cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 462 Documents
KONTRIBUSI MINAT DAN MOTIVASI TERHADAP PEMBINAAN PRESTASI SEPAKBOLA I Wayan Swastika; Surisman Surisman; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the contribution of the interest and motivation to football coaching achievements. The method used is survey data by using correlational analysis. The collection of data is in the form of interest, motivation and coaching football achievements using a questionnaire. The sample used was a student of Physical Education amounting to 45 students. The analysis showed that the correlation coefficient of interest to coaching football achievements is 0,559. Correlation coefficient motivation to coaching football achievements is 0.639. While the correlation coefficient the interest and motivation to coaching football achievements is 0.826. This means that interest accounted to 31.2%. Motivation accounted to 40.8%. While interest and motivation give contribution to the achievement of coaching football at 68.2%. The Conclusion of this study shows that the interest and motivation have contributed very "strong" to coaching football achievements of Physical Education.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi antara minat dan motivasi terhadap pembinaan prestasi sepakbola. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis data menggunakan korelasional. Pengumpulan data berupa minat, motivasi dan pembinaan prestasi sepakbola menggunakan angket. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa Pendidikan Jasmani yang berjumlah 45 mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa koefesien korelasi minat dengan pembinaan prestasi sepakbola 0,559. Koefesien korelasi motivasi dengan pembinaan prestasi sepakbola 0,639. Sedangkan Koefesien korelasi minat dan motivasi dengan pembinaan prestasi sepakbola 0,826. Artinya minat memberikan kontribusi sebesar 31,2%. Motivasi memberikan kontribusi sebesar 40,8%. Sedangkan minat dan motivasi memberikan kontribusi terhadap pembinaan prestasi sepakbola sebesar 68,2%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa minat dan motivasi memiliki kontribusi yang sangat kuat terhadap pembinaan prestasi sepakbola Pendidikan JasmaniKata kunci : minat, motivasi, sepakbola.
PENGARUH NAIK TURUN BANGKU DAN NAIK TURUN TANGGA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI Agatha Dian Anggraeni; Ade Jubaedi; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the ratio between the exercises up and down the bench and climbed down the stairs to the improvement of physical fitness class X in SMA Negeri 1 Seputih Agung . The population in this study were students of SMA Negeri 1 Seputih Agung with the sample used in this study were 36 students using test techniques. The method used in this study is the experimental method to the study design " the nonrandomized pre - test post-test design the same subject " . Sample of 36 students who were divided into 3 groups . Data collection techniques for the physical fitness test Physical Freshness use Indonesia . Analysis using Analysis of Variance (ANAVA). Results showed that the data analysis up and down the bench can significantly improve physical fitness (5,78 3,23) as well as up and down the stairs showed significant improvement (8,67 3,23).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara latihan naik turun bangku dan naik turun tangga terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas X di SMA Negeri 1 Seputih Agung. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Seputih Agung dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 36 siswa menggunakan teknik tes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian “the nonrandomized pre-test post-test the same subject design”. Sampel sebanyak 36 siswa yang dibagi dalam 3 kelompok. Teknik pengambilan data untuk kebugaran jasmani ini menggunakan Test Kesegaran Jasmani Indonesia. Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil analisis data menunjukan bahwa naik turun bangku dapat meningkatkan kebugaran jasmani secara signifikan (5,78 3,23) begitu pula naik turun tangga menunjukan peningkatan secara signifikan (8,67 3,23).Kata kunci : bangku, kebugaran, latihan, pengaruh, tangga 
KONTRIBUSI KEKUATAN, POWER OTOT, PANJANG LENGAN, TUNGKAI, DAN KELENTUKAN TERHADAP LONCAT HARIMAU Sumantri, Riyan Jaya; Hermawan, Rahmat; Suranto, Suranto
JUPE Vol 1, No 10 (2013): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the contribution of arm muscle strength, arm length, leg muscle power, limb length, and flexibility of the basic movement skills skip tiger. The population used in this study amounted to as many as 52 students, with a sample of 52 students , so that is called the sample population. Data collection arm muscle strength is using pull and push dynammeter, long sleeve using anthropometer , limb muscle power using the standing board jump, long limbs using anthropometer, using Flexometer flexibility, as well as data analysis using regression. The results showed that the strength of the arm muscles have a correlation coefficient of 0.830 and accounted for 68.8 %, the long arm has a correlation coefficient of 0.312 and accounted for 9.7%, limb muscle power has a correlation coefficient of 0.571 and accounted for 32.5%, limb length has a correlation coefficient of 0.380 and accounted for 14.4%, flexibility has a correlation coefficient of 0.717 and accounted for 51.4%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot lengan, panjang lengan, power otot tungkai, panjang tungkai, dan kelentukan terhadap keterampilan gerak dasar loncat harimau. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 52 siswa, dengan sampel sebanyak 52 siswa, sehingga disebut sampel populasi. Pengumpulan data kekuatan otot lengan menggunakan pull and push dynammeter, panjang lengan menggunakan anthropometer, power otot tungkai menggunakan standing board jump, panjang tungkai menggunakan anthropometer, Kelentukan menggunakan Flexometer, serta analisis data menggunakan Regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan otot lengan memiliki koefisien korelasi 0,830 dengan kontribusi sebesar 68,8%, panjang lengan memiliki koefisien korelasi 0,312 dengan  kontribusi sebesar 9,7%, power otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0,571 dan  kontribusi sebesar 32,5%, panjang tungkai memiliki koefisien korelasi 0,380 dengan  kontribusi sebesar 14,4%, Kelentukan memiliki koefisien korelasi 0,717 dengan kontribusi sebesar 51,4%. Kata kunci : kelentukan, lengan, loncat harimau, power.
PENGARUH MODEL CIRCUIT TRAINING DAN FARTLEK TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI Irawan Saputra; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, untuk mengetahui pengaruh model circuit training dan fartlek terhadap tingkat kebugaran jasmani. kebugaran jasmani diukur dengan tes TKJI. Hasil uji one way ANOVA yang telah dilakukan menunjukan bahwa uji-F signifikan pada kelompok uji, ini ditunjukkan oleh nilai Fhitung sebesar 7.855 yang lebih besar daripada F(2,27) sebesar 3.35 ( Fhitung(7.855) Ftabel(3.35) ), diperkuat dengan nilai P = 0.002 lebih kecil daripada nilai kritik α=0.05 atau P(0.0020.05).This study used an experimental method to determine the effect of circuit training and fartlek models on the level of physical fitness. Physical fitness was measured by a test TKJI. One way ANOVA test results that have been done show that the F-test significant in the test group, is shown by the 7855 Fcount greater than F (2,27) at 3:35 (F value (7855) F (3:35)), reinforced with a value of P = 0.002 is smaller than the critical value of α = 0.05 level or P (0.002 0.05).Kata kunci : pengaruh, circuit , fartlek, kebugaran jasmani
HUBUNGAN KEPRIBADIAN DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SDN 2 PONCOWARNO Duhita Kurnia; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan kepribadian terhadap tingkat kebugaran jasmani pada siswa SD Negeri 2 Poncowarno Kalirejo Lampung Tengah. Hasil penelitian ini di harapkan bermanfaat bagi guru penjaskes sebagai bahan rujukan yang berguna sebagai pedoman dalam menggambarkan keadaan siswa tentang kebugaran jasmani .Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional. Obyek penelitiaan ini adalah , seluruh sisiwa kelas V SD Negeri 2 Poncowarno Kalirejo Lampung Tengah yang berjumlah 33 siswa, terdiri dari 24 putra dan 9 putri. Teknik pengumpulan data dengan angket, teknik analisis data menggunakan korelasi product moment.Berdasarakan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah : terdapat hubungan yang sangat erat antara kepribadian dan kebugaran jasmani walalupun hasilnya kategori cukup.Kesimpulan peneliti ini menunjukkan Ada hubungan antara rohani dan jasmani yang dalam psykologi sering disebut dengan istilah Psyicosomatis. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang erat sekali antara kepribadian dan kesegaran jasmani di SD N 2 Poncowarno Kalirejo Lampung Tengah.
EFEKTIVITAS MODIFIKASI PELURU DALAM PEMBELAJARAN GERAK DASAR TOLAK PELURU GAYA MENYAMPING Koko Hadi Mardanto; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This type of research is a classroom action research that aims to improve the basic motion shot put sideways force (orthodox) using three cycles. While the research subject is Physical Education class of 2012 student class A totaling 29 students, consisting of 21 men and 8 women. The results showed that the first cycle assessment with bullet modification of baseball gained mastery learning success percentage 34.48%, while 27.76% effectiveness rate means the action has not been effective. In the second cycle with modifications bullet made of wood obtained mastery learning success percentage 48.27%, while 46.04% effectiveness rate means the action has not been effective. In the third cycle with modifications bullet made of a rubber ball filled with cement and sand degan gained mastery learning success percentage 86.21%, with 70.24% effectiveness rate calculation.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang betujuan untuk meningkatkan gerak dasar tolak peluru gaya menyamping (ortodox) dengan menggunakan tiga siklus. Sedangkan subjek penelitian adalah mahasiswa penjaskes angkatan 2012 kelas A yang berjumlah 29 mahasiswa, terdiri dari 21 laki-laki dan 8 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian siklus pertama dengan peluru modifikasi dari bola kasti diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 34,48%, sedangkan tingkat efektivitas 27,76% itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus kedua dengan modifikasi peluru yang terbuat dari kayu diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 48,27%, sedangkan tingkat efektivitas 46,04% itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus ketiga dengan modifikasi peluru yang terbuat dari bola karet yang diisi degan semen dan pasir diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 86,21%, dengan perhitungan tingkat efektivitas 70,24%.Kata kunci : gerak dasar, modifikasi alat, orthodox, tolak peluru
PENGARUH LATIHAN SENAM PRAMUKA DAN SENAM BUGAR TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI Heri Prayogo; Ade Jubaedi; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The propose of this research will be identification the influence who practice pramuka and Indonesian Fitness gymnastics for healthy and fresh body level of the student X (ten) class in SMAN 1 Seputih Mataram, Central Lampung. The population of this research is all of the class X (ten) student in SMAN 1 Seputih Mataram. They are 191 students, and the sample of this research are 52 students it was get by proporsional random sampling technique. Technique to collecting the data is used Multistage Fitness Test (MSFT)Vo2 Max. The technique of data analysis is using by Variant Analysis or Analisis Varian (ANAVA). The result of this research shown: first, Pramuka gymnastics gave significant increases for healthy and fresh body level (F count 4,24 F table 3,25). Second, practice fitness gymnastics rising the healthy and fresh body level significantly too (F count 9, 85 F table 3,25) with number of believable about 95%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan senam pramuka dan senam bugar indonesia terhadap tingkat kebugaran jasmani pada siswa kelas X SMAN 1 Seputih Mataram Lampung Tengah. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Seputih Mataram yang berjumlah 191 siswa, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 52 siswa putra-putri, menggunakan teknik proporsional random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan Multistage Fitness Test (MSFT)VO2 Max. Teknik analisis data menggunakan Analisis Varian (ANAVA). Berdasarkan hasil analisis data penelitian ini menunjukkan : Pertama, bahwa latihan senam pramuka dapat meningkatkan kebugaran jasmani secara signifikan (F hitung 4,24 F tabel 3,25). Kedua, pada latihan senam bugar indonesia menujukan peningkatan secara signifikan (F hitung 9, 85 F tabel 3, 25) pada taraf kepercayaan 95%.Kata kunci : kebugaran jasmani, pengaruh, senam
PENGARUH MODEL KOOPERATIVE TIPE (STAD) DAN TIPE TGT) TERHADAP PENGETAHUAN Desna Dwi Cahyani; Surisman Surisman; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 3 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to determine whether there is any influence of cooperative learning model student team achievement division (STAD) and the type of teams - games - tournament (TGT) to a healthy lifestyle in learning pysical and health education at class VII Mts Palas Academic Year 2013/2014. Methodology of research is a quasi-experiment. Method with the population which are students of class VII Mts N Palas totaling 240 students, and samples taken are 70 students using by random sampling techniques. Data collection techniques are using t test analysis of the data and test the influence. The results showed that there is no significant effect of STAD learning model with average 63,09 and type TGT with average 68,4 to a healthy lifestyle in learning at class VII Mts Palas Academic Year 2013 /2014. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan Tipe Teams – Games- Tournament (TGT) terhadap pola hidup sehat dalam belajar penjaskes pada siswa  kelas VII Mts Negeri Palas Tahun Pelajaran 2013 / 2014. Metodelogi yang digunakan adalah metodelogi eksperimen semu. Dengan populasi adalah siswa Mts Negeri Palas  kelas VII yang berjumlah 240 siswa, dan diambil sampel berjumlah 70 siswa menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis uji t dan uji pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan: bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran student team achievement division (STAD) dengan rata – rata 63,09  dan tipe teams – games- tournament (TGT) dengan rata – rata 68,4 terhadap pola hidup sehat dalam belajar penjaskes pada siswa kelas VII Mts Negeri Palas Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata kunci : model kooperatif tipe STAD, model kooperatif tipe TGT, pola hidup sehat.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR LONCAT HARIMAU DENGAN KARDUS, BOLA DAN TEMAN Muhammad Aldino; Rahmat Hermawan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve basic motor skills tigers jump in class XI IPA-3 MAN Poncowati Terbanggi Large cardboard with the use of tools, balls and friends.  This type of research is a classroom action research (Classroom Action Research). With the research subjects were students of class XI IPA-3, which amounts to 43 students made up of 15 men and 28 women. The instrument used was a basic assessment of the quality movement jump tiger. The results showed that ; 1) in the first cycle with the use of cardboard aids can improve students' basic motion tiger jump, as many as 13 students who completed (30.23%); 2) in the second cycle with the use of tools to improve the motion base ball jump tiger with a mastery level of 48.84%; and 3) in the third cycle with the use of paired with a friend can help improve basic motion jump tiger with a mastery level of 79.07%.  conclusion: With tools such as cardboard boxes, balls and friends can help improve basic motor skills tigers jump in class XI IPA-3 MAN Poncowati Terbanggi Besar.Kata kunci : alat bantu, PTK, loncat harimau, ketuntasan belajar
KONTRIBUSI REAKSI, POWER TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN LARI 40 METER Hikmah, Nur; Sitepu, Akor; Jubaedi, Ade
JUPE Vol 1, No 5 (2013): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of the reaction, leg power and leg length to the running speed of 40 meters class VII student son Bandar Lampung SMP N 23 school year 2013 and is expected to be useful for researchers and teachers to teach material in learning activities especially sprint number . The method used is the product moment correlation and regression 3 predictors, as well as thesample used is class VII student son SMP N 23 Bandar Lampung is a population of 112 students and retrieval of data captured as much as 25% of the population thus collected as many as 28 students. From the results of that research can be a significant contribution to the reaction, leg power and leg length to the running speed of 40 meters of 0.89 (79.21%).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi reaksi, power tungkai dan panjang tungkai terhadap kecepatan lari 40 meter siswa putra kelas VII SMP N 23 Bandar Lampung tahun ajaran 2013 dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan guru penjaskes sebagai bahan mengajar dalam kegiatan pembelajaran penjaskes khususnya nomor lari jarak pendek. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi product moment dan regresi 3 prediktor, serta sampel yang digunakan adalah siswa putra kelas VII SMP N 23 Bandar Lampung yang populasinya berjumlah 112 siswa dan  pengambilan  data diambil sebanyak 25% dari populasi sehingga terkumpul sebanyak 28 siswa. Dari hasil penelitian di dapat bahwa adanya kontribusi yang signifikan antara reaksi, power tungkai dan panjang tungkai terhadap kecepatan lari 40 meter sebesar 0,89 ( 79,21%).Kata kunci: kecepatan, reaksi, power tungkai