cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 554 Documents
PENOKOHAN DALAM NOVEL PERAHU KERTAS KARYA DEWI LESTARI: ANALISIS STRUKTURAL SASTRA Marcelia, Andhita; Yuliani, Evi
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis tokoh, penokohan, dan teknik penokohan dalam novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari dan rancangan pembelajaran sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data adalah novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis jenis tokoh dan teknik pelukisan tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 tokoh dalam novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari.The purpose of this research is to describe the types of characters, characterizations, and characterization techniques in the novel Perahu Kertas by Dewi Lestari and literary learning design. The method used in this research is descriptive qualitative. The data source is the novel Perahu Kertas by Dewi Lestari. Data analysis technique is done by analyzing the types of figures and character painting techniques. The results showed that there were 13 characters in the novel Perahu Kertas by Dewi Lestari.Keywords: novels, characters, characterizations.
VALUES OF CHARACTER EDUCATION IN DRAMA BUNGA SEMERAH DARAH AND ITS IMPLICATIONS IN LEARNING LANGUAGE IN SMA Usmarianti, Feralisa; Munaris, Munaris; Hilal, Iqbal
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The focus of this research will be on how the values of character education in the drama Bunga Semerah Darah by W.S Rendra and their implications in learning Indonesian in high school are discussed. The method in this research is a qualitative descriptive method. The source of research data is the drama Bunga Semerah Darah by W.S Rendra. The research data is the dialogue between the characters in the drama which contains the values of character education. The results of this study indicate that the values of character education in the drama Bunga Semerah Darah are religious values, honest values, tolerance values, discipline values, hard work values, independent values, democratic values, creative values, curiosity values, values appreciating achievements, friendly or communicative values, peace-loving values, social care values, and responsibility values. Fokus penelitian ini akan membahas bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter dalam drama Bunga Semerah Darah karya W.S Rendra dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.  Metode dalam penelitian ialah metode deskriptif kualitatif.  Sumber data penelitian ialah drama Bunga Semerah Darah karya W.S Rendra. Data penelitian adalah dialog antar tokoh dalam drama tersebut yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter dalam drama Bunga Semerah Darah adalah nilai religius, nilai jujur, nilai toleransi, nilai disiplin, nilai kerja keras, nilai mandiri, nilai demokrasi, nilai kreatif, nilai rasa ingin tahu, nilai menghargai prestasi, nilai bersahabat atau komunikatif, nilai cinta damai, nilai peduli sosial, dan nilai tanggung jawab. Keyword: the value of character education, drama, and learning Indonesian.
Kohesi Gramatikal pada Detik.Com Edisi Detik Travel November 2023 (Analisis Wacana Kritis Model Norman Fairclough) Yusuf, Maulana; Goziyah, Goziyah
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to explain the grammatical cohesion found in the online news article from detik.com, specifically the detik travel edition of November 2023. The research conducted is qualitative in nature, utilizing content analysis as the research method. The data used in this study consists of an online news article titled “Awas! Gunung Semeru Erupsi Keluarkan Awan Panas”. The data sources are divided into two types, namely primary data and secondary data. The primary data is the news text “Awas! Gunung Semeru Erupsi Keluarkan Awan Panas” published on detik travel, while the secondary data includes books, scientific journals, and relevant data related to this research. The findings of this study indicate that the grammatical cohesion found in the online news article includes conjunctions, pronouns, and references. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kohesi gramatikal yang terdapat dalam berita daring detik.com edisi detik travel edisi November 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berita daring berjudul “Awas! Gunung Semeru Erupsi Keluarkan Awan Panas”. Sumber data dibagi menjadi dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah teks berita “Awas! Gunung Semeru Erupsi Keluarkan Awan Panas” yang dimuat detik travel, sedangkan data sekunder adalah buku, artikel ilmiah, dan data terkait dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kohesi gramatikal yang terdapat dalam berita daring tersebut adalah konjungsi, kata ganti, dan referensi.Keywords: critical discourse analysis Fairclough, grammatical cohesion, online news
Analisis Istilah Khas dalam Wacana Politik Pemilu 2024 Implikasi Terhadap Pendidikan Politik Di Era Digital Ariyanto, Zahy Riswahyudha; Sabardila, Atiqa
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Political education for youth today is very important. It is necessary to innovate in the current era of information technology openness to achieve optimal political education goals. This research was conducted with the aims of (1) describing the typical terms (registers) and the meanings of terms in the 2024 election political discourse, (2) describing the strategies and processes of political education in the digital era through social media from the results of identification of typical terms (registers) and the meanings of terms in political discourse on the 2024 election. This type of research is descriptive qualitative. The data source for this research is the Discourse rubric of ideas about elections contained in Koran Tempo's digital news page. The data in this study are typical terms in the field of politics or political registers. Data was collected through the observing and note-taking method, then analyzed using the referential equivalent method. The validity of the data was tested using theoretical triangulation. The results are (1) Typical terms or political registers on the Koran Tempo digital news page are dominated by types of nouns or nouns, for example Cabinet, Period, Parliament, Sympathizers, Politicians, Ministers, Camps, Parties, Candidates, Legislators, there are also types of verbs or verbs namely Polarization, Authoritarianism, Press Conference, Controversy, Democracy, Electability, Coalition, Credibility, Integrity. Democratic. Campaign, (2) The findings in the first problem formulation are then used as political education content through social media for teenagers, especially students as innovation in an era of openness and advances in information technology. Pendidikan politik bagi remaja saat ini sangat penting dilakukan. Perlu diadakan inovasi di era keterbukaan teknologi informasi saat ini untuk mencapai tujuan pendidikan politik yang optimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) mendeskripsikan istilah khas (register) dan makna istilah dalam wacana politik pemilu 2024, (2) mendeskripsikan strategi dan proses pendidikan politik di era digital melalui media sosial dari hasil identifikasi istilah khas (register) dan makna istilah dalam wacana politik pemilu 2024. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah Wacana tentang pemilu yang terdapat dalam laman berita digital Koran Tempo. Data dalam penelitian ini adalah istilah khas dalam bidang politik atau register politik. Data dikumpulkan melalui metode simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan referensial. Keabsahan data diuji menggunakan trianggulasi teori. Hasilnya yaitu (1) Istilah khas atau register politik dalam laman berita digital Koran Tempo didominasi oleh jenis kata benda atau nomina, contoh Kabinet,  Periode, Parlemen, Simpatisan, Politikus, Menteri, Kubu, Partai, Kandidat, Legislator, terdapat juga jenis kata kerja atau verba yaitu Polarisasi, Otoritarianisme, Konferensi Pers, Kontroversi, Demokrasi, Elektabilitas, Koalisi, Kredibilitas, Integritas. Demokratis. Kampanye, (2) Hasil temuan dalam rumusan masalah pertama, selanjutnya dijadikan konten pendidikan politik melalui media sosial bagi remaja khususnya pelajar sebagai inovasi di era keterbukaan dan kemajuan teknologi informasi. Keywords: Special terms, Politics, Education.
KORELASIONAL PEMBELAJAR AUDITORI DENGAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERPEN SISWA KELAS IX SMPIT CINTA RASUL Azis, Abdul; Solihati, Nani
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the correlation between auditory learners and short story listening skills for grade IX students of SMP IT Cinta Rasul Cibungbulang, Bogor Regency. In semester of the 2022/2023 academic year. The background of this research is based on the knowledge that students with an auditory learning style learn Indonesian in class. This research uses the product-moment correlation method. This research was conducted by connecting auditory learners with short story listening skills in grade IX of SMP IT Cinta Rasul, which consisted of 15 students. Data collection techniques include instruments in the form of auditory learning style questionnaires and short story listening tests. The data was analyzed using the product moment formula so that the r-count was 0.867, which was greater than the r-table of 0.514, namely 0.868 > 0.514, which means H0 was rejected and H1 was accepted. So it can be concluded that there is a correlation between auditory learners and short story listening skills for grade IX students of SMP IT Cinta Rasul Cibungbulang, Bogor Regency. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajar auditori dengan keterampilan menyimak cerita pendek siswa kelas IX SMP IT Cinta Rasul Cibungbulang Kabupaten Bogor. Pada semester tahun ajaran 2022/2023. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pengetahuan bahwa siswa dengan gaya belajar auditori mempelajari bahasa Indonesia di kelas. Penelitian ini menggunakan metode korelasi product moment. Penelitian ini dilakukan dengan menghubungkan pembelajar auditori dengan keterampilan menyimak cerita pendek di kelas IX SMP IT Cinta Rasul yang berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi instrumen berupa angket gaya belajar auditori dan tes mendengarkan cerita pendek. Data dianalisis dengan rumus product moment sehingga diperoleh rhitung sebesar 0,867 lebih besar dari rtabel sebesar 0,514 yaitu 0,868 > 0,514 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan belajar auditori dengan keterampilan menyimak cerita pendek siswa kelas IX SMP IT Cinta Rasul Cibungbulang Kabupaten Bogor. Keywords: Auditory Learners, Listening to Short Stories
LITERATURE REVIEW PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Setiyarni, Ika; Sisilia, Maria
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the technologies that can be used in education is Augmented Reality. This paper presents a literature review on the use of Augmented Reality as a learning media. The literature was taken from Google Scholar and filtered through Publish or Perish using the keyword “media pembelajaran berbasis Augmented Reality”. Journal articles that are used as references are published in the year range of 2012-2022. The results of the literature screening selected 15 journal articles that match certain criteria from the 990 available journal articles. The results of a review of journal articles show that Augmented Reality has been widely used and developed as a learning media. Therefore, Augmented Reality can be used as an option for the use and development of learning media to maximize teaching and learning activities at all levels of education.Salah satu teknologi yang dapat digunakan dalam bidang pendidikan saat ini ialah Augmented Reality. Literature review ini menyajikan tinjauan pustaka tentang pemanfaatan Augmented Reality sebagai media pembelajaran. Literatur diambil dari Google Scholar dan penjaringan melalui Publish or Perish dengan menggunakan kata kunci “media pembelajaran berbasis Augmented Reality”. Artikel jurnal yang dijadikan referensi yaitu diterbitkan pada rentang tahun 2012-2022. Hasil skrining literatur tersebut terpilih 15 artikel jurnal yang sesuai kriteria tertentu dari 990 artikel jurnal yang tersedia. Hasil review artikel jurnal menunjukkan bahwa Augmented Reality telah banyak dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai media pembelajaran. Oleh karena itu, Augmented Reality dapat dijadikan pilihan pemanfaatan dan pengembangan media pembelajaran untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar dalam segala jenjang pendidikan.Keywords: augmented reality, learning media, literature review
IDEOLOGI MEDIA MASA TERHADAP PEMBERITAAN WANITA (ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS PADA PEMBERITAAN MEDIA INDONESIA) Supendi, Pepen; Hamdani, Agus
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The topic frequently encountered in mass media, both print and digital, is the coverage of violence against women. This research aims to analyze how four online media outlets, namely Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, and Detiksumut, present the representation of women in their news texts, as well as the strategies used to portray victims of sexual violence. The research methodology employed is qualitative discourse analysis based on Sara Mills' approach. The research objects consist of online news articles related to sexual violence against women in the year 2023. The findings reveal that Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, and Detiksumut have not prioritized women in their news texts. They position women as objects, and the authors often adopt a male perspective. In the news coverage of Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, and Detiksumut, the strategies used to depict victims of violence include character portrayal, focalization, and schemata. Tribunnews.com still reflects the general patriarchal cultural image of women.Topik yang sering ditemui di media massa, baik cetak maupun digital, adalah pemberitaan kekerasan terhadap perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana empat media online yaitu Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, dan Detiksumut menampilkan representasi perempuan dalam teks beritanya, serta strategi yang digunakan untuk menggambarkan korban kekerasan seksual. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis wacana kualitatif berdasarkan pendekatan Sara Mills. Objek penelitiannya adalah artikel berita online terkait kekerasan seksual terhadap perempuan pada tahun 2023. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, dan Detiksumut belum memprioritaskan perempuan dalam teks beritanya. Mereka memposisikan perempuan sebagai objek, dan penulis sering kali mengambil sudut pandang laki-laki. Dalam pemberitaan Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, dan Detiksumut, strategi yang digunakan untuk menggambarkan korban kekerasan antara lain penggambaran tokoh, fokalisasi, dan skema. Tribunnews.com masih mencerminkan gambaran budaya patriarki terhadap perempuan secara umum.Keywords: Sexual Violence, Discourse Analysis, Sara Mills, and Patriarchy
Anasir Poskolonial dalam Novel: Telaah Mimikri dan Implikasi sebagai Bahan Ajar Anantama, Muharsyam Dwi; Mustofa, Ali; Saputra, Wildan Aji
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalization presents challenges in the form of decreasing values of nationalism and de-characterization among the younger generation. Education should be able to solve this problem. One way that this can be done is through Indonesian language subjects, especially material on literary analysis. Literary works contain various contents of advice that can be enjoyed as a means of strengthening the value of nationalism and character education. On that basis, this study intends to analyze the symptoms of hybridity, mimicry, and ambivalence in Iksaka Banu's novel Sang Raja. The results of the analysis of the three postcolonial phenomena in the novel are expected to be used as Indonesian language teaching materials oriented towards strengthening the national character. This research is a descriptive qualitative study with a sociological literature approach. The data of this research are symptoms of hybridity, mimicry, and ambivalence in the data source in the form of the Iksaka Banu's novel Sang Raja. The data was taken using reading and note-taking techniques. The data that has been collected were analyzed using interactive analysis techniques. The results showed that in the novel Sang Raja, there are symptoms of hybridity in the form of education and work; mimicry in the form of clothing, lifestyle, and property; ambivalence in the form of rejection of mimicry by the natives. The results of the study of postcolonial phenomena in the novel Sang Raja can be used as Indonesian language teaching materials. Globalisasi menghadirkan tantangan berupa menurunnya nilai nasionalisme dan dekarakterisasi di kalangan generasi muda. Pendidikan seyogyanya bisa mengatasi persoalan tersebut. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melalui mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya materi tentang analisis karya sastra. Karya sastra menyimpan berbagai muatan nasihat yang bisa diteroka sebagai sarana penguatan nilai nasionalisme dan pendidikan karakter. Karya sastra yang bisa dimanfaatkan peranannya sebagai penguat nilai nasionalisme adalah karya sastra yang berlatarkan kehidupan kolonial. Karya sastra dengan latar kolonial banyak memua twacana-wacana yang merangsang peserta didik untuk berpikir kritis. Atas dasar itu, penelitian ini hendak menganalisis gejala mimikri sebagai gejala poskolonial dalam novel Sang Raja karya Iksaka Banu. Hasil analisis terhadap gejala poskolonial dalam novel tersebut selanjutnya bisa dipakai sebagai bahan ajar bahasa Indonesia yang berorientasi pada penguatan karakter kebangsaan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data penelitian ini adalah gejala mimikri dalam sumber data berupa novel Sang Raja karya Iksaka Banu. Data tersebut diambil dengan teknik baca dan catat. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis interaktif. Sebagai bentuk pertanggungjawaban keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan dalam novel Sang Raja terdapat gejala mimikri berupa cara berpakaian, gaya hidup, dan properti. Hasil kajian terhadap gejala poskolonial dalam novel Sang Raja dapat digunakan sebagai bahan ajar bahasa Indonesia. Kata Kunci: bahan ajar, karya sastra, nasionalisme, poskolonial
NILAI-NILAI SOSIAL DALAM NOVEL KAMI (BUKAN) SARJANA KERTAS KARYA J.S. KHAIREN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENYUSUNAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) UNTUK KELAS XI Munaris, Munaris; Putri, Tiara Rey; Prasetya, Rian Andri
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the social values contained in the novel and prepare student woeksheets for class XI. This study uses a qualitative descriptive research method. The data collection technique in this study refers to the reading and note-taking technique. The results of this study are a description of social values in the novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas and the product is a Student Worksheets. There are ten social sub-values in the novel including the values of devotion, mutual help, kinship, loyalty, caring, sense of belonging, discipline, empathy, cooperation, and democracy. Student worksheets refers to Basic Competencies (KD) 3.11 Analyzing messages from one fiction book read and 4.11 Compile a review of the message of one fiction book read Based on the social values found, the novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas can be a good example and deserves to be used as a learning resource in high school. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang ada dalam novel tersebut dan menyusun LKPD untuk kelas XI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengacu pada teknik membaca dan catat. Hasil penelitian ini berupa deskripsi nilai-nilai sosial dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas dan produk berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Berdasarkan hasil temuan, terdapat sepuluh sub nilai sosial yang ada dalam novel tersebut meliputi nilai pengabdian, tolong-menolong, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian, rasa memiliki, disiplin, empati, kerja sama, dan demokrasi. LKPD mengacu pada Kompetensi Dasar (KD) 3.11 Menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca dan 4.11 Menyusun ulasan terhadap pesan dari satu buku fiksi yang dibaca. Berdasarkan nilai sosial yang ditemukan, novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas dapat menjadi teladan yang baik dan layak digunakan sebagai sumber pembelajaran di SMA. Keywords: novel, social values, student worksheets
SASTRA ANAK DAN PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM BUKU CERITA BERGAMBAR KAMU ADALAH PAHLAWANKU Hawa, Andina Meutia; Saniro, Roma Kyo Kae
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of literary works is needed in the growth and development of children. Not only offers pleasure and presents life values, children’s literature also can be used as a medium for children’s character education, including for teaching health education. This study aims to describe the role of children’s literature in teaching health education and describe the value of health education in story book called Kamu Adalah Pahlawanku. The children’s book is published by Inter Agency Standing Committee as children’s guide for Covid-19 prevention. The result of the study shows that health education’s values are shown through the elements contained in story books such as characters, plot, settings, and theme of the book.Keberadaan karya sastra sangat diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Tidak hanya menawarkan kesenangan dan menyajikan nilai-nilai kehidupan, sastra anak juga dapat dijadikan sebagai media pendidikan karakter anak, termasuk untuk pengajaran pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran sastra anak dalam pengajaran pendidikan kesehatan dan mendeskripsikan nilai pendidikan kesehatan dalam buku cerita Kamu Adalah Pahlawanku. Buku anak-anak ini diterbitkan oleh Komite Tetap Antar Badan sebagai panduan anak-anak dalam pencegahan Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan kesehatan ditunjukkan melalui unsur-unsur yang terdapat dalam buku cerita seperti tokoh, alur, latar, dan tema buku.Keywords: children’s literature, health education, story book

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue