.Untuk uji laboratorium menunjukkan dari 9 DAMIU yang di teliti 2 diantaranya tidak memenuhi syarat menunjukkan positif E.colli dan dengan pH normal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa untuk aspek hygiene dan sanitasi DAMIU masih kurang diperhatikan oleh petugas depot sehingga dapat berpengaruh pada kualitas air minum tersebut. Kata Kunci : Hygiene Sanitasi, Kualitas DAMIU
STUDI KUALITAS AIR SUNGAI BONE DENGAN METODE BIOMONITORING (Suatu Penelitian Deskriptif yang Dilakukan di Sungai Bone) Maruru, Stevi
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi status kualitas air Sungai Bone dengan metode Biomonitoring dan makroinvertebrata sebagai bioindikatornya, yang didukung dengan pemeriksaan beberapa parameter fisik dan kimia, berupa suhu, kekeruhan, dan pH. Penelitian ini dilakukan dengan pengamatan langsung dilokasi, dan pemeriksaan parameter fisik dan kimia dilakukan di laboratorium. Lokasi penelitian dilakukan di tiga stasiun, yaitu daerah Suwawa, daerah Kabila, dan daerah Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan deskriptif yaitu memberi gambaran tentang kualitas air Sungai Bone dengan metode biomonitoring untuk setiap stasiun. Data hasil penelitian ini dianalisis secara kuantitatif menggunakan program Microsoft excel dalam penyajian tabel identifikasi makroinvertebrata, dan paduan dalam mengidentifikasi makroinvertebrata dan nilai indeksnya. Hasil pengukuran parameter fisik dan kimia, dimana nilai suhu untuk setiap stasiun berkisar antara 24-25oC, untuk nilai kekeruhan berkisar antara 12-80 NTU, serta nilai pH berkisar 7-8. Nilai kekeruhan pada stasiun 3 mengalami peningkatan, yaitu 80 NTU, dan melebihi ambang batas Permenkes 416 tahun 1990, tetapi untuk suhu dan pH masih berada dibawah batas Permenkes 416 tahun 1990. Sedangkan untuk hasil perhitungan BBI dan FBI didapatkan nilai untuk setiap stasiun, berurutan sebagai berikut FBI 5,82, 5,96, 6,07 dan BBI 4, 4, 4. Jenis makroinvertebrata yang paling banyak ditemukan pada setiap stasiun adalah famili Thiaridae, yang termasuk dalam makroinvertebrata tahan pencemaran. Dapat disimpulkan bahwa kualitas air Sungai Bone sudah menunjukkan kondisi yang agak buruk. Hal ini disebabkan karena adanya kegiatan penambangan sirtu, dan aktivitas masyarakat yang tinggal di sekitaran aliran Sungai Bone. Disarankan perlu pemantauan kualitas air dengan metode biomonitoring berdasarkan perbedaan musim. Kata kunci : Biomonitoring, Makroinvertebrata, Kualitas air, Sungai Bone
STUDI KUALITAS LIIMBAH CAIR DI TEMPAT PENCUCIAN MOTOR DI KECAMATAN KOTA TIMUR KOTA GORONTALO 2012 Rahman, Abdul
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan masyarakat dengan mobilitas yang semakin tinggi mendorong mereka untuk memiliki kenderaan bermotor sehingga dapat mempermudah perjalanan mereka. Hal tersebut yang membuat pelaku usaha untuk mengembangkan usaha dibidang jasa pencucian motor. Namun dari pencucian motor ini menimbulkan masalah limbah cair yang dibuang ke lingkungan tanpa proses pengolahan terlebih dahulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran pada masyarakat mengenai kualitas limbah cair di tempat pencucian motor di Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 10 sampel limbah cair yang diambil pada pencucian motor di kecamatan Kota Timur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kualitas limbah cair berdasarkan parameter fisik (suhu dan kekeruhan) dan parameter kimia (pH dan BOD) bervariasi. Beberapa sampel dengan parameter tertentu tidak melebihi standar dan beberapa sampel melebihi standar. Standar yang digunakan yaitu Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 3/MENLH/1/1998 Tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kawasan Industri. Dengan melihat hasil pengamatan dari berbagai parameter tersebut dan mempertimbangkan efek yang dihasilkan maka peneliti menyimpulkan limbah cair yang dihasilkan pencucian motor berpotensi untuk mencemari lingkungan. Kata Kunci : Limbah cair, pencucian motor , pH, kekeruhan, Suhu dan BOD.

Filter by Year

2012 2012