cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health)
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19783833     EISSN : 24426725     DOI : -
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT ANDALAS (JKMA) menerbitkan artikel penelitian (research article), artikel telaah/studi literatur (review article/literature review), laporan kasus (case report) dan artikel konsep atau kebijakan (concept/policy article), di semua bidang ilmu kesehatan masyarakat yang meliputi: Epidemiologi Biostatistik Kesehatan Lingkungan Pendidikan Kesehatan dan Perilaku Administrasi & Kebijakan Kesehatan Gizi Masyarakat Kesehatan dan Keselamatan Kerja Kesehatan Reproduksi Sistem Informasi Kesehatan
Arjuna Subject : -
Articles 498 Documents
Peningkatan Kompetensi Pendidikan Kesehatan Masyarakat Melalui Penguatan Peran Institusi Pendidikan Kesehatan Masyarakat Defriman Djafri
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.125

Abstract

Pendidikan kesehatan masyarakat pada saat ini sangat berkembang pesat dikarenakan kebutuhan akan sumber daya kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kompetensi pendidikan kesehatan masyarakat sangat penting untuk menghasilkan lulusan yang bermutu dan profesional. Institusi pendidikan kesehatan masyarakat merupakan wadah di dalam menyusun dan merumusan kompetensi sarjana kesehatan masyarakat. Peran institusi sangat penting dalam meningkatkan kompetensi  pendidikan kesehatan masyarakat.
HUBUNGAN TINGKAT PERCAYA DIRI DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN MUTU HIDUP ODHA DI PADANG TAHUN 2013 Mohanis Mohanis; Haspita Rizki Syurya Handini
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.126

Abstract

Saat ini HIV/AIDS telah menyebar luas hampir di seluruh bagian dunia. Kejadian HIV/AIDS di Indonesia merupakan salah satu yang paling cepat di Asia. Peningkatan mutu hidup ODHA merupakan salah  satu tujuan dari Strategi Rencana Aksi Nasional (SRAN) penanggulangan AIDS 2010-2014. Penelitian ini  bertujuan untuk melihat hubungan tingkat percaya diri dan tingkat pengetahuan ODHA tentang HIV  dengan mutu hidup ODHA di Lentera Minangkabau Support Padang Tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian survey analiticdengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ODHA yang ada di Lentera MinangkabauSupportPadang pada tahun 2012. Analisis data menggunakan  uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,1% ODHA memiliki mutu hidup baik, 92,9%  memiliki percaya diri positif dan 92,9% memiliki pengetahuan yang baik tentang HIV. Hasil uji statistik  menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat percaya diri dengan mutu hidup  ODHA dengan nilai p = 0,508. Hasil uji statistik hubungan tingkat pengetahuan dengan mutu hidup  ODHA juga tidak bermakna dengan nilai p = 1,000. Simpulan penelitian ini adalah mutu hidup ODHA  tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat percaya diri dan tingkat pengetahuan. Dukungan dari teman sebaya, masyarakat dan pemerintah perlu lebih ditingkatkan agar mutu hidup ODHA semakin baik.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI RSJ PROF. HB. SA’ANIN Elviza Rahmadona; Helfi Agustin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.127

Abstract

Kasus tindak pidana narkoba di Propinsi Sumatera Barat mengalami peningkatan yaitu sebanyak 322 kasus pada tahun 2010 menjadi 381 kasus pada tahun 2011. Sementara di Kota Padang terdapat 102 kasus tindak pidana dan penyalahgunaan narkoba dengan berbagai jenis narkoba per Desember 2012. Kadit Reserse Narkoba-Polda Sumbar). Poliklinik Instalasi Napza RSJ Prof. HB Sa’anin Kota Padang mencatat terjadi peningkatan residen Napza setiap tahunnya:yaitu dari 47 orang di tahun 2009, selanjutnya berturut-turut 88, 150, 313 dan 212 dari 2010 hingga pertengahan tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan penyalahgunaan narkoba pada residen RSJ Prof. HB Sa’anin. Desain penelitian ini adalah Case-Control Sudy. Sampel terdiri dari 36 orang kasus dan 36 orang control (1:1). Perlakuan matchingterhadap umur dan jenis kelamin. Temuan penelitian; 56,9% responden memiliki tingkat religiusitas rendah, 41,7% kurang mendapat perhatian keluarga dan  70,8% dipengaruhi oleh teman dalam penyalahgunaan narkoba. Semua variabel mempunyai hubungan yang bermakna dengan penyalahgunaan narkoba, dimana tingkat religiusitas (p=0,000), OR= 175, peran keluarga (p=0,009), OR=4,2 dan peran teman sebaya (p=0,000), OR=19. Disarankan kepada Pimpinan RSJ HB Saanin untuk memperluas perannya kepada pencegahan primer dengan melakukan pelatihan komunikasi persuasive bagi mantan residen dan menunjuk mereka sebagai duta dan peer education dalam mempromosikan gerakan anti narkoba kepada anak sekolah di Kota Padang.
PENGEMBANGAN SISTIM PENCATATAN DAN PELAPORAN DATA DI KLINIK MUHAMMADIYAH MEDICAL CENTER Fahmi Hakam; Noor Alis Setiyadi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.128

Abstract

Klinik muhammadiyah medical center membutuhkan sistim pencatatan dan pelaporan yang tepat dan akurat. Saat ini, pencatatan dan pemrosesan data berjalan kurang optimal, karena dijalankan dengan sistem manual dengan menggunakan sreadsheet. jadi ketika petugas akan membuat laporan mereka mengalami kesulitan dalam mencari dan menyusun data yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan draf dari sistim pencatatan dan pelaporan data registrasi. Jenis penelitian ini adalah pengembangan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif . Dalam penelitian ini, pengumpulan dan pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling . Dari hasil identifikasi pengguna , peneliti mulai merancang diagram alir data ( DFD ) , diagram hubungan entitas ( ERD ), database dan desain antarmuka sistem , serta yang dicetak dari laporan yang dihasilkan . Dengan desain sistem ini , diharapkan menjadi masukan yang berguna bagi lembaga . Tapi desain sistem ini masih banyak kekurangan , seperti subsistem tidak lain dan integrasi antara desain yang ada terbatas pada bagian pendaftaran saja
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN BBLR Dl WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN TAHUN 2013 Suryati Suryati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.129

Abstract

Indonesia memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan MDGs, di antaranya adalah menurunkan angka kematian anak balita. Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi di Padang. Kejadian BBLR tertinggi di kota Padang terdapat di Puskesmas Air Dingin, yaitu 37 bayi (10,6%) pada tahun 2011 dan 39 bayi (7,5%) pada tahun 2012. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kejadian bayi BBLR. Penelitian dilakukan dari April - Agustus 2013, dengan desain case control study. Penelitian menggunakan total sampel yaitu 39 ibu yang mempunyai bayi BBLR dan 39 ibu yang mempunyai bayi berat lahir normal untuk kontrol. Penggumpulan data menggunakan kuesioner dan buku KIA. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian : usia berisiko untuk hamil pada kasus 15,4% dan pada kontrol 23,1%; penambahan berat badan berisiko pada kasus 64,1% pada kontrol 15,4%; Anemia waktu hamil pada kasus 82,9% pada kontrol 37,1%; KEK pada kasus 64,1% pada kontrol 10,3%; jarak kehamilan berisiko pada kasus 45,6% pada kontrol 23,1%; punya riwayat penyakit berisiko pada kasus 12,8% dan pada kontrol 17,9%. Hasil analisis bivariat ada hubungan penambahan berat badan (p=0,000), anemia (p=0,000), KEK (p= 0,000) dan jarak kehamilan (p=0,005) dengan BBLR. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk meningkatkan penyuluhan, pemberian TTD dan makanan tambahan untuk ibu hamil.
HUBUNGAN ASAM URAT DENGAN GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 YANG MENGALAMI OBESITAS Dian Pertiwi; Almurdi Almurdi; Elmatris Sy
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.130

Abstract

Kelainan metabolik seperti diabetes mellitus dan obesitas sering dihubungkan dengan peningkatan kadar asam urat, yang dapat digunakan sebagai penanda inflamasi ataupun juga untuk memprediksi komplikasi metabolik dan kardiovaskuler pada penderita dengan obesitas dan diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar asam urat dengan kadar gula darah puasa penderita diabetes mellitus tipe 2 yang mengalami obesitas. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain potong lintang, dilakukan di Poliklinik Penyakit Dalam dan Laboratorium Patologi Klinik RS. Dr. M. Djamil Padang pada bulan Mei – September 2013. Sampel adalah penderita DM tipe 2 yang mengalami obesitas, memenuhi kriteria, datang berobat jalan, diambil secara random sampling, sebanyak 30 orang, merupakan darah vena dari pasien puasa selama 10-12 jam dan menghindari makanan yang mengandung purin. Pemeriksaan asam urat dengan metode kolorimetrik enzimatik, panjang gelombang 552 nm. Data dianalisis secara korelasi dan bermakna jika p<0,05. Hasil penelitian menunjukan rerata umur yaitu 57,22±6,27 tahun, sebahagian besar berjenis kelamin perempuan dan nilai rerata indeks massa tubuh adalah 28,86±2,92. Terlihat kadar asam urat 6,36±1,32 mg/dL dan gula darah puasa 153,69±47,04 mg/dL. Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang sangat lemah dan tidak berhubungan secara statistik antara kadar asam urat dengan gula darah puasa penderita DM tipe 2 dengan obesitas.
TRANSMISSION ASSESSMENT SURVEY SEBAGAI SALAH SATU LANGKAH PENENTUAN ELIMINASI FILARIASIS Fauziah Elytha
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.131

Abstract

Filariasis ( Penyakit Kaki Gajah) adalah penyakit menular yang mengenai saluran dan kelenjar limfe disebabkan oleh cacing filarial dan ditularkan oleh nyamuk. Penyakit ini bersifat kronis dan bila tidak diobati dapat menimbulkan cacat menetap, berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin pada perempuan maupun laki-laki. Akibatnya penderita tidak dapat bekerja secara optimal bahkan hidupnya tergantung kepada orang lain sehingga menjadi beban masyarakat. Data WHO menunjukkan bahwa didunia terdapat 1,3 miliar penduduk yang berada dinegara berisiko tertular filariasis, dan lebih dari 60 % negara-negara tersebut berada di Asia TenggaraDengan berbagai akibat tersebut, saat ini penyakit kaki gajah telah menjadi salah satu penyakit yang diprioritaskan untuk dieliminasi.Telah disusun rencana aksi Nasional yang sistematis untuk menanggulangi hal tersebut yaitu dengan menetapkan dua pilar kegiatan yang akan ditempuh yaitu Memutuskan mata rantai penularan dengan Pemberian Obat Massal Pencegahan Filariasis (POMP filariasis) di daerah en demis dengan menggunakan Diethyl Carbamazine (DEC)6 mg/kg berat badan yang dikombinasikan dengan albendazole 400 mg sekali setahun dan dilakukan minimal 5 tahun berturut turut . Setelah 5 tahun menjalani pengobatan masal filariasis maka dilakukan evaluasi microfilariadalam darah melalui survey darah jari (SDJ) dan Transmission Assesment Surveys(TAS)pada anak sekolah,sedangkan untuk kasus klinis dilakukan perawatan kasus akut maupun kasus klinis kronis.
POLEMIK KEBIJAKAN INTEGRASI JAMINAN KESEHATAN DAERAH KE SISTIM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Puti Aulia
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.132

Abstract

Universal Health Coverage (UHC)merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap warga di dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu seperti yang dijamin undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Jauh sebelum sistem jaminan sosial nasional tersebut rampung, pemerintah daerah sudah lebih dulu menerapkan sistem jaminan bidang kesehatan bagi masyarakat daerah yang dikenal dengan Jaminan kesehatan daerah (Jamkesda). Menghadapi tantangan menuju UHC, maka pemerintah menyusun strategi dengan pengintegrasian Jamkesda kedalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akan dikelola secara terpusat oleh BPJS, namun kebijakan tersebut tidak didukung oleh kondisi yang ada didaerah, pemerintah pusat dihadapkan pada variasi sistem Jamkesda yang meliputi sistem pengelolaan, paket manfaat yang diterima peserta jamkesda, dan sasaran penerima bantuan iuran (PBI). Variasi sistem tersebut dipengaruhi oleh faktor kemampuan fiskal daerah, komitmen pimpinan daerah serta penyesuaian regulasi antara daerah dengan pusat. Polemik yang timbul akibat kebijakan sistem integrasi yang dicanangkan pemerintah pusat tersebut akan dapat dicegah dengan pengelolaan sistem yang baik dan tepat sasaran yakni sitem terpusat yang dinamis, dimana pemerintah pusat tetap memberikan ruang kepada daerah untuk menentukan arah kebijakan mereka sesuai kondisi masing-masing daerah tersebut.
PRINSIP DAN METODE ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN Defriman Djafri
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v8i2.133

Abstract

Analisis risiko kesehatan lingkungan merupakan penilaian atau penaksiran risiko kesehatan yang bisa terjadi di suatu waktu pada populasi manusia berisiko. Kajian prediktif ini menghasilkan karakteristik risiko secara kuantitatif, pilihan-pilihan manajemen risiko dan strategi komunikasi untuk meminimalkan risiko tersebut. Data kualitas lingkungan yang bersifat agent specific dan site specific, karakteristik antropometri dan pola aktivitas populasi terpajan dibutuhkan untuk kajian ini.
FAKTOR DETERMINAN INTENSI PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR Aria Gusti; Bernard Isyandi; Syaiful Bahri; Dedi Afandi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v9i2.138

Abstract

Penelitian ini meneliti intensi perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan pada siswa sekolah dasar menggunakan kerangka Teori Perilaku Berencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan intensi perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di Kota Padang, Sumatera Barat. Data yang dikumpulkan untuk penelitian ini dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa  pengetahuan tentang  pengelolaan  sampah  berkelanjutan memiliki hubungan yang signifikan dengan sikap terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan. Sikap terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan,  norma subjektif  dan perceived behavioral control (PBC)  juga  memiliki  hubungan yang signifikan dengan intensi perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan. Studi ini telah membantu dalam memahami kekuatan relatif dari faktor determinan intensi perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan. Kekuatan hubungan yang paling besar adalah antara PBC dengan intensi, diikuti oleh hubungan antara norma subjektif dengan intensi, dan yang paling lemah adalah hubungan antara sikap dengan intensi. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pihak sekolah serta bagi para pembuat kebijakan.

Filter by Year

2006 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 15, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 15, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 14, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 14 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 13, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9, No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 1 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 7, No 1 (2012): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 7 No 1 (2012): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6 No 2 (2012): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6, No 2 (2012): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6, No 1 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6 No 1 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5, No 2 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5 No 2 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5, No 1 (2010): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5 No 1 (2010): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4, No 2 (2010): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4 No 2 (2010): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4 No 1 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4, No 1 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 3, No 2 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 3 No 2 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 3, No 1 (2008): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 3 No 1 (2008): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 2, No 2 (2008): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 2, No 1 (2007): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 2 No 1 (2007): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 1 No 2 (2007): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 1, No 2 (2007): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 1, No 1 (2006): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 1 No 1 (2006): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas More Issue