cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 462 Documents
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN LARI DENGAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL LOMPAT JAUH Meki Vahlevi; Sudirman Husin; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between running speed with a leg muscle power of the results of the long jump. The research method used was descriptive correlational. The population used was 51 students. Data collection techniques in this study is a one shoot  model or one-time data capture and data using techniques analilis product moment correlation. Results showed a correlation coefficient between running speed of 30 meters on the results of the jump has a correlation of 6.7% and correlation coefficient leg muscle power to results jump has a correlation of 14.3% of these two variables contribute to the running speed of 30 meters (x1) explosive leg muscle (x2) against the results of the jump (Y) is equal to 20.58% and the remaining 79.42% is determined other factor.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan lari dengan power otot tungkai terhadap hasil lompat jauh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan berjumlah 51 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah one shoot model atau satu kali pengambilan data dan teknik analilis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan koefisien korelasi antara kecepatan lari 30 meter terhadap hasil lompat memiliki korelasi sebesar 6,7% dan koefisien korelasi daya ledak otot tungkai terhadap hasil lompat memiliki korelasi sebesar 14,3% Dari ke dua variabel tersebut kontribusi antara kecepatan lari 30 meter (x1) dengan daya ledak otot tungkai (x2) terhadap hasil lompat (Y) adalah sebesar 20,58% dan sisanya 79,42 % ditentukan faktor lain.Kata kunci : daya ledak otot tungkai, kecepatan, lompat jauh.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN BERPASANGAN DAN BERKELOMPOK TERHADAP KETERAMPILAN OLAHRAGA SENAM Ricky Putra Alit; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan gerak dasar senam sikap kayang melalui model pembelajaran berpasangan (reciprokal teaching) dan kelompok (group teaching) terhadap keterampilan gerak dasar senam sikap kayang pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Terbanggi Besar. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti, pelatih, dan guru penjaskes dalam mengembangkan model pembelajaran bagi siswa-siswi sekolah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Objek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII-B yang berjumlah 30 orang.Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah : Rata-rata keterampilan gerak dasar senam sikap kayang melalui model pembelajaran berpasangan meningkat sebesar 36.800 demikian pula rata-rata keterampilan gerak dasar senam sikap kayang dengan model pembelajaran kelompok meningkat sebesar 27.300 Hasil analisis uji beda ternyata keterampilan gerak dasar senam sikap kayang menggunakan model pembelajaran berpasangan lebih meningkat signifikan dari pada model kelompok maupun kontrol (tanpa perlakuan).Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan gerak dasar senam sikap kayang menggunakan model pembelajaran berpasangan (reciprokal teaching) lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran kelompok (group teaching) pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Terbanggi Besar.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GERAK DASAR LOMPAT TINGGI GAYA STRADDLE DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU Wiwid Wahyu Ningsih; Akor Sitepu; Herman Tarigan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 2 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve the basic motion style straddle high jump in class X-7, SMA Negeri 5 Metro City academic year 2012/2013 by using tools that materials or material submitted by the teacher will be more readily accepted and absorbed by students. The method used is the method of classroom action research (PTK) or also known as CAR (Classroom Action Research), the sample used is a class X-7, SMA Negeri 5 Metro City, amounting to 36 students. The results showed that there is an improvement and effectiveness of student learning outcomes using the tools.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan gerak dasar lompat tinggi gaya straddle pada siswa kelas X-7 SMA Negeri 5 Kota Metro tahun pelajaran 2012/2013 dengan menggunakan alat bantu sehingga bahan ajar atau materi yang disampaikan oleh guru akan lebih mudah diterima dan diserap oleh siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) atau disebut juga CAR (Classroom Action Research), sampel yang digunakan adalah siswa kelas X-7 SMA Negeri 5 Kota Metro yang berjumlah 36 siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan dan efektivitas dari hasil belajar siswa menggunakan alat bantu. Kata kunci : alat bantu, efektivitas, gerak dasar, pembelajaran, straddle
PENGARUH WARMING-UP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN MENJELANG PERTANDINGAN FUTSAL Saputra, Edo; Hermawan, Rahmat; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the research was to find out the influence of training that was given warming up and was not given warming up training indecreasing worrying level before playing futsal at students of SMP on Bandar Lampung. The samples were 48 students that were divided in two groups. The first group was given warming up treatment and the second group was not given warming up treatment. The research method was semi-experimental research and the technicanalysis was t- test. The result of analysis showed that the training using warming up treatment was better in decreasing worrying level than the training that was not given warming up treatment ( T count 30, 20> T table 25, 25). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan warming up dan tidak diberi latihan warming-up terhadap penurunan tingkat kecemasan menjelang pertandingan futsal pada tingkat siswa SMP Se Bandar Lampung. Sample sebanyak 48 siswa yang dibagi kedalam dua kelompok yaitu, kelompok yang diberi perlakuan warming-up dan yang tidak diberi perlakuan warming-up. Metodologi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen semi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa latihan warming-up yang diberi perlakuan lebih baik dalam menurunkan tingkat kecemasan dibandingkan yang tidak diberi perlakuan (thitung 30,20 > ttabel 25,25).Kata kunci : futsa, tingkat kecemasan, warming- up
PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP HASIL TOLAK PELURU Yandri Nauli; Suranto Suranto; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out how much the muscle arms strength training influences the shotput result in O’brein style towards the students of grade VIII.B in SMP Negeri 5 Bandar Lampung. The research method applied was experimental research. The subject of research was students of grade VIII.B in SMP Negeri 5 Bandar Lampung with 32 students, in details 14 males and 18 females. The data collecting technique used was the shotput test result. While the data analysis used was using different t-test and influence t-test. The research result shown: in the pre test the data gained tcount value = 0,166 ttable 1,697, from this result it was shown that in the pre test there was no significant difference between the experimental and control classes.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan kekuatan otot lengan terhadap hasil tolak peluru gaya O’brein terhadap siswa kelas VIII.B di SMP Negeri 5 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.B yang berjumlah 32 siswa, dengan jumlah 14 laki-laki dan 18 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil tolak peluru. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t perbedaan dan uji-t pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan: pada tes awal didapat nilai thitung = 0,166 ttabel = 1,697 dari hasil ini menunjukkan bahwa pada tes awal tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Kata kunci : latihan, kekuatan, otot lengan
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BAGIAN DAN KESELURUHAN TERHADAP PUKULAN FOREHAND TENISMEJA Heli Harmoko; Surisman Surisman; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 2 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purpose is to know and to get the data empirically about : (1) is there any influence of part  learning method in improving forehand hit in table tennis : (2) is there any influence whole learning method in improving forehand hit in table tennis. Method of the research is experiment. Population is 80 student, however some of the logic consider, then sample technique of this research used is proportional random sampling. Sample of the research is only 40 students random. The instrument used is value of basic movement forehand hit in the table tennis game. The results of the research show: first , there is influence of part learning method in improving forehand hit in table tennis ; Second, there is significant influence of whole learning method in improving forehand hit in table tennis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan data secara empiris : (1) ada tidaknya pengaruh metode pembelajaran bagian terhadap  peningkatan pukulan forehand tenismeja; (2) ada tidaknya pengaruh  metode pembelajaran keseluruhan terhadap peningkatan pukulan forehand tenismeja. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan populasi sebanyak 80 siswa, namun dengan beberapa pertimbangan yang logis maka teknik sampel yang digunakan adalah proporsional random sampling. Sampel penelitian diambil hanya sejumlah 40 siswa secara acak. Instrumen yang digunakan ialah penilaian gerak dasar pukulan forehand. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran bagian terhadap peningkatan pukulan forehand tenismeja; kedua, ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran keseluruhan terhadap peningkatan pukulan forehand tenismeja pada permainan tenismeja.Kata kunci: gerak dasar, metode, tenismeja
KONTRIBUSI KEKUATAN LENGAN, KEKUATAN TUNGKAI, DAN KELENTUKAN TERHADAP BANTINGAN PINGGUL Mahyudi Dwi Septian; Ade Jubaedi; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to investigate the contribution of the arm muscle strength, leg muscle strength and flexibility of the hips slamming on athletes wrestling in PPLP Lampung. The method used in this study is a survey research with technique test. The samples used were all wrestling athletes of PPLP Lampung, amounting to 5 people. Data collection techniques are using test and measurement techniques and data analysis using regression techniques. The result showed that the arm muscle strength is 83,57%, leg muscle strength accounted is 83,51%, flexibility accounted is 24,42%. It can be concluded that the arm muscle strength gives contribution to the abilty of the hip dings. As implied to gain succes in the sport of wrestling hip dings, it needed to pay attention to all the physical elements, especially the strength of arm muscles.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai dan kelentukan terhadap bantingan pinggul pada atlet gulat di PPLP lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei dengan teknik test. Sampel yang digunakan adalah seluruh atlet gulat PPLP Lampung yang berjumlah 5 orang. Teknik pengambilan data menggunakan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukan kekuatan otot lengan sebesar 83,57%, kekuatan otot tungkai memberikan kontribusi sebesar 83,51%, Kelentukan memberikan kontribusi sebesar 24,42%. Dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot lengan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kemampuan bantingan pinggul. Sebagai implikasikan untuk memperoleh keberhasilan bantingan pinggul pada olahraga gulat, perlu memperhatikan semua unsur fisik terutama kekuatan otot lengan.Kata kunci : bantingan pinggul, gulat, kekuatan, kelentukan, otot lengan, tungkai
PERBANDINGAN METODE KESELURUHAN DAN BAGIAN TERHADAP KETERAMPILAN DASAR PASSING ATAS BOLAVOLI Ardiansyah Ardiansyah; Sudirman Husin; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of whole and part methods of learning to movement basic skill over passing volleyball. Sample of 60 students drawn from the population of students of class X SMA N 1 Rumbia, Central Lampung is divided into 3 groups. The method used in this study is the experimental method with pre-test research design, ordinal pairing, treatment, post-test. Data retrieval technique using motion basic skill volleyball. Data analysis technique was using Analysis of Variance (ANOVA). Results of data analysis showed that the learning methods whole can improve basic motor skills passing the volleyball significantly (f counting 50, 849 f table 3.15) as well as in the section addressing the learning method significantly improved (f counting 54, 145 3.15 f table ).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran keseluruhan dan bagian terhadap keterampilan gerak dasar passing atas bolavoli. Sampel sebanyak 60 siswa yang diambil dari populasi siswa kelas X SMA N I Rumbia, Lampung Tengah yang dibagi dalam 3 kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pre test, ordinal pairing, treatment, post test. Teknik pengambilan data menggunakan test keterampilan gerak dasar bolavoli.Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil analisis data menunjukan bahwa metode pembelajaran keseluruhan dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar passing atas bolavoli secara signifikan 50,849 3,15) begitu pula pada metode pembelajaran bagian menujukan peningkatan secara signifikan ( 54,145 3,15).Kata kunci: bolavoli, gerak dasar, metode
UPAYA MENINGKATKAN HIDUP SEHAT MELALUI EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH Sigit Raharjo; Rahmat Hermawan; Frans Nuseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 3 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is empowering UKS effectively in SD N 1 Gutter Bojong. The method used is descriptive qualitative method, by taking a sample of grade IV, V and VI of SD Negeri 1 Gutter Bojong totaling 83 students. The results of this study are: the study include an overview of the state of SD 1 gutter Bojong Students are referred to in this study consisted of parental education, socioeconomic circumstances, and the mental state of students in the school have the course of the research students of SD Negeri 1 Gutter Bojong have physical state of the nutritional status in either category, frequency calculations, and the average percentage of respondents indicate that as many as 72 students or 86.43 % gave a good answer. The conclusion of this study is the implementation of the School Health Unit by UKS Officer of Health Service designated health center has been operating effectively in improving the health of studentsTujuan penelitian ini adalah untuk mewujudkan pemberdayan usaha kesehatan sekolah secara efektif di SD N 1 Talang Bojong. Metode yang di gunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif . Hasil penelitian ini adalah penelitian ini meliputi gambaran mengenai keadaan Siswa SD 1 talang bojong yang dimaksud dalam penelitian ini terdiri dari pendidikan orang tua,keadaan sosial ekonomi, dan keadaan mental siswa dalam mengikuti pelajaran di sekolah dari penelitian ini siswa SD Negeri 1 Talang Bojong memiliki keadaan fisik dengan status gizi yang masuk dalam kategori baik rata-rata jawaban responden menunjukkan bahwa sebanyak 72 siswa atau 86,43% memberikan jawaban baik. Kesimpulan Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah oleh Petugas UKS dari Dinas Kesehatan yang ditunjuk Puskesmas sudah berjalan secara efektif dalam meningkatkan kesehatan siswa.Kata kunci : efektivitas UKS, kesehatan, pola hidup sehat
HUBUNGAN ANTARA KEBUGARAN JASMANI DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN BULUTANGKIS Khamid Asnawi; Ade Jubaedi; Surisman Surisman
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneilitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara kebugaran jasmani dengan keterampilan bermain bulutangkis pada kelas VII SMP PGRI Pejambon Tahun Pelajaran 2012/2013. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kolerasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 82 siswa. Data dikumpulkan melalui tes TKJI dan tes keterampilan bermain bulutangkis. Hasil analisis menunjukkan: Pertama, diperoleh koefesien korelasi 0,656 artinya ada hubungan signifikan antara lari 50 m dengan keterampilan bulutangkis, kontribusi 43,03%. Kedua, didapat koefesien korelasi 0,625 artinya ada hubungan signifikan antara gantung angkat tubuh dengan keterampilan bulutangkis, kontribusi 39,11%. Ketiga, didapat koefesien korelasi 0,677 artinya ada hubungan signifikan antara baring duduk dengan keterampilan bulutangkis, kontribusi sebesar 45,83%. Keempat, didapat koefesien korelasi 0,607 artinya ada hubungan signifikan antara loncat tegak dengan keterampilan bulutangkis, kontribusi 36,84%.The objective of this research is to reveal whether there is correlation between physical fitness by the ability of badminton at the students in seven class of SMP PGRI Pejambon academic year 2012/2013. The metode that was used in this research is descriptive correlation. That consist 82 students. The data submitted by test of TKJI for 13-15 years old and test ability the badminton. The result showed: First, got correlation 0,656 it’s mean there is correlation between running 50 m by the ability badminton, got 43,03%. Second, got correlation 0,625 it’s mean there is correlation between hung up the body by the ability badminton, got 39,11%. Third, got correlation 0,677 it’s mean that there is correlation between sit up by the ability badminton that got 45,83%. Fourth, got correlation 0,607 it’s mean there is correlation between vertical jump by the ability badminton and got 36,84%.Kata kunci : deskriptif kolerasional, kebugaran jasmani, servis, bádminton

Page 10 of 47 | Total Record : 462