cover
Contact Name
Yogi Kuncoro Adi
Contact Email
pedagogi@uniku.ac.id
Phone
+6282323239779
Journal Mail Official
pedagogi@uniku.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan Jl. Cut Nyak Dien No. 36A Kuningan, Jawa Barat, Indonesia, 45513
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 24074837     EISSN : 26141728     DOI : https://doi.org/10.25134/pedagogi.v7i1
Core Subject : Education,
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan (P-ISSN 2407-4837, E-ISSN 2614-1728) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan (PGSD FKIP UNIKU), Indonesia. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (Mei & November) sebagai media diseminasi hasil penelitian akademisi dan praktisi pendidikan dasar. Kami mengundang penulis untuk men-submit karya ilmiah di bidang pendidikan dasar yang belum pernah diterbitkan atau tidak sedang ditinjau oleh jurnal lain. Ruang lingkup jurnal ini adalah artikel dari penelitian yang berkaitan dengan pendidikan dasar termasuk strategi pembelajaran, media pembelajaran, kurikulum dan pembelajaran, manajemen pembelajaran dan/atau pendidikan, evaluasi pembelajaran, dan bimbingan konseling di sekolah dasar.
Articles 186 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PENGERTIAN DAN PENTINGNYA PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TINGKAT PUSAT DAN DAERAH MELALUI METODE BERMAIN PERAN DENGAN MEDIA KARTU BERGAMBAR PADA SISWA KELAS V SDN 1 CIANGIR TAHUN PELAJARAN Carki S.Pd
Pedagogi Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.02 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v4i2.1091

Abstract

Penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas melalui Metode Bermain Peran dengan Media Kartu Bergambar. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Ciangir Kecamatan Cibingbin tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 25 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Prosedur penelitian yang dilakukan pada setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Jenis data yaitu data kuantitatif yang berupa nilai hasil belajar dan data kualitatif yang berupa data hasil pengamatan terhadap aktivitas belajar siswa dan performansi guru. Sumber data diambil dari siswa, guru, dan data dokumen. Teknik pengumpulan data berupa teknik tes dan nontes. Indikator keberhasilan penelitian ini yaitu ketuntasan hasil belajar mencapai 75%, nilai rata-rata 70, aktivitas belajar siswa meningkat, dan nilai performansi guru minimal B. Hasil penelitian pada siklus I yaitu ketuntasan belajar siswa mencapai 72% dengan nilai rata-rata sebesar 74,60, sedangkan aktivitas belajar siswa sebesar 72,43% dan nilai performansi guru sebesar 79,06. Pada siklus II, ketuntasan belajar siswa mencapai 92% dengan nilai rata-rata sebesar 81,40, sedangkan aktivitas belajar siswa sebesar 77,42% dan nilai performansi guru mencapai 84,58. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Ketuntasan belajar siswa meningkat sebesar 20,22%, nilai rata-rata meningkat sebesar 9,17, aktivitas belajar siswa meningkat sebesar 4,99%, sedangkan nilai performansi guru meningkat sebesar 5,52. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa melalui Metode Bermain Peran dengan Media Kartu Bergambar dapat meningkatkan performansi guru, serta aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Ciangir Kecamatan Cibingbin tahun ajaran 2017/2018 pada mata pelajaran PKn pada materi Pengertian dan Pentingnya Peraturan Perundang-Undangan Tingkat Pusat dan Daerah. Kata Kunci : Melalui Metode Bermain Peran dengan Media Kartu Bergambar, Hasil Belajar, PKn.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PAI MATERI KISAH NABI IBRAHIM AS DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN ENQUIRY-DISCOVERY LEARNING TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Yayah Juhaeriyah
Pedagogi Vol 3, No 2 (2016): Pedagogi
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.251 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v3i2.1177

Abstract

Prestasi belajar merupakan tolak ukur keberhasilan dalam pembelajaran, melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu upaya  untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. PTK yang berjudul “  Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran PAI Materi Kisah Nabi Ibrahim AS  dengan Menggunakan Model Pembelajaran EnquiryDiscovery Learning“ memuat rumusan masalah sebagai berikut : 1. Bagaimana perencanaan pembelajaran PAI materi  Kisah Nabi Ibrahim AS  dengan Menggunakan Model Pembelajaran Enquiry-Discovery Learning ?, 2. Bagaimana Penerapan Model Pembelajaran EnquiryDiscovery Learning dalam  pembelajaran PAI materi  Kisah Nabi Ibrahim AS,  3. Bagaimana prestasi hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI materi Kisah nabi Ibrahim AS  setelah digunakan Model Pembelajaran Enquiry-Discovery Learning?. Data yang diperlukan penulis peroleh melalui penelitian dengan cara melakukan  tindakan kelas dan wawancara dengan guru observer. Setelah dianalisis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: A. Prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI materi Kisah nabi Ibrahim AS , B. Perencanaan pembelajaran PAI materi Kisah nabi Ibrahim AS  dengan menggunakan Model Pembelajaran Enquiry-Discovery Learning yaitu mempersiapkan media yang diperlukan dalam pembelajaran tersebut, C. Menerapkan Model Pembelajaran Enquiry-Discovery Learning dalam proses pembelajaran PAI materi Kisah nabi Ibrahim AS. Pembelajaran dilakukan dalam dua siklus. Siklus I dibahas Kisah nabi Ibrahim  AS dengan menggunakan media cerita bergambar kisah Nabi Ibrahim AS. Siklus II sebagai perbaikan dari siklus I dengan lebih menambah penggunaan alat peraga memutar film kartun kisah nabi Ibrahim AS pada layar lebar infokus dalam proses pembelajaran model  EnquiryDiscovery Learning. Hipotesa  teruji kebenarannnya yang mengasumsikan bahwa prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI materi Kisah Nabi Ibrahim AS meningkat setelah dilakukan pembelajaran dengan merapkan model pembelajaran Enquiry-Discovery Learning.Kata Kunci: Prestasi Belajar, Enquiry-Discovery Learning
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG NILAI TEMPAT MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KALAPAGUNUNG KECAMATAN KRAMATMULYA Yanto Budhianto
Pedagogi Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.601 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v5i2.1712

Abstract

Pelajaran matematika merupakan perpaduan antara materi yang bersifat abstrak dan konkrit atau benda nyata. Ketepatan atau efektifitas penggunaan metode mengajar disamping dipengaruhi oleh karakter pribadi seorang guru dan dipengaruhi oleh jenis materi yang diajarkan.Menggunakan metode mengajar, disesuaikan dengan materi pelajaran yang akan diberikan kepada siswa. Dan metode yang baik dipergunakan oleh guru A, belum tentu baik pula dipergunakan oleh guru B, oleh karena itu, penggunaan metode harus disesuaikan pula dengan karakter pribadi guru.Metode demonstrasi adalah suatu penyajian yang dipersiapkan secara teliti untuk mempertontonkan dan mempertunjukkan tindakan posedur dan penjelasan, ilustrasi secara lisan memperlihatkan suatu proses kepada seluruh kelas (Winarno, 1980:87)Mata pelajaran Matematika dengan materi pembelajaran nilai tempat di Kelas IV Semester I SDN 1 Kalapagunung Pembelajaran Matematika dengan analisis terhadap pemahaman nilai tempat, ditentukan jumlah siswa yang mendapat nilai dibawah batas ketentuan minmum keberhasilan belajar siswa. Nilai keberhasilan pembelajaran Siklus I dan Siklus II yang diperoleh dari hasil analisis data dan kegiatan PBM. meningkat dengan Rata-rata skor Nilai pra siklus 65,62,pada siklus I 73,12 meningkat dii siklus II menjadi 79,37. Tingkat ketuntasan pra siklus : 50%, siklus I: 68,75% dan siklus II: 87,50%, data tersebut menjadi acuan ketepatan penggunaan metode demonstrasi tiap Siklusmya .Melihat hasil belajar siswa yang meningkat maka dikatakan bahwa Penelitian telah BERHASI mencapai ketuntasan “Pemehaman Pembelajaran Matematika mencari nilai tempat bilangan dengan Menggunakan metode Demonstrasi di kelas IV SDN 1 Kalapagunung Kecamatan Kramatmulya “Kata kunci : Pembelajaran Matematika Metode Demostrasi,
BUDAYA PAMALI SEBAGAI LANDASAN PEMBELAJARAN LINGKUNGAN DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus pada Masyarakat Adat Kampung Naga Tasikmalaya) Nurdiansah, Nano
Pedagogi Vol 4 (2017)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.117 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v4i1.497

Abstract

ABSTRAK Pamali adalah merupakan warisan leluhur yang tidak dapat ganggu gugat. Pamali juga dapat diartikan  suatu aturan yang diwariskan oleh leluhur kampung naga yang dijadikan sebagai tuntunan masyarakat adat kampung naga dalam melestarikan kehidupannya bersama alam.dalam perkemabangannya pamali mempunyai nilai- nilai kebudayaan yang tinggi dan menjadikannya sebagai aturan tataran kehidupan masyarakat adat kampung naga. Dalam kaitannya dengan pendidikan budaya pamali dapat dikembangkan menjadi landasan pembelajaran pendidikan lingkungan di sekolah dasar. Dengan demikian, diharapkan guru-guru dapat menjadikan pamali sebagai landasan pembelajaran lingkungan di sekolah masing-masing.Kata kunci : Pamali, Budaya, Landasan
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN AKTIF MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA SASTRA INDONESIA DI KELAS RENDAH Eliyanti, Marlina
Pedagogi Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.222 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v5i1.1586

Abstract

Konsep pembelajaran aktif berkembang setelah sejumlah institusi melakukan riset tentang lamanya ingatan siswa terhadap materi pembelajaran terkait dengan metode pembelajaran yang dipergunakan. Hasil riset dari National Training Laboratories di Bethel, Maine (1954), Amerika Serikat menunjukkan bahwa dalam kelompok pembelajaran berbasis guru (teacher-centered learning) mulai dari ceramah, tugas membaca, presentasi guru dengan audiovisual dan bahkan demonstrasi oleh guru, siswa hanya dapat mengingat materi pembelajaran maksimal sebesar 30%. Dalam pembelajaran dengan metode diskusi yang tidak didominasi guru (bukan diskusi kelas, whole class discussion, dan guru sebagai pemimpin diskusi), siswa dapat mengingat sebanyak 50%. Jika para siswa diberi kesempatan melakukan sesuatu (doing something) mereka dapat mengingat 75%. Praktik pembelajaran belajar dengan cara mengajar (learning by teaching) menyebabkan mereka mampu mengingat sebanyak 90% materi. Secara sederhana pembelajaran berbasis proyek didefinisikan sebagai suatu pengajaran yang mencoba mengaitkan antara teknologi dengan masalah kehidupan sehari-hari yang akrab dengan siswa, atau dengan suatu proyek sekolah/universitas. Kata kunci: Pembelajaran aktif, Pembelajaran Berbasis Proyek      
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN ARENDS TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL PESERTA DIDIK DI KELAS Syofi Syofiyah Dewi; Arrofa Acesta; Heru Purnomo
Pedagogi Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.392 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v7i1.2859

Abstract

Keterampilan sosial memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung suatu interaksi dalam kegiatan pembelajaran. Namun, keterampilan sosial peserta didik di kelas V SDN 1 Purwawinangun masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe Time Token Arends berpengaruh terhadap keterampilan sosial peserta didik di kelas dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas V SDN 1 Purwawinangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi. Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Time Token Arends dapat dilihat dari perbedaan kedua rata-rata nilai kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan uji t dua sampel independen serta dilihat dari peningkatan dengan menggunakan rumus n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai keterampilan sosial peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol serta peningkatan keterampilan sosial peserta didik di kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Sehingga model kooperatif tipe Time Token Arends berpengaruh terhadap keterampilan sosial peserta didik di kelas pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas V SDN 1 Purwawinangun. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian serupa dengan indikator lain dan aspek keterampilan sosial yang lebih kompleks.Kata Kunci: model kooperatif; time token arends; keterampilan sosial di kelas.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS TEKS MONOLOG NARRATIVE CERITA LOKAL DAN INTERNASIONAL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK MAKE A MATCH Evi Octavia Nadjamoeddin
Pedagogi Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.635 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v4i1.1121

Abstract

 Salah satu upaya dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Inggris pada Kemampuan Menulis Teks monolog narrative di sekolah adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi kelas, salah satunya adalah Model Pembelajaran Make a Match.Model pembelajaran ini akan membantu siswa dalam membangun sikap positif terhadap pelajaran Bahasa Inggris khususnya pada Kemampuan Menulis Teks monolog narrative. Hal ini didasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan selama dua siklus dapat disimpulkan :Pengelolaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif teknik make a match dalam pembelajaran Bahasa Inggris Kemampuan Menulis Teks monolog narrative cerita lokal dan internationalpada siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 4 Ciawigebang , adanya peningkatan dengan prosentase kebehasilan pada siklus I: 71.25% dengan katagori keberhasilan Sedang,  meningkat pada  siklus II yaitu 93.75% dengan katagori keberhasilan  Sangat BaikModel pembelajaran kooperatif teknik make a match telah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris Kemampuan Menulis Teks monolog narrative cerita lokal dan international pada siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 4 Ciawigebang , hal ini dengan adanya peningkatan  prosentase kebehasilan yaitu pada Siklus I hanya mencapai rata-rata: 66.67 % katagori Sedang meningkat pada  siklus II yaitu 90%., maka termasuk katagori keberhasilan  Sangat Baik.Model pembelajaran kooperatif teknik make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris Kemampuan Menulis Teks monolog narrative cerita lokal dan international pada siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 4 Ciawigebang , hal ini dapat dilihat adanya peningkatan nilai hasil belajar siswa untuk setiap siklus. Rata-rata skor hasil belajar Pra Siklus : 63.38 siklus I : 70.59 dan Siklus II : 78.24 dengan Prosentase Ketuntasan Pra Siklus : 44.12%,  siklus I : 58.82% dan Siklus II : 88.24%.Dengan demikian Model Pembelajaran Make A Matchdapat Meningkatkan aktivitas belajar siswa dan Hasil Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Bahasa Inggris khususnya pada kemampuan menulis. Kata Kunci;  Kemampuan Menulis, Model Pembelajaran Make A Match
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN PENALARAN SERTA MOTIVASI BELAJAR MATEMATIK MELALUI PENDEKATAN ACCELERATED LEARNING Aan Nurhasanah
Pedagogi Vol 3, No 2 (2016): Pedagogi
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.102 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v3i2.1202

Abstract

Kemampuan pemahaman dan kemampuan penalaran matematik merupakan komponen yang memiliki  peranan penting dalam membangun daya matematik siswa.  Oleh karena itu untuk dapat meningkatkan kemampuan di atas, guru sebagai aktor di kelas harus dapat menciptakan pembelajaran yang bermakna bagi siswa, salah satunya dengan mencari metode dan strategi ataupun pendekatan yang tepat sehingga kemampuan pemahaman dan penalaran matematik siswa dapat tereksplorasi dengan baik. Salah satu pendekatan pembelajaran ini adalah pendekatan accelerated lerning. Pendekatan Accelerated Learning adalah suatu pola yang digunakan dalam pembelajaran yang didesain sedemikian rupa sehingga dapat menggugah kemampuan belajar peserta didik, membuat belajar lebih menyenangkan dan lebih cepat, serta menyederhanakan konsep-konsep matematika. Penelitian ini dilakukan untuk menelaah apakah pembelajaran matematika pendekatan accelerated lerning dapat meningkatkan pemahaman dan penalaran matematik siswa SD, menelaah apakah terdapat perbedaan peningkatan pemahaman dan penalaran matematik antara siswa yang belajar menggunakan pendekatan accelerated lerning dengan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa, serta untuk memperoleh informasi mengenai motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan accelerated lerning. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretes-postes kelompok kontrol tanpa acak. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Keramatmulya Kabupaten Kuningan, dengan mengambil sampel SDN 1 Bojong sebagai kelas kontrol dan SDN Karangmanggu sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tes kemampuan pemahaman matematik dan kemampuan penalaran matematik dan angket motivasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan uji t.Kata kunci: Pemahaman Matematik, Penalaran Matematik, Motivasi Belajar, pendekatan Accelerated Learning
PENGGUNAAN METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI PAJAMBON Suryani Suryani
Pedagogi Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.712 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v6i1.1893

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (Class Action Research) ini Berjudul ”Penggunaan Metode Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Menentukan KPK dan FPBSiswa Kelas IV A SD Negeri Pajambon”. Tujuannya adalah untuk mengetahui peningkatan prestasibelajar menentukan KPK dan FPB siswa kelas IV A SD Negeri Pajambonmelalui penggunaan metode kooperatif tipe jigsaw. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus perbaikan, dan masing-masing siklus 2 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SD Negeri Pajambon Kabupaten Kuningan tahun 2018 pada pembelajaran menentukan KPK dan FPB. Jumlah siswa sebanyak 20 orang, terdiri dari 9 orang laki-laki dan11 orang perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui kegiatan berupa: (a) perencanaan tindakan; (b) pelaksanaan tindakan; (c) pengamatan tindakan; dan (d) refleksi.Hasil dari tes siklus I pertemuan 1 memperoleh rata-rata kelas sebesar 59,5 dengan prosentase ketuntasan sebesar 25%. Hasil penelitian siklus I pertemuan 2 memperoleh rata-rata kelas sebesar 66 dan prosentase ketuntasan sebesar 40%. Sedangkan hasil penelitian pada Siklus II pertemuan 1, diperoleh rata-rata kelas sebesar 71 dengan prosentase ketuntasan sebesar 50%, siklus II pertemuan 2 diperoleh rata-rata kelas sebesar 84 dengan prosentase ketuntasan sebesar 85%.Dari hasil di atas, maka nilai dan prosentase ketuntasan selalu mengalami kenaikan pada setiap siklusnya, baik pertemuan 1 maupun pertemuan 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar menentukan KPK dan FPB siswa kelas IV A SD Negeri Pajambon.Kata kunci: Prestasi Belajar, Metode Kooperatif Tipe Jigsaw, KPK dan FPB
PENERAPAN PENDEKATAN ACCELERATED LEARNING (AL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERNALAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VI SDN CIPASUNG Dewi Kusumawati
Pedagogi Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.746 KB) | DOI: 10.25134/pedagogi.v4i1.1112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan accelerated learning dalam meningkatkan kemampuan bernalar pada pembelajaran matematika siswa kelas V SDN Cipasung Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2015/2016. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan bernalar siswa kelas V SDN Cipasung dan bagaimana upaya untuk mengatasi permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui penerapan pendekatan accelerated learning dapat meningkatkan kemampuan bernalar dalam proses pembalajaran matematika dan mengetahui dampak dari penerapan pendekatan accelerated learning.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan 2 siklus. Terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi pada setiap siklusnya. Subyek penelitian adalah siswa kelas V C SDN Cipasung tahun 2015/2016 berjumlah 22 orang siswa terdiri atas 13 putra dan 9 perempuan. Data penelitian dikumpulkan dengan metode observasi untuk mengetahui tingkat kemampuan bernalar siswa dan metode tes untuk mengetahui tingkat kemampuan keberhasilan dalam proses pembelajaran Matematika. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis deskrptif  Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model accelerated learning dapat meningkatkan kemampuan bernalar dalam proses pembelajaran matematika siswa kelas V C SDN Cipasung dari siklus I sebesar 22% dengan kategori sangat baik (SB) menjadi 95,5% pada siklus II dengan kategori sangat baik (SB). Dengan demikian penelitian ini dapat dikatakan telah berhasil pada siklus  II karena memenuhi indikator keberhasilan penelitian yaitu presentase rata-rata kemampuan bernalar siswa telah mencapai kriteria sangat baik .mencapai rentang 80% - 100%.Kata kunci : Pendekatan Accelerated Learning, Kemampuan Bernalar.

Page 9 of 19 | Total Record : 186