cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 554 Documents
STUDI LITERATUR: PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Septriyanti, Desi; Lestari, Emi
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning media plays a very important role in the learning process in the classroom. Learning media serves as an intermediary for educators to provide learning materials to students. By choosing the right media, learning can take place effectively and efficiently. In addition, rapid technological developments also affect the media used for learning. Along with these developments, learning media emerged. Augmented reality is a learning media that can be used to increase students' interest in learning. In addition, AR also helps students to improve their learning needs through scientific learning methods.Media pembelajaran memegang peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran di kelas. Media pembelajaran berfungsi sebagai perantara bagi pendidik untuk memberikan materi pembelajaran kepada siswa. Dengan memilih media yang tepat, pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan efisien Selain itu, perkembangan teknologi yang pesat juga mempengaruhi media yang digunakan untuk pembelajaran Seiring dengan perkembangan tersebut muncullah media pembelajaran. Augmented Reality merupakan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa. Selain itu, AR juga membantu siswa untuk meningkatkan kebutuhan belajarnya melalui metode pembelajaran saintifik.Keywords: aughmented reality, scientific learning, interest to learning.
PHONETIC ERROR ANALYSIS OF SPEAKING SKILLS IN FRENCH STUDENTS THROUGH VIDEO MEDIA Trisna, Indah Nevira; Rosita, Diana; Ikhtiarti, Endang
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the phonetic errors found in the speaking skills of UNILA French Education Study Program students, especially in speaking skills through video media. This study uses descriptive qualitative research methods. The data sources in this study were fourth semester students in the academic year 21-22. The highest error is found in the phonetic pronunciation of consonants by 57.8%, namely in the pronunciation of consonants [Ʒ] as much as 20%. Then, there are only a few vowel errors of 7.8%, namely in the pronunciation of [œ] and [ə]. The results of this study are expected to be an evaluation material for perfecting phonetic pronunciation in speaking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan fonetik yang terdapat pada keterampilan berbicara mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Prancis UNILA, khususnya pada mata kuliah keterampilan berbicara melalui media video. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah mahasiswa semester empat pada tahun akademik 21-22. Kesalahan paling tinggi terdapat pada pelafalan fonetik konsonan sebesar 57,8% yaitu pada pelafalan huruf konsonan [Ʒ] sebanyak 20%. Kemudian, hanya terdapat beberapa kesalahan vokal sebesar 7,8% yaitu pada pelafalan [œ]dan [ə]. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelafalan fonetik pada keterampilan berbicara. Keywords: Phonetic errors, French, Video
Pengawasan dan Evaluasi Program Bahasa Di Mayantara School Malang Putra, Alde Mulia; Rokhaniyah, Hesti; Masruhan, Masruhan; Hilmi, Danial
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The program that has been planned will run well in accordance with the objectives if during program implementation there is monitoring and evaluation. So far, many programs have not run well because the person in charge involved is less than optimal in implementing them, this is triggered by a lack of supervision and evaluation from the manager which leads to misappropriation/manipulation. Mayantara School is one of the non-formal institutions engaged in the language which in general has been fairly advanced because the applied programs have been implemented well, one of the programs at Mayantara School is the Foreign Language course. The purpose of the research is to identify supervision and evaluation at the Mayantara School. The method used is qualitative with the type of field research, to identify the Supervision and Evaluation of language programs at the Mayantara School. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. And the data were analysed using Miles and Huberman’s theory with data reducing steps, data display, and conclusion. From the research, it concluded that the supervision and evaluation of the language program at the Mayantara School course institution have been fully implemented, the language program was designed and written in the activity structure, a supervisory team within the institution was formed to directly monitor the course of activities, after that an evaluation consisting of three stages was carried out. Program yang telah direncanakan akan berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan apabila pada saat pelaksanaan program terdapat monitoring dan evaluasi. Selama ini banyak program yang tidak berjalan dengan baik karena penanggung jawab yang terlibat kurang optimal dalam melaksanakannya, hal ini dipicu oleh kurangnya pengawasan dan evaluasi dari pengelola sehingga berujung pada penyelewengan/manipulasi. Sekolah Mayantara merupakan salah satu lembaga nonformal yang bergerak di bidang bahasa yang secara umum sudah terbilang maju karena program-program yang diterapkan telah dilaksanakan dengan baik, salah satu program yang ada di Sekolah Mayantara adalah kursus Bahasa Asing. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui supervisi dan evaluasi di Sekolah Mayantara. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, untuk mengidentifikasi Supervisi dan Evaluasi program bahasa di Sekolah Mayantara. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan data dianalisis menggunakan teori Miles dan Huberman dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian disimpulkan bahwa supervisi dan evaluasi program bahasa pada lembaga kursus Sekolah Mayantara telah dilaksanakan secara penuh, program bahasa dirancang dan dituangkan dalam struktur kegiatan, dibentuk tim pengawas di dalam lembaga yang memantau langsung jalannya program. jalannya kegiatan, setelah itu dilakukan evaluasi yang terdiri dari tiga tahap. Keywords: Monitoring, Evaluation, Language program
Nilai-Nilai Piil Pesenggiri dalam Tradisi Ittagh Segheba di Negeri Besar Way Kanan, Lampung Suri, Mirna; Marselinda, Renatalia
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ittagh Segheba is a procession of releasing the bride-to-be to the house of the prospective groom who has received approval from the clan balancer which is carried out traditionally in the Buway Pemuka Bangsa Raja Clan, Negeri Besar District, Way Kanan Regency. This research aims to find the implementation of Piil Pesenggiri values in the Ittagh Segheba tradition of Buway Pemuka Bangsa Raja Clan. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data collection techniques in this study, namely observation, interviews and document studies. Data analysis techniques are done by reducing data, presenting data and drawing conclusions. Based on the results of the research conducted, the Piil Pesenggiri values implemented in the Ittagh Segheba tradition are contained in four Piil Pesenggiri values, namely Bejuluk Beadek, Sakai Sambayan, Nengah Nyappur, and Nemui Nyimah. Ittagh Segheba merupakan prosesi pelepasan calon pengantin wanita kerumah calon mempelai laki-laki yang sudah mendapatkan persetujuan dari penyimbang marga yang dilaksanakan secara adat di Marga Buway Pemuka Bangsa Raja, Negeri Besar Kabupaten Way Kanan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan implementasi nilai-nilai Piil Pesenggiri pada tradisi Ittagh Segheba Marga Buway Pemuka Bangsa Raja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, nilai-nilai Piil Pesenggiri yang diimplementasikan pada tradisi Ittagh Segheba tertuang ke dalam  empat nilai Piil Pesenggiri, yaitu Bejuluk Beadek, Sakai Sambayan, Nengah Nyappur, dan Nemui Nyimah.Keywords: Ittagh Segheba, Values, Piil Pesenggiri.
Unsur Stilistika Puisi Aku Tulis Pamflet Ini Karya W.S Rendra Dengan Puisi Surat Masyarakat Burung Kepada Datuk Bandar Karya Usman Awang Anggraeni, Dini; Yulyningsih, Yulyningsih
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stylistic Elements of Poetry Aku Tulis Pamflet Ini by W.S Rendra with Poetry Surat Masyarakat Burung Kepada Datuk Bandar by Usman Awang. The comparison of these two literary works aimed to find out the differences and similarities of stylistic elements that exist in the poem Aku Tulis Pamflet ini which originated from Indonesia with the poem Surat Masyarakat Burung kepada Datuk Bandar which originated from Malaysia. The method used in this research uses a qualitative descriptive method using a stylistic approach. The source of the research data is the poem Aku Tulis Pamflet Ini by W.S Rendra and the poem Surat Masyarakat Burung Kepada Datuk Bandar by Usman Awang. Furthermore, the data analysis technique uses Miles and Huberman's interactive analysis technique. The results of the study mention the similarities and differences in language aesthetics and inner structure in the two poems. Similarities in language aesthetics are found in diction, imagery, rhythm and rhyme. Similarities found in the internal structure are found in theme, tone, atmosphere and mandate. While the differences are only found in majas.Unsur Stilistika Puisi Aku Tulis Pamflet Ini Karya W.S Rendra dengan Puisi Surat Masyarakat Burung Kepada Datuk Bandar karya Usman Awang. Perbandingan kedua karya sastra ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan persamaan unsur stilistika yang ada pada puisi Aku Tulis Pamflet ini yang berasal dari Indonesia dengan puisi Surat Masyarakat Burung kepada Datuk Bandar yang berasal dari Malaysia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Sumber data penelitian adalah puisi Aku Tulis Pamflet Ini karya W.S Rendra dan puisi Surat Masyarakat Burung Kepada Datuk Bandar karya Usman Awang. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menyebutkan persamaan dan perbedaan estetika bahasa dan struktur batin pada kedua puisi tersebut. Kemiripan estetika bahasa terdapat pada diksi, kiasan, ritme, dan rima. Persamaan struktur internal terdapat pada tema, tone, suasana dan amanat. Sedangkan perbedaannya hanya terdapat pada majas saja.Keywords: Poetry, Comparative Literature, Stylistic Study
METAFORA HEWAN DALAM PERIBAHASA LAMPUNG Kastri, Evi Maha
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a society that knows culture, the people of Lampung have a 'proverb' sasikun as one of the cultural treasures. In fact, the proverb is still used in everyday life by indigenous peoples. One of the proverbs used is a proverb that contains animal metaphors. This study aims to find out the animal metaphor used in the proverbial Lampung. This research uses a qualitative descriptive method with a free listening technique. The research data is sourced from a book collection of proverbs entitled Sasikun Kicik Lampung: Proverbs of the Lampung People. The analysis of the form of conceptual meaning of animal metaphors in Lampung proverbs refers to the theory of Lakoff and Johnson. The results showed that there were 39 animal metaphorical proverbs which included 1) poultry animal metaphors, 2) mammalian animal metaphors, 3) reptile animal metaphors, 4) fish animal metaphors, and 5) insect animal metaphors. Sebagai masyarakat yang mengenal budaya, masyarakat Lampung memiliki sasikun ‘peribahasa’ sebagai salah satu kekayaan budaya. Bahkan, peribahasa itu tetap dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat adat. Salah satu peribahasa yang digunakan ialah peribahasa yang mengandung metafora hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metafora hewan yang digunakan dalam peribahasa Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak bebas libat cakap. Data penelitian bersumber dari buku kumpulan peribahasa yang berjudul Sasikun Kicik Lampung: Peribahasa Orang Lampung karya (Perbasa, 1989). Analisis bentuk makna konseptual metafora hewan dalam peribahasa Lampung mengacu pada teori Lakoff dan Johnson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 39 peribahasa metafora hewan yang meliputi 1) metafora hewan unggas, 2) metafora hewan mamalia, 3) metafora hewan reptil, 4) metafora hewan ikan, dan 5) metafora hewan serangga.Keywords: proverbs, animal metaphors
MENGUNGKAP ADANYA MARGINALISASI TERHADAP PERAN WANITA (ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS DALAM MEDIA BERITA) Hafsyah, Ai Siti; Hamdani, Agus
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the issue of sexual violence experienced by women in online media coverage. A responsible media is capable of presenting information in a balanced manner. Various news articles regarding sexual harassment that often affects women represent them as subjects within a discourse. Currently, the exploitation of women is carried out through more intellectual and visually appealing methods, including rich discourses in mass media. Women in the media context are often placed in visually prominent positions but frequently marginalized in terms of meaning. If this trend continues, it will further reinforce gender disparities between women and men, potentially leading to increased oppression against women. The problem addressed in this research is the discourse analysis using Sara Mills' theory. Sara Mills' discourse theory focuses on feminist discourse, including how women are represented in the news. The research method employed in this study is a literature review. The findings of the research conclude that there is a bias in the representation of women in news texts across different media outlets. Penelitian ini membahas mengenai isu kekerasan seksual yang dialami perempuan dalam pemberitaan media online. Media yang bertanggung jawab adalah media yang mampu menyajikan informasi secara berimbang. Berbagai artikel berita mengenai pelecehan seksual yang sering menimpa perempuan merepresentasikan mereka sebagai subjek dalam sebuah wacana. Saat ini, eksploitasi terhadap perempuan dilakukan melalui cara-cara yang lebih intelektual dan menarik secara visual, termasuk melalui wacana yang kaya di media massa. Perempuan dalam konteks media sering kali ditempatkan pada posisi yang menonjol secara visual, namun seringkali terpinggirkan dari segi makna. Jika tren ini terus berlanjut, hal ini akan semakin memperkuat kesenjangan gender antara perempuan dan laki-laki, yang berpotensi meningkatkan penindasan terhadap perempuan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah analisis wacana dengan menggunakan teori Sara Mills. Teori wacana Sara Mills berfokus pada wacana feminis, termasuk bagaimana perempuan direpresentasikan dalam berita. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat bias dalam representasi perempuan dalam teks berita di berbagai media. Keyword: Discourse Analysis, Sexual Harassment, Sara Mills.
Ethos, Pathos, Logos dalam Pidato Menlu di Sidang DK PBB Terkait Konflik Palestina-Israel Aditiya, Deva Az-zahra; Hidayah, Endah Lestari; Aliyah, Ismi Nur; Hindun, Hindun
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to look at the rhetoric used by Retno Marsudi, Minister of Foreign Affairs of Indonesia, in her speech at the UN session discussing the conflict between Palestine and Israel. This research uses descriptive qualitative method. The data source of this research is a video of Retno Marsudi's speech on the Kompas TV Sukabumi YouTube channel. The objects of this research are ethos, logos, and pathos in the rhetorical argumentation of Retno Marsudi's speech. The results of this study show that Retno Marsudi as a communicator who succeeded in creating good communication in front of the audience. The evidence of rhetoric in Retno Marsudi's speech, namely having (1) ethos (character); she has a good personal character so that her speech argumentation is accepted by some members of the Council present at the UN 2024 session, and a sense of empathy and concern for the Palestinian people, (2) pathos (emotional bond); He was able to create a good emotional bond by using affirmative sentences and empathetic sentences that he conveyed, and (3) logos (logical/reasonable); his argument was considered reasonable by some members of the Council because he emphasized that the threat of Israeli attacks on Palestinians who had lost the lives of 25 thousand people. Penelitian bertujuan untuk melihat retorika yang digunakan oleh Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Indonesia dalam pidatonya pada sidang PBB yang membahas konflik antara Palestina dan Israel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa video pidato Retno Marsudi dalam kanal YouTube Kompas TV Sukabumi. Objek penelitian ini adalah ethos, logos, dan pathos pada argumentasi retorika berpidato Retno Marsudi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Retno Marsudi sebagai seorang komunikator yang berhasil menciptakan komunikasi yang baik di depan khalayak. Adapun bukti retorika dalam pidato Retno Marsudi, yaitu memiliki (1) ethos (karakter); ia memiliki karakter pribadi yang baik sehingga argumentasi pidatonya diterima oleh sebagian anggota Dewan yang hadir dalam sidang PBB 2024, dan rasa empati serta keprihatinan kepada rakyat Palestina, (2) pathos (ikatan emosional); ia mampu menciptakan ikatan emosional yang baik dengan menggunakan kalimat-kalimat penegasan serta kalimat empati yang disampaikannya, dan (3) logos (logis/masuk akal); argumentasinya dianggap masuk akal oleh sebagian anggota Dewan karena ia menegaskan bahwa ancaman serangan Israel kepada Palestina yang telah merenggang nyawa 25 ribu orang.Keywords: Ethos, logos, pathos, pidato Retno Marsudi, Konflik Palestina-Israel
PENGEMBANGAN DESAIN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERMUATAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN TEKS FABEL KELAS VII DI SMPN 2 PUGUNG TANGGAMUS Fadira, Laudya; Widodo, Mulyanto; Meirita, Siska
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is how the development and feasibility of the LKPD design contains the value of character education in learning fable texts in class VII SMP. The purpose of this study, namely to describe and evaluate the results of the development of the LKPD design containing the value of character education in learning fable texts for class VII SMP. This research uses research and development (R&D) methods. The results of this study, namely the creation of a LKPD design containing the value of character education in learning fable texts for class VII that has been validated. Validation is carried out by the lecturer as a material expert to test the feasibility of the LKPD design. Based on the results of the feasibility assessment of teaching materials obtained from material experts, an average value of 3.14 was obtained which was classified as "Appropriate". Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana pengembangan dan kelayakan desain LKPD bermuatan nilai pendidikan karakter pada pembelajaran teks fabel di SMP kelas VII. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi hasil pengembangan desain LKPD bermuatan nilai pendidikan karakter pada pembelajaran teks fabel kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D). Hasil penelitian ini, yakni terciptanya desain LKPD bermuatan nilai pendidikan karakter pada pembelajaran teks fabel kelas VII yang sudah divalidasi. Validasi dilakukan oleh dosen sebagai ahli materi untuk menguji kelayakan desain LKPD. Berdasarkan hasil penilaian kelayakan bahan ajar yang diperoleh dari ahli materi didapatkan rata-rata nilai 3,14 yang diklasifikasikan menjadi “Sesuai”. Keywords: development of teaching materials, LKPD, character education values, fable texts.
REPRESENTATION AND RESISTANCE AGAINST THE PATRIARCHAL SYSTEM IN THE DIGITAL LITERATURE ERA: THE FILM BIG EYES Pratiwi, Dyani Prades; Hawa, Andina Meutia; Nesa, Fakhria
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The patriarchal system is one of the problems in gender studies that is still described in the era of digital literature. Digital literature has a dynamic characteristic, which makes film categorized as a literary work by focusing on the story narrative. One of the films that contains the issue of patriarchy is Tim Burton's Big Eyes. This study aims to describe the patriarchal structure in digital literature using a qualitative descriptive method and Silvia Walby's feminist approach. The results of the research show that the six structures of the patriarchal system are related to each other but are centered on one main structure, Culture. As a digital literary work, the film Big Eyes also represents the resistance of the main female character, which can illustrate how the feminist movement is and how women should be able to fight against all forms of oppression caused by the patriarchal system.  Sistem patriarki menjadi salah satu permasalahan dalam kajian gender yang masih tergambar di era sastra digital. Sastra digital mempunyai sifat dinamis yang menjadikan film dikategorikan sebagai karya sastra dengan menitik beratkan pada narasi cerita. Salah satu film yang memuat isu patriarki adalah Big Eyes karya Tim Burton. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur patriarki dalam sastra digital dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan feminis Silvia Walby. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam struktur sistem patriarki saling berkaitan satu sama lain namun berpusat pada satu struktur utama yaitu Kebudayaan (Culture). Sebagai sebuah karya sastra digital, film Big Eyes juga merepresentasikan perlawanan dari tokoh utama perempuan, yang dapat menggambarkan bagaimana gerakan feminisme dan bagaimana perempuan harus mampu melawan segala bentuk penindasan yang diakibatkan oleh sistem patriarki.  

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue