cover
Contact Name
Rusman Rasyid
Contact Email
humanounkhair@gmail.com
Phone
+6285382904237
Journal Mail Official
humanounkhair@gmail.com
Editorial Address
Gedung LPPM Lt. 2, Jl. Yusuf Abdulrahman Kampus 2 Kelurahan Gambesi Kecamatan Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Humano: Research Journal
Published by Universitas Khairun
ISSN : 19786115     EISSN : 25979213     DOI : https://doi.org/10.33387/humano.v14i2
Humano: Jurnal Penelitian (HJP) adalah salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun yang memuat tentang hasil riset di bidang ilmu noneksakta atau sosial humaniora meliputi aspek-aspek sosial, politik, ekonomi, hukum dan budaya. HJP terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan November. HJP menerima tulisan berbentuk riset kuantitatif, kualitatif, maupun gabungan antara keduanya dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu noneksakta dan sosial humaniora.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2021): PERIODE NOVEMBER" : 7 Documents clear
STUDENTS’ ABILITY IN COMPREHENDING MOVIE ENTITLED “MY BIG FAT GREEK WEDDING” OF ENGLISH EDUCATION STUDENTS OF BATANGHARI UNIVERSITY: A CROSS-CULTURAL UNDERSTANDING Nurul Fitri
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2021): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i2.3676

Abstract

The purpose of this research is to identify how far students of English Education program of Batanghari University can understand the differences of cultures that can be seen from the movie entitled “My Big Fat Greek Wedding”. Their comprehension about the cross cultural understanding will be notified from their analysis towards the movie. The subject of this research is semester VI students of class A1 which consists of 23 students. Meanwhile the object of the research is students’ analysis of cross cultural matters in a form of interview after they watch the movie. The method used in this research is mix method. Qualitative approach is used in analyzing the cross cultural matters in their analysis towards the movie and quantitative approach is used to count the forms of cross cultural matters that occured from the movie. The hypothesis of this research is that the students are able to  understand the difference of other cultures especially American, British, or Australian culture which is related to their major.
PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PENJUALAN ONLINE SHOP SKINCARE PADA @PRELOVED.BYLULS Raznilawati Zainuddin Lappo
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2021): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i2.3473

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Jl. Sungai rongkong rumah pemilik akun online shop, objek penelitian ini adalah followers @preloved.byluls.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimanakah Pengaruh media sosial instagram terhadap penjual online shopskincare pada @preloved.byluls. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 600 followers akun instagram @preloved.byluls yang aktif. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan Simpel Random Sampling yang  merupakan pengambilan sampel acak sederhana. teknik penarikan sampel dengan cara memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anggota penelitian dengan cara  menggunakan nomor undian atau acak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana, untuk mengetahui adanya pengaruh antar variable bebas dan variable terikat. Hasil penelitian menunjukkkanMedia sosial instagram berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel dependen yaitu variabel penjualan.. Berdasarkan taraf signifikansi 0,05  dapat diketahui bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Media sosial instagram secara positif signifikan terhadap penjualan online shop skincare @preloved.byluls. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian sebesar 49.8% dan sisanya sebesar 50.2% di jelaskan oleh faktor  lain di luar model.
KEKERABATAN BAHASA NON-AUSTRONESIA DI HALMAHERA BARAT (BAHASA SAHU, WAIOLI, GAMKONORA, IBO, TOBARU, LOLODA) BAHASA TERNATE DAN BAHASA TIDORE Sunaidin Ode Mulae; Dahrun Sarif
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2021): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i2.3281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerabatan bahasa-bahasa rumpun non-Austronesia di Halmahera Barat (bahasa Sahu, Waioli, Gamkonora, Ibo, Tobaru, Loloda), dan bahasa Ternate dan bahasa Tidore.  Penelitian ini menggunakan metode leksikostatistik. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan mengumpulkan sumber tertulis berupa kamus bahasa daerah. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis mencari kesamaan dan kemiripan leksikal kosa kata berkerabat.  Hasil temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa Bahasa Ternate dan bahasa Tidore memiliki persamaan kosakata dasar 66, kemiripan 47, perbedaan 60 dengan tingkat kekerabatan bahasa 188,4%, dengan begitu bahasa Ternate dan bahasa Tidore berada pada tingkat bahasa (language). Bahasa Sahu dan bahasa Waioli memiliki persamaan 51, kemiripan 60, perbedaan 82 dengan tingkat kekerabatan bahasa 124,17%, sehingga bahasa Sahu dan bahasa Waiolo berada pada bahasa (language). Bahasa Gamkonora dan bahasa Ibo memiliki persamaan 27, kemiripan 32, perbedaan 130 dengan tingkat kekerabatan bahasa 51,61%, dengan demikian bahasa Gamkonora dan bahasa Ibo berada pada rumpun bahasa (stock). Bahasa Tobaru dan bahasa Loloda memiliki persamaan 3, kemiripan 14, perbedaan 176 dengan tingkat kekerabatan bahasa 10,95%, sehingga bahasa Tobaru dan bahasa Loloda berada pada tingkat mikrofilum. Simpulan pada penelitian ini adalah kekerabatan bahasa-bahasa non-Austronesia di kabupaten Halmahera barat seperti bahasa Sahu dan bahasa Waioli masuk pada kategori bahasa, bahasa Gamkonora dan bahasa ibo (ibu) masuk pada kategori keluarga bahasa, dan bahasa Loloda dan bahasa Tobaru masuk pada kategori mikrofilum, bahasa Ternate dan bahasa Tidore masuk pada kategori bahasa.
PEMBELAJARAN IPA TERPADU TERINTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH SAHABAT CENDIKIA KOTA TERNATE Jailan Sahil; Ade Haerullah; Jasia Pagala
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2021): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/hjp.v12i2.3539

Abstract

Dualisme antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum menjadi akar permasalahan pembelajaran di madrasah. Praktik pembelajaran ini menghasilkan lulusan yang belum seimbang antara aspek intelektual maupun spiritual. Disamping itu, dualisme ilmu bertentangan dengan nilai tauhid dalam Islam. Pengintegrasian nilai-nilai Islam selama proses pembelajaran diharapkan mampu menjadi solusi atas dualisme pembelajaran di madrasah. Penelitian quasi experiment dengan Pretest-Posttest Non-Equivalent Design ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran integratif (Biologi+ilmu agama Islam) terhadap hasil belajar IPA Terpadu siswa MTs Sahabat Cendikia di Kota Ternate. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Sahabat Cendikia Kota Ternate Semester II Tahun Pelajaran 2020/2021 yang diambil dengan menggunakan cluster random sampling. Analysis of covariance dilakukan untuk membandingkan pengaruh antara model pembelajaran integratif dengan pembelajaran non integratif. Efektifitas masing-masing model pembelajaran diukur berdasarkan uji gain score. Seluruh proses dilakukan pada kelas VII. Hasil analisis ancova memberikan informasi bahwa siswa yang menjalani pembelajaran biologi terintegrasi nilai-nilai Islam pada kelasVII, menunjukkan capaian hasil belajar yang secara signifikan lebih baik dibandingkan siswa yang menjalani pembelajaran non integratif. Efektifitas pembelajaran integratif dibandingkan pembelajaran non integratif pada kelas VII, sebesar 30.0%.
PEMANFAATAN “PELABUHAN TALANGAME” SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA NEGERI 5 KOTA TERNATE Firman Amir; Zulkifli Zulkifli
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2021): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i2.3576

Abstract

Untuk melestarikan nilai-nilai sejarah, maka diperlukan pembelajaran Sejarah khususnya ditingkat Sekolah Menengah Atas dan dibutuhkan peran guru dalam merekontruksi kembali pemanfaatan peniggalan sejarah sebagai sumber belajar. Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran sejarah diantaranya tempat atau lingkungan, benda, orang, buku, peristiwa dan fakta pemanfaatan peninggalan sejarah yang ada di suatu daerah. Ternate merupakan bagian dari sejarah ­Moloku Kie Raha (Maluku Utara) yang kaya nilai historis dalam jalur perdagangan rempah-rempah pada abad ke XIV, lebih jauh lagi, T­ernate tercatat pernah menjadi pusat pemerintahan Gubernur Portugis sekitar tahun 1522-1570. Oleh sebab itu, Ternate memiliki berbagai macam peninggalan sejarah seperti benteng, keraton, residen dan lain sebaginya. Pelabuhan Talangame adalah salah satu peninggalan sejarah di Ternate yang pernah menjadi sentral jalur perdagangan rempah-rempah di bumi Moloku Kie Raha. Menjadikan Pelabuhan Talangame sebagai sumber belajar sejarah di SMA Negeri 5 Kota Ternate dapat berdampak positif bagi perserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar di dalam kelas dan dilanjutkan di luar kelas, misalnya melalui kunjungan situs-situs sejarah yang ada di Kota Ternate, termasuk  pelabuhan Talangame.Kata Kunci: Pelabuhan Talangame, sumber sejarah, nilai-nilai historis.
STRATEGI KOMUNIKASI KAMPANYE SMILING WEST JAVA MOJANG JAJAKA JAWA BARAT 2019 SEBAGAI DUTA PARIWISATA Tanti Nur; Evi Novianti; Priyo Subekti Priyo; Shandra Rama Panji Wulung
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2021): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v12i2.3763

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi komunikasi kampanye SmilingWest Java Mojang Jajaka Jawa Barat 2019 sebagai Duta Pariwisata. Sekarang ini tiap daerah membutuhkan seorang Duta sebagai jembatan antara perwakilan daerah dengan publiknya dan untuk membantu mengkampanyekan pariwisata yang dimiliki oleh tiap daerah masing-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami strategi komunikasi kampanye SmilingWest Javayang dilakukan oleh duta pariwisata Mojang Jajaka Jawa Barat 2019 mengenai kampanye yang dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data primer dan data sekunder berupa wawancara mendalam dengan narasumber internal dan ahli. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dengan model Miles Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa strategi komunikasi kampanye SmilingWest Java yang dilakukan Duta Pariwisata Mojang Jajaka Jawa Barat 2019 dilaksanakan dengan cara strategi komunikasi kampanye melalui tatap muka langsung, mengadakan kegiatan Gelar Ekonomi Kreatif (Gekraf),Festival Kepariwisataan, juga dilakukan melalui teknologi media sosial dengan mengunggah foto ataupun video mengenai kepariwisataan di media instagram. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa objek pariwisata yang ada di Jawa Barat merupakan suatu keunggulan dan andalan yang dimiliki oleh Jawa Barat
LANGUAGE MAINTENANCE OF BUGINESE IN BASTIONG VILLAGE, TERNATE, NORTH MOLUCCAS (A SOCIOLINGUISTIC STUDY) Adelia Rahman; Farida Maricar; Sutisno Adam
Humano: Jurnal Penelitian Vol 12, No 2 (2021): PERIODE NOVEMBER
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/hjp.v12i2.3858

Abstract

ABSTRACT. The aim of this research is (1) to describe how the Buginese maintain their language in the society of Ternate city, especially in BastiongTalangame village and also (2) to describe the factors contributing to the maintenance of Buginese Language in BastiongTalangame village.There are two data sources that the researcher uses; they are primary data and secondary data. In analyzing the data, researcher used qualitative descriptive methods. The data was analyzed with sociolinguistic theories which intend to make the researcher easier to understand and observe how language maintenance can survive in people’s everyday lives.The findings of this study indicate that this research is spoken by the people in the house, the surrounding environment, and also in public areas such as markets that can still survive. Buginese people use Buginese language when they communicate one another. However, they use Ternate Malay when communicating with people with other tribes. It can be concluded thatn the factors contributing to the Buginese Language maintenance include social and environmental factors where they are in a region of language concentration, namely in the BastiongTalangame Village, a language attitude factor that includes language user loyalty, pride in language and also awareness of norms that are still found in maintaining language And the last factor is a migration, where the Buginese community that comes and settles in the city of Ternate.

Page 1 of 1 | Total Record : 7