cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
A STUDY ON MALE AND FEMALE TEACHERS' STRATEGIES IN TEACHING ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE IN UNIVERSAL SCHOOL ., NI PUTU YENI YULIANTARI; ., PROF. DR. NI NYOMAN PADMADEWI, M.A.; ., DRS. I WAYAN SUARNAJAYA, M.A., P.hD
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: a) mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh guru laki-laki dalam mengajar bahasa Inggris; b) mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh guru perempuan dalam mengajar bahasa Inggris; c) mengidentifikasi perbedaan penggunaan strategi oleh guru laki-laki dan perempuan dalam mengajar bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah dua guru laki-laki dan dua guru perempuan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tiga cara yaitu observasi, pencatatan dan pencatatan. Sebuah observasi non - partisipan dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai kegiatan kelas. Peneliti merupakan instrumen utama dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif naratif dengan menerapkan Miles dan Huberman model. Langkah-langkah analisis data meliputi reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, 1) guru laki-laki menggunakan empat dari tujuh strategi mengajar Burden and Byrd (2009) yaitu Direct Instruction, Questioning, Practice dan Discussion; 2) guru perempuan menggunakan enam dari tujuh strategi mengajar Burden dan Byrd yaitu Direct Instruction, Questioning, Practice, Discussion, Cooperative Learning dan Role Playing; 3) perbedaan penggunaan strategi antara guru laki-laki dan guru perempuan bisa dilihat ketika mereka menerapkan strategi saat mengajar di kelas.Kata Kunci : gender, strategi mengajar, mengajar bahasa Inggris This research aimed at: a) identifying the strategies which are employed by male teachers in teaching English; b) identifying the strategies which are employed by female teachers in teaching English; c) identifying the difference strategies preferences by male and female teachers in teaching English. This research was in the form of qualitative research. The subjects of this study were two male teachers and two female teachers. The data in this research were collected through three ways: observation, recording and note taking. A non ? participant observation was carried out to collect data concerning classroom activities. The researcher was the main instrument of this research. The data were analyzed using the descriptive narrative analysis technique applying Miles and Huberman?s model. The steps of data analysis included data reduction, data display and conclusion drawing or verification. The results of this research show that, 1) male teachers used four of the seven Burden and Byrd?s (2009) teaching strategies: Direct Instruction, Questioning, Practice and Discussion; 2) female teachers in teaching English used six of the seven Burden and Byrd?s (2009) teaching strategies: Direct Instruction, Questioning, Practice, Discussion, Cooperative Learning and Role Playing; 3) the difference strategy preference by male and female teachers could be seen when male and female teachers conducted the strategies in the classroom.keyword : gender, teaching strategies, teaching English
ASPEK SEMANTIK PEMBANGUN BAHASA HUMOR VERBAL DALAM KARTUN "NEGARA 1/2 GILA" ., I GEDE PUTRA ARIAWAN; ., Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.56 KB)

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan aspek semantik: 1) praanggapan, 2) implikatur, 3) pertuturan, dan 4) dunia kemungkinan dalam membangun bahasa humor verbal dalam kartun Negara ½ Gila, dan 5) efek yang dirasakan pembaca humor dalam kartun tersebut. Sumber data penelitian ini adalah buku kartun Negara ½ Gila karya Dody, Mujik, dan Rumrum Setiadi. Metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data keterlibatan aspek semantik. Sementara itu, metode wawancara digunakan untuk mengumpulkan data efek pembaca humor. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aspek semantik: (1) praanggapan, (2) implikatur, (3) pertuturan, dan (4) dunia kemungkinan sebagai pembangun bahasa humor verbal dalam kartun Negara ½ Gila dibangun melalui beberapa unsur penting yakni: unsur gambar, ujaran tokoh kartun, keterangan kartunis, kombinasi gambar dan ujaran tokoh kartun, kombinasi gambar dan keterangan kartunis, dan kombinasi gambar dengan ujaran tokoh kartun dan keterangan kartunis, dan (5) terdapat dua efek yang dirasakan pembaca kartun humor Negara ½ Gila. Pertama, efek tersenyum, tertawa, dan senang. Kedua, efek bingung dan kesal bagi pembacanya. Hasil penelitian ini bermanfaat bagi pembaca humor, peneliti, kartunis, dan dunia pendidikan. Jika menginginkan hasil yang lebih maksimal, peneliti lain hendaknya melakukan penelitian yang lebih mendalam daripada penelitian yang telah dilakukan ini.Kata Kunci : semantik, humor, kartun Negara ½ Gila This qualitative descriptive study aimed to describe the involvement of semantic aspects: 1) presuppositions, 2) implicature, 3) speech act, 4) possible world, and 4) the possibility of building a world language in the verbal humor Negara ½ Gila cartoon, and 5) the perceived effects of humor in the cartoon reader. The data source of this research is a cartoon book entitled Negara ½ Gila by Dody, Mujik, and Rumrum Setiadi. Methods used to collect data documentation involvement semantic aspects. Meanwhile, the interview methods used to collect data on the effects of humoe readers. Data analysis was perfomed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that involvement of semantic aspects: 1) presuppositions, 2) implicature, 3) speech act, 4) possible world, and 4) possible world as builder of verbal humor language in Negara ½ Gila cartoon was created through substances, such as: elements of image, utterance cartoon, cartoonist description, the combination of image and speech cartoon character, a combination of image and caption cartoonist, and a combination of cartoon character images with speech and information cartoonist. There are two effects that was appeared by reader of Negara ½ Gila humor cartoon. First, the effects of smiling, laughing, and happy. Secondly, the effect for the reader confused and irritated. The results of this study useful for humor readers, researchers, cartoonists, and education. If you want maximum results, other researchers should conduct more in depth study of this research.keyword : semantic, humor, Negara ½ Gila cartoon
PENGGUNAAN TINDAK TUTUR PENOLAKAN SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMA UNGGULAN SEKOTA DENPASAR Oka Suardana, I Pt.; Suandi, I N.; Arifin, Dr.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menggabarkan dan menjelaskan (1) bentuk tindak tutur penolakan siswa selama pembelajaran bahasa Indonesia di Kelas X SMA unggulan se-Kota Denpasar, (2) srategi yang digunakan siswa, dan (3) dampak dari tindak tutur penolakan yang diungkapkan siswa terhadap situasi pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri unggulan se-Kota Denpasar. Data penelitian ini diperoleh menggunakan metode (1) observasi dan (2) wawancara. Data dianalisis menggunakan tahapan (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) bentuk tindak tutur penolakan siswa ditemukan ada tiga jenis yaitu tuturan bermodus deklaratif, interogatif, dan imperatif.(2) Strategi yang digunakan untuk mengungkapkan tuturan penolakan secara umum ada strategi langsung dan strategi tidak langsung. Penggunaan strategi juga disesuaikan dengan bentuk tuturan yang digunakan. (3) Dampak yang ditimbulkan terhadap pembelajaran ada efek positif dan efek negatif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan tindak tutur penolakan siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X SMA unggulan se-Kota Denpasar mempunyai bentuk, strategi, dan dampak tersendiri terhadap pembelajaran bahasa Indonesia.Kata Kunci: tindak tutur, penolakan, pembelajaran, bahasa IndonesiaAbstrackThis research aimed to describe and explain (1) students speech act of refusal form, (2) strategy are used by the sudents, dan (3) impact because refusal. To reach that aim, this study used descriptive research design. Subject for this study were X grade students at favorite state high school in Denpasar. The data in this study obtained using the methods (1) observation, and (2) interviews. Data were analyzed using qualitative descriptive analysis model through the following procedures: (1) data reduction, (2) classification and description of data, and (3) the conclusion of data. The results of this study is (1) there are three kind students speech act of refusal form, decklarative, introgative, and imperative type of utterance. (2) The general strategy are using direct and indirect speech depend the form was used. (3) The impact have made from this students refusal is positive impact and negative impact. Key Words: speech act, refusal, learning process, Indonesian language
STRATEGI PENINGKATAN PEMAHAMAN KOSA KATA TANAMAN OBAT TRADISIONAL DALAM USADA SARI OLEH SISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 DENPASAR DALAM RANGKA PEMERTAHANAN BAHASA DI KALANGAN REMAJA Indrawati, A. A. Sg. M.; Rasna, W.; Artawan, G.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.435 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi peningkatan pemahaman kosakata tanamam obat tradisional. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas VII SMPN 8 Denpasar. Objek penelitian ini adalah strategi yang digunakan, penerapan strategi yang digunakan, kendala yang dihadapi guru. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan (1) Strategi yang digunakan, yaitu heuristik dan ekspositoris. (2) Penerapan strategi melalui beberapa langkah pada kegiatan pendahuluan hingga kegiatan akhir. (3) Kendala guru, yaitu sulit mengondisikan kelas. Dapat disimpulkan bahwa guru menggunakan strategi ekspositoris dan heuristik. Penerapan strategi sudah sesuai langkah-langkah yang ditetapkan, kendala guru ialah sulit mengondisikan siswa. Disarankan kepada guru agar selalu mengevaluasi setiap strategi yang diterapkan di dalam kelas,   Kata-kata kunci: strategi, pemahaman kosakata. ABSTRACT This research aim describing the improving strategy of understanding traditional herbal vocabulary. The subject of research is the teacher who teach in class VII SMPN 8 Denpasar. The object of research is the strategy which is used, the strategy application which is used, constraints which is faced by teacher. The data collection method this research are observation method, documentation, interview. The result of research shows (1) the strategy which is used are heuristic and ekspositoris. (2) The strategy application through several steps in beginning until ending activities. (3) The teacher constraint was difficult for conditioning the class. It can be concluded the teacher used ekspositoris strategy and heuristic. The application of strategy has appropriate steps that has been decided, the teacher constraint is difficult to conditioning students. It is suggested the teacher in order to evaluate each strategy which is applied in the class.   Key words: the strategy,  vocabulary understanding.
Pengembangan Bahan Ajar Fisika dengan Setting Model Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA ., I GUSTI BAGUS SATRIA PRABAWA; ., PROF. DR. KETUT SUMA, M.S.; ., DR. NI MADE PUJANI, M.Si.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar fisika dengan setting model POGIL yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis siswa. Pengembangan bahan ajar mengacu pada model pengembangan 4-D yang terdiri dari define, design, develop, dan dissemination. Tahap pengembangan hanya dilakukan sampai tahap develop. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar validasi, lembar observasi, angket, dan tes. Metode analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif terhadap validitas dan kepraktisan bahan ajar. Efektivitas bahan ajar dilakukan dengan one way pretest posttest nonequivalent control group design. Data dianalisis secara deskriptif dan pengujian hipotesis dengan ANAKOVA dan Uji LSD. Hasil penelitian menunjukan: (1) bahan ajar dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata 3,95, (2) bahan ajar dinyatakan sangat praktis dengan skor rata-rata 3,84, (3) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan MBAPOGIL, MPOGILBAK dan MBAK (F=82,788 dan pLSD1=3,484>3,169 dan ?µ2>LSD2= 18,634>3,118). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar fisika dengan setting model POGIL telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis.Kata Kunci : POGIL, keterampilan berpikir kritis, bahan ajar The problem in this research is the lack of critical thinking skills of students. This research aimed to produce teaching materials physics with the setup of the valid POGIL model, practical, and effectively to improve the critical thinking skills students. The development of learning materials based on the model of the development of 4-D consisting of define, design, ? develop, and dissemination. Development stage is only done until ? develop stage. The data collected by using the validation sheet, observation sheet, questionnaires and test. Data analysis method is done with the quantitative descriptive analysis of the validity and practicality teaching materials. The effectiveness of the teaching materials is done with one way pretest posttest nonequivalent control group design. The data has been analyzed by descriptive and testing the hypothesis with ANAKOVA and LSD Test. The research results show: (1) lesson materials stated very handy with the average score 3.95, (2) lesson materials stated very practical with the average score 3.84, (3) there is a difference between critical thinking skills between students who studied with MBAPOGIL, MPOGILBAK and MBAK (F=82.788 and pLSD1=3,484>3,169 and ?µ2>LSD2= 8.634>3.118). Based on the results of research can be concluded that the lesson materials physics with the setup POGIL model meets the criteria of valid, practical and effective to improve critical thinking skills.keyword : POGIL, critical thinking skills, teaching materials
PENGARUH ZONA DAN PILIHAN BAHASA DI RUMAH TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KUTA TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Ariyantini, N.W.S.R.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.083 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mencapai tiga tujuan yaitu untuk mengatahui apakah terdapat pengaruh (1) antara zonasi terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia, (2) antara pilihan Bahasa dirumah terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia, (3) antara zona dan pilihan Bahasa di rumah terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kuta tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 34 siswa. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner komponen konteks penggunaan zona, pilihan Bahasa di rumah  dan HasIl belajar Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh zona terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia dengan nilai F deviation from linearity 0,596 dan signifikansi sebesar 0,668, (2) terdapat pengaruh pilihan Bahasa di rumah terhadap hasil belajar Bahasa indonesia dengan nilai F deviation from linearity 0,792  dan signifikansi sebesar 0,616, (3) terdapat pengaruh zona dan pilihan Bahasa di rumah terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia sebesar 14,369. Variasi variabel bebas yang digunakan dalam zona dan pilihan Bahasa di rumah mampu menjelaskan sebesar 58,3% variasi variabel terikat hasil belajar Bahasa Indonesia. Sedangkan 41,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara zona dan pilihan Bahasa di rumah terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia
ANALISIS HERMENEUTIK NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA KUMPULAN CERPEN KARYA I.B. WIDIASA KENITEN SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF BAHAN PEMBELAJARAN CERPEN KELAS XI SMA NEGERI 4 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., GEDE SIDI ARTAJAYA; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.06 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan struktur formal yang terkandung pada kumpulan cerpen karya I.B. Keniten, 2) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung pada kumpulan cerpen karya I.B. Keniten, dan 3) mendeskripsikan pendapat siswa kelas XI SMAN 4 Denpasar mengenai nilai-nilai pendidikan karakter pada kumpulan cerpen karya I.B. Keniten. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kumpulan cerpen karya I.B. Keniten dan 72 siswa kelas XI SMAN 4 Denpasar. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah 1) metode dokumentasi dan 2) metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan tahapan, di antaranya 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) cerpen yang dibuat I.B. Keniten memiliki kualitas sastra yang baik. Hal ini terlihat dari adanya satu kesatuan yang utuh antar unsur yang membangun cerpen tersebut. Hal ini dibuktikkan, tema yang diangkat dalam cerpen sebagian besar mengandung nilai pendidikan karakter, 2) kumpulan cerpen karya I.B. Keniten mengandung beberapa nilai yang terkandung dalam 18 nilai karakter bangsa, yaitu relegius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, peduli lingkungan dan sosial, serta tanggung jawab. Dari beberapa komponen nilai pendidikan karakter di atas, nilai agama dan kejujuran yang paling dominan, dan 3) pendapat siswa terhadap nilai-nilai pendidikan karakter pada kumpulan cerpen karya I.B. Keniten dalam pembelajaran cerpen adalah sesuai dengan bahan pembelajaran sastra, yaitu kelas XI MIA 1 dengan rata-rata 79,79% dan kelas XI IIS 1 dengan rata-rata 76,92% sehingga kumpulan cerpen karya I.B. Keniten dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran cerpen di sekolah.Kata Kunci : analisis hermeneutik, nilai karakter, cerpen. The purposes of this research are; 1) to describe the formal structure included in a short story compilation written by I. B. Keniten; 2) to describe the Values of Character Education in Short Story Compilation written by I.B Keniten; and 3) to describe the opinions of students in grade XI SMAN 4 Denpasar toward the Values of Character Education in Short Story Compilation written by I.B Keniten. This research used a descriptive qualitative research method. The subject of this study is short story compilation written by I.B. Keniten and 72 students in grade XI SMAN 4 Denpasar. The method used this research is 1) documentation method and questionnaires method. Data are analyzed by following some stages namely 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) data interpretation. The result of this research revealed that: 1) the short stories written by I B. Keniten contains a good quality of literature value. This can be seen from the presence of a good and solid unity among the elements constructing those short stories. Moreover, this can be proved as the themes used by I.B Keniten mostly contain Values of Character Education. 2) Short Story Compilation written by I.B Keniten contains values of 18 National Character Values such as religious, honest, tolerant, discipline, hard working, creative, autonomous, democratic, curious, nationalism, loving country, appreciating achievement,friendly/communicative, loving peace, caring social and environment, and responsible. Among all those values of character education, Religious and honest are the most dominating values appear in the short story compilation by I.B Keniten. 3) Mostly, students argued that the values of character education contained within short story compilation written by I.B Keniten in Learning Short Stories are appropriate suitable with literature education maetrial. This can be seen from the average score of class XI MIA 1 with average score of 79,79% and class XI IIS 1 with average score 76,92%. Therefore, it can be concluded that short stories compilation written by I.B Keniten can be used as an alternative short story teaching material at school.keyword : Hermeneutic Analyses, Values of Character, Short Story
DIKSI DAN GAYA BAHASA PADA CERPEN ANAK DALAM MAJALAH MOMBI Rahayu, Tri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan mengenai diksi dan gaya bahasa yang digunakan pada cerita pendek anak dalam majalah Mombi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif  menggunakan sumber data berupa dokumen arsip foto cerita pendek. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penggunaan diksi dan gaya bahasa pada cerita pendek anak. Hasil penelitian ini menujukan bahwa diksi dan gaya bahasa digunakan dalam menyampaikan gagasan dan hasil pikiran dalam sebuah cerita. Secara keseluruhan penelitian ini menemukan tiga diksi yang meliputi bahasa standar, bahasa populer dan kata slang, dan dua jenis gaya bahasa yaitu (1) gaya bahasa retoris yang meliputi aliterasi, asidenton, prolepsis atau antisipasi, dan hiperbol, (2) gaya bahasa kiasan yang meliputi simile dan personifikasi. Kata kunci  : Cerita pendek anak, Diksi, Gaya Bahasa , Majalah Mombi.
KEUNIKAN DIKSI YANG DIGUNAKAN PADA NAMA-NAMA MAKANAN TRADISIONAL DAN MODERN Oktavianingsih, Ika
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini mendeskripsikan tentang (1) kebudayaan kota Semarang dan keunikannya, 2) bentuk  nama-nama makanan unik di kota Semarang, (3) diksi yang digunakan pada nama- nama makanan unik , (3) makna yang terkandung yang ada pada nama-nama makanan unik, 4) alasan dan tujuan penjual yang digunakan pada nama makanan unik. Seluruh data disajikan menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah  pada saat ini masyarakat heboh dengan adanya nama makanan unik yang berada di kota Semarang. Adapun cara promosi melalui pamvlet, membuka tempat makanan dengan gambar atau poster yang menarik perhatian pengunjung, mempromosikannya lewat sosial media (Fb, Instagram, twitter) dengan diberikan unggahan gambar, dan tulisan agar produk makanan yang mereka jual akan diketahui dan dicari tahu oleh masyakat. Proses pemberian nama-nama makanan unik berdasarkan ciri dan asal usul makanan. Upaya ini merupakan proses transformasi kebudayaan dalam bidang makanan yang didukung adanya kemajuan ilmu pengetahun dan teknologi.Kata kunci : Kota Semarang, Makna Nama Makanan, Masyarakat, Nama-Nama Makanan Unik, Penjual
DAMPAK EFEKTIVITAS PESAN BAHAYA DAN GAMBAR SERAM PADA BUNGKUS ROKOK BAGI MAHASISWA DI KOTA SEMARANG.KAJIAN SOSIO-PRAGMATIK Permatasari, Anita Diyah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mendiskripsikan dampak efektivitas pesan bahaya dan gambar seram pada bungkus rokok bagi mahasiswa di kota Semarang. Adapun metode penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan sosio-pragmatik dengan pengolahan data deskriptif kualitatif dan pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Berdasarkan data yang terkumpul dari kajian sosio-pragmatik ini menyatakan bahwa pesan bahaya dan gambar seram  pada bungkus rokok dikalangan mahasiswa di kota Semarang diperoleh kesimpulan hasil penelitian tersebut bahwa kurang efektif  karena dampak yang ada pada mahasiswa dirasa  kurang. Pesan bahaya dan gambar seram  pada bungkus rokok dikategorikan sebagai tindak tutur lokusi yaitu tindakan bertutur dengan kata, frasa, dan kalimat sesuai dengan  makna yang dikandung oleh kata, frasa, dan kalimat itu, akan tetapi juga dapat dikategorikan dalam tindak tutur perlokusi, dimana suatu tuturan dipandang memiliki daya pengaruh bagi pendengarnya yang dapat dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja oleh penuturnya. Implikatur yang ditangkap mahasiswa di kota Semarang pun hampir sama secara keseluruhan.  Jika merokok paru-paru akan hitam; terkena penyakit bermacam-macam kanker seperti tenggorokan,mulut, paru-paru; dan bahkan menyebabkan kematian. Kata kunci  :   Bungkus rokok, efektivitas, gambar, pesan, sosiopragmatik