cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan
ISSN : 2613957x     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia is an interdisciplinary publication of original research and writing on education which publishes papers to international audiences of educational researchers. The JERE aims to provide a forum for scholarly understanding of the field of education and plays an important role in promoting the process that accumulated knowledge, values, and skills are transmitted from one generation to another; and to make methods and contents of evaluation and research in education available to teachers, administrators and research workers. The journal encompasses a variety of topics, including child development, curriculum, reading comprehension, philosophies of education and educational approaches, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL SELF REGULATED LEARNING BERBASIS ASESMEN KINERJA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKN DENGAN KOVARIABEL SELF-EFFICACY PADA SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK NEGERI 1 SINGARAJA ., I DEWA NYOMAN GDE SANDYAGRAHA; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.396 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti model Self Regulated Learning berbasis asesmen kinerja dengan yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI Akuntansi tahun pelajaran 2013/2014 yang jumlahnya 159 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling dengan jumlah sampel 80 siswa yang tebagi menjadi dua kelas yaitu kelas XI B Akuntansi berjumlah 40 siswa sebagai kelas eksperimen dan XI D Akuntansi berjumlah 40 siswa sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan desain single factor independent groups design with use of covariate. Untuk pengumpulan data prestasi belajar PKn digunakan tes pilihan ganda dan data self-efficacy dikumpulkan dengan kuisioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar PKn kelompok siswa yang mengikuti model SRL berbasis asesmen kinerja dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Kedua, setelah self-efficacy dikendalikan terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar PKn kelompok siswa yang mengikuti model Self Regulated Learning berbasis asesmen kinerja dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Ketiga, terdapat kontribusi self-efficacy terhadap prestasi belajar PKn.Kata Kunci : Model Self Regulated Learning, prestasi belajar PKn, dan self-efficacy This research was aimed to recognize the difference between students learning achievement using Self Regulated Learning (SRL) based on performance assessment and students' learning achievement using conventional learning. The population of this research was the whole Accounting students grade XI in academic year 2013/2014 with the amount of 159 students. The sample was taken by random sampling with the amount of sample about 80 students which was divided into two classes, XI B Accounting consists of 40 students as the experiment class and XI D Accounting consists of 40 students as the control class. This research was using single factor independent group design with the use of covariate. To collect the data of civics education students' learning achievement this research was using multiple choice while self-efficacy data was collected by using questionnaires. This research showed that, firstly, there was a significant difference between the students' achievement using SRL model based on performance assessment and students' achievement using conventional method . Secondly, after self-efficacy was controlled, there was a significant different between the students' achievement using SRL model based on performance assessment and students' achievement using conventional method. Thirdly, there is a contribution of self-efficacy on civics education learning achievement.keyword : Civics education learning achievement, self-efficacy, and Self Regulated Learning model
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Instalasi Penerangan Listrik Siswa Kelas XI Di SMK Negeri 1 Kuta Selatan Ditinjau dari Kecerdasan Logis Matematis ., DEWA PUTU SURYAWAN; ., PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A.; ., PROF.DR. I MADE CANDIASA, MI.Komp.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.79 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v7i2.2433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar instalasi penerangan listrik antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional setelah kecerdasan logis matematis dikendalikan pada siswa kelas XI Listrik SMK Negeri 1 Kuta Selatan tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan desain single factor independent group design with use of covariate dengan teknik analisis kovarian (ANAKOVA) 1 jalan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Listrik sebanyak dua kelas dengan seluruh populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut; (1) terdapat perbedaan hasil belajar instalasi penerangan listrik antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F-hitung = 7,96 > F-tabel = 4,41), (2) terdapat perbedaan hasil belajar instalasi penerangan listrik antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional setelah diadakan pengendalian pengaruh kecerdasan logis matematis (F-hitung = 21,10 > F-tabel = 4,41), (3) kecerdasan logis matematis memiliki kontribusi signifikan terhadap hasil belajar instalasi penerangan listrik sebesar 66,7%. Model pembelajaran berbasis masalah dan kecerdasan logis matematis memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar instalasi penerangan listrik. Kata Kunci : Hasil Belajar, Kecerdasan Logis Matematis, Model Pembelajaran Berbasis Masalah The purpose of this research are to find out the difference of the study result in electrical lighting installation between students who follow the problem-based learning model with students following the conventional learning model after logical mathematical intelligence is controlled on the students of class XI Electric SMK Negeri 1 Kuta Selatan academic year 2016/2017. The research uses single factor design of independent group design by one way covarian analysis technique (ANAKOVA). The population of this study is all students of class XI Electricity as much as two classes with the entire population are sampled. The results showed the following; (1) there are differences in study result of electrical lighting installation between students following the problem-based learning model with students following the conventional learning model (F-count = 7,96 > F-table = 4,41), (2) there are differences in study result of electrical lighting installation between students who follow the problem-based learning model with students who follow the conventional learning model after the logical mathematical assesment influence the students intelligence (F-count = 21,10 > F-table = 4,41), (3) mathematical logical intelligence had significant influence towards the study result of electric lighting installation (66,7%)keyword : Mathematical Logical Intelligence, Problem-Based Learning Model, Study Result
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPRESI BEBAS TERHADAP HASIL BELAJAR SENI MUSIK DITINJAU DARI MINAT OUTDOOR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., RATNA SARI DEWI; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.566 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1148

Abstract

Penelitian ini menitik beratkan pada permasalahan bagaimana hasil belajar seni musik siswa dapat ditingkatkan.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran ekspresi bebas terhadap hasil belajar seni musik yang ditinjau dari minat outdoor siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilakukan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas XII IPA di SMA Negeri 1 Semarapura yang berjumlah 80 orang. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis varian dua jalan (ANAVA).Uji komparasi pasangan nilai rata-rata menggunakan Uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan hasil belajar seni musik antara siswa yang menggunakan metode ekspresi bebas dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional; 2) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dan minat outdoor terhadap hasil belajar seni musik siswa; 3) pada siswa yang memiliki minat outdoor tinggi yang diberi metode ekspresi bebas memiliki hasil belajar seni musik yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional; dan 4) pada siswa yang memiliki minat outdoor rendah tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar seni musik baik jika belajar dengan metode ekspresi bebas maupun dengan metode pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar seni musik, minat outdoor, metode ekspresi bebas This research emphasizes on the problem how the art learning outcome is able to be increased. The aims to be achieved in this research is to observe the influence of the learning method of free expression against the art learning outcome observed from the students’ outdoor interest. In order to reach the aims above, a quasi experimental research was carried out with the design of the research is post-test only non equivalent control group design. The sample of this research is class XII science at Semarapura State Senior High School 1 consisting of 80 students. The data is analyzed decriptively and by using to ways analysis of varian (ANAVA). Comparison test of average score is using Tukey Test. The result of this research shows that: 1) there is a difference of musical art learning outcome between the students with free expression method and the students with conventional learning method, 2) there is an interactional influence between learning method and outdoor interest against the musical art learning outcome of the students, 3) for the students having high outdoor interest with free expression method gain higher musical art learning outcome compared with the conventional learning method; and 4) for the students having low outdoor interest, there is no significant difference in musical art learning outcome either learning with free expression method or with the conventional learning method.keyword : art learning outcome, free expression method, outdoor interest
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ASESMEN DIRI PADA MATA PELAJARAN TEKNIK PEMOGRAMAN DI KELAS TAV X SMK NEGERI 3 SINGARAJA Sanjaya, Putu Dharma; Dantes, Nyoman; Widiartini, Ni Ketut
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.59 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v9i1.2806

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan asesmen diri  pada  mata  pelajaran  teknik pemograman  di  kelas  X  jurusan  teknik audio video (TAV) SMK Negeri 3 Singaraja, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Subyek penelitian berjumlah 58 orang siswa yang diambil dari 2 kelas X TAV yang ada, dengan rincian 1 kelas dari TAV 1 dengan 29 siswa dan TAV 2 dengan 29 siswa. Desain penelitian yang digunakan research and development dengan model 4-D (define, design, development, disseminate) yang dikenalkan oleh Thiagarajan Semmel. Dalam penelitian ini tahap disseminate tidak dibuat karena penelitian tidak dikembangkan pada skala yang lebih luas. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatifHasil penelitian didapatkan bahwa dalam tahap define terdiri dari angket kebutuhan guru akan asesmen diri pada mata pelajaran teknik pemograman dan analisisnya diperlukan dengan bentuk asesmen diri yang dibutuhkan adanya evaluasi sikap, adanya konsep diri, adanya tes tertulis, adanya persentasi, adanya kinerja kecakapan. Analisis silabus juga diperlukan asesmen diri pada setiap kompetensi dasar. Sedangkan pada tahap design terdiri dari revisi RPP dan perancangan ceklis yang bermuatan asesmen diri berdasarkan kurikulum 2013. Tahap development terdiri dari hasil uji lapangan dan analisis data. Diperoleh hasil Validasi tes berbasis asesmen diri meliputi: (a) Validitas isi sudah memenuhi syarat dengan melakukan melakukan uji judges menggunakan formula Gregory diperoleh validitas isi sebesar 1,00 artinya judges menyatakan instrumen relevan untuk diujicobakan. (b) validitas empirik instrumen menggunakan rumus korelasi point biserial dinyatakan sudah memenuhi syarat karena semua ketentuan yang harus ditempuh seperti; uji validitas butir yang sudah dilakukan seperti yang telah ditentukan. (3) Reliabilitas tes ceklis berdasarkan asesmen diri menggunakan rumus KR-20 dinyatakan sudah memenuhi syarat karena konsistensi atau keajegan tes masih terhitung tinggi..Kata-kata Kunci :  Asesmen Diri, Implementasi, Perancangan,, Teknik Pemograman.AbstractThis study aims to design and implement self-assessment on the subjects of programming techniques in the class X majoring in audio video engineering (TAV) SMK Negeri 3 Singaraja, Buleleng Regency, Bali Province. The research subject amounted to 58 students taken from 2 classes of existing TAV X, with details of 1 class from TAV 1 with 29 students and TAV 2 with 29 students. This research is a research and development research with 4-D model (define, design, development, disseminate) introduced by Thiagarajan Semmel. In this study, the disseminate were not made because research was not developed on a wider scale. Data analysis was done by quantitative descriptive technique.The result of the research is that the define stage consists of questionnaire of teacher need for self assessment of programming technique and the result of self assessment form needed by attitude evaluation, self concept, the written test, the presentation, the performance of the skill. The syllabus analysis also requires self-assessment on each of the basic competencies. While the design stage consists of revision RPP and design of checklist that have self assessment based on the 2013 curriculum. . Based on the results of field tests and data analysis drawn conclusions as follows; (1) The checklist grading of self-assessment for programming technique subjects enables the creation of various checklist statements for each type of cognitive, affective, and psychomotor process. (2) Validation of self-assessment based tests includes: (a) Validity of contents is eligible by performing judgment test using Gregory formula obtained content validity of 1.00 means judges declare relevant instruments to be tested. (b) the empirical validity of the instrument using the biserial point correlation formula shall be declared eligible because of all the provisions that must be followed such as; test the validity of the item that has been done as specified. (3) The reliability of a check test based on self-assessment using KR-20 formula is considered to be eligible because consistency or t testability is still high. .Keywords: self assessment, implementation, Planning, technical progamming.
Pengaruh Implementasi Asesmen Kinerja Terhadap Hasil Belajar Membaca Bahasa Jepang Ditinjau Dari Tingkat Kecemasan Belajar Siswa Kelas XI Akomodasi Perhotelan Pada SMK Negeri 1 Tegallalang. ., NI NYOMAN MARIANI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh implementasi asesmen kinerja terhadap hasil belajar membaca Bahasa Jepang ditinjau dari tingkat kecemasan belajar. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI akomodasi perhotelan pada SMK Negeri 1 Tegallalang dengan menggunakan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 77 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data kecemasan belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kecemasan belajar, dan data hasil belajar membaca bahasa Jepang dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar membaca bahasa Jepang. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar membaca Bahasa Jepang antara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis asesmen kinerja dan siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis asesmen konvensional (FA = 6,351 dengan p < 0,05). (2) Terdapat pengaruh interaksi antara penerapan asesmen dan tingkat kecemasan belajar terhadap hasil belajar membaca Bahasa Jepang yang ditunjukkan oleh nilai (FAB = 40,749 dengan p < 0,05). (3) Untuk siswa yang memiliki tingkat kecemasan belajar rendah yang mengikuti pembelajaran menggunakan asesmen kinerja hasil belajar membaca Bahasa Jepang siswa lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan asesmen konvensional (Q= 8,907 dengan p < 0,05). (4) Untuk siswa yang memiliki tingkat kecemasan belajar tinggi hasil belajar membaca Bahasa Jepang siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional lebih baik daripada hasil belajar membaca bahasa Jepang siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen kinerja hal ini dibuktikan dengan nilai (Q = 4,030 dengan p < 0,05).Kata Kunci : asesmen kinerja, hasil belajar membaca Bahasa Jepang, kecemasan belajar This study aimed to find out and analyze the effect of implementation of performance assessment toward learning achievement of reading Japanese viewed from learning anxiety. This study was conducted in the eleventh grade tourism vocational of SMK Negeri 1 Tegallalang through an experiment with Post Test Only Control Group Design. The sample of this study consisted of 77 students which were selected by using random sampling technique. The data of Learning Anxiety were collected with quesionaire and learning achievement of reading Japanese were collected with reading test of multiple choice. The collected data were analyzed with ANAVA (analysis of Varians) which was followed by Tukey test. The results showed that (1) There was a significant difference of learning achievement of reading Japanese between students who studied with performance assessment and conventional assessment, it was proved by (FA = 6,351 with p < 0,05). (2) There was an interaction effect between implementation of assessment with achievement with Learning Anxiety toward learning achievement of reading Japanese, it could be shown by (FAB = 40,749 with p < 0,05), (3) The students who had low learning anxiety and followed the implementation of performance assessment had better score than those who followed conventional assessment, and where (Q= 8,907 with p < 0,05), (4) The students who had high learning anxiety and studied by conventional assessment had better learning achievement of reading Japanese than those who studied with performance assessment, it was proved by (Q = 4,030 with p < 0,05).keyword : performance assessment, learning achievement of reading japanese, learning anxiety
ANALISIS MODEL DISKREPANSI TENTANG PROGRAM PENDIDIKAN PEMBENTUKAN BINTARA POLRI DI SPN SINGARAJA TAHUN ANGGARAN 2017/2018 Geriani, Ida Ayu Komang; Suarni, Ni Ketut; Sri Mertasari, Ni Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.64 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v9i1.2803

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskrepansi terkait Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri dan untuk mengetahui penyebab terjadinya diskrepansi. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan model diskrepansi. Populasi penelitian ini adalah Kepala SPN dan Tenaga Pendidik di SPN Singaraja. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan wawancara sebagai tindak lanjut untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya diskrepansi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) diskrepansi yang terjadi terkait variabel latar belakang Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri dengan sebesar 6,431 dengan kategori kecil; (2) diskrepansi yang terjadi terkait variabel masukan Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri sebesar 17,36 dengan kategori kecil; dan (3) diskrepansi yang terjadi terkait variabel pelaksanaan pembelajaran Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri sebesar 19,96 dengan kategori kecil; (4) diskrepansi yang terjadi terkait variabel lulusan dalam Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri sebesar 13,41, dengan kategori sangat kecil. Kata kunci: diskrepansi, evaluasi, Program Pendidikan Pembentukan Bintara Polri AbstractThis study aimed to determine the amount of discrepancies related to the implementation Education Program Formation of NCO officer and to determine the factors that hinder the occurrence of discrepancy. This research was an evaluative research with discrepancy model. The population of this research were headmaster and teachers at SPN Singaraja. The research sample were determined by using purposive random sampling technique. The data were collected by using learning observation sheet and interview as a follow-up to know the causative factor of discrepancy. The data of this research were analyzed by using quantitative descriptive analysis technique. The results showed that: (1) the discrepancy that occurred related to the context variables of Education Program Formation of NCO officer is 16,43 with small category; (2) the discrepancy that occurred related to the input variables of Education Program Formation of NCO officer  is 17,36 with the small category; and (3) the discrepancy that occurred related to the process of Education Program Formation of NCO officer is 19,96 with a small category; (4) the discrepancy that occurred related to the output variables of learning Education Program Formation of NCO officer is 13,41 with a very small category. Keywords : discrepancy, evaluation, scien Education Program Formation of NCO officer
Pengaruh Implementasi Asesmen Autentik Terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Dengan Kovariabel Kecemasan Pada Siswa Kelas XI SMK PGRI Payangan ., NI MADE SASTRA MIRADANI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.799 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1188

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asesmen autentik terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris dengan kovariabel kecemasan siswa. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen pada siswa kelas XI SMK PGRI Payangan. Sampel penelitian ditarik dengan menggunakan teknik random sampling yang terdiri dari 2 kelompok dengan jumlah sebanyak 90 siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan rancangan the posttest only control group design. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan menggunakan rubrik penilaian berbicara dalam Bahasa Inggris dan kuesioner kecemasan siswa yang kemudian dianalisis dengan uji statistik ANAKOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan asesmen autentik lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan asesmen konvensional ; (2) terdapat perbedaan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan asesmen autentik dengan siswa yang menggunakan asesmen konvensional setelah kovariabel kecemasan dikendalikan. (3) Terdapat kontribusi signifikan antara kovariabel kecemasan terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris. Kata Kunci : asesmen autentik, asesmen konvensional, kemampuan berbicara, kecemasan siswa. Abstract This research aims to investigate the effect of authentic assessment towards English speaking skill and student’s anxiety covariable. This research was quasi-experimental research on eleventh grade vocational school students SMK PGRI Payangan. Sample in this research was selected by using random sampling technique consisted of 2 groups of 90 eleventh grade students. This research used the posttest only control group design. Data of this research were collected by using english speaking skill test and student’s anxiety questionnaire which then analyzed using one-way ANCOVA. Results show that; (1) English speaking skill of students who followed learning using authentic assessment is better than English speaking skill of students who followed learning using conventional assessment; (2) there is a difference in English speaking skill between students who followed learning using authentic assessment and students who used conventional assessment after anxiety covariable was controlled. (3) there is significant contribution between anxiety covariable towards English speaking skill. keyword : Keywords: authentic assessment, conventional assessment, speaking skill, student’s anxiety
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA WACANA BAHASA JEPANG DENGAN KOVARIABEL TINGKAT KECEMASAN SISWA KELAS XII/IPB SMA NEGERI 1 SEMARAPURA ., NYOMAN ARIANI SRIWULAN; ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA; ., Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.383 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan membaca wacana Bahasa Jepang dengan kovariabel tingkat kecemasan. Penelitian ini termasuk jenis peneltian ekperimen semu dengan menggunakan rancangan single factor independent group design with use of covariate.Sampel dalam peneltian ini sebanyak 60 orang siswa Kelas XII IPB SMA Negeri 1 Semarapura yang dipilih dengan tehnik Random Sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis kovarians (Anakova). Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan kemampuan membaca wacana Bahasa Jepang antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dengan nilai Fhitung = 46,94 > Ftabel = 3,15 pada taraf signifikansi 0,05; 2) terdapat perbedaaan kemampuan membaca wacana bahasa Jepang antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang megikuti model pembelajaran konvensional setelah kovariabel tingkat kecemasan dikendalikan, Fhitung 38,37>Ftabel 4,00, 3) terdapat kontribusi tingkat kecemasan terhadap kemampuan membaca wacana bahasa Jepang.sebesar 31,4% pada kelompok ekperimen, 21,4% pada kelompok kontrol dan 35,7% pada kedua kelompok (bersama-sama).Kata Kunci : mkemampuan membaca, model pembelajaran kooperatif tipe STAD, tingkat kecemasan This study aimed at finding out an analizing the effect of the implementation of STAD type of cooperative learning model towards the Japanese discourse reading ability of the twelfth Language Program students of SMA Negeri 1 Semarapura. This study belonged to a quasi experimental research with the single factor independent group design by using covariate. The sample of this study consisted of 60 students that were selected by using random sampling. The data obtained were analyzed by using Analysis of Covariant. The result of this research showed that : (1) there is a significant difference of the Japanese discourse reading ability between the students who studied through STAD type learning model and conventional learning model as shown by Fcount = 46.94 at p< 0.05, 2) there is a significant difference of the Japanese discourse reading ability between the students who studied through STAD type learning model and conventional learning model as shown by Fcount = 38.37 at p < 0.05 after the anxiety level is controlled, 3) there is a contribution of the anxiety level towards discourse reading Japanese ability in experiment group as many as 31.4%, in control group as many as 21.4% and for both group as many as 35.7%.keyword : Anxiety level, , Reading Ability, STAD Type of Cooperative Learning
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ASESMEN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF ., LARAS OKTAVIANI; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.828 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1117

Abstract

Studi eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbasis asesmen kinerja dan gaya kognitif terhadap hasil belajar IPA. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 siswa kelas V SD. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes uraian dan gaya kognitif dikumpulkan dengan test GEFT. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANAVA AB dan uji Tukey. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model PBL berbasis asesmen kinerja dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan gaya kognitif terhadap hasil belajar IPA, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model PBL berbasis asesmen kinerja dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki gaya kognitif field independent, dan (4) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model PBL berbasis asesmen kinerja dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent. Kata Kunci : model problem based learning, asesmen kinerja, hasil belajar IPA, dan gaya kognitif. This experiment aims at discovering the effect of problem based learning based on performance assessment and cognitive style on students’ natural science learning. 64 students of fifth graders were selected as sample. The learning result data were collected with essay test and cognitive style data were collected with GEFT test. The data acquired were analyzed with two way ANOVA and Tukey test. The results of this research were : (1) there is a significance difference in the natural science learning result between students taught by using PBL model based on performance assessment and those taught by using conventional model, (2) there is an interactional effect between learning model with cognitive style on natural science learning result, (3) there is a significant difference in the natural science learning result between field independent students taught by using PBL model based on performance assessment and those taught by using conventional model, and (4) there is a significant difference in natural science learning result between field dependent students taught by using PBL model based on performance assessment and those taught by using conventional model.keyword : problem based learning model, performance assessment, students’ natural science learning result, cognitive style
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR TIK DENGAN KOVARIABEL MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA KELAS VIII SMP GANESHA DENPASAR ., I GEDE AGUS HARTANA; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.891 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v4i1.1228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar TIK dengan kovariabel motivasi berprestasi pada siswa kelas VIII SMP Ganesha Denpasar. Penelitian ini tergolong sebagai rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Ganesha Denpasar yang berjumlah 200 orang. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan random sederhana yang berjumlah 80 orang. Teknik analisis data menggunakan Anava Satu Jalur, Anakova, dan Regresi Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar TIK antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMP Ganesha Denpasar, (2) terdapat perbedaan hasil belajar TIK antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional setelah motivasi berprestasi dikendalikan pada siswa kelas VIII SMP Ganesha Denpasar, dan (3) terdapat kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar TIK pada siswa kelas VIII SMP Ganesha Denpasar.Kata Kunci : hasil belajar TIK, model pembelajaran inkuiri, dan motivasi berprestasi This research aims at investigating the effect of inquiry learning model on IT learning achievement with covariable of achievement motivation of eight grade students of SMP Ganesha Denpasar. This research used nonequivalent control group design. The population was 200 eight grade students of SMP Ganesha Denpasar. The sample was 80 students taken using simple random sampling technique. The data were analyzed using one-way Anova, Ancova, and Simple Regression. The result of the research shows that: (1) there is a difference of IT learning achievement between students learning using inquiry learning model and those learning using conventional learning model in eight grade students of SMP Ganesha Denpasar, (2) there is a difference of IT learning achievement between students learning using inquiry learning model and those learning using conventional learning model after achievement motivation is controlled in eight grade students of SMP Ganesha Denpasar, and (3) there is a contribution of achievement motivation on IT learning achievement of eight grade students of SMP Ganesha Denpasar.keyword : inquiry learning model, achievement motivation, and learning achievement