cover
Contact Name
Ida Wiendijarti
Contact Email
ida.wiendijarti@upnyk.ac.id
Phone
+682137688150
Journal Mail Official
jik@upnyk.ac.id
Editorial Address
Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 16933028     EISSN : 24078220     DOI : https://doi.org/10.31315/jik.v21i3
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi focuses on writings that contain current research and thinking in the fields of: Communication Science, including media and journalism studies, audio and audiovisual broadcasting studies, public relations studies and advertising studies; Design of Visual Communication; Marketing Communications; Health Communication; Communication Psychology; Sociology of Communication;
Articles 504 Documents
Komparasi Tiga Bingkai Media sebagai Implementasi Precede-Proceed untuk Kegiatan Game Lokal Kreasi Indonesia 2020 Rustono Farady Marta; Johannes Kurniawan; Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati; Nurlina Bangun; Cholifah Cholifah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.4176

Abstract

Pemanfaatan teknologi dan komunikasi berbasis daring tengah menjadi sorotan publik, mengingat semakin meningkatnya jumlah pengguna internet di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran hidup sehat dengan tema pencegahan COVID-19 yang diadakan oleh Kemenparekraf melalui media daring dengan bingkaian informasi sesuai kepentingan institusi yang berbeda-beda. Studi yang dikonduksi akan menggunakan Teori Precede Proceed dari Green Lawrence dan metode analisis framing Entman untuk memperlihatkan perencanaan penyajian informasi melalui Tirto,id, Agi.or.id, dan Jakpusnews.pikiran-rakyat.com yang diharapkan mampu memberikan persuasi kepada masyarakat khususnya orang tua kepada anak. Hal menarik yang tampak dalam data penelitian ini adalah ketiganya tetap mampu memberikan informasi mendukung tujuan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengenai apresiasinya terhadap permainan daring bagi anak masa kini dan upaya dalam sosialisasi pentingnya kebersihan untuk menjaga kesehatan tubuh dengan taat protokol kesehatan yang berlaku. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada komunikator media digital agar media daring dapat terus mengedepankan kegiatan edukatif seperti acara Gelora 2020 serta informasi mengenai pengenalan virus COVID-19 dan pencegahannya, serta kepada penulis karya ilmiah selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian terutama pada media daring yang terus mengedepankan kegiatan edukatif serta informasi mengenai pengenalan virus COVID-19 dan pencegahannya seperti beberapa permainan daring yang dibawakan dalam tiga portal berita diatas.
Komunikasi Interpersonal Jarak Jauh Ibu Tenaga Kesehatan dan Anak di Masa Pandemi COVID-19 Nabila Putri Aldira; Sari Monik Agustin
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.5594

Abstract

Kemunculan COVID-19 telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia, salah satunya peralihan komunikasi karena perubahan jarak tinggal yang disebabkan pekerjaan. Menjalani peran sebagai tenaga kesehatan pada situasi berisiko tinggi juga sebagai ibu yang jauh dari anak, menjadi problematika yang harus dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal jarak jauh ibu dan anak di masa pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma post-positivisme. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam kepada informan secara purposif. Subjek penelitian merupakan tenaga kesehatan perempuan yang menangani kasus COVID-19 di Jakarta dan memiliki anak usia sekolah dasar. Hasil menunjukkan bentuk komunikasi interpersonal ditandai dengan lima aspek kualitas berupa keterbukaan informasi, sikap empati dengan saling merasakan keadaan, memberikan dukungan berupa motivasi dan materi, sikap positif dengan mengungkapkan kebahagiaan, serta adanya kesetaraan dalam hubungan. Hal tersebut didukung oleh strategi pemeliharaan hubungan melalui pengiriman foto atau video, keterbukaan perasaan dan saling menghargai, komitmen menjaga hubungan, adanya jaringan sosial juga pembagian tugas dari peran masing-masing, serta pemikiran positif terhadap situasi kini di tengah pandemi. Waktu dan beban pekerjaan menjadi permasalahan krusial dalam berkomunikasi jarak jauh di masa pandemi. Penelitian ini memberikan berkontribusi berupa rekomendasi pelaksanaan komunikasi interpersonal jarak jauh ibu dan anak di masa pandemi COVID-19 dengan memaksimalkan penggunaan multipleksitas media. 
Media Sosial dan Persepsi Publik tentang Good Governance pada Pemerintah Daerah di Solo Raya Andre Noevi Rahmanto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.6433

Abstract

Media sosial menawarkan berbagai kemudahan berkomunikasi untuk membangun hubungan yang interaktif antara warga negara dan pemerintah karena memiliki empat kekuatan potensial yaitu: collaboration, participation, empowerment and time.Penggunaan media sosial oleh pemerintah daerah di Indonesia masih belum optimal, termasuk di wilayah Solo Raya. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana penggunaan media sosial pemerintah daerah di Solo Raya berpengaruh pada persepsi publik tentang good governance yang terdiri dari aspek partisipasi, akuntabilitas dan transparansi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan sampling kuota melibatkan 210 partisipan di wilayah Solo Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi publik tentang good governance dan ketiga aspeknya. Temuan penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya bahwa penggunaan media sosial dapat meningkatkan transparansi pemerintah dan partisipasi warga. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah daerah lebih meningkatkan engagement dan relevansi konten dalam pengelolaan media sosial, sehingga memiliki kontribusi lebih besar pada pelaksanaan good governance.
The Construction of Identity of “Sultan” and Hedonism on TikTok @indrakenz Diyah Ayu Karunianingsih
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.4562

Abstract

The number of TikTok users has increased significantly. The phenomenon of influencers and TikTok stars competing to present content to go viral and appear on the For Your Page (FYP). One of them is the content of luxury life, hedonism, and showing off branded goods. TikTok has become an arena for spectacle and construction of "sultan" identity and hedonism. Indra Kesuma is an Indonesian TikTok star and influencer who is viral among teenagers by presenting luxurious and hedonistic life and showing off branded goods, with the famous words “murah banget”. This is the background for the author to analyze TikTok as a spectacles media and the construction of the identity of “sultan” and hedonism on TikTok @indrakenz. The qualitative descriptive method with an analytical model, namely analyzing the words in the caption, the hashtags, the words spoken by Indra Kesuma, and the activities shown in the video with the theory construction of identity, hedonism, and spectacle. The results show that the construction of the identity of “sultan” and hedonism is carried out by writing the caption “sultan”, hashtag #sultan, the word “sultan” spoken by Indra Kesuma, as well as activities of the sultan such as buying luxurious cars, having luxurious dishes, and wearing fancy apparels. TikTok has become a media of spectacle for the spread of ideology about role models and standards of living for teenagers, namely the hedonistic life of the sultan. The research contribution provides knowledge that TikTok as a medium for teenagers to construct the identity of “sultan”, as well as being the spectacle of spreading ideology about the role model of the sultan.
Peran Komunikasi Keluarga dalam Mitigasi COVID-19 pada Lansia Ahmad Khairul Nuzuli
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.4796

Abstract

Penyebaran COVID-19 sangatlah masif dan tidak pandang usia. Korban yang paling rentan terkena COVID-19 adalah dari kalangan lanjut usia. Desa Pungut, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci merupakan salah satu daaerah yang termasuk zona merah, sebagian besar korban yang terjangkit COVID-19 di desa ini adalah lansia. Keluarga mempunyai peran penting memberikan komunikasi tentang bagaimana pencegahan COVID-19 pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi keluarga dalam mencegah atau memitigasi penularan COVID-19 pada lansia. Pendekatan yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menujukkan pentingnya peran keluarga dalam memberikan komunikasi kepada lansia mengenai beribadah dan bekerja di rumah, menjaga kebersihan, menjaga jarak, tidak berkerumunan, dan memakai masker. Rekomendasi yang diberikan adalah pentingnnya bagi masyarakat meningkatkan partisipasi keluarga dalam menjaga lansia dari COVID-19.
Yowis Ben’s Agency Changing Structure of Hegemonic Language in Indonesia Cinemas Becomes a Critique of Jakarta’s Culture Industry Moh. Rifaldi Akbar
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.4782

Abstract

This study describes cinema production by the Jakarta cultural industry that engages in anti-diversity practices. Cinema production in Jakarta is an industry that standardizes language in the social formation of Indonesian society, which has a variety of vernacular languages. This study aims to evaluate the centralization of the Jakarta Cultural Industry, especially the language practice in film. This study uses the desk research method with data collection techniques in the form of literature studies and digital observations. This research takes the case of Yowis Ben's agency social practice, which has carried out language structuring in the film industry in Indonesia. This study finds that Indonesian is a structure that alienates local languages in the industry and communication style that Jakarta dominates. Jakarta uses Indonesian in its cinematic style of speech as a form of standardization that Jakarta production houses do for for-profit purposes. This research is novel because it discusses the Indonesian language as the hegemony of the cultural industry centralization in Jakarta, which also explains the oppression of ethnic languages in Indonesia in terms of structure and agency theory.
Sociocultural Information Gap in the Dive Tourism Industry: Evidence from Komodo National Park Agustinus Rusdianto Berto; Endah Murwani
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i1.5062

Abstract

Through the perspective of partnership for Sustainable Development Goals (SDGs 17th), this study aims to identify and describe the information gaps among stakeholders of the dive tourism industry of Komodo National Park as one of the super-priority tourism destinations in Indonesia. Researchers studied documents, performed field observation, and conducted in-depth interviews with 20 stakeholders. Qualitative content analysis revealed several notable findings. First, the information gaps among stakeholders are generally linked to knowledge disparity about tourism-technical and local sociocultural issues. Sociocultural information, particularly on environment preservation issues, shows the tendency to predominate everyday discourse rather than tourism technical information. Second, the foreigner community appears to be better than local stakeholders at mastering the sociocultural information discourse, particularly in terms of collaboration on environment preservation information. Further studies are needed to examine the interaction among actors predominating the sociocultural information management and their strategies to collaborate in maximizing the role of Destination Management Organization-Destination Governance (DMO-DG).
Pengaruh Komunikasi Interpersonal, Kampanye Sosial Media dan Citra Organisasi terhadap Kepuasan Konsumen di Bea Cukai Surakarta Fina Sunardiyah; Pawito Pawito; Albert Muhammad Isrun Naini
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.6615

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan teknik komunikasi kerap kali dipergunakan untuk memudahkan pelayanan kepada konsumen serta dapat meningkatkan citra organisasi sebuah organisasi. Komunikasi interpersonal masih dianggap kurang penting dalam pengelolaan organisasi, karena kurangnya pemahaman pimpinan atau SDM yang terdapat di dalamnya. Tujuan pembuatan riset ini ialah memastikan dampak dari upaya atau kontribusi Kantor Bea Cukai Surakarta melalui komunikasi interpersonal, kampanye media sosial terhadap kepuasan konsumen melalui citra organisasi sebagai variabel intervening. Metode penelitian ini ialah kuantitatif dengan perolehan data melalui 100 responden menggunakan purposive sampling. Data didapat melalui kuesioner. Analisis penelitian menggunakan smart PLS. Hasil Penelitian menyebutkan citra organisasi berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dan citra organisasi mampu memediasi hubungan komunikasi interpersonal dan kampanye media sosial terhadap kepuasan konsumen. Kontribusi penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal, kampanye media sosial berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, komunikasi interpersonal dan kampanye media sosial berpengaruh terhadap citra organisasi. Substansi penelitian memberikan kontribusi kepada kantor bea cukai berupa komunikasi interpersonal dan citra organisasi serta kampanye sosial media akan memberikan dampak yang penting bagi keberhasilan lembaga dalam mencapai tujuannya untuk menertibkan pemungutan bea dan cukai. Kantor bea cukai diharapkan dapat memberikan sebuah kontribusi yang mampu untuk memajukan lembaga melalui komunikasi interpersonal, kampanye media sosial yang dimulai dari pihak internal organisasi. 
Tren Kajian Media, Gender dan Inklusi Sosial dalam Senarai Jurnal Komunikasi di Indonesia Novi Kurnia; Kurnia Indasah; Aliftya Amarilisya
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.6784

Abstract

Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (GIS) merupakan tema kajian yang mulai banyak dibahas di berbagai riset komunikasi dengan tujuan untuk membongkar ketidakadilan gender dan kelompok rentan lainnya dalam praktik berkomunikasi dan bermedia. Artikel ini bertujuan memetakan topik, tradisi teori, metode riset dan objek atau subjek riset terkait GIS yang dipublikasikan dalam senarai jurnal ilmiah bertemakan komunikasi di Indonesia. Melalui metode analisis isi kuantitatif deskriptif, studi ini meneliti 196 artikel jurnal dari 66 jurnal yang dipublikasikan tahun 2001 hingga 2020. Beberapa temuan penting adalah: (1) topik terkait gender (71,9 %) dominan dibandingkan topik terkait Lesbian, Gay, Transgender Queer (LGBTQ), disabilitas, dan kelompok rentan lainnya; (2) tradisi teori kritis (42 %) paling banyak ditemukan dibandingkan tradisi teori komunikasi lainnya; (3) analisis semiotika (21,9 %) adalah metode riset paling banyak digunakan; dan (4) teks atau konten media (60%) merupakan objek atau subjek riset yang paling banyak diteliti. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kajian komunikasi terkait GIS masih eksklusif karena masih ada dominasi topik, tradisi teori, metode, dan objek atau subjek riset. Banyak celah produksi pengetahuan terkait kajian GIS dan komunikasi yang masih luput dari perhatian akademisi komunikasi di Indonesia, namun bisa dikembangkan di masa mendatang agar peluang untuk menjadikan kajian komunikasi dan GIS untuk lebih inklusif bisa dicapai. 
Upaya Komunikasi Publik Pemerintah Kota Cilegon dalam Mengedukasi Masyarakat Di Masa Pandemi COVID-19 Annisarizki annisa Annisarizki; Sigit Surahman
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20, No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.4344

Abstract

Komunikasi publik yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon diharapkan dapat memberikan pemahaman dan melindungi masyarakat Cilegon dari wabah virus corona yang telah membuat Kota Cilegon dua kali masuk status zona merah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus yang berfokus pada komunikasi publik pemerintah Kota Cilegon dalam mengedukasi masyarakat pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini berusaha untuk menemukan strategi komunikasi publik pemerintah Kota Cilegon selama masa pandemi COVID-19, dengan melihat bagaimana permasalahan komunikasi publik yang dilakukan Walikota Cilegon selaku pengambil kebijakan dan komunikator di daerah. Hasil penelitian ini, pemerintah Kota Cilegon melakukan komunikasi publik dengan: mengeluarkan peraturan walikota tentang pencegahan COVID-19, selain itu pemerintah Kota Cilegon melakukan sosialisasi tentang disiplin hidup sehat kepada masyarakat, dan mengubah kebiasaan masyarakat untuk tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Adapun rekomendasi untuk Pemerintah Kota Cilegon agar melakukan komunikasi publik lebih masif lagi dengan memanfaatkan berbagai media dalam memaksimalkan jargon “Aje Kendor”.

Filter by Year

2008 2025