cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
PUBLIC HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
Hygiene Sanitasi Pedagang Kue Dan Keberadaan Escherichia coli Pada Makanan Jajanan Kue Cucur Di Wilayah Pasar Tradisional Desa Kaliyoso Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo Tahun 2012 Pratiwi, Defiyanti
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif dengan melihat gambaran hygiene sanitasi dan analisa laboratorium terhadap kandungan Escherichia coli dalam makanan jajanan kue cucur. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pedagang kue sebanyak 14 pedagang dan sampel yaitu 6 kue cucur dari 6 pedagang. Analisa data secara deskriptif, kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan di narasikan dengan kepustakaan yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua (100%) pedagang yang keadaan lokasi tempat jualannya tidak memenuhi syarat, terdapat 4 (67%) yang kondisi pedagangnya sudah memenuhi syarat, terdapat 3 (50%) pedagang yang cara penyajiannya sudah memenuhi syarat, serta terdapat 4 (67%) pedagang tingkat pengetahuannya tentang hygiene sanitasi sudah cukup baik. Sementara itu dari 6 sampel makanan jajanan cucur yang diperiksa menunjukan 4 (67%) sampel makanan jajanan kue cucur tidak mengandung Escherichia coli dan 2 (33%) sampel makanan jajanan kue mengandung Escherichia coli. Saran yaitu perlu di adakan pengawasan dan penyuluhan oleh instansi terkait tentang pentingnya hygiene sanitasi makanan jajanan, sehingga makanan jajanan yang dipasarkan memenuhi syarat kesehatan. Kata kunci : Hygiene Sanitasi, Pedagang, Escherichia coli, Makanan Jajanan Kue
IDENTIFIKASI JENIS ZAT PEWARNA DAN PEMANIS BUATAN PADA JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 1 ILOTIDEA KECAMATAN TILANGO KABUPATEN GORONTALO PROVINSI GORONTALO
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IDENTIFIKASI JENIS ZAT PEWARNA DAN PEMANIS BUATAN PADA JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 1 ILOTIDEA KECAMATAN TILANGO KABUPATEN GORONTALO PROVINSI GORONTALO
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASPEK HYGIENE SANITASI MAKANAN PADA RUMAH MAKAN DI TERMINAL 42 ANDALAS KOTA GORONTALO 2012 Mulyani, Lany
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran aspek hygiene dan sanitasi makanan pada rumah makan di Terminal 42 Andalas Kota Gorontalo yang dinilai dari 3 variabel yaitu: (1) hygiene sanitasi makanan yang ditinjau dari sumber makanan, cara pemilihan bahan makanan, pengangkutan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, penyimpanan makanan masak, pengolahan makanan, serta cara penyajian makanan; (2) hygiene penjamah makanan; (3) Sanitasi peralatan yang ditinjau dari peralatan makan dan fasilitas sanitasi rumah makan. Pengambilan sampel dilakukan secara Sampling jenuh yakni sebanyak 11 rumah makan. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dengan merujuk pada Kepmenkes 1098 tahun 2003, yang kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk variabel hygiene sanitasi makanan seluruh rumah makan telah sesuai dengan Kepmenkes yang berlaku.Untuk variabel hygiene penjamah makanan terdapat 1 rumah makan (9,1%) yang tidak sesuai dengan ketentuan Kepmenkes yang berlaku. Sedangkan untuk variabel sanitasi peralatan yang ditinjau dari peralatan makan semua rumah makan sudah sesuai dengan Kepmenkes yang berlaku, sementara jika ditinjau dari fasilitas sanitasi rumah makan masih terdapat 2 rumah makan (18,2%) yang tidak sesuai dengan Ketentuan Kepmenkes 1098 tahun 2003. Dari hasil penelitian ini diharapkan instansi terkait dan pihak rumah makan untuk dapat bekerjasama dalam menyelenggarakan makanan yang baik bagi konsumen. Kata Kunci : Hygiene, Sanitasi, Makanan, Rumah Makan
Studi Sanitasi Dan Pemeriksaan Angka Kuman Pada Usapan Peralatan Makan Di Rumah Makan Kompleks Pasar Sentral Kota Gorontalo Tahun 2012 Bobihu, Febriani
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan adalah bahan yang biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh mahluk hidup untuk memberikan tenaga dan nutrisi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas makanan yaitu terjadinya kontaminasi makanan oleh bakteri melalui kontaminasi peralatan yang tidak bersih. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatf dimana sampel dalam penelitian ini adalah 14 rumah makan dikompleks pasar sentral Kota Gorontalo. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung dengan menggunakan lembar observasi dan hasil dari laboratorium Kesehatan Masyarakat UNG serta melalui penelusuran pustaka dan literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium peralatan makan (piring, sendok, gelas) di 14 rumah makan dimana 11 rumah makan yang tidak memenuhi syarat menurut Permenkes RI No. 715/ Menkes/ SK/V/2003 bahwa untuk persyaratan peralatan makan bakteri tidak boleh lebih dari 100 koloni/ cm2 permukaan alat dan tidak boleh mengandung E.coli yaitu rumah makan A, B, D, E, F, G, H, I, J, K, M. Sedangkan hasil observasi menggunakan lembar observasi terdapat 6 rumah makan tentang proses pencucian dan penyimapanan peralatan makan yang termasuk dalam kategori kurang baik yaitu rumah makan B,G,H,J,L,M. Kata Kunci : Sanitasi, Angka Kuman, Peralatan Makan.
STUDI HYGIENE SANITASI RUMAH MAKAN DI KECAMATAN KOTA TIMUR DAN KECAMATAN DUMBO RAYA KOTA GORONTALO 2012 Blongkod, Fitriani
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah makan dalam penelitian ini terdapat pada Kecamatan Kota Timur dan Dumbo Raya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan hygiene sanitasi rumah makan di tinjau dari variabel fasilitas sanitasi dan penjamah makanan. sampel dalam penelitian ini sebanyak 21 rumah makan. pengambilan data dilakukan dengan wawancara dengan pemilik rumah makan/penjamah makanan serta pengamatan langsung pada fasilitas sanitasi rumah makan. Panduan yang digunakan adalah lembar pemeriksaan untuk fasilitas sanitasi dan lembar pertanyaan untuk wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan hasilnya di sajikan dalam tabel penilaian hasil variabel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk hygiene sanitasi rumah makan di tinjau dari variabel fasilitas sanitasi terdapat 5 (24%) rumah makan yang sudah memenuhi syarat kesehatan dan 16 (76%) rumah makan yang belum memenuhi syarat kesehatan. jika ditinjau dari variabel penjamah makanan terdapat 2(10%) rumah makan yang sudah memenuhi syarat kesehatan dan 19 (90%) rumah makan yang belum memenuhi syarat kesehatan. Hasil penjumlahan skore baik yang memenuhi syarat maupun yang tidak memenuhi syarat mengacu pada Kepmenkes No 1098 tahun 2003. Dari hasil penelitian ini di harapkan agar diadakan pelatihan dan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi rumah makan kepada seluruh penjamah makanan, pemilik rumah makan, agar rumah makan yang dikelola dapat memenuhi syarat kesehatan. Kata Kunci : Hygiene Sanitasi Rumah Makan
HYGIENE SANITASI PADA PEDAGANG MAKANAN JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BONGOMEME KABUPATEN GORONTALO TAHUN 2012 Akase, Gesnawati
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hygiene Sanitasi Pedagang adalah dimana suatu keadaan yang mengharuskan pedagang dalam keadaan sehat dan bersih dari pencemaran yang mungkin dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang Hygiene Sanitasi pada Pedagang Makanan Jajanan Di Lingkungan Sekolah Dasar Di Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo Tahun 2012, yaitu untuk mengetahui kebersihan pedagang, kebersihan peralatan, cara penyajian makanan dan kondisi sarana yang digunakan oleh Pedagang Makanan Jajanan Di Lingkungan Sekolah Dasar Di Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo Tahun 2012. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan populasi seluruh Sekolah Dasar di Kecamatan Bongomeme yaitu berjumlah 34, sedangkan yang menjadi sampel adalah 33 pedagang Makanan Jajanan yang berada di Masingmasing Sekolah Dasar di Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo Tahun 2012. Hasil yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi kemudian disajikan dalam bentuk persentase (%) dalam diagram batang. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 24,2% pedagang berpendidikan SMA. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat 30,3% Kebersihan Pedagangnya tidak memenuhi syarat, untuk cara penyajian makanannya menunjukkan persentase yang lebih tinggi yaitu 48,5% yang kebersihan peralatannya tidak memenuhi syarat, untuk kebersihan peralatan terdapat 36,4% yang tidak memenuhi syarat dan persentase yang paling tinggi yaitu 75,8% untul kondisi sarana yang digunakan oleh pedagang tidak memenuhi syarat. Kata kunci : Hygiene Sanitasi, Pedagang, Makanan Jajanan
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN IKAN CAKALANG PADA SUHU FREEZER TERHADAP JUMLAH BAKTERI Marada, Herlianingsih
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan merupakan sumber pangan hewani yang mempunyai berbagai keunggulan karena dapat diterima semua agama. Hanya ikan yang berkualitas baik yang memberikan manfaat kesehatan secara optimal. Untuk mempertahankan mutu ikan, perlu dilakukan penanganan khusus, seperti pengawetan ikan dengan cara pembekuan. Ikan yang disimpan pada suhu 0oC, hanya akan bertahan selama 14-15 hari masa penyimpanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lama penyimpanan berpengaruh terhadap jumlah bakteri yaitu pada hari kelima, sepuluh, limabelas dan duapuluh. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Eksperimen, Populasi yang digunakan adalah ikan cakalang yang ada di TPI Kota Gorontalo, dengan sampel yang digunakan sebanyak 12 sampel ekor ikan cakalang. Sedangkan untuk teknik analisis datanya menggunakan SPSS 17.0 dengan metode analisis data yaitu Anova Parametrik One Away. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bakteri pada ikan masih dibawah batas normal cemaran mikroba yaitu 5x105 CFU/gr. Dimana, hasil penelitian pada hari ke-5 jumlah bakteri yaitu 6.33 x103CFU/gr, Pada ke-10 jumlah bakteri 0.97 x 103 CFU/gr, pada hari ke 15 jumlah bakteri yaitu 1.45 x 103 CFU/gr , sedangkan pada hari ke-20 jumlah bakteri yaitu 4.59 x 105 CFU/gr. Pada hari ke-20 terjadi peningkatan jumlah bakteri yang ada pada ikan menjadi 4.59 x 103 CFU/gr. Dari hasil penelitian lama penyimpanan tidak berpengaruh terhadap jumlah pertumbuhan bakteri , masih dibawah batas maksimal cemaran mikroba yaitu 5x 105 CFU/gr (SNI 7388:2009), sebaiknya harus memperhatikan lama penyimpanannya yaitu tidak lebih dari 15 hari masa penyimpanan. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan uji Organoleptik (rasa, warna, bau dan tekstur) ikan cakalang. Kata Kunci : Ikan Cakalang, Bakteri, Suhu, Frezeer.
HYGIENE SANITASI DAN KANDUNGAN MIKROBA PADA KECAP MANIS YANG DIGUNAKAN DI KANTIN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO 2012 Abdullah, Ismiaty
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecap manis selain mengandung protein, vitamin, dan mineral, kecap berfungsi juga sebagai penyedap makanan. Karena dapat memberikan rasa dan aroma yang khas pada makanan atau masakan, masyarakat menjadikan kecap sebagai bagian dari menu harian. Namun tidak menutup kemungkinan kecap manis dapat terkontaminasi oleh mikroba akibat pengolahan yang tidak higienis dan saniter. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimanakah hygiene sanitasi serta analisa mikroba pada kecap manis yang digunakan di kantin yang ada di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo.. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hygiene sanitasi dan kandungan mikroba pada kecap manis di kantin dilingkungan Universitas Negeri Gorontalo sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk melihat hygiene sanitasi dan mikroba pada kecap manis dikantin di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dengan merujuk pada Standar Nasional Indonesia tahun 2009. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hygiene sanitasi seluruh kantin belum sesuai dengan Prinsip Hygiene Sanitasi. Sedangkan untuk pemeriksaan mikroba pada kecap manis tersebut terdapat 7 kantin yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia tahun 2009. Kesimpulan dari penelitian ini Berdasarkan hygiene sanitasi, ditinjau dari cara pemilihan kecap sudah memenuhi syarat, namun dari penyimpanan kecap dan penyajiannya belum memenuhi syarat kesehatan Dari hasil pemeriksaan laboraturium kecap manis yang tercemar oleh bakteri coliform dan terjadi pertumbuhan kapang adalah kantin A jumlah coliformnya 0,36 x 10, kantin B coliform 2,3 x 10, kantin C coliform 24 x 10, dan kantin G,H,I,J coliformnya 2,3 x 10. Kata Kunci: Hygiene Sanitasi, Mikroba, Kecap Manis
IDENTIFIKASI JENIS ZAT PEWARNA DAN PEMANIS BUATAN PADA JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 1 ILOTIDEA KECAMATAN TILANGO KABUPATEN GORONTALO PROVINSI GORONTALO
PUBLIC HEALTH JOURNAL VOL 1, NO 1, 2012
Publisher : PUBLIC HEALTH JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract


Filter by Year

2012 2012