cover
Contact Name
Zulkifli Ahmad
Contact Email
zul_bio@unkhair.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
technounkhair@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Techno: Jurnal Penelitian
Published by Universitas Khairun
ISSN : 1978610X     EISSN : 25807129     DOI : -
TECHNO: Jurnal Penelitian diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun, dua kali terbit dalam setahun dengan jumlah artikel dalam sekali terbit sebanyak 8 tulisan.
Arjuna Subject : -
Articles 169 Documents
BIOAKTIVITAS ANTIMALARIA EKSTRAK METANOL SPONS Petrosia ficiformis ASAL TANJUNG RUM TIDORE KEPULAUAN Sabir Sumarna; Mahruf Azis; Suwandi S Sangadji; Irsan Nurdin Idrus
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 8, No 2 (2019): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v8i2.1352

Abstract

Malaria adalah masalah kesehatan serius disebabkan parasit Plasmodium falciparum telah resisten (kebal) terhadap obat antimalaria yang ada seperti chloroquin. Obat baru dengan struktur molekul dan mekanisme aksi yang unik sangat diperlukan untuk menggantikan obat-obat yang telah reisten. Uji bioaktivitas antimalaria ekstrak metanol spons P. ficiformis telah dilakukan terhadap parasit Plasmodium falciparum strain 3D7. Ekstrak spons diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol dan uji aktivitas antimalarial menggunakan metode in-vitro dengan variasi konsentrasi ekstrak 0,01, 0,1, 1, 10, dan 100 µg/mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol spons P. ficiformis sangat efektif menghambat pertumbuhan parasit malaria dengan nilai IC50 = 20,489 µg/mL.
PROFIL BUTA WARNA PADA MAHASISWA BARU TAHUN AJARAN 2018/2019 DI KLINIK PRATAMA UNIVERSITAS KHAIRUN Wahyunita Wahyunita; Liasari Armaijn
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 8, No 1 (2019): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v8i1.951

Abstract

Buta warna menjadi masalah kesehatan yang cukup memprihatinkan di berbagai negara, bahkan di negara maju sekalipun. Ketidaktahuan seseorang terhadap kelainan buta warna yang dideritanya dapat berakibat fatal terhadap kinerjanya dan merugikan komunitas lain yang berinteraksi dengannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita buta warna pada mahasiswa Universitas Khairun. Penilitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel pada peneltian ini adalah seluruh mahasiswa baru tahun ajaran 2018/2019 Universitas Khairun Ternate. Penelitian dilakukan dengan menilai beberapa variabel, yaitu berdasarkan jenis kelamin, jenis buta warna, dan riwayat penyakit mata sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1021 orang sampel didapatkan 9 orang (0,8%) menderita buta warna dan 1012 orang (99,2%) tidak menderita buta warna
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Techno Jurnal
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 6, No 02 (2017): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v6i02.570

Abstract

ALAMAT REDAKSILembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas KhairunJl. Pertamina kampus II Gambesi. No. Telepon, : 0921-3110901, 3110903.Email; redaksi. techno.unkhair@gmail.com/hannakhairunnisa2013@gmail.comTERBIT PERTAMA TAHUN 2007PEMIMPIN REDAKSIM. Nasir TamaleneANGGOTA REDAKSIMufti Amir SultanMuhammad AminRamli HadunBahtiarEDITOR/PENYUTINGYanhar AmmariMukhtar YusufDESAIN GRAFIS/LAYOUTMohamad JamilAbdul HarisSIRKULASIAhmad JafarTechno: Jurnal Penelitian yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan PengabdianMasyarakat (LPPM) Universitas Khairun Ternate, dua kali terbit dalam setahun.Jurnal Techno adalah publikasi ilmiah dalam ilmu pengetahuan dan teknologikhususnya bidang eksakta dari perspektif multi dan interdisipliner
Formulasi Konsorsium Bakteri Endofit untuk Menekan Infeksi Nematoda Puru Akar Meloidogyne incognita pada Tomat Ankardiansyah Pandu Pradana; Abdul Munif; Supramana S
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 9, No 2 (2020): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tjp.v9i2.2210

Abstract

The root-knot nematodes (Meloidogyne incognita) infection can cause a significant yield loss in tomato plants. One of the environmentally friendly efforts to control this nematode is through the application of endophytic bacteria. The application of endophytic bacteria in the form of a consortium was reported to be more effective than the application using a single isolate. This study aims to test the effectiveness of the endophytic bacteria consortium formula in suppressing M. incognita infection in tomato plants. The research stages were the selection of the consortium of endophytic bacteria as a growth promoter for tomato plants infected with M. incognita. The best performing consortium was formulated using 100 g of grass compost + 100 g vermicompost + 10 ml molasses + 1 g peptone and 50 ml distilled water. The test of bacterial cell viability in the endophytic formula was carried out for 20 weeks. The formula made was tested for its performance as a biocontrol agent against M. incognita in tomato plants. The results showed that three consortia gave the best results as growth promoters of M. incognita infected tomatoes, namely TmtN5, TmtN2, and GsgN2. The three of them survived the formula with log CFU at week 20 of 6.07 (TmtN5), 5.56 (TmtN2), and 6.11 (GsgN2). This formula can suppress the nematode population on tomato plants' roots and suppress the number of root knots in tomato plants. This study provides information that there are three consortia of endophytic bacteria (TmtN5, TmtN2, and GsgN2), which have the potential to become biological control agents for root-purulent nematodes.
PENINGKATAN ILLUMINAN SELASAR KELAS GEDUNG FAKULTAS TEKNIK DENGAN PIPA CAHAYA Utdin Furqon Amali
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 7, No 2 (2018): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v7i2.665

Abstract

Pemanfaatan cahaya matahari sebagai pencahayaan ruangan selama ini kurang optimal. Pemanfaatan bukaan pada dinding yang bersebelahan lansung dengan ruang luar optimal dapat menerangi ruangan dengan kedalaman dua (2) kali tinggi bukaan. Ditambah lagi apabila ruangan tersebut mempunyai tingkat privasi visual yang tinggi atau ruangan yang tidak berhubungan langsung dengan ruang luar, maka ruang tersebut akan sulit untuk dapat memanfaatkan cahaya matahari sebagai penerangan di dalam ruang pada siang hari. Dengan memanfaatkan pipa cahaya, yaitu ruang yang dimanfaatkan untuk mentranportasikan cahaya dan sinar matahari ke dalam ruangan yang berada jauh di dalam bangunan, diharapkan dapat meningkatkan penerangan di selasar kelas gedung fakultas teknik. Dengan menggunakan metode simulasi, dengan bantuan program DiaLux, kita dapat membandingkan pencahayan yang ada di dalam ruangan sesudah dan sebelum memanfaatkan pipa cahaya. Dari hasil simulasi tersebut dapat diketahui bahwa di dalam ruangan yang menggunakan pipa cahaya, penyebaran pencahayaan lebih merata dan tingkat kontras di dalam ruangan lebih rendah. Dengan demikian penggunaaan pipa cahaya, dapat meningkatkan keseragaman penyebaran pencahayaan di dalam ruangan dan menurunkan tingkat kontras di dalam ruangan.Kata Kunci: eksisting, illuminan, pipa cahaya, selasar 
Dekomposisi Serasah Avecennia lanata pada Berbagai Tingkat Kedalaman Tanah Ningsi Saibi; A.R. Tolangara
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 6, No 01 (2017): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v6i01.556

Abstract

AbstrakSerasah mangrove berperan penting dalam kesuburan perairan pesisir. Serasah mangrove yang terdekomposisi akan menghasilkan unsur hara yang diserap oleh tanaman dan digunakan oleh jasad renik di lantai hutan dan sebagian lagi akan terlarut dan terbawa air surut ke perairan sekitarnya. Penelitian dilakukan dengan cara menghitung penyusutan bobot serasah awal yang terdekomposisi kemudian membandingkan bobot serasah yang terdekomposisi tiap bulan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kedalaman tanah yang dapat mempercepat proses dekomposisi serasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman tanah berpengaruh terhadap laju dekomposisi serasah jenis Avecennia lanata,  tiap kedalaman tanah memiliki jenis dan jumlah mikroorganisme yang berbeda-beda, kondisi ini akan dapat berpengaruh terhadp laju dekomposisi serasah dan tingkat kedalaman 10 cm yang paling berpengaruh terhadap laju dekomposisi serasah Avecennia lanata yaitu yaitu sebesar 0,29-0,39 gram/hari. Kata kunci: dekomposisi serasah, Avecennia lanata, Tingkat kedalaman tanah AbstractMangrove litters play important role in coastal water fertility. The decomposed mangrove litters will produce nutrient absorbed by plants and some of them will be used by microorganisms in wood floor and the other will be dissolved and carried by the low tide to the surrounding waters. The research was conducted by calculating the depreciation of the initial weight of the decomposed litters and comparing it to the decomposed litter weight every month. The research aimed to find out the influence of soil depth that could accelerate litters decomposition process. The research result indicated that soil depth influenced the decomposition rate of Avecennia lanata litters. Each soil depth had different type and number of microorganisms. The condition would influence the decomposition rate of the litters. Soil depth of 10 cm was the most influential on the decomposition rate of Avecennia lanata litters, which was 0.29-0.39 gram/day. Keywords: litters decomposition, Avecennia lanata, Soil depth
Kondisi Terumbu Karang di Perairan Tahua Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan Mahruf Azis; Muhammad Ali Ahmad
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 9, No 1 (2020): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tjp.v9i1.1623

Abstract

Coral reef are the most diverse and productive ecosystems. Coral reef ecosystem provide benefits directly to people by providing food, medicines, building materials and other products.Coral reef ecosystems also support others coastal ecosystems which are importantly for human life. This research was conducted at coastal area of Tahua Village of North Tidore Sub-district, Tidore Kepulauan City. Objective of this research is to determine the percentage cover of coral reefs and to assess local community uses of reef at coastal waters of Tahua. Coral data collection was done by applying line transect method or LIT (Line Intercept Transect), conducted at three observation station with 50 meters transects length at three depths, namely 3 meters, 6 meters and 10 meters. Data was analyzed by using Cox formulation. Researh results indicated that coral reef of Tahua has been generally degraded, with live coral cover percentages for three research station measured were of 21.86% at Station I (degraded), 18.87% at Station II (degraded), 27.21% at Station III (fair).
EVALUASI STATUS KESUBURAN TANAH DAN USAHA PERBAIKAN DI DAS OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN Idris Abd Rachman; Amirudin Teapon
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 5, No 1 (2016): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v5i1.785

Abstract

The Objectives of study were to find out some chemistry and physical soil conditions, to evaluate and map soil fertility status according to Cation Exchange Capacity (CEC), alkali solution (KB), C-organic and N, P, K unsure and to arrange the alternatives of soil management in improving limited factor of soil fertility. Data were collected for soil and physical environment on soil survey method with a fisiography approach which is to splite landscape on units of landform then to free survey the landform units. Field observation on soil identification was digging and fulfilling the profile scape. The chemical soil fertility is divided into three categories: (1) high fertility in organosol hemic (Histosol), (2) middle fertility in Rodik Mediteran (Alfisol), Mediteran Gleik (Alfisol), kambisol kromik (Inceptisol) and podsolic rodik (Ultisol) and (3) low fertility in kambisol gleik (Inceptisol), Podsolik Rodik-Ultisol and kambisol Eutrik-Inceptisol. Limited reclamation effort was calcium carbonat for improving pH and organic matter that be able to increase CEC, Kalium, and Phosphor. Whole mentioned above can improve the fertility unsure on soil.  Key words : soil fertility, alternative management, Oba River Basin
PEMANFAATAN FITOPLANKTON LAUT CHAETOCEROS CALCITRANS SEBAGAI BIOINDIKATOR DAN BIOAKUMULATOR CD2+ DI PERAIRAN. Muliadi Muliadi
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 4, No 02 (2015): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v4i02.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan fitoplankton laut Chaetoceros calcitrans sebagai bioindikator perairan dan bioakumulator ion Cd 2+ di perairan. Berdasarkan Hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh toksik yang signifikan terhadap pola pertumbuhan fitoplankton dalam medium kultur C. calcitrans apabila terdapat ion Cd 2+ 0,1 ppm. Hal ini berarti bahwa fitoplankton C. calcitrans dapat dipertimbangkan sebagai bioindikator dan bioakumulator ion Cd2+ yang baik.Kata kunci: Chaetoceros calcitrans, SSA, kadmium bioindokator dan bioakumulator This study aimed to test the feasibility of marine phytoplankton Chaetoceros calcitrans as both of bioindicators and bioaccumulator cadmium ion in water. Based on the results ofthis study concluded that there is no significant toxic effect on the pattern of growth of phytoplankton in the culture medium of C. calcitrans in the concentration 0.1 ppm of Cd2+. This means that phytoplankton C. calcitrans can be considered as goodbioindicators and bioaccumulator cadmium ion.Keywords : Chaetoeros calcitrans, AAS, Cadmium, Bioindicator, Bioakumulator
Pengaruh Ampas Tebu Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Terong Hijau Yakobus Bustami
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 7, No 01 (2018): Techno Jurnal Penelitian
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tk.v7i01.608

Abstract

Penelitian ini mempelajari pengaruh ampas tebu terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman terong hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ampas tebu terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman terong hijau. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Rancangan dalam penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan. Data yang akan diukur tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun dan jumlah buah. Alat pengumpul data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan dokumentasi berupa foto. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis inferensial menggunakan uji anova dan dilanjutkan dengan uji Least Significanca Different (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas tebu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman terong hijau. Pertumbuhan tanaman terong hijau dengan pemberian ampas tebu menghasilkan rata-rata tinggi tanaman (27,8), panjang daun (20,77), jumlah daun (11 helai) dan jumlah buah (8 buah). Hasil ini diperkuat dengan analisis sidik ragam yaitu , dimana tinggi tanaman (33,38˃2,87), panjang daun (33,39˃2,87), jumlah daun (41,89˃2,87) dan jumlah buah (32˃2,87). Selanjutnya, Uji Least Significanca Different (LSD) menunjukkan bahwa ampas tebu perlakuan keempat (1500 gram) berpengaruh optimal terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman terong hijau.Kata Kunci: Ampas tebu, pertumbuhan, produktivitas, terong hijau

Page 5 of 17 | Total Record : 169