cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
Campur Kode Bahasa Guru dan Bahasa Siswa Pada Proses Belajar-Mengajar Bahasa Bali SD Taman Rama Jimbaran ., NI PUTU SINTYA WINATA; ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum; ., PROF.DR. I WAYAN RASNA, MPd.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan mendeskripsikan bentuk, jenis, dan latar belakang campur kode bahasa guru dan bahasa siswa; subjek penelitian seorang guru bahasa Bali, siswa kelas II dan kelas III; objek penelitian bentuk, jenis, dan latar belakang campur kode bahasa guru dan bahasa siswa. Data dicari menggunakan metode dokumentasi dan wawancara dan dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi dan penyajian data, penyimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan (1) bentuk campur kode bahasa guru ditemukan 38 tuturan (48,71%) tataran kata, 25 tuturan (32,05%) tataran frasa, dan 15 tuturan (19,23%) tataran klausa; bahasa siswa 9 tuturan (56,25%) tataran kata, 2 tuturan (12,5%) tataran frasa, dan 5 tuturan (31,25%) tataran klausa; (2) jenis campur kode bahasa guru ditemukan 70 tuturan (89,74%) jenis campur kode ke dalam dan sebanyak 8 tuturan (10,25%) jenis campur kode campuran; sedangkan bahasa siswa ditemukan 11 tuturan (68,75%) jenis campur kode ke dalam dan sebanyak 5 tuturan (31,25) jenis campur kode campuran; (3) latar belakang guru melakukan campur kode ingin menggunakan istilah yang lebih populer, tujuan dan fungsi pembicaraan, serta mitra bicara; sedangkan siswa melakukan campur kode karena keterbatasan kosakata. Bentuk dan jenis campur kode bahasa yang paling banyak muncul adalah tataran kata dan jenis campur kode ke dalam. Kata Kunci : campur kode bahasa, pelajaran bahasa Bali This study descriptive qualitative design aimed to describe the forms, the types, and the background of mixed code language teachers and students in the teaching learning process Bahasa Bali subject at Taman Rama School; The subjects of this research were a Balinese teachers and grade II and III elementary students at Taman Rama School. The objects of this study were the forms, the types, and the background of code mixing in teaching learning process were done by teachers and students of Bahasa Bali subject at Taman Rama School. The method of data collection used documentation and interviews and were analyzed by using reduction of data, classification and presentation of data, inference and verification of data. The results of this study showed that (1) interfere of code language teacher, was found 38 utterances (48.71%) in the form of code mixing at the level of words, utterances 25 (32.05%) in the form of code-mixing at the level of the phrase, and 15 utterances (19 , 23%) in the form of code mixing at the level clause, the mixed code was found 9 speech language students (56.25%) in the form of code mixing at the level of words, two utterances (12.5%) in the form of code mixing at the level phrases, and 5 speech (31.25%) in the form of code-mixing at the level of clause (2) types of code-mixing language teacher was found 70 types of utterances (89.74%) and the mixed code into as many as 8 speech (10.25%) types of code mixing the mixture, types of code-mixing language students found was 11 utterances (68.75%) were included into the mixed code and as many as 5 speech (31.25) types of code mixing the mixture, (3) the background teachers used code mixing the factors wants to use the more popular term, factors purpose and function of the talks, as well as factors conversation partner, the background of the students used code mixing was a limited vocabulary.keyword : Code mixing, Bahasa Bali subject
A GENDER STUDY ON THE USE OF DIFFERENT TYPES OF CORRECTIVE FEEDBACK AND LEARNERS’ UPTAKE AT DHYANA PURA UNIVERSITY ., NI WAYAN ADINIA PRASTITI; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penggunaan umpan koreksi umpan balik oleh guru yang berdeda gender and respon siswa terhadap koreksi umpan balik yang diberikan guru. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bentuk induksi analitikal. Peneliatian ini melibatkan empat guru dari Universitas Dhyana Pura. Mereka terdiri dari dua guru laki-laki dan dua guru perempuan serta dua puluh empat siswa. Untuk mengumpulkan data, empat instrumen berbeda digunakan. meliputi : petunjuk wawancara, kuestioner guru, kuestioner siswa dan lembar observasi. Dari analisis data ditemukan: (1). Tidak ada perbedaan yang berarti pada cara guru dalam memberikan koreksi umpan balik kepada siswa yabg berbeda gender, namun ditemukan perbedaan pada cara guru lali-laki dan perempuan dalm memberikan koreksi. (2). Dari data analisi juga ditemukan bahwa 72.5 % eror selama penelitian dikoreksi saat error itu terjadi, sedangkan 27.5 % error lainnya dikoreksi beberapa saat setelah eror terjadi. (3). Dari semua jenis koreksi umpan balik yang digunakan guru, koreksi eksplisitlah yang paling banyak digunakan, persentasenya mencapai 41.22%. (4). Dari semua respon siswa yang muncul selama penelitian, respon siswa yang dengan benar dapat membperbaiki error mereka muncul paling banyak, persentasenya mencapai 48.09%. Kata Kunci : gender, koreksi umpan balik, koreksi langsung, koreksi tertunda dan respon siswa This study was attempted to investigate the use of corrective feedback by different gender of teacher and the learners? uptake toward the corrective feedback given. This study was qualitative study. The study involved four teachers from Dhyana Pura University. Those teachers consisted of two male and to female teachers and twenty four students. To gain the data the researcher used four kinds of instruments; interview guide, teacher questionnaire, students? questionnaire and observation sheet. From the data analysis it was found that (1). There was no significant difference in teachers? way in giving corrective feedback to difference genders of students. (2). from the data analysis, it was also found out that 72.5 % of the error occurs during the data gathering was given immediate corrective feedback and the rest 27.5% of the error was given delayed corrective feedback (3). It was found out that explicit correction was the types of corrective feedback which was used most frequent; its percentage covered 41.22% (4). From all the uptake appeared in this study, uptake inform of repaired appeared frequently. The percentage was 48.09%. keyword : gender, corrective feedback, immediate correction, delayed correction, learners? uptake
THE PROFILE OF BILINGUAL EDUCATION AT DYATMIKA KINDERGARTEN WIDHIASIH, LUH KETUT SRI
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.213 KB)

Abstract

ABSTRACT Widhiasih, Luh Ketut Sri (2012). The Profile of Bilingual Education at Dyatmika Kindergarten. Tesis, Program Studi Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja. This thesis has been examined and corrected by Supervisor I: Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A. and Supervisor II: Dra. Luh Putu Artini, M.A. Ph.D. This study was a phenomenology research involving descriptive-qualitative design. This study aimed at identifying profile of bilingual education at Dyatmika Kindergarten. This study was conducted in Dyatmika Kindergarten. The present study was conducted to the school personnel and community including the headmaster, four teachers and some students? parents of Dyatmika Kindergarten. The data obtained in this study are qualitative data. The qualitative data were obtained from guided interview in the form of some related information, observation and document analysis. The data were gained through several research instruments, such as researcher as key instrument, list of guided interview questions, checklist, and observation sheet. The result of interview, observation, and document analysis data were analyzed descriptively using Interactive Model. This study found that Dyatmika Kindergarten had completely fulfilled the criteria of a good bilingual school, such as having and achieving clear school goals, having safe school climate, integrating bilingual program to school community, providing leadership and support for bilingual program, having quality personnel, having good relationship with parents and communities of the students, having quality curriculum, and instructions. Based on the result, Dyatmika Kindergarten could be proposed to be a model for other bilingual kindergarten.   Keywords: profile, bilingual education, bilingual kindergarten ABSTRAK Widhiasih, Luh Ketut Sri (2012). Profil Pendidikan Dwi-bahasa di Taman Kanak-kanak Dyatmika. Tesis, Program Studi Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja. Tesis ini telah diperiksa dan dikoreksi oleh Pembimbing I: Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A. dan Pembimbing II: Dra. Luh Putu Artini, M.A. Ph.D. Penelitian fenomenologi yang menggunakan rancangan deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil pendidikan dwi-bahasa di Taman Kanak-kanak Dyatmika. Subjek penelitian ini adalah warga dan komunitas sekolah yang mencakup kepala sekolah, empat guru, dan beberapa orang tua siswa Taman Kanak-Kanak Dyatmika. Data yang diperoleh pada penelitian ini berjenis data kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari wawancara terstruktur, observasi, dan analisis dokumen. Data diperoleh dengan menggunakan peneliti sebagai instrument kunci dan beberapa instrumen penelitian lain seperti lembar daftar pertanyaan wawancara terstruktur, checklist, dan lembar observasi. Hasil wawancara terstruktur, observasi dan analisis dokumen dianalisis secara deskriptif menggunakan Model Interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Kanak-kanak Dyatmika telah dengan lengkap memenuhi kriteria-kriteria sebuah sekolah dwi-bahasa yang bagus, seperti memiliki tujuan sekolah yang jelas dan tercapai, memiliki iklim sekolah yang aman, mengintegrasikan program dwi bahasa dengan komunitas sekolah, menyediakan sistem kepemimpinan dan dukungan  untuk program dwi bahasa, memiliki personil berkualitas, memiliki hubungan yang baik dengan orang tua dan komunitas sekolah, memiliki kurikulum berkualitas dan instructions berkualitas. Berdasarkan temuan, Taman Kanak-kanak Dyatmika bisa diajukan sebagai sekolah model bagi taman kanak-kanak dwi-bahasa lainnya.   Kata kunci: profil, pendidikan dwi-bahasa, taman kanak-kanak dwi-bahasa
PENGGUNAAN BAHASA OLEH WIDYAISWARA DALAM MENGEVALUASI KEGIATAN LOMBA SEKAA TERUNA TAHUN 2015 DI KECAMATAN DENPASAR SELATAN ., ANAK AGUNG KETUT PUTRI LISTIARI; ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum; ., DR. GDE ARTAWAN, M.Pd.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Putri Listiari, Anak Agung Ketut (2016), Penggunaan Bahasa Widyaiswara oleh dalam Mengevaluasi Kegiatan Lomba Sekaa Teruna Tahun 2015 di Kecamatan Denpasar Selatan. Tesis, Pendidikan Bahasa, Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha. Tesis ini sudah disetujui dan diperiksa oleh Pembimbing I: Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Pd, dan Pembimbing II: Dr. Gde Artawan, M.Pd. Kata-kata kunci: penggunaan bahasa, widyaiswara, pemilihan bahasa, dan campur kode, Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pilihan bahasa dan dasar pertimbangan pemilihan bahasa, (2) penggunaan campur kode oleh widyaiswara dalam mengevaluasi kegiatan lomba sekaa teruna di Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif yaitu analisis data dengan mendeskripsikan suatu fenomena yang nyata ada di lapangan dan menelaah sebagaimana adanya. Penelitian ini menggunakan metode observasi, dan metode wawancara. Metode observasi untuk mengamati pemilihan bahasa yang digunakan oleh Widyaiswara, penggunaan bahasa oleh Widyaiswara, dan mengamati adanya penggunaan campur kode dalam tuturan Widyaiswara. Metode wawancara untuk mengetahui dasar pertimbangan pemilihan bahasa dan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami oleh widyaiswara. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif melalui beberapa tahapan, yaitu meliputi reduksi data, penyajian data, klasifikasi data dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Bali lebih dominan digunakan daripada bahasa Indonesia, dan bahasa asing oleh Widyaiswara dalam mengevaluasi kegiatan lomba sekaa teruna di Kecamatan Denpasar Selatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penggunaan campur kode dalam tuturan widyaiswara baik itu tuturan bahasa Bali dengan bahasa Indonesia maupun tuturan bahasa Bali dengan bahasa asing yang berbentuk campur kode ke luar, penyisipan berasal dari bahasa Indonesia dari unsur kata, frasa, idiom, dan perulangan kata. Ragam bahasa yang digunakan, yaitu ragam bahasa Bali formal / resmi. Hal tersebut karena situasi, kondisi, tujuan, penutur, partisipan / audiens, dan norma. Kata Kunci : penggunaan bahasa, widyaiswara, pemilihan bahasa, dan campur kode Putri Listiari, Anak Agung Ketut (2016), The use of language by Widyaiswara in evaluating competition activities of sekaa youth at the 2015 year in the district south of Denpasar. Thesis, Language Education, Graduate Program of Ganesha University Education. This thesis have been approved and examined by first tutor : Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Pd, and second tutor : Dr. Gde Artawan, M.Pd. Keyword: the use of language, widyaiswara, an election language, and mixed code. Abstract This research aims to know the (1) An election language and basis of consideration an election language, (2) The use of mixed code by Widyaiswara in evaluating of competition activities sekaa youth in the district south of Denpasar. This research is descriptive qualitative namely analysis data with described areal phenomenon there in field and review as it were. This research used observe methods, and interview methods. Observe methods to observe election language which used by Widyaiswara, using language by widyaiswara, and observe existence code mixing inside saying by widyaiswara. Interview methods descriptive qualitative used to know basis of consideration in election language and to know difficulty which experienced by widyaiswara. Data analyzed with through some phase namely include the following reduction data, presentation of data, classification of data and false assertion data. The result of research shows there that the using balinese language are more dominant used by Widyaiswara in evaluating competition activities of sekaa youth in the district south of Denpasar more than the use of the Indonesian language and than the use of the foreign language. Result research found the use code mixing inside saying widyaswara kind those tuturan balinese language with Indonesian language although tuturan balinese language with foreign language that have the shape code mixing outside, infixation substance of word, phrase, baster, and repeating word. Variety language which to use namely variety language of Balinese formal or legitimate. This is because situation, condition, purpose, the audience , and rule and norm. keyword : the use of language, widyaiswara, an election language, and mixed code.
DEVELOPING COMPUTER ASSISSTED LANGUAGE LEARNING MEDIA IN LANGUAGE TEACHING AT ELEMENTARY SCHOOL IN SDN 4 DAUH PURI DENPASAR UTARA IN THE ACADEMIC YEAR OF 2014/2015 ., MAKMUN TOHARI; ., PROF. DR. PUTU KERTI NITIASIH, M.A.; ., PROF. DR. I NYM. ADI JAYA PUTRA, M.A.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tohari, Makmun (2015). Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa dengan Bantuan Komputer untuk Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 4 Dauh Puri. Tesis. Program Studi Pendidikan Bahasa, Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja. Tesis ini telah diuji dan disetujui oleh Pembimbing I: Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A dan Pembimbing II: Prof. Dr. I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang ditujukan untuk mengembangkan media pembelajaran bahasa dengan bantuan komputer untuk pembelajaran bahasa Inggris di SDN 4 Dauh Puri. Secara lebih rinci, tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mengidentifikasi jenis media pembelajaran bahasa dengan bantuan komputer yang sesuai untuk pembelajaran bahasa Inggris di SDN 4 Dauh Puri; 2) mengidentifikasi langkah-langkah pengembangan media pembelajaran bahasa dengan bantuan komputer untuk pembelajaran bahasa Inggris di SDN 4 Dauh Puri; 3) mengevaluasi kualitas media pembelajaran bahasa dengan bantuan komputer yang dikembangkan untuk pembelajaran bahasa Inggris di SDN 4 Dauh Puri. Penelitian ini dilakukan dengan mengikuti desain penelitian dan pengambangkan yang diajukan oleh Sugiyono (2014). Terdapat sembilan tahapan penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini, yakni: identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji lapangan, revisi produk, validasi produk, dan revisi produk. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, lembar observasi, dan lembar uji ahli. Karena data penelitian terdiri dari data kualitatif dan kuantitatif, maka analisis data juga dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Data yang diperoleh dari penyebaran kuisioner dan observasi yang berupa data kualitatif dianalisis dengan menggunakan model analisis data interaktif. Sedangkan untuk data yang bersumber dari lembar uji ahli yang berupa data kualitatif dianalilsis menggunakan analisis model persetujan antar rater. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) jenis media pembelajaran bahasa dengan bantuan komputer yang sesuai untuk dikembangkan guna mengajar bahasa Inggris di SDN 4 Dauh Puri adalah yang berbentuk tes pilihan ganda dan tes menjodohkan; 2) langkah-langkah dalam mengembangkan media pembelajaran bahasa dengan bantuan komputer adalah penyusunan desain produk, pengumpulan bahan, dan pengembangan produk berdasarkan desain; dan 3) kualitas media pembelajaran bahasa dengan bantuan komputer yang dikembangkan untuk pembelajaran bahasa Inggris di SDN 4 Dauh Puri terkategori bagus berdasarkan dari hasil penilaian para ahli. Kata Kunci : pembelajaran bahasa dengan bantuan komputer, pengajaran bahasa Inggris untuk anak-anak Tohari, Makmun (2015). Developing E ? Learning Media in Language Teaching at Elementary School in SDN 4 Dauh Puri Denpasar Utara 2014/2015. Thesis Department of English Program Post Graduate, Ganesha Education University. This thesis has been examined and corrected by Supervisor I: Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A and Supervisor II: Prof. Dr. I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A. This study aimed at developing e ? learning media there are three questions formulate through the step of need analysis it was found that 1) investigating kinds of appropriate e ? learning media to motivate 4th grade students of SDN 4 Dauh Puri, North Denpasar, 2) investigating how e ? learning media using Hot Potatoes 6 be developed, and 3) investigating the quality of the product being developed. This study belongs to R&D by using 4th grade students of SDN 4 Dauh Puri North Denpasar as the sample of the research. The data was collected by using Sugiyono?s model. The results show that Hot Potatoes 6 was the good e ? learning media for students. The product was developed by using Hot Potatoes 6 by combining written forms and pictures. The quality of the product was good. Based on the results above, it can be concluded that the product being developed is an appropriate e ? learning media for 4th grade students of SDN 4 Dauh Puri North Denpasar and also having a good quality. keyword : e ? learning media, elementary school, students? attitude
THE EFFECT OF SCRIPTED ROLE PLAY AND FOREIGN LANGUAGE ANXIETY ON THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ SPEAKING COMPETENCY AT SMA N 8 DENPASAR IN ACADEMIC YEAR 2013/2014 ., NI WAYAN SATRI ADNYANI; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.374 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh teknik bermain peran dengan naskah dan kecemasan siswa pada bahasa asing terhadap kompetensi berbicara siswa kelas sebelas. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan 2x2 faktorial dan 68 orang siswa dipilih secara acak sebagai sampel penelitian. Data di analisis dengan menggunakan ANOVA dua jalur dan Uji Tukey. Hasilnya menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan yang signifikan terhadap kompetensi berbicara antara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional; (2) ada pengaruh interaksi pada teknik mengajar yang digunakan dan kecemasan siswa pada bahasa asing terhadap kompetensi berbicara siswa; (3) ada perbedaan kompetensi berbicara antara siswa yang mempunyai kecemasan siswa pada bahasa asing yang tinggi yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik konvensional; (4) ada perbedaan kompetensi berbicara antara siswa yang mempunyai kecemasan siswa pada bahasa asing yang rendah yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik konvensional. Kata Kunci : berbicara, bermain peran, kecemasan This research aimed at investigating the effect of scripted role play and foreign language anxiety on eleventh grade students? speaking competency. It was an experimental research with 2x2 factorial design and 68 of students were selected as the sample of the study. The data were analyzed by using Two-Way ANOVA and Tukey Test. The result showed that (a) there is a significant effect in speaking competency between the students who were taught by using scripted role play technique and those taught by the conventional technique, (b) there is a significant interactional effect between teaching technique applied and the foreign language anxiety on the students? speaking competency, (c) there is a significant difference in speaking competency between the students with high foreign language anxiety who were taught by using scripted role play technique and those who were taught by the conventional technique; and (d) there is a significant difference in speaking competency between the students with low foreign language anxiety who were taught by using scripted role play technique and those students who were taught by the conventional technique. keyword : anxiety, scripted role play, speaking
A STUDY OF THE USE OF CHILDREN’S LITERATURE IN THE TEACHING ENGLISH TO YOUNG LEARNERS AT CHILDREN’S HOUSE SCHOOL Asmini, Ni Putu Juli
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.515 KB)

Abstract

ABSTRACT   Key words: children?s literature, teaching English to young learners   This study aimed at investigating: (1) how children?s literature was prepared incorporated into the lesson plan; (2) how children?s literature was applied into the classroom; and (3) the quality of children?s books used as the learning media in the teaching and learning process. The subjects of this study were the young learners (children at the age of 5-6) and the teachers of Butterfly Morning class of Children?s House Kindergarten School. There were 15 young learners and 2 teachers involved as the research subjects. This study was a descriptive study using a mixed method of data collection and analysis. There were two types of data collected, namely: quantitative and qualitative data that embedded one within the other so that one type of the data provided a supportive role for the other datasets. The data were collected using some types of instruments, such as lesson plan checklist, observation sheet, children?s book checklist and interview guidance. The method of data analysis followed the concept of Miles and Huberman Model (2010) (data reduction, data display and conclusion) in which the analysis of the data used the formula of Nurkancana and Sunartana (1992). The results of the study were as follows: (1) the incorporation of children?s literature into the lesson plan was excellent as the lesson plan made by the teachers obtained the score of 44. The lesson plan was excellent because the format had worked in accordance with the guideline of government format in the Permen Diknas No.58/2009 and the content had followed the APKCG of Undiksha supported by the concept of literature-based instruction. (2) The implementation of children?s literature in the classroom was excellent as the score was 46 for Language subject, 45.3 for Language Enrichment subject and the last for Moral subject was 49. The implementation followed the lesson plan prepared and the strategy of story reading in the classroom was also excellently applied.   (3) The quality of the children?s books used in the classroom was excellent as it obtained the score of 15 for Language subject, 19 for Language Enrichment subject and 20 for Moral subject. The books had appropriate genres and text types, used simple and realistic dialogue and attractive illustration. Based on those findings, the study concluded that the use of children?s literature at Children?s House school, especially in Butterfly Class was excellently implemented. It could be seen from the lesson plan prepared for each lesson, the strategy chosen to be applied in the classroom and the children?s books used as the media of learning to help the children achieve the lesson objectives. ABSTRAK Kata Kunci: sastra anak-anak, pengajaran bahasa Inggris untuk anak-anak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) cara pengunaan sastra anak-anak dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP); (2) cara pengaplikasian sastra anak-anak dalam pengajaran; dan (3) kualitas buku-buku sastra anak-anak yang digunakan. Subjek penelitian ini adalah siswa berumur 5-6 tahun yang masuk dalam kelas ?Butterfly Morning? di sekolah Children?s House beserta guru. Terdapat 15 orang anak dan dua orang guru dalam kelas ?Butterfly Morning? yang dilibatkan sebagai subjek penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan penggabungan metode kwantitatif dan kwalitatif (mixed method). Ada dua jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, yaitu data kwantitatif dan data kwalitatif. Kedua data ini kemudian digabungkan sehingga masing-masing data dapat mendukung satu dan yang lainnya. Data dikumpulkan dengan menggunakan daftar cek untuk RPP dan buku-buku sastra anak-anak serta lembar observasi kelas dan wawancara. Metode analisis data menggunakan model Miles dan Huberman (2010) (reduksi data, penampilan data dan kesimpulan) dan analisis data yang digunakan mengikuti formula dari Nurkancana dan Sunartana (1992). Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) penggunaan sastra anak-anak dalam RPP sangat baik karena terlihat dari perolehan nilai pada kualitas RPP tersebut sebesar 44. Hal ini disebabkan oleh format RPP sudah mengikuti aturan yang belaku dalam Permen Diknas 58/2009 dan isi RPP yang sudah mengikuti APKCG Undiksha dan konsep pembelajaran berbasis sastra. (2) Pengaplikasian sastra anak-anak dalam pengajaran di kelas sangat baik sebab nilai dari kualitas pembelajaran tersebut adalah 46 untuk mata pelajaran ?Language?, 45.3 untuk mata pelajaran ?Language Enrichment? dan mata pelajaran ?Moral? memperoleh nilai sebesar 49. Dalam prosesnya, pengaplikasian sastra anak-anak sudah mengikuti RPP yang telah disusun dan strategi pengajaran yang berupa pembacaan buku cerita diterapkan dengan sangat baik. (3) Kualitas buku anak-anak yang digunakan sebagai media pembelajaran sangatlah baik sebab telah memperoleh nilai 15 untuk mata pelajaran ?Language?, 19 untuk mata pelajaran ?Language Enrichment? and 20 untuk mata pelajaran ?Moral?. Kualitas buku yang digunakan, terutama pada jenis teks sudah sesuai dengan karakteristik anak-anak, dialog yang sederhana dan realistis serta dengan ilustrasi yang menarik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan sastra anak-anak di Children?s House telah berhasil dengan baik. Hal ini terlihat dari RPP, strategi pembelajaran yang dipilih and juga kualitas buku cerita anak-anak yang baik.
The Effect of Scientific Approach Combined with Pictures on the Eleventh Grade Student’s Writing Competency Viewed From Text Genres at Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kuta Utara in District of Badung. The Thesis, English Education Department, Post Graduate Program, Ganesha University of Education. ., RISMA DIYAN SAPUTRI; ., PROF. DR. DEWA KOMANG TANTRA, M.Sc.; ., DR. I GEDE BUDASI, M.Ed.DIP APPLIN
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh penerapan Pendekatan Ilmiah yang dikombinasikan dengan gambar-gambar terhadap kemampuan menulis siswa kelas sebelas dilihat dari jenis teks di SMAN 1 Kuta Utara, (2) perbedaan pengaruh penerapan Pendekatan Ilmiah yang dikombinasikan dengan gambar-gambar terhadap kemampuan menulis siswa kelas sebelas dilihat dari jenis teks di SMAN 1 Kuta Utara. Penelitian ini menggunakan rancangan Post-test-Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Kuta Utara semester 2. Terdapat dua kelas yang digunakan sebagai sampel penelitian. Sampel penelitian yang digunakan yaitu melalui random sampling. Kelas XI MIA 6 ditunjuk sebagai kelas eksperimental dengan menggunakan metode pembelajaran Pendekatan IImiah dikombinasikan dengan gambar-gambar. Sementara kelas XI MIA 7 ditunjuk sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran Pendekatan Ilmiah saja. Data diperoleh dari tes menulis. Hasil tes tersebut dianalisis dengan menggunakan ANOVA searah. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa; (1) terdapat pengaruh penerapan Pendekatan Ilmiah yang dikombinasikan dengan gambar-gambar terhadap kemampuan menulis siswa kelas sebelas dilihat dari jenis teks di SMAN 1 Kuta Utara (? < 0.05), (2) tidak ada perbedaan pengaruh penerapan Pendekatan Ilmiah yang dikombinasikan dengan gambar-gambar terhadap kemampuan menulis siswa kelas sebelas dilihat dari jenis teks di SMAN 1 Kuta Utara (? > 0.05). Penelitian ini menyarankan kepada guru dan siswa untuk menggunakan gambar-gambar di dalam proses belajar mengajar menulis agar siswa mampu menata ide-ide mereka ke dalam bentuk kalimat dan paragraf. Kata Kunci : gambar-gambar, kemampuan menulis, pendekatan ilmiah. This present research aimed at finding out (1) the effect of Scientific Approach combined with Pictures on the eleventh grade students? writing competency viewed from text genres at SMAN 1 Kuta Utara, (2) the significant differences of the effect of Scientific Approach combined with Pictures on the eleventh grade students? writing competency viewed from text genres at SMAN 1 Kuta Utara. The research was designed with Post-test-Only Control-Group design. The population was the eleventh grade students of SMA N 1 Kuta Utara in the second semester. There were two classes chosen as the samples. The samples were selected through random sampling. Class XI MIA 6 was the experimental group which was treated by using Scientific Approach combined with Pictures. Meanwhile, class XI MIA 7 was the control group which was treated by using Scientific Approach only. The data were collected by conducting writing competency test. Post-test was conducted to each experimental and control group. The result of those tests was analyzed by using one way ANOVA. The result of the data showed that; (1) there was a significant effect of Scientific Approach combined with Pictures on the eleventh grade students? writing competency viewed from text genres at SMAN 1 Kuta Utara (? < 0.05), (2) there were no significant differences of the effect of Scientific Approach combined with Pictures on the eleventh grade students? writing competency viewed from text genres at SMAN 1 Kuta Utara (? > 0.05). This research suggests teachers and students to use pictures in teaching and learning of writing process in order students to be able to organize their ideas into sentences or paragraphs. keyword : pictures, scientific approach, writing competency.
THE EFFECT OF SCRIPTED ROLE PLAY AND FOREIGN LANGUAGE ANXIETY ON THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ SPEAKING COMPETENCY AT SMA N 8 DENPASAR IN ACADEMIC YEAR 2013/2014 ., NI WAYAN SATRI ADNYANI; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.374 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh teknik bermain peran dengan naskah dan kecemasan siswa pada bahasa asing terhadap kompetensi berbicara siswa kelas sebelas. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan 2x2 faktorial dan 68 orang siswa dipilih secara acak sebagai sampel penelitian. Data di analisis dengan menggunakan ANOVA dua jalur dan Uji Tukey. Hasilnya menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan yang signifikan terhadap kompetensi berbicara antara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional; (2) ada pengaruh interaksi pada teknik mengajar yang digunakan dan kecemasan siswa pada bahasa asing terhadap kompetensi berbicara siswa; (3) ada perbedaan kompetensi berbicara antara siswa yang mempunyai kecemasan siswa pada bahasa asing yang tinggi yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik konvensional; (4) ada perbedaan kompetensi berbicara antara siswa yang mempunyai kecemasan siswa pada bahasa asing yang rendah yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik konvensional. Kata Kunci : berbicara, bermain peran, kecemasan This research aimed at investigating the effect of scripted role play and foreign language anxiety on eleventh grade students? speaking competency. It was an experimental research with 2x2 factorial design and 68 of students were selected as the sample of the study. The data were analyzed by using Two-Way ANOVA and Tukey Test. The result showed that (a) there is a significant effect in speaking competency between the students who were taught by using scripted role play technique and those taught by the conventional technique, (b) there is a significant interactional effect between teaching technique applied and the foreign language anxiety on the students? speaking competency, (c) there is a significant difference in speaking competency between the students with high foreign language anxiety who were taught by using scripted role play technique and those who were taught by the conventional technique; and (d) there is a significant difference in speaking competency between the students with low foreign language anxiety who were taught by using scripted role play technique and those students who were taught by the conventional technique. keyword : anxiety, scripted role play, speaking
EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN DRAMA DI KELAS XI IA1, SMA NEGERI SE-KOTA SINGARAJA GRA, Sutrisna,; Martha, Nengah; ., Arifin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.071 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan evaluasi pembelajaran drama, (2) pelaksanaan evaluasi pembelajaran drama, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi guru dalam evaluasi pembelajaran drama. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia, kelas XI IA1 SMA Negeri sekota Singaraja. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data,  (3) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan evaluasi pembelajaran drama yang dibuat guru meliputi jenis tagihan, teknik penilaian, dan instrumen penilaian. Perencanaan tersebut mengacu pada tujuan pembelajaran yang telah ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan, (2) pelaksanaan evaluasi drama menggunakan teknik tes yang berupa tanya-jawab dan teknik nontes yang berupa unjuk kerja. Penerapan teknik tersebut dilengkapi dengan rubrik penilaian aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, (3) kendala yang dihadapi guru meliputi pengelolaan waktu, tenaga,  kelas, serta tempat. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa di kelas XI IA1 SMA Negeri kota Singaraja, perencanaan evaluasi pembelajaran drama sejalan dengan tujuan pembelajaran, pelaksanaannya menggunakan teknik tes dan nontes, dan kendalanya menyangkut waktu, tenaga, dan tempat.   Kata kunci: evaluasi, pembelajaran drama, SMA. Abstract This research was a descriptive qualitative research which aimed at describing (1) the planning of evaluating drama instruction, (2) the evaluation of drama instruction, and (3) the constraints faced by teachers in the evaluation of drama instruction. The subjects were XI IA1 teachers of highschools in Singaraja. The data were collected by using documentation, observation, and interviews. The data analysis was conducted through three phases, namely: (1) data reduction, (2) data presentation, (3) data conclusions and verification. The results showed that (1) the planning of evaluating drama instruction was includes bill types, assessment techniques, and assessment instruments. the planning of evaluating drama instruction was in line with the underlying learning goal, (2) the evaluation of drama used interview test and non-test in the form of performance assessment. The application of these techniques came with the assessment rubric of cognitive, affective and psychomotor, and (3) the constraints faced by teachers included the management of time, energy, class, and place.   Keywords: evaluation, drama instruction, highschool