cover
Contact Name
Adizty Suparno
Contact Email
adizty.suparno@mercubuana.ac.id
Phone
+6281310303548
Journal Mail Official
pasti@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jl. Meruya Selatan No. 1, Kembangan, Jakarta Barat 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI)
ISSN : 20855869     EISSN : 25984853     DOI : 10.22441/pasti
The Journal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) receives scientific papers on research that are closely related to the research and application of Industrial Systems and Engineering.
Articles 377 Documents
OPTIMASI PROSES PRODUKSI DENGAN MENGGUNNAKAN PENDEKATAN SIMULASI SISTEM Dyah Lintang Trenggonowati
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.726 KB)

Abstract

Optimasi dan permodelan sistem pada PT Cigading Habeam Centre sangat dibutuhkan agar perusahaan dapat membuat dan menghasilkan produk yang optimal. Pada proses produksi komponen plat KNSS-AFE-L-SFP-18 yaitu stasiun kerja dengan proses cutting mengalami bottleneck dan menyebabkan proses selanjutnya yaitu marking, drilling, dan grinding mengalami delay atau menganggur sehingga menyebabkan produktivitas menurun. Penelitian mengenai optimalisasi proses produksi komponen plat KNSS-AFE-L-SFP-18 di Divisi Komponen PT Cigading Habeam Centre dilakukan dengan menggunakan metode simulasi. Penggunaan metode simulasi dengan software ProModel dilakukan dengan tujuan, yaitu untuk membuat model simulasi sistem optimal yang dapat meningkatkan produktivitas. Hasil perbaikan untuk penyelesaian masalah pada proses produksi komponen plat KNSS-AFE-L-SFP-18 terdiri dari 3 yaitu Usulan Perbaikan 1 (penambahan 1 mesin cutting plasma, 1 operator marking, 1 drilling, dan 1 grinding) Usulan Perbaikan 2 (penambahan 2 mesin cutting plasma, 1 operator marking, dan 1 grinding) serta Usulan Perbaikan 3 (penambahan 1 mesin cutting plasma, 2 operator marking, 1 drilling, dan 1 grinding). Setelah Usulan Perbaikan diuji dengan menggunakan software SPSS yaitu perhitungan ANOVA dan LSD maka didapatkan Usulan perbaikan yang tepat untuk penyelesaian masalah pada proses produksi komponen plat KNSS-AFE-L-SFP-18 yaitu Usulan Perbaikan 3 dengan nilai rata-rata output optimal yang dihasilkan sebesar 9290,8 unit. Kata Kunci : ANOVA; LSD; Produktivitas; Simulasi Sistem; Software ProModel
PENGUKURAN KINERJA DENGAN METODE BALANCED SCORECARD DI DEPARTEMEN MAINTENANCE PT BICC BERCA CABLES Lilik Setyawan; Zulfa Fitri Ikatrinasari
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 2 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.533 KB)

Abstract

AbstrakMengukur kinerja perusahaan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC) diawali dengan analisis SWOT.  Analisis ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal perusahaan. Dari hasil analisis ini maka akan diketahui kondisi di departemen maintenance  saat ini dan strategi apa yang harus diterapkan. Kinerja karyawan merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan suatu perusahaan sehingga perhatian serius terhadap pengelolaan SDM mutlak diperlukan. Selama ini, pengukuran kinerja yang dilakukan PT. BICC BERCA Cables hanya menilai softskill karyawan dan bersifat subyektif. Maka dari itu, perlu  adanya  pengukuran kinerja  SDM  secara  komprehensif atau  menyeluruh seperti  pada  Maintenance Dept. Tujuan dari penelitian ini yaitu, mengidentifikasi Key Performance Indicator (KPI) yang dapat merepresentasikan pencapaian kinerja SDM, mengetahui dan menganalisis hasil pengukuran kinerja SDM, dan mendapatkan usulan perbaikan untuk meningkatkan KPI yang tidak memenuhi target yang diharapkan dan mengidentifikasi KPI yang dapat merepresentasikan kinerja SDM. Hasil identifikasi kinerja SDM menghasilkan 10 KPI terdiri dari Hard Skill dan Soft Skill. Dan terdapat 4 item yang di KPI untuk ditingkatkan kinerjanya : MTTR Energy cable dari 3 jam menjadi 2.7 jam ( 8.33 % ), Expense Spare part dari Rp 138.274.851 menjadi  Rp125.000.000 ( 9.6 % ) per bulan, Repair komponen electronic ,electrical dan mechanical dari Rp 30.000.000 menjadi Rp 40.000.000 ( 25 % ), Training dari 2x meniadi 3 x sebulan ( 50% ) dan Peningkatan Score Skill Matrix dari 70 menjadi 75 ( 7.1 % ). Kata Kunci : SWOT, Balanced Scorecard (BSC), Key Performance Indicator (KPI). AbstractMeasuring the company performance by using the method Balanced Scorecard ( BSC ) started by training analysis SWOT. This analysis aims to understand internal and external factors company. The results of this analysis then be known condition in the department of maintenance current and what strategy a to be applied. Employee performance is one measure the an enterprise so serious attention to human resource management absolutely necessary. So far, performance measurement held by PT.Bicc Berca Cables only judge softskill employees and is subjective. It needs performance measurement resources comprehensively or thorough as in maintenance dept. The purpose of this research is, identify Key Performance Indikator ( KPI ) out and analyze HR performance measurement results, and get a repair proposal to improve KPIS that do not meet the expected targets and identifying KPIS that can represent the performance of HUMAN RESOURCES. The results of the identification of HR performance generates 10 KPI consist of Hard skills and Soft Skills. And there are 4 items in the KPI for improved performance: MTTR Energy cable from 3 hours to 1.7 h (8.33%), Expense Spare part from Rp 138,274,851 to Rp 125.000.000 (9.6%) per month, the electronic component Repair, electrical and mechanical from Rp to Rp 30 million 40 million (25%), Training of 2 x meniadi 3 x a month (50%) and an increase in the Score Skill Matrix of 70 be 75 (7.1%).  Keywords: SWOT, Balanced Scorecard (BSC), Key Performance Indicator (KPI).
IDENTIFIKASI HUMAN EROR PADA PROSES PRODUKSI CASSAVA CHIPS DENGAN MENGGUNAKAN METODE SHERPA DAN HEART DI PT. INDOFOOD FRITOLAY MAKMUR Anisah Haidar Alatas; Roudhotul Jannah Kalista Putri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.093 KB)

Abstract

PT. Indofood Fritolay Makmur berusaha untuk menjaga keamanan, keselamatan dan kenyamanan operator ditempat kerja yang memiliki potensi bahaya. Namun pada proses produksi cassava chips sering terjadi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh human error seperti bekerja yang terburu-buru, sikap kerja yang salah, terjepit, dan tidak memnggunakan APD. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi human error yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja pada operator proses produksi cassava chips dengan menggunakan Metode SHERPA dan HEART.Hasil dari penelitian ini, diketahui probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses perendaman singkong yaitu sebesar 0,1288. Probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses pemotongan singkong yaitu sebesar 0,1472. Probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses penggorengan chips yaitu sebesar 0,6716. Probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses pemberian bumbu pada chips yaitu sebesar 0,1008. Probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses pengemasan yaitu sebesar 0,092. Nilai HEP tertinggi sebesar 0,6716 yaitu terdapat pada proses produksi penggorengan chips pada task memeriksa kematangan chips. Maka yang harus dilakukan untuk kelalaian operator dalam mengerjakan pekerjaannya dan dalam menggunakan APD yaitu dengan memberikan training secara berkala kepada semua operator, memberikan timer atau alarm pada saat proses penggorengan chips agar kematangan chips sesuai dengan standar mutu yang ada dan dilakukan pemeriksaan sebelum operator melakukan pekerjaannya.Kata kunci: human error, Kecelakaan kerja, SHERPA, HEART
KOSEP DIRI DAN ORIENTASI TUJUAN SEBAGAI FAKTOR PENTING DALAM ORIENTASI UMPAN BALIK MANAJER DALAM MENDUKUNG PROSES PDCA (PLAN DO CHECK ACTION) Hasbullah Hasbullah
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 10, No 3 (2016): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.336 KB)

Abstract

ABSTRAK            Orientasi umpan balik dapat mempermudah interaksi antar individu yang mampu mempengaruhi pencapaian kerja dan mendorong proses PDCA di lingkungan kerjanya sehingga mampu mendukung keberhasilan individu dan organisasi. Penelitian ini menguraikan pengertian dan pengukuran Orientasi umpan balik sebagai faktor individual penting dalam kinerja manajer  dan dua  variabel lainnya yang mencakup konsep diri dan orientasi tujuan sebagai variabel bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung dari konsep diri dan orientasi tujuan terhadap orientasi umpan balik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif melalui metode survei. Kuesioner disebarkan kepada 149 responden sebagai sampel manajer yang dipilih secara acak di beberapa pabrik untuk mendapatkan dan menganalisis data. Hasil penelitian ini menyimpulkan  konsep diri dan orientasi tujuan memiliki pengaruh positif  terhadap orientasi umpan balik. Untuk meningkatkan orientasi umpan balik seorang manajer, maka pelu ditingkatkan konsep diri dan orientasi tujuannya. Kata kunci:  konsep diri, orientasi tujuan, orientasi umpan balik 
PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU DI KOTA DENPASAR (STUDI KASUS PADA CV ADITYA) I Wayan Sutarman
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 10, No 1 (2016): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8094.857 KB)

Abstract

Kayu limbah di perusahan industri perkayuan di Indonesia, saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal, hanya sebagai kayu bakar. Hal ini terjadi karena kurangnya kreativitas masyarakat. Masalah ini juga terjadi di Kota Denpasar.  Penelitian ini mengkaji kayu limbah hasil sisa industri pengolahan industri kayu, studi kasus di Cv Aditya Denpasar, hanya pada sisa potongan atau bilahan yang tak “berguna”.  Diharapkan dalam penelitian ini limbah hasil pengolahan industi kayu dapat berupa furniture dan art work sebagai hiasan interior ruangan, baik hotel, villa, ataupun rumah tinggal. furniture dapat berupa: meja, kursi, meja makan, almari, bahan lantai, dan bahan dinding, serta  art work berupa: hiasan dinding, lampu hias, serta pernak pernik lainnya. Kata kunci: art work, furniture dan limbah kayu.
RANCANGAN SISTEM MANAJEMEN MUTU PERUSAHAAN MELALUI PENDEKATAN ISO 9001:2008 UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING “PT ARMADA PEMBANGUNAN” ABU BAKAR; YANTI HELIANTY; YOANITA YUNIATI
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 12, No 1 (2018): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.986 KB)

Abstract

Sistem manajemen mutu merupakan suatu system yang diperlukan untuk memastikan mutudari suatu layanan atau produk yang dihasilkan oleh suatu organisasi. PT Armada Pembangunan merupakan suatu perusahaan industri kecil pembuat dan penjual tangki air polietilena yang juga harus menerapkan system manajemen mutu. Hal ini perlu dilakukan oleh perusahaan dalam rangka peningkatan mutu produk serta memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang telah diterbitkan dalam Peraturan Menteri Perindustrian, termasuk bagi produk tangki air polietilena wajib SNI. Setiap perusahaan wajib mencantumkan logo SNI dalam produk yang dihasilkannya, setelah memperoleh sertifikat produk dari lembaga yang berwenang memberikan sertifikat. Untuk mendapatkan sertifikat SNI untuk tangki air, salah satu persyaratannya adalah perusahaan telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 sebagai jaminan bahwa produk telah diproduksi melalui proses yang terkendali sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. Rancangan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 dituangkan dalam dokumen yang disebut manual sistem manajemen mutu. Dalam manual sistem manajemen mutu tersebut akan berisi: manual mutu, prosedur mutu, instruksi kerja, dan dokumen-dokumen serta formulir-formulir yang mendukung.
STUDI PERENCANAAN STRATEGIS DENGAN PENDEKATAN QSPM PADA INDUSTRI MINUMAN SARIBUAH SETYORINI SAFITRI; INDRA ALMAHDY
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 3 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.313 KB)

Abstract

Salah satu industri pengolahan telah mengembangkan jenis minuman buah yang populer dengan harga jual yang sangat kompetitif dan harga jual yang rendah yang timbul di antara banyak merek lainnya. Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang penting, merumuskan strategi, serta memprioritaskan yang paling tinggi. Strategi metode yang digunakan meliputi SWOT dan QSPM, Quantitative Strategic Planning Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IFE Matrix menunjukkan ketidakmampuan untuk mengatasi kelemahan. Matriks EFE menunjukkan infektivitas untuk memanfaatkan peluang dan meminimalkan dampak ancaman di industri ini. Berdasarkan Matriks IE, ditunjukkan bahwa industri berada pada tahap pertumbuhan dan stabilitas. Diperlukan strategi untuk merumuskan dan menerapkan penetrasi dan pengembangan produk. Prioritas strategi meliputi peningkatan pemasaran ke konsumen dan distributor dengan melakukan pemeriksaan kualitas produk, meningkatkan daya saing melalui kualitas dan pelayanan konsumen, serta mengoptimalkan bahan baku dan meminimalkan biaya produksi
FORMULASI STRATEGI PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN KLASTER INDUSTRI (Studi Kasus: Industri TPT Kaos Surapati) Erika Erika
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 10, No 2 (2016): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.941 KB)

Abstract

ABSTRAKKlaster industri merupakan suatu pendekatan yang dipandang sesuai bagi pembangunan industri dalam menghadapi perubahan lingkungan industri yang strategis. Dengan pengembangan dan penguatan struktur industri, suatu daerah/negara semakin memiliki peluang mengembangkan potensinya dan untuk bersaing di arena global.Sentra Industri Surapati merupakan salah satu dari penataan lima kawasan sentra industri di Kota Bandung. Departemen Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat telah memilih sentra industri Surapati sebagai industri TPT (titik masuk), karena potensi ekonomi, pengembangan tenaga kerja serta kemudahan akses sentra industri kaos surapati dirasa sangat strategis sebagai titik masuk bagi pengembangan klaster industri TPT di Provinsi Jawa Barat. Sentra industri kaos Surapati juga merupakan model bagi pengembangan klaster industri TPT nasional.Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor determinan yang mempengaruhi perkembangan klaster industri, serta untuk memformulasikan rencana implementasi dari kebijakan industri. Formulasi strategi ini disusun berdasarkan Model Diamond Porter dan analisis SWOT.Hasil dari penelitian mengajukan strategi “jaga dan pertahankan”, yang mencakup alternatif strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Prioritas strategi untuk pengembangan dan penguatan klaster industri kaos Surapati ditentukan dengan menggunakan metode Delphi dan hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan produk adalah merupakan strategi terbaik. Kata kunci: klaster industri, model Diamond Porter, analisis SWOT, metode Delphi.   ABSTRACTIndustrial Cluster is an approach which is appropriate for industrial development in coping with the change of strategic environment. By developing and strengthening industrial structure, a region/nation has more opportunity to develop its potential and to compete in global arena.            Surapati industrial area, as one of the five industrial area, is located in Bandung City. West Java Province’s Department of Industry and Trade has choosen Surapati industrial area as an TPT’s core (entry point), because its economics potential, manpower skill, and accebility is very strategic as an entry point for developing of TPT’s industrial cluster in West Java Province. Surapati industrial area also represents a role model for developing TPT’s national industrial cluster.            The aims of this research are to identify the determinant factor in developing industrial cluster and to formulate the implementation plan of the resulted industrial policy. The formulation of strategy is based on Diamond Porter Model and analysis.The result of the study proposes “hold and maintain” strategy that consist of the strategy of market penetration and product development. The priority of the strategy for developing and strengthening Surapati T-shirt industrial cluster is determined by using the Delphi method and the result shows that product development is the best strategy. Keywords: industrial cluster, analisis SWOT, Delphi’s method, Diamond Porter’s Model
PENGARUH FAKTOR MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA DI CV. CIHANJUANG INTI TEKNIK Bhira Muslim Marathony; Selamet Riadi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 2 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.838 KB)

Abstract

AbstrakSalah satu aspek sumber daya terpenting didalam perusahaan adalah sumber daya manusia (SDM) yang berfungsi sebagai roda penggerak aktivitas perusahaan. Suatu perusahaan dikatakan berhasil apabila pemberdayaan sumber daya manusia berjalan dengan secara efektif. Maka perlu diperhatikan oleh setiap manajemen dalam suatu organisasi untuk dapat memelihara prestasi kerja para karyawan. Salah satu cara untuk meningkatkan Prestasi kerja di CV. Cihanjuang Inti Teknik (CIT) adalah analisis yang berkenaan dengan variabel motivasi kerja terhadap prestasi kerja karyawan yang diharapkan dapat memberikan nilai atau kontribusi yang sesuai dengan peneraan pada perusahaan tersebut. Model pemecahan masalah dengan menggunakan uji regresi yang bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat yaitu motivasi kerja terhadap variabel prestasi kerja karyawan di bagian produksi CV. Cihanjuang Inti Teknik (CIT). Dalam penelitian ini diperoleh informasi bahwa Faktor Intern Motivasi Kerja dan Faktor Ekstern Motivasi Kerja berpengaruh positif signifikan terhadap Prestasi Kerja karyawan CV Cihanjuang Inti Teknik.Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung adalah sebesar 4.342 dan p value = 0.003. Nilai probabilitas (p value) = 0.003 tersebut lebih kecil dari nilai alpha (0.05) maka Ha diterima. Kata Kunci : Motivasi kerja, prestasi kerja, uji regresi, nilai probabilitas.  AbstractOne of the aspects most important resources within the company is the human resources (HR) function as cogs of corporate activity. A company is successful if the empowerment of human resources run effectively. Then need to be considered by each of management in an organization to be able to maintain the work performance of employees. One way to improve work performance in CV. Cihanjuang Inti Teknik (CIT), it is necessary an analysis with respect to several related variables, the variable used is the work motivation on employee performance that is expected to give a value or contribution in accordance with the calibration of the company. Problem-solving model using regression test which aims to determine the influence of the independent variables and the dependent variable is the variable work motivation on employee performance variables in the production of CV. Cihanjuang Inti Teknik (CIT).  In the research shows that Factor Internal and External Factors Work Motivation significant positive effect on employee work achievement CV Cihanjuang Core Engineering. This is evidenced by the value of F arithmetic amounted to 4,342 and p value = 0.003. The probability value (p value) = 0.003 is smaller than the value of alpha (0:05) so Ha is received.  Key Words : Work motivation, work performance, regression test, probability value.
ANALISIS PENILAIAN DAYA SAING PRODUK OIL PASTEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) DI PT. SUMARI KARYA GLOBAL Miftahun Miftahun; Popy Yuliarty
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.316 KB)

Abstract

PT. Sumari Karya Global merupakan perusahaan yang memproduksi oil pastel Greebel sebagai produk baru. Selain memproduksi oil pastel, PT. Sumari Karya Global juga memproduksi alat tulis lain seperti, pensil warna, pensil 2B dan lainnya. Oil pastel merupakan jenis alat tulis pewarna dalam menggambar yang paling mudah digunakan. Bagi PT. Sumari Karya Global, oil pastel Greebel adalah salah satu produk unggulan. Untuk mengetahui posisi oil pastel Greebel diantara pesaingnya, digunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi oil pastel Greebel di bandingkan pesaing utamanya. Produk yang akan diteliti pada penelitian ini adalah oil pastel merk Greebel, Titi, dan Faber Castle. Pengambilan data hanya dilakukan di wilayah Jakarta Selatan. Responden terdiri dari 3 golongan yaitu : agen, sekolah dan end user (siswa-siswi TK yang diwakili oleh orang tua atau wali murid). Kemudian dilakukan pembobotan masing-masing kriteria dibandingkan dengan semua kriteria yang ada dan dihitung dengan menggunakan software AHP expert choice 11 dan diperoleh hasil eigen vector karakteristik yang dinilai adalah harga, info produk, kemasan, kekuatan, warna hasil dan aman digunakan. Hasil akhir pengolahan data didapatkan bahwa bobot oil pastel Greebel terpilih sebagai prioritas pertama dan dapat dikatakan paling banyak dipilih dibandingkan dengan oil pastel lainnya, dengan nilai 0,364. Disusul kemudian oil pastel Titi dengan nilai 0,306. Dan terakhir oil pastel Faber castle dengan nilai 0,329. Dengan demikian, posisi oil pastel Greebel berada di urutan pertama dibandingkan pesaingnya dan strategi yang tepat untuk mempertahankan posisi tersebut dengan tidak menaikkan harga jual oil pastel. Kata kunci : oil pastel ; analytical hierarchy process ; expert choice 11 ; eugene value ; consistemcy ratio