cover
Contact Name
Ida Wiendijarti
Contact Email
ida.wiendijarti@upnyk.ac.id
Phone
+682137688150
Journal Mail Official
jik@upnyk.ac.id
Editorial Address
Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 16933028     EISSN : 24078220     DOI : https://doi.org/10.31315/jik.v21i3
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi focuses on writings that contain current research and thinking in the fields of: Communication Science, including media and journalism studies, audio and audiovisual broadcasting studies, public relations studies and advertising studies; Design of Visual Communication; Marketing Communications; Health Communication; Communication Psychology; Sociology of Communication;
Articles 504 Documents
Manajemen Pencarian Informasi melalui Layanan Konsultasi Kesehatan Online di Kalangan Pasien COVID-19 Maya Arina Pramudita; Andre N. Rahmanto; Ignatius Agung Satyawan
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.6919

Abstract

Kebutuhan informasi kesehatan meningkat saat pandemi COVID-19, di sisi lain terdapat banyak informasi hoaks yang tersebar cepat melalui media digital. Penelitian ini bertujuan menemukan manajemen pencarian informasi dalam konsultasi kesehatan online berbasis telemedis di kalangan pasien positif COVID-19. Melalui telemedicine, pasien dapat melakukan konsultasi kesehatan secara online dengan dokter sebagai garda terdepan pelayanan publik di bidang kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretif dengan pendekatan fenomenologi serta Theory of Motivated Information Management dari Walid Afifi & Judith Weiner dan didukung oleh teori Patient Centerd Communication dari Debra Roter dan Judith Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsultasi kesehatan online dapat dilakukan melalui tulisan, suara, foto, dan video. Pasien melewati empat tahapan melalui interpretasi, ketidaksesuaian dan ketidakpastian, serta evaluasi. Proses konsultasi kesehatan online, pasien dan dokter terlibat dalam komunikasi kesehatan yang mendorong terjadinya komunikasi yang berpusat pada pasien. Kualitas komunikasi interpersonal yang terjadi melalui platform digital dapat mendorong pasien untuk menentukan pengobatan dan keputusan lebih lanjut. Layanan ini berpeluang memberikan akses layanan kesehatan pada masyarakat secara menyeluruh. Sebaiknya pemerintah dapat mengembangkan kebijakan mengenai layanan ini dan meningkatkan literasi digital di dalam masyarakat.
Pengambilalihan Fungsi Kehumasan di Instalasi Humas Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. Arif Zainudin Surakarta Pundra Rengga Andhita; Yossi Adilia Rahmawati
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.4689

Abstract

Problematika kehumasan sering terjadi di instansi publik. Khususnya ketika fungsi humas hanya ditempatkan sebatas tingkat pelaksana komunikasi, sedangkan fungsi manajemen strategisnya diambil alih personel yang tidak memiliki latar belakang relevan. Praktik inilah yang disinyalir terjadi pada Instalasi Humas dan Pemasaran RSJD Dr. Arif Zainudin. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengambilalihan (Encroachment) fungsi kehumasan di Instalasi Humas dan Pemasaran RSJD Dr. Arif Zainudin. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menekankan perspektif encroachment theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instalasi Humas dan Pemasaran RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta memiliki persoalan unik, yakni peran manajerial kehumasan dipegang personel dengan latar belakang pendidikan non-kehumasan (Ilmu komunikasi) dan letak posisi Instalasi Humas dan Pemasaran tidak strategis, terletak di struktur organisasi terbawah. Kedua permasalahan tersebut berimplikasi pada pengambilalihan wewenang, struktural dan fungsi kehumasan di bagian Instalasi Humas dan Pemasaran. Dalam tahap lebih lanjut, jika kondisi ini tidak ditindaklanjuti dengan baik dan cepat oleh manajemen maka akan memengaruhi kinerja organisasi. Kontribusi penelitian ini ingin memberikan masukan bagi RSJD Dr. Arif Zainudin agar lebih mengoptimalkan peran kehumasan di Instalasi Humas dan Pemasaran dengan cara melakukan perubahan holistik terkait penguatan wewenang, struktural dan fungsional dari Instalasi Humas dan Pemasaran.
Komunikasi Organisasi Internal kepada Pegawai Milenial untuk Membentuk Komitmen Diah Wardhani; Fitrie Handayani; Mohammad Sandy Fahrezi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.4995

Abstract

Generasi milenial di Indonesia akan memasuki berbagai organisasi dan perlahan akan menggeser generasi sebelumnya.  Belum semua organisasi menyadari masuknya generasi milenial yang membawa karakteristik khusus. Ciri utama generasi milenial ditandai oleh  penggunaan teknologi komunikasi, media, dan teknologi digital. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui komunikasi organisasi internal dengan pegawai generasi milenial dalam membentuk komitmen.  Metodologi penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif dengan wawancara yang dilakukan kepada: 1) Supervisor Human Resources; 2) Human Resources Operational Support Staff; 3) Learning and Development Staff; dan 4) Operational support staff. Hasil penelitian menunjukkan PT. Darya-Varia Laboratoria Tbk belum merancang strategi khusus dalam melakukan komunikasi internal dengan pegawai milenial, namun perusahaan telah mengupayakan beberapa pendekatan yang sesuai dengan karakteristik khusus dari pegawai milenial. Berbagai ruang diskusi, kolaborasi, kreasi serta kesempatan pengembangan diri pegawai telah diberikan oleh perusahaan termasuk para pegawai milenial, namun belum mampu membangun komitmen. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan penjelasan bahwa ada faktor-faktor di luar komunikasi internal yang dapat  membangun komitmen generasi millenial. Faktor-faktor tersebut adalah besarnya gaji, tunjangan, sarana, fasilitas kerja, dan pengembangan karir.
Strategi Kampanye Public Relations Indonesia Stock Exchange dalam Program Yuk Nabung Saham Anisa Diniati; Dudi Ardans Rachman
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.5529

Abstract

Penyelenggara pasar modal melihat tingkat literasi dan inklusi yang rendah, oleh karenanya perusahaan tersebut membentuk kampanye Yuk Nabung Saham yang dikelola oleh bagian Public Relations (PR) Indonesia Stock Exchange (IDX).  Hal yang menjadi menarik pada masa pandemi ini adalah PR IDX memberikan inovasi kampanye yang dikemas secara virtual. Dikarenakan kebutuhan masyarakat terkait investasi sangat tinggi di masa krisis ini, PR IDX berusaha konsisten menjalankan kampanye tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi kampanye tersebut dengan menggunakan teori acuan Cutlip, Center dan Broom (1982) & Manajemen Kampanye Antar Venus (2008). Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian jenis deskripif, untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa IDX konsisten memberikan pemahanan secara edukasi dan inspirasi terkait investasi yang saat ini dikemas secara virtual campaign. Seluruh konten yang diunggah menggunakan tagar #YukNabungSaham untuk memudahkan pengelompokan dan ciri khas IDX. Kampanye yang telah dijalankan IDX tercatat memiliki rekor baru terkait pertambahan jumlah investor baru pada tahun 2021 yang sudah tercatat sebanyak 1 juta investor baru. Peserta kampanye sangat antusias menerima konten yang disajikan oleh IDX terbukti bahwa jumlah webinar menyentuh angka ratusan ribu peserta setiap bulannya. Namun, di sisi lain IDX juga harus tetap memberikan petunjuk pada langkah pertama untuk menjadi investor baru karena masih banyak yang belum paham akan hal tersebut. Public Relations IDX akan terus melakukan evaluasi dan melahirkan turunan kampanye melihat kondisi mayarakat. 
Simulasi Komunikasi Bencana Melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS PB) Puji Lestari; Eko Teguh Paripurno; Juspri Nadeak; Esti Julistantie; Hanifah Putri Indrasmara; Elisabet Isyana Rahayu
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.7390

Abstract

Permasalahan komunikasi dan informasi kebencanaan yang terjadi di Kabupaten Karo telah diatasi dengan sistem komunikasi dan informasi terpadu melalui website dan pembentukan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo. Sistem tersebut perlu dilakukan uji coba melalui simulasi gladi ruang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan simulasi komunikasi dan informasi terpadu dalam pengelolaan bencana gunung sinabung melalui Pusdalops PB di BPBD Kabupaten Karo. Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dalam bentuk skoring persentase hasil pre-tes dan post-tes simulasi gladi ruang dan data kualitatif berupa deskripsi hasil pengamatan maupun wawancara selama proses simulasi. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket, panduan wawancara dan observasi simulasi gladi ruang tim Pusdalops BPBD Kabupaten Karo pada bulan April 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simulasi gladi ruang berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan Pusdalops PB sebesar 37%. Organisasi BPBD Kabupaten Karo semakin menyadari kebutuhan koordinasi yang digunakan untuk memperkuat komunikasi dan informasi kebencanaan melalui Pusdalops PB. Kontribusi penelitian ini memberi penguatan kapasitas tim Pusdalops melalui simulasi gladi ruang dan mendorong BPBD Kabupaten Karo agar segera menerapkan kebijakan dan implementasi Pusdalops PB dengan menggunakan sistem komunikasi dan informasi terpadu secara manual dan online melalui website bpbdkaro.com.
Komunitas Daring Literasi Kesehatan Indonesia (LEKSIA) Sebagai Sarana Tular Nalar di Masa Pandemi COVID-19 Dwi Putri Sulistiya Ningsih; Violita siska Mutiara; Mika Oktarina; Ida Rahmawati
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.6338

Abstract

Revolusi industri 4.0 dan pandemi COVID-19 memaksa manusia untuk melakukan perubahan dan adaptasi kebiasaan baru. Tsunami informasi kesehatan mengakibatkan banyaknya informasi dan berita-berita hoaks yang tersebar di media sosial, sedangkan indeks literasi Indonesia masih jauh tertinggal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi efektif menggunakan media sosial Komunitas Daring Literasi Kesehatan Indonesia (Leksia) terhadap penyebaran informasi kesehatan di masyarakat. Metode penelitian menggunakan riset evaluasi dengan pendekatan audit komunikasi media sosial dan aplikasi pesan instan sebagai media tular nalar kepada warganet. Setiap harinya berbagai informasi dibagikan mulai dari hari senin sampai sabtu. Selain itu terdapat juga kegiatan pengabdian, penyuluhan dan perlombaan yang diadakan diluar dari kegiatan rutin. Rekrutmen relawan dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat dari berbagai profesi yang ingin menjadi bagian dari komunitas. Hasil penelitian adalah proses komunikasi komunitas Leksia melalui media sosial instagram dan whatsapp sudah sesuai dengan kaidah-kaidah komunikasi. Konten-konten yang sudah terjadwal setiap hari dan dispesifikasi dengan jelas sehingga tidak tercampur antara satu topik dengan topik yang lainnya. Monitoring dan evaluasi belum optimal. Kontribusi berupa rekomendasi kepada komunitas online diharapkan meningkatkan komunikasi dua arah untuk menarik kepercayaan publik dan melakukan monitoring dan evaluasi secara periodik terhadap konten-konten yang dibagikan agar tidak melanggar UU ITE.
Berwisata Digital: Studi Etnografi Praktik Bermain Game Sebagai Ruang Wisata Virtual Ardian Indro Yuwono; Abyzan Syahadin Bagja Dahana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 3 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i3.6528

Abstract

Gim dengan genre dunia terbuka menawarkan pengalaman bermain baru yang memungkinkan gamer melakukan eksplorasi menyeluruh khususnya secara visual. Gamer tidak lagi memainkan gim untuk menyelesaikan misi dan tantangan, tetapi juga untuk mengeksplorasi dan menikmati perjalanan dalam dunia gim. Penelitian ini bertujuan menemukan pengalaman gamers saat mengeksplorasi dunia terbuka dalam gim dan memanfaatkan fitur photo mode. Metode pada penelitian ini menggunakan etnografi dalam kerangka cultural studies cetusan Saukko yang mengungkapkan pengalaman gamer selama mengeksplorasi dunia virtual dalam gim. Subjek penelitian merupakan para gamer yang memainkan gim dunia terbuka dengan judul “Ghost of Tsushima”, “Red Dead Redemption” dan “Spider man”. Penelitian ini berisi praktik berwisata virtual yang dilakukan gamer berdasar pada minat di dunia luring. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa travelling merupakan bagian dari praktik berwisata para gamer, khususnya berpetualang dan mengabadikan momen dengan menggunakan fitur photo mode menjadi salah satu bentuk rekreasi alternatif, di saat aktivitas berwisata fisik tidak memungkinkan karena keterbatasan biaya, kesibukan serta keterbatasan kegiatan sosial lainnya. Kontribusi penelitian ini memberi kebaruan tentang fitur photo mode pada permainan gim video menjadi bentuk media komunikasi baru dalam praktik berwisata virtual. 
Representasi Perempuan dalam Pemberitaan Kasus Prostitusi Online Artis Vanessa Angel Aulia Asmarani; Emilapalau Emilapalau
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 3 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i3.6911

Abstract

Tahun 2019 publik dunia maya dikejutkan dengan pemberitaan kasus prostitusionline yang menimpa artis Vanessa Angel (VA). Berdasarkan portal mediaonline Tempo.co, VA ditangkap Polda Jatim pada Sabtu, 5 Januari 2019, karena diduga terlibat kasus prostitusi online. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan representasi perempuan dalam pemberitaan kasus prostitusi onlineoleh artis VA. Metode penelitian ini analisis wacana kritis dengan menggunakan analisis bahasa kritis. Analisis wacana kritis dapat membongkar maksud-maksud tertentu dari suatu wacana. Hasil penelitian ini adalah realitas jurnalis mengarahkan pembaca untuk memosisikan diri dari sudut pandang jurnalis. Jurnalis mengarahkan pembaca untuk mendukung sisi laki-laki dengan membuat alur cerita yang seolah-olah korban atau perempuan dalam berita tersebut pantas disalahkan. Terdapat dua representasi perempuan dalam pemberitaan kasus tersebut. Pertama, representasi bias gender, terlihat dari pemberitaan yang hanya fokus pada perempuan, pembahasan laki-laki atau pengguna jasa prostitusi online tidak seagresif pemberitaan tentang perempuan. Kedua, representasi perempuan digunakan sebagai objek eksploitasi. Penelitian ini berkontribusi dalam kajian tentang gender yang bertujuan untuk mengurangi dan menghilangkan ketidakadilan gender.
Praktik Sosiokultural dalam Wacana Legenda dan Mitos “Tanah Mangir” Desa Mangir Bantul Rajiyem Rajiyem; Widodo Agus Setianto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 3 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i3.6954

Abstract

Masalah penelitian ini adalah relevansi legenda dan mitos dalam masyarakat modern serta pola pengkomunikasiannya di masyarakat. Tujuan penelitian untuk menemukan praktik sosiokultural dalam komunikasi wacana legenda dan mitos “Tanah Mangir” Desa Mangir Kabupaten Bantul. Metode penelitian menggunakan metode etnometodologi. Hasil penelitian wacana legenda dan mitos tanah Mangir terkait dengan cerita rakyat Ki Ageng Mangir Wanabaya. Praktik sosiokultural dalam pola pengkomunikasian diwariskan secara lintas generasi baik melalui cerita tutur di lingkungan keluarga, komunitas maupun abdi dalem keraton. Masyarakat Mangir sangat mempercayai mitos kesaktian Ki Ageng Mangir dan mitos tanah Mangir sebagai tanah perdikan yang bebas. Ki Ageng Mangir adalah sosok pribadi yang protagonis. Panembahan Senapati adalah sosok yang antagonis. Ki Ageng Mangir tewas akibat nafsu politik Panembahan Senapati untuk menguasai tanah Mangir melalui siasat politik apus karama. Relevansi sebagai bentuk ajaran moral, pengukuhan jati diri, pelestarian warisan leluhur, tradisi dan lingkungan alam. Fungsi mitos sebagai sarana pendidikan. Kontribusi penelitian memberikan pengayaan pengetahuan masyarakat terhadap khasanah kearifan lokal yang bersumber dari sejarah masa lalu, mengukuhkan jati diri masyarakat setempat, dan kebijakan dalam melestarikan dan memelihara tradisi dan warisan budaya.
Model Komunikasi Pembelajaran Online Multidimensi Bagi Anak Sekolah Dasar di Masa Pandemi COVID-19 Sigit Tripambudi; Basuki Agus Suparno
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 3 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i3.8049

Abstract

Pada masa pandemi COVID-19, siswa di Sekolah Dasar (SD) mengalami kesulitan untuk menerima pelajaran dan petunjuk materi lainnya karena guru yang biasanya mengajar secara langsung dan melakukan komunikasi tatap muka tidak dapat dilakukan dan harus bekerja dari rumah. Guru dan siswa harus melanjutkan kegiatan ini melalui teknologi informasi dengan segala jenis platform digital. Praktik-praktik ini menimbulkan beberapa masalah dan konsekuensi yang rumit dalam sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan merumuskan model yang dapat diterapkan dalam memecahkan situasi pembelajaran online di masa pandemi COVID-19. Metode penelitian ini kualitatif dengan melakukan diskusi kelompok terarah, wawancara mendalam, serta observasi jangka panjang. Hasil penelitian ini menemukan beberapa elemen yang menjadi model komunikasi pembelajaran online multidimensi yaitu Guru, Orang Tua, Pemerintah Daerah, Bahan Ajar, Teknologi Informasi, dan Konsultan harus berkolaborasi dan bersinergi untuk mempromosikan model pengajaran di masa pandemi COVID-19. Model ini menggambarkan bahwa setiap elemen memiliki atribut dan peran dalam menentukan proses pembelajaran. Penelitian ini memberi kontribusi pemahaman cara mengemas pesan pembelajaran yang baik dan efektif, serta memberikan model komunikasi pembelajaran yang tepat selama pandemi COVID-19 melalui sistem pembelajaran online multidimensi, sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tatanan pendidikan di Indonesia.

Filter by Year

2008 2025