cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
STUDI EVALUATIF BERBASIS MODEL CSE-UCLA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI PROGRAM GENDER MAINSTREAMING MELALUI PEMBERDAYAAN POLWAN PADA BIDANG OPSNAL POLRI DI POLRES BULELENG Arisuryami, Devi; Dantes, Nyoman; Sudirtha, I Gede
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.219 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v9i1.2769

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis efektifitas Implementasi Program Gender Mainstreaming Polri melalui Pemberdayaan Polwan pada bidang Opsnal Polri di Polres Buleleng Polda Bali dengan model CSA-UCLA (System Assesment, Program Planning, Program Implementation, Program Improvement dan Program Certification). Responden pada penelitian ini adalah 5 orang Kepala Satuan Kerja (Kasatker)/Atasan Langsung Polwan, 25 orang Polisi Laki-laki (Polki)/Rekan Kerja, 23 orang Polwan Polres Buleleng, 25 orang Tokoh Masyarakat dan 100 orang masyarakat di wilayah Hukum Polres Buleleng. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, dokumentasi dan wawancara.  Data dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dan diverifikasi dengan kuadran Glickman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum berjalan dengan baik dan berada pada kuadran I yaitu terkategori efektif. Hal ini didukung oleh kepuasan masyarakat dan tokoh masyarakat di wilayah hukum Polres Buleleng yang merasa puas terhadap kinerja Polwan pada bidang opsnal Polri di Polres Buleleng. Namun terdapat hasil berbeda yang ditemukan pada penelitian yaitu efektifitas Implementasi Program Gender Mainstreaming Polri melalui Pemberdayaan Polwan pada bidang Opsnal Polri di Polres Buleleng kepada Polki/Rekan Kerja dan Polwan Polres Buleleng berada di kuadran III yaitu terkategori kurang efektif. Kata-kata kunci:  Evaluasi Program, Model CSE-UCLA, Efektivitas, Program Gender Mainstreaming, Polwan pada Bidang Opsnal Polri.
KONTRIBUSI KUALITAS PRODUK, HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DALAM KEGIATAN PRAKTEK KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS 3 JURUSAN MULTIMEDIA DI SMKN 1 MAS – UBUD ., I MADE SUJANA; ., Prof. Dr. I Wayan Koyan,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.967 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v3i1.887

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kontribusi kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan, 2) Kontribusi harga terhadap kepuasan pelanggan, 3) Kontribusi kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, dan kontribusi secara bersama-sama kualitas produk, harga dan pelayanan terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan pendekatan expost facto dengan rancangan kuantitatif korelasional dengan jumlah populasi sebanyak 93 orang, sampelnya diambil dengan metode purposive sampling, dan penentuan jumlah sampel (n) yang diambil berdasarkan table Krejcie dan Morgan (1970) pada taraf toleransi sebesar 5% adalah 75 responden dari jumlah populasi (N) sebanyak 93 responden. Jadi total sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 75 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis datanya dengan regresi sederhana, regresi ganda dan determinasi atau sumbangan efektif Hasil analisis ditemukan sebagai berikut. 1) Kualitas produk berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan kontribusi sebesar 88.74% dengan r=0.942, dan Fhitung = 20,25 > Ftabel 0,05=3,98. 2) Harga berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan kontribusi sebesar 92,35% dengan r=0.961 dan Fhitung = 83.010 > Ftabel 0,05=3,98. 3) Kuaalitas pelayanan berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan dengan kontribusi sebesar 97,42% dengan r=0,987 dan Fhitung = 39,338 > Ftabel 0,05=3,98. 4) Kualitas Produk, Harga dan pelayanan secara bersama-sama berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan dengan sumbangan efektif sebesar 97.45% dengan Fhitung = 905,4209 > Ftabel 0,05=2,74. Sumbangan efektif X1=4,98%, X2=15,67% dan X3=76,80%. Dengan demikian dapat disimpulkan: 1) Variabel kualitas produk, 2) Variabel harga, 3) Variabel kualitas pelayanan masing-masing dan secara bersama-sama berkontribusi positif terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Kata Kunci : Kepuasan Pelanggan, Kualitas Produk, Harga dan Kualitas Pelayanan Abstract This study aims to determine: 1) the contribution of product quality to customer satisfaction, 2) Contribution price to customer satisfaction, 3) Contribution of service to customer satisfaction, and contribution of product quality, price and service altogether towards customer satisfaction. This research is a study using the ex post facto approach to the design of quantitative correlation with the total population of 93 people, the samples were taken by purposive sampling method and determination of the number of samples (n) taken under table Krejcie and Morgan (1970) on the tolerance level of 5% were 75 respondents of the total population (N) by 93 respondents. So the total sample in this study was taken by 75 respondents. The instrument used was a questionnaire. The data analysis techniques with simple regression, multiple regression and determination or effective contribution. Analytical results are found as follows. 1) Quality of products contribute positively to customer satisfaction with a contribution of 88.74% with r = 0.942, and Fvalue = 20.25> Ftable 0.05 = 3.98. 2) Price contributed positively to customer satisfaction with a contribution of 92.35% with r = 0.961 and Fvalue = 83.010> Ftable 0,05 = 3.98. 3) The services contribute positively to satisfaction with a contribution of 97.42% with r = 0.987 and Fvalue = 39.338> Ftable 0,05 = 3.98. 4) Product quality, price and service altogether contribute positively to satisfaction with the effective contribution of 97.45% with Fvalue = 905.4209> Ftable 0,05 = 2.74. Effective contribution X1= 4.98%, X2 = 15.67% and X3= 76.80%. It can be concluded: 1) Variable product quality, 2) Variable price, 3) Variable service each and together contribute positively to the level of customer satisfaction. keyword : Customer Satisfaction, Product Quality, Price and Service.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 UBUD ., NI MADE GUNARSIH DWIPAWATI; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.589 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v7i2.2316

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh implementasi model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar, (2) pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar dan hasil belajar, (3) perbedaan pengaruh implementasi model pembelajaran problem based learning (PBL) dibandingkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar siswa dan hasil belajar, dan (4) pengaruh secara simultan antara implementasi model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap motivasi dan hasil belajar IPS dengan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi dan hasil belajar IPS. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen dengan rancangan“ post test only control group design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ubud dengan jumlah sampel 122 orang. Teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel adalah teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan tes dan dianalisis dengan uji t, analisis varians dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dengan uji-F. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran kooperatif problem based lerning (PBL) terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII, (2) terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran kooperatif problem based lerning (PBL) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII, (3) terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII, (4) terdapat pengaruh implentasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa kelas VIII, (5) Berdasarkan perhitungan menggunakan uji ANAVA A terdapat perbedaan implementasi model pembelajaran kooperatif problem based learning (PBL) dengan implementasi kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII, (6) terdapat perbedaan implementasi model pembelajaran kooperatif problem based learning (PBL) dengan implementasi kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Ubud, dan (7) terdapat pengaruh secara simultan antara implementasi model pembelajaran kooperatif problem based learning (PBL) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa dengan implementasi model pembelajran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Ubud. Kata Kunci : hasil belajar, model kooperatif tipe jigsaw, model problem based learning (PBL),motivasi belajar Abstract This research aims to know: (1) the influence of Problem Based Learning (PBL) model implementation towards the learning motivation and result, (2) the influence of cooperative learning Jigsaw type towards learning motivation and result, (3) different influence of the Problem Based Learning (PBL) model implementation compared to cooperative learning Jigsaw type towards the student learning motivation and result, and (4) simultaneous influence between the Problem Based Learning (PBL) model implementation towards the motivation and IPS learning result with the implementation of cooperative learning Jigsaw type towards the motivation and IPS learning result. This research is includes in experimental research type with design of “post test only control group design”. The population in this research is overall students of VIII SMP Negeri 2 Ubud with total sample 122 peoples. Sampling technique that is used to determine the sample is random sampling technique. Data were collected using test and analyze with t-test, analysis of variance and Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) with F-test. The result shown that: (1) there are influence of cooperative learning model Problem Based Learning (PBL) to the learning motivation of students class VIII, (2) there are influence of cooperative learning model Problem Based Learning (PBL) to the learning result of students class VIII, (3) there are influence of cooperative learning model type Jigsaw to the learning motivation of students class VIII, (4) there are influence of cooperative learning model type Jigsaw to the learning result of students VIII, (5) Based on the calculation using ANAVA A test, there are influences between students who follow the cooperative learning model Problem Based Learning (PBL) with students who follow the cooperative learning model type Jigsaw towards the learning motivation of students class VIII, (6) there are influence between students who follow the cooperative learning model Problem Based Learning (PBL) with cooperative type Jigsaw towards the learning resut of students class VIII in SMP Negeri 2 Ubud, and (7) There is simultan effect between the implementation of cooverative problem based learning model (PBL) to students’ motivation and the result of their study with the implementation of cooperative learning in the type of jigsaw to students’ motivation and study result in social science at the VIII grade students of SMP Negeri 2 Ubud. keyword : learning result,cooperative model Jigsaw type,learning motivation,problem Based Learning (PBL) model
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Diskusi Debat Terhadap Kemampuan Berpikir Analitik Mata Pelajaran PPKn Ditinjau dari Sikap Sosial Siswa X MM SMK PGRI 2 Badung ., I PUTU AGUS PUTRA ADNYANA; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Prof. Dr. I Wayan Koyan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.167 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual berbasis debat terhadap kemampuan berpikir analitik PKn ditinjau dari sikap sosial siswa kelas X MM SMK PGRI 2 Badung dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian ini berjumlah 54 siswa dengan sistem random sampling terhadap kelas. Pengambilan data dilakukan dengan kuisioner dan tes. Data diolah dengan Anakova satu jalur. Hasil penelitiannya adalah: (1) kemampuan berpikir analitik PKn siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual berbasis debat lebih baik dari siswa yang belajar dengan model konvensional sebelum kovariabel sikap sosial dikendalikan (Fhitung=15,696;P
ANALISIS DISKREPANSI PELAKSANAAN LAYANAN TUPOKSI BAGIAN DAN SUB BAGIAN DI LINGKUNGAN BIRO AKPK UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SESUAI DENGAN PERMENRISTEKDIKTI NOMOR 14 TAHUN 2016 Ariasa, I Wayan; Marhaeni, AAIN; Widiartini, Ni Ketut
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v9i2.2883

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui dan mendeskripsikan diskrepansi pelaksanaan layanan tupoksi Bagian dan Sub Bagian di lingkungan Biro AKPK Universitas Pendidikan Ganesha sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 14 Tahun 2016, 2) untuk mengetahui tingkat diskrepansi pelaksanaan layanan tupoksi Bagian dan Sub Bagian di lingkungan Biro AKPK Universitas Pendidikan Ganesha sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 14 Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ex-post facto dengan  populasi 35 orang pejabat struktural dan staf yang bertugas di rektorat pada Biro AKPK Universitas Pendidikan Ganesha. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan statistik non-parametrik yaitu Uji Jenjang - Bertanda Wilcoxon. Hasil analisis data menunjukkan secara keseluruhan terdapat diskrepansi/kesenjangan dengan kategori Sangat Kecil (SK) dengan persentase skor rata-rata sebesar 92,06 %, dan besar beda -7,93, bertanda negatif (-) pada pelaksanaan layanan tupoksi Bagian dan Sub Bagian di lingkungan Biro AKPK Universitas Pendidikan Ganesha sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 14 Tahun 2016. Kata kunci: diskrepansi, layanan, tupoksiAbstractThis study aimed at 1) to find out and describe the discrepancy in in the services implementation of Tupoksi Section and Sub Division in the AKPK Bureau at Ganesha University of Education in accordance with Permenristekdikti No. 14 of 2016 , 2) determining discrepancy and degree of discrepancy in the services implementation of Tupoksi Section and Sub Division in the AKPK Bureau at Ganesha University of Education  in accordance of Permenristekdikti Number 14 of 2016. The study used an ex-post facto study design with a population of 35 structural officials and on duty staff of AKPK Bureau at the rectorat in Ganesha University of Education. This research was quantitative descriptive research. The sampling technique used total sampling. Data collection was done by questionnaire. Data analysis used non-parametric statistics namely Level Test - Signed Wilcoxon. The results of data analysis showed that overall there was a discrepancy / gap with the Very Small (SK) category with an average score score of 92.22%, and a large percentage difference of 7.77%, marked negative (-) in the implementation of Tupoksi Section and Sub Division in the AKPK Bureau at Ganesha University of Education  in accordance with Permenristekdikti Number 14 of 2016. Key words: discrepancy, service, tupoksi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR TIK DITINJAU DARI KEMAMPUAN NUMERIK KELAS VIII SMP NEGERI 4 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2013-2014 ., NI MADE SHANDYASTINI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dr. Gede Rasben Dantes, S.T, M.TI
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.85 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1144

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar TIK, (2) pengaruh kemampuan numerik terhadap hasil belajar TIK, (3) pengaruh interaksi model pembelajaran dan kemampuan numerik terhadap hasil belajar TIK. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Denpasar Tahun 2013-2014 sebanyak 88 orang. Eksperimen menggunakan pengukuran dua faktor dengan versi faktorial non-equivalent post-test only control group design. Tes hasil belajar TIK berbentuk tes psikomotor dengan soal sebanyak 10 butir dengan menggunakan uji validitas pakar (Gregory) Data hasil penelitian dianalisis secara deksriptif dan dengan menggunakan ANAVA faktorial 2×2. Apabila pengaruh interaksi signifikan dilanjutkan dengan uji Tukey untuk menguji efek sederhana (simple effect).Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil-hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar TIK antara kelompok model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kelompok model pembelajaran konvensional (F = 19,506; p
PENGARUH LATIHAN LARI KIJANG DAN LARI GAWANG TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH DITINJAU DARI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA SISWA KELAS VIII SMP SANTO YOSEPH DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Rewo, Josep Marsianus; Dantes, Nyoman; Widiartini, Ni Ketut
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.556 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v7i1.2856

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan kuasi eksperimen yang menggunakan non-equivalent control group design. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah rancangan unjuk kerja lompat jauh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh latihan lari kijang dan lari gawang  untuk meningkatkan kemampuan lompat jauh siswa  di tinjau dari daya ledak otot tungkai. Sampel penelitian berjumlah 168 orang siswa kelas VIII yang dipilih dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan tes unjuk kerja, kemudian dianalisis dengan analisis varians (ANAVA dua jalur). Hasil penelitian menemukan sebagai berikut. (1) terdapat perbedaan kemampuan lompat jauh antara siswa yang mengikuti model latihan lari kijang dengan siswa yang mengikuti model latihan lari gawang (Fhitung = 4,06 > Ftabel(a=5%)) = 4,00,). (2) Terdapat pengaruh interaksi antara model latihan dengan daya ledak otot tungkai terhadap lomopat jauh (Fhitung = 23,39 > Ftabel(a=5%) = 4,00,). (3) Terdapat perbedaan lompat jauh antara siswa yang mengikuti latihan lari kijang dan lari gawang untuk siswa yang memiliki daya ledak otot tungkai tinggi (Qhitung = 16,43 > Qtabel  = 4,00). (4) Terdapat perbedaan lompat jauh antara siswa yang mengikuti model latihan lari kijang dan lari gawang untuk siswa yang memiliki daya ledak otot tungkai rendah (Qhitung = 5,919 > Qtabel  = 4,00).Kata-kata kunci: Latihan Lari Kijang dan Lari Gawang, Lompat Jauh, Daya Ledak Otot Tungkai AbstractThis study was quasi experiment used non-equivalent control design. The data collected in this study was the student performance test of long jump. This study aims to determine and analyze the influence of the practice of lari kijang and lari gawang to improve students' long jump ability in review of the explosive muscle limb power. The sample of the study was 168 students of grade VIII chosen by random sampling technique. The data was collected by test then analyzed with variant analysis (ANAVA) two ways) and t-test. The result of the study showed that: (1) There is a difference in long jump ability between students who follow the model of lari kijang training with students who follow the model of lari gawang (Fhitung = 4,06 > Ftabel(a=5%)) = 4,00) (2) There is an interaction effect between the exercise model and the explosive muscle limb power against the long jump (Fhitung = 23,39 > Ftabel(a=5%) = 4,00,). (3) There is no difference in long jump between students who follow lari kijang and lari gawang for students who have high limb muscle explosive power (Qhitung = 16,43 > Qtabel  = 4,00) (4) There is a long jump difference between students who follow the model of lari kijang and lari gawang for students who have low limb muscle explosiveness (Qhitung = 5,919 > > Qtabel  = 4,00). Key words: the effect of lari kijang and lari gawang practice towards the students   long jump ability previewed from the explosive muscle limb power
PENGARUH AKTIVITAS PEMBELAJARAN APRESIASI SENI TERHADAP PEMAHAMAN SISWA MENGENAI SENI KARAWITAN DITINJAU DARI KEMAMPUAN ARTISTIK SISWA DI SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., I NYOMAN JUANDA PUTRA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.126 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1149

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan pemahaman seni karawitan antara siswa yang menggunakan aktivitas pembelajaran apresiasi seni dengan siswa yang menggunakan aktivitan pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan artistik siswa kelas XI IPA SMA N 1 Semarapura. Penelitian ini menggunakan rancangan posttest onnly control group design dengan mengambil sampel 80 siswa kelas XI IPA di SMAN 1 Semarapura. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis varian (ANAVA) dua jalan. Uji komparasi pasangan nilai rata-rata menggunakan Uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan pemahaman seni karawitan antara siswa yang menggunakan aktivitas pembelajaran apresiasi seni dengan siswa yang menggunakan aktivitas pembelajaran langsung, 2) terdapat pengaruh interaksi antara aktivitas pembelajaran dan kemampuan artistik terhadap pemahaman seni karawitan siswa, 3) pada siswa yang memiliki kemampuan artistik tinggi memiliki pemahaman seni karawitan yang lebih baik jika belajar dengan aktivitas pembelajaran apresiasi seni jika dibandingkan dengan aktivitas pembelajaran langsung; dan 4) pada siswa yang memiliki kemampuan artistik rendah tidak terdapat perbedaan pemahaman seni karawitan baik jika belajar dengan aktivitas pembelajaran apresiasi seni maupun dengan aktivitas pembelajaran langsung.Kata Kunci : aktivitas pembelajaran apresiasi seni, kemampuan artistik, pemahaman seni karawitan This study aimed at knowing the difference of Art Appreciation Learning towards the students understanding of Karawitan Art. The experimental design used in this study was posttest only control group design by taking 80 students of XI science class of SMAN 1 Semarapura. The data were analyzed descriptively and using two ways analysis of variant (ANAVA). The comparison pair average score test used Tukey test. The result of the study showed that : 1) there was the difference understanding of Karawitan art between the students using appreciation method based aesthetics attitude and the students using direct learning method, 2) there was the effect of interaction between the learning method and artistics attitude towards the students understanding of Karawitan art, 3) the students who had higher artistics talent had better understanding of karawitan art if they learnt by using art appreciation model than if they learnt by using direct learning model, and 4) the students who had lower artistics talent did not have difference understanding of Karawitan art if they learnt by using art appreciation model or direct learning model.keyword : Appreciation Learning Activity, Artistic Talent, Karawitan Art
DISKREPANSI IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MUATAN MATERI IPA TEMA ORGAN TUBUH MANUSIA DAN HEWAN KELAS V SD NEGERI DI KECAMATAN DENPASAR SELATAN Arnawa, I Made Adi; Dantes, Nyoman; Suarni, Ni Ketut
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.02 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v7i1.2729

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya diskrepansi implementasi pendekatan saintifik pada muatan materi IPA tema organ tubuh manusia dan hewan kelas V SD Negeri di Kecamatan Denpasar Selatan ditinjau dari perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif model diskrepansi. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 orang guru kelas V SD Negeri di Kecamatan Denpasar Selatan diambil dengan teknik Multistage Random Sampling. Data implementasi pendekatan saintifik dikumpulkan dengan lembar observasi, data persepsi guru dikumpulkan dengan kuesioner, data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat diskrepansi yang kecil dalam implementasi pendekatan saintifik pada muatan materi IPA tema organ tubuh manusia dan hewan kelas V SD Negeri di Kecamatan Denpasar selatan sebesar 35,10; dengan diskrepansi perencanaan sebesar  33,54; diskrepansi pelaksanaan sebesar  34,03; diskrepansi penilaian sebesar 37,75; (2) Persepsi guru tentang pendekatan saintifik sudah baik dengan rerata 69,22; (3) Pencapaian hasil belajar IPA siswa  sudah baik dengan rerata nilai 76,37; (4) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kualitas pengelolaan pembelajaran berpendekatan saintifik terhadap hasil belajar IPA dengan kontribusi sebesar 31%. Kata kunci: Diskrepansi, Pendekatan Saintifik, Perencanaan, Pelaksanaan, PenilaianAbstractThis research aimed to find out the discrepancy of implementation scientific approach on science of organ tubuh manusia dan hewan theme at grade V  elementary school in South Denpasar District  in terms of planning, implementation and assessment. This research is an evaluative study with discrepancy model. The sample in this research is 15 teachers of class V elementary school in South Denpasar District taken by Multistage Random Sampling technique. Implementation data of scientific approach collected with observation, teacher perception data collected by questionnaire, data of science learning outcomes collected by documentation method. Data analysis to quantitative descriptive and product moment correlation analysis. The results showed: (1) There was a small discrepancy in the implementation of scientific approach on science of organ tubuh manusia dan hewan theme at grade V  elementary school in South Denpasar District of 35,10; with a planning discrepancy of 33,54; Implementation discrepancy of 34,03; Discrepancy assessment of 37,75; (2) teacher perception about scientific approach has been good with mean of 69,22; (3) Achievement of science learning outcomes of students is good with the average value of 76.37; (4) There is a positive and significant correlation between the quality of science-based learning approach to science learning outcomes with contribution of 31%. Keywords : Discrepancy, Scientific Approach, Planning, Implementation, Assessment.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS DITINJAU DARI KECEMASAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PAYANGAN ., I MADE ADI WIRANATA; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.953 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1172

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif berbantuan asesmen portofolio terhadap kemampuan menulis dalam bahasa Inggris siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Payangan berjumlah 287 siswa, sebanyak 84 siswa dipilih sebagai sampel dengan teknik random sampling. Data dalam penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen tes kemampuan menulis dan kuesioner kecemasan selanjutnya dianalisis dengan uji statistik Anava Dua Jalur dan uji lanjut dengan uji Tukey berbantuan SPSS for windows. Hasil penelitian menujukan; (1) kemampuan menulis bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi daripada siswa dengan pembelajaran konvensional (Fhitung= 4,249 > Ftabel(α0,05) =2,95 (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kecemasan siswa (Fhitung = 4, 732 >Ftabel =2,95 (3) pada siswa dengan tingkat kecemasan tinggi, kemampuan menulis bahasa Inggris siswa dengan model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional Qhitung 7,91 > Qtabel=2,95 (4) pada kelompok siswa dengan kecemasan rendah, kemampuan menulis bahasa Inggris siswa dengan model kooperatif berbantuan asesmen portofolio lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional (Qhitung = 5,28 > Qtabel =2,95Kata Kunci : asesmen portofolio, kecemasan siswa, kemampuan menulis bahasa Inggris, model pembelajaran kooperatif This research aims to investigate the effect of conventional learning model assisted by portfolio assessment towards student’s English writing skill compared to conventional learning model. It is also aimed to have the interaction effect of anxiety towards student’s English writing skill. This research was experimental research with 2x2 factorial design. The population was entire seventh grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan academic years 2013/2014 which were 287 students, and 84 students were assigned as research sample. Data in this research were collected using writing skill test and anxiety questionnaire, then analyzed using two-way Anova statistical analysis and continued with Tukey test. Research results show; (1) English writing skill of students who followed cooperative learning model assisted by portfolio assessment is higher than students who used conventional learning (Fobs= 4.249>Fcv =2.95); (2) there is interaction between learning model and student’s anxiety (Fobs=43.742>Fcv = 2.95); (3) on students with high anxiety level, English writing skill of students with cooperative model assisted by portfolio assessment is higher than students who followed conventional model (Qobs = 7.91 >Qcv = 2.95); (4) on group of students with low anxiety level, English writing skill of students with cooperative model assisted by portfolio assessment is higher than students who followed conventional model (Qobs = 5.28 >Qcv = 2.95). It can be concluded that cooperative learning model assisted by portfolio assessment and student’s anxiety have an effect on English writing skill of seventh grade junior high school students SMP Negeri 1 Payangan academic years 2013/2014keyword : conventional, cooperative learning model, English writting skill, portfolio assessment, student’s anxiety