cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Auladuna
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POBAR (POHON BANGUN RUANG) PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR A. Sriyanti; Andi Halimah; Nurfiana Nurfiana
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a2.2019

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika pohon bangun ruang pada materi bangun ruang sisi datar yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian research & development dengan mengacu pada model ADDIE. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA MTs Ash-Shalihin. Produk yang dihasilkan adalah media pembelajaran berupa alat peraga matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran, lembar aktivitas siswa, lembar angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Berdasarkan hasil uji coba, diperoleh bahwa: (1) hasil validasi media pembelajaran adalah 3,40 berada pada kategori valid dengan interval , (2) praktis diperoleh berdasarkan respons guru dan respons siswa terhadap media pembelajaran sebesar 97,7% dan 96,8%, dan (3) efektif berdasarkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran diperoleh rata-rata 3,91 berada pada kategori sangat baik dengan interval , aktivitas siswa dalam kategori sangat baik yakni 96,8% dengan interval persentase , dan tes hasil belajar berada dalam kategori tinggi dengan persentase ketuntasan belajar keseluruhan siswa sebesar 86,3%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pada tahap uji coba, media pembelajaran pohon bangun ruang pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII MTs Ash-Shalihin telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.AbstractThis study aimed to develop mathematics learning media of POBAR in flat, solid, practical, and effective material. The study used research and development with ADDIE models, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation suggested by Steven J McGriff. The test subjects in this study were the students of class VIII A at MTs Ash-Shalihin. The instruments used in this study were validation sheets, learning management observation sheets, students’ activity sheets, teachers’ and students’ response questionnaire sheets, and learning achievement tests. Based on the result of testing conducted, it was found that: (1) the results of the validation of learning media were 3.40 in the valid category because of the interval value , (2) practical use obtained based on teachers’ and students’ responses to learning media was 97.7% and 98.8%, and (3) the effectiveness based on the teachers’ ability to manage learning was 3.91 in very good category with the intervals of , the students’ activity was 96.8% which was categorized in excellent with the interval value , and the learning achievement test was in the high category and the overall learning completeness was 86.3%. It could be concluded that, based on the testing stage, the implementation of POBAR learning media in flat side material of class VIII at MTs Ash-Shalihin fulfilled the valid, practical, and effective criteria.
EFEKTIVITAS MODEL KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Jusmawati Jusmawati
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a7.2019

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS) terhadap pemahaman konsep matematika siswa SD Negeri Kassi Kota Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Kassi Kota Makassar dan sampel kelas IVa sebagai kelas eksperimen diajar dengan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS) dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan terdiri atas keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS) melalui lembar observasi dan data pemahaman konsep matematika dikumpulkan melalui tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis deskriptif keterlaksaan model pembelajaran dan pemahaman konsep matematika, analisis inferensial dengan uji prasyarat yakni uji normalitas dan uji homogenitas, analisis inferensial yakni uji t, pengujian hipotesis menggunakan uji paired sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS) dalam pembelajaran matematika terlaksana dengan baik, (2) pemahaman konsep matematika siswa kelas IV SD Negeri Kassi Kota Makassar yang sebelumnya berada pada kategori rendah terdapat peningkatan setelah diterapkan model kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS) dari rata-rata pemahaman konsep matematika siswa yaitu 35,18 kemudian meningkat menjadi 84,14, dan (3) hasil uji hipotesis pada taraf siginifikan 0,05 dengan uji-t menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga terdapat keefektifan model kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS) terhadap pemahaman konsep matematika sekolah dasar.AbstractThis research aimed to know the effectiveness of Two Stay Two Stray (TS-TS) model on understanding the Mathematics concept of SD Negeri Kassi of Makassar. The population was all of the fourth grade students at SD Negeri Kassi of Makassar and the sample was the IVa grade students at SD Negeri Kassi of Makassar. The experimental class was taught by using Two Stay Two Stray (TS-TS) learning model with random sampling technique. Data of Two Stay Two Stray (TS-TS) model were collected by observation sheet and data of mathematics concept understanding were collected by test. Techniques of data analysis were descriptive and inferential statistic. Descriptive statistic was used to measure learning model and understanding of mathematics concept. Inferential statistic used normality and homogenity test. It included t-test and hypotesis using paired sample t-test. The result of research indicated that (1) Two Stay Two Stray (TS-TS) model was implemented well, (2) understanding of mathematics concept to the fourth students of SD Negeri Kassi Makassar previously was low and got improvement after using Two Stay Two Stray (TS-TS) model. It was proved by mean score 35.18 improved to 84.14. (3) the result of hypothesis was 0.05 significant and t-test showed that H0 was rejected and H1 was accepted. Therefore, there was the effectiveness of Two Stay Two Stray (TS-TS) model on understanding mathematics concept in elementary school.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KETERAMPILAN PROSES DAN KARAKTER ISLAMI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN SAINS DI MADRASAH IBTIDAIYAH Irham Nugroho; Imron Imron
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a3.2019

Abstract

AbstrakProses pelaksanaan pembelajaran sains di MI peranannya masih tersentral pada guru (teacher centered) yang menyebabkan peserta didik kurang tertarik terhadap materi yang diajarkan. Selain itu, kurangnya peningkatan kualitas guru dari segi kompetensi pedagogis. Fakta di lapangan memperlihatkan bahwa dalam mempelajari sains, siswa cenderung lebih menghafal konsep, teori, dan prinsip tanpa memaknai proses perolehannya. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, perlu dilakukan upaya berupa perbaikan strategi pembelajaran dengan tujuan mempermudah pemahaman peserta didik dalam keterampilan proses dan karakteristik islami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang implikasi penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran sains kelas V ditinjau dari keterampilan proses dan dampaknya terhadap karakter islami peserta didik tahun akademik 2018/2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode tindakan (action research) dengan kegiatan siklus 1 dan 2 mencakup empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pelaksanaan pengumpulan data melalui teknik tes, angket, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siklus pertama tergolong cukup baik dengan presentase 69,79% dan pada siklus kedua dengan presentase 73,01% cukup baik dengan mengalami peningkatan 3,26%. Karakter islami peserta didik pada siklus 1 menunjukkan presentase 85,00% kategori baik dan pada siklus kedua menunjukkan 90,96% pada kategori baik dengan mengalami peningkatan 5,96%. Oleh karena itu, karakteristik islami peserta didik pada mata pelajaran sains dapat dibentuk dan meningkat dengan model Problem Based Learning (PBL) melalui keterampilan proses.AbstractThe implementation of the science learning process in MI focused on the teacher (teacher-center) which caused the students were uninterested to the material taught. In addition, the lack of teachers’ quality improvement in terms of pedagogical competence. The facts in the field showed that in studying science, students tended to memorize concepts, theories, and principles without interpreting the acquisition process. To solve these problems, the efforts need to be done such as improving the learning strategies in order to facilitate the students' understanding of process skills and Islamic characteristics. The purpose of this study was to describe the implications of applying Problem Based Learning (PBL) model in class V base on learning process skill and the impact on the students’ Islamic character in the academic year 2018/2019. This study used qualitative approach with the action research where in the cycle 1 and 2 activities covered four stages, namely planning, implementing, observing, reflecting. Implementation of data collection through tests, questionnaires, observations, field notes, and documentation. The research findings showed that the science process skills of the first cycle were quite good with 69.79% and in the second cycle was 73.01% which was quite good with an increase of 3.26%. The students’ Islamic characters in cycle 1 showed 85.00% in good category and in the second cycle showed 90.96% in the good category with an increase of 5.96%. Therefore, Islamic characteristics of students in science subjects can be built and improved by applying Problem Based Learning (PBL) models through process skills.
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR DI SEKOLAH DASAR Faizal Chan; Issaura Sherly Pamela; Irma Sari Sinaga; Mesariani Mesariani; Rica Oktarina; Melsa Julianti
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a8.2019

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kesulitan belajar yang dialami peserta didik dan strategi guru dalam menghadapi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar di SD Negeri 80/I Muara Bulian. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian fenomenologi. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Sumber data utama pada penelitian ini adalah guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan belajar, yaitu kesulitan belajar membaca, kesulitan belajar menulis, dan kesulitan belajar berhitung. Untuk mengatasi masalah tersebut, guru harus memilih strategi, pendekatan, metode, dan teknik belajar mengajar yang dianggap tepat dan efektif sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.Abstract The purpose of this study was to determine the types of learning difficulties faced by the students and the teachers’ strategies to overcome the students’ learning difficulties in SD Negeri 80/I Muara Bulian. The research method used was qualitative descriptive method along with the phenomenological research type. The sampling technique used was purposive sampling. The main data source in this study was the teacher. Data collection techniques were through observation, interviews, and documentation. Data analysis technique used was the theory of Miles and Huberman which consisted of data reduction, data presentation, and data verification. The results of this study indicated that there were several students faced learning difficulties including reading, writing, and counting difficulties. To solve those problems, the teachers should determine approppriate strategies, approaches, methods, and techniques as the teachers’ guide of teaching and learning process. 
PENANAMAN NILAI MORAL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DI MADRASAH IBTIDAIYAH DAARUL AITAM PALEMBANG Meeya Maulina Ismala; Tutut Handayani; Mardiah Astuti; Amir Hamzah
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a4.2019

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana moral siswa di MI Daarul Aitam,  mengetahui kemandirian belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah Daarul Aitam Palembang, dan untuk mengetahui strategi penanamaan nilai moral dan kemandirian belajar di Madrasah Ibtidaiyah Daarul Aitam Palembang. Jenis penelitian yang digunakan yakni kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Alat pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) kondisi moral siswa di Madrasah Ibtidaiyah Daarul Aitam Palembang sudah terlihat baik, dilihat dari nilai religiusnya, cara bersosial siswa, dan kegiatan pembiasaan yang dilakukan siswa di Madrasah Daarul Aitam, (2) kondisi kemandirian belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah Darul Aitam Palembang, juga dikatakan baik karena dalam kegiatan belajar mereka sangat ulet, kreatif, aktif, dan mandiri terutama dalam kegiatan belajar di kelas seperti kegiatan kelompok serta sangat aktif mengikuti kegiatan di luar kelas seperti kegiatan ekstrakurikuler, dan (3) strategi yang digunakan keteladanan atau contoh, kegiatan spontan, teguran, pengondisian lingkungan, dan kegiatan rutin.AbstractThe purpose of this research were to determine the students’ moral value, independent learning in Madrasah Ibtidaiyah (MI) Daarul Aitam Palembang, and to know the strategies in engaging moral value and independent learning in MI Daarul Aitam. The method used was qualitative research. Data sources were primary and secondary data. The instruments were observation, interviews, and documentation. The results of this study indicated that: (1) the moral condition of students in Madrasah Ibtidaiyah Daarul Aitam Palembang was good from religious side, students’ interaction, and regular activities carried out by the students in Madrasah Daarul Aitam, (2) the condition of students' independence in Madrasah Ibtidaiyah Darul Aitam Palembang was also good because of the learning activities of the students were very resilient, creative, active, and independent, especially in classroom learning activities such as group activities and they were very active to participate outside the classroom such as extracurricular activities, and (3) strategies used were examplary, spontaneous activities, reprimands, environmental conditioning, and routine activities.
PEMANFAATAN MEDIA TIGA DIMENSI SEBAGAI SARANA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG Elfira Dyan Novian Dini; Amalia Chamidah; Anna Roosyanti
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a9.2019

Abstract

Abstrak Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Tawangsari I Sidoarjo pada materi bangun ruang melalui pemanfaatan media tiga dimensi. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN Tawangsari I Sidoarjo sebanyak 35 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis hasil tes dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil belajar siswa pada materi bangun ruang berperan sebagai objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi bangun ruang meningkat melalui pemanfaatan media tiga dimensi. Nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat pada siklus II menjadi 85,71 dari siklus I sebesar 73,38, dengan peningkatan persentase ketuntasan siswa yang meningkat dari siklus I sebesar 64,7% menjadi 94,3% pada siklus II. Hasil tersebut diikuti dengan peningkatan presentase aktivitas guru sebesar 11% dan presentase aktivitas siswa sebesar 26,5%.AbstractThis research was classroom action research which aimed to improve the learning outcomes of the fifth grade students at SDN Tawangsari I Sidoarjo on geometry material through the use of three dimensional media. The subjects of this research were 35 fifth grade students of SDN Tawangsari I Sidoarjo. The data were collected through observation, test, and documentation. The method used was quantitative description. The students’ learning outcomes in geometry was as the object of this reasearch. The results of this study indicated that the students’ learning outcomes in geometry increased through the use of three dimensional media. The average value of the students’ learning outcomes increased in the second cycle to 85.71 from the first cycle which was only 73.38, along with the increase of the students’ percentage completeness that increased from the first cycle which was 64.7% to 94.3% in the second cycle. These results were followed by an increase in the teacher’ activities percentage about 11% and the students’ activities percentage 26.5%.
PENERAPAN KEDISIPLINAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PELAKSANAAN IBADAH SALAT ZUHUR BERJAMAAH PESERTA DIDIK Yuliani Yuliani; Muljono Damopolii; Usman Usman
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a5.2019

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kedisiplinan belajar Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan pelaksanaan ibadah salat zuhur berjamaah peserta didik di SDN 166 Laburawung Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Penelitian ini termasuk kategori penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan teologis, pedagogis, dan psikologis. Sumber data pada penelitian ini adalah kepala sekolah, para pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kedisiplinan belajar Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan pelaksanaan ibadah salat zuhur berjamaah peserta didik di SDN 166 Laburawung Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng cukup baik. Hal tersebut sesuai dengan pengamatan yang dilakukan bahwa peserta didik yang disiplin dalam belajar Pendidikan Agama Islam bisa lebih paham tentang ajaran Islam sehingga dapat mengamalkannya terutama dalam hal pelaksanaan ibadah salat zuhur berjamaah.AbstractThe aim of this research was to determine the implementation of learning discipline of Islamic Religious Education subject in improving the midday prayer together to the students of SDN 166 Laburawung, Lalabata District, Soppeng Regency. This research applied qualitative research using theological, pedagogical, and psychological approaches. Data sources of this research were the principal, educators, staffs, and students. Observation, interview, and documentation were used in collecting the data as instruments. Data analysis techniques used were data reduction, data presentation, and data verification. Therefore, the result indicated that the implementation of learning discipline of Islamic Religious Education in improving midday prayer together to the students of SDN 166 Laburawung, Lalabata District, Soppeng Regency was quite good. This finding was in line with the result of observations that the students who were discipline in learning Islamic Religious Education could understand more about the teachings of Islam so that they could apply it especially in terms of the implementation of midday prayer.
PERANAN PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN NILAI KARAKTER RELIGIUS DAN NASIONALISME SISWA SEKOLAH DASAR Ahmad Hariandi; Melisa Putri; Novi Audria; Rita Puspitasari; Sari Fatul Mutmainah
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a10.2019

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan peranan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai karakter religius dan nasionalisme siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa SD Negeri 111/1 Muara Bulian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data menggunakan teknik non tes seperti rekaman, catatan, dan observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, meringkas data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai karakter religius dan nasionalisme di sekolah dasar adalah menerapkan karakter dengan membiasakan siswa mengucap salam, berdoa, membaca surah yasin, menjalankan ibadah, selalu bersyukur, tidak menyontek ketika ujian atau ulangan, mengumpulkan tugas tepat waktu, bersikap tiga S (senyum, sapa, dan salam) menerapkan karakter sikap toleransi, tanggung jawab, kerja keras, sopan santun, sikap gotong royong, dan peduli sosial, serta kedisiplinan.AbstractThe purpose of this research was to illustrate the role of Islamic learning in instilling the values of religious and nationalist characters of elementary students. The method used was descriptive qualitative. The data sources in this study were the teachers and the students of SD Negeri 111/1 Muara Bulian. The instruments used were observation sheet, interview, and documentation. Data collection procedure used was nontest technique such as recording, note, and observation. Data analysis technique used was qualitative approach which consisted of collecting, summarizing, presenting, and concluding the data. The results showed that Islamic education learnings in instilling the values of religious and nationalist characters in elementary school were to apply habits in saying hello, praying, reading surah yasin, worshipping, be grateful, no cheating in doing examination or test, collecting assignments on time, behaving in three S (smile, greet and regard) and to apply the character of tolerance, responsibility, hard work, courtesy, mutual cooperation, social care and discipline
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF KATA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MINAT MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Baiq Arnika Saadati; Buana Sari; Muhamad Sadli
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a1.2019

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat membaca siswa melalui penerapan model pembelajaran induktif kata bergambar pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas 2 MIN 3 Kota Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus diawali dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran induktif kata bergambar dapat meningkatkan minat membaca pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas II MIN 3 Kota Mataram. Hal ini dapat dilihat dari skor yang diperoleh pada siklus I, 14 siswa dari 28 siswa berminat untuk membaca sedangkan 14 siswa belum berminat membaca, sehingga persentase minat klasikal yang dicapai sebesar 50% dengan nilai rata-rata 63,1. Pada siklus II, 26 siswa dari 28 siswa berminat untuk membaca sedangkan 2 siswa lainnya belum berminat untuk membaca, sehingga persentase minat klasikal yang dicapai sebesar 92% dengan nilai rata-rata 66,3.AbstractThis study aimed to know the increase of students’ interest in reading through the implementation of visual word inductive learning model in Indonesian language subject for the second grade of MIN 3 Mataram City. The type of the research was classroom action research which consisted of two cycles. Each cycle was begun by planning, implementation, observation, and reflection stages. The instruments used in this study was observations, questionnaires, and documentations. The result showed that the implementation of visual word inductive learning model could increase reading interest in Indonesian language subject of the second grade at MIN 3 Mataram City. It could be seen from the scores obtained in the first cycle, 14 students out of 28 students were interested to read while 14 students were uninterested. Thus, the percentage of classical interest achieved was 50% with an average value of 63.1. In cycle II, 26 students out of 28 students were interested to read while 2 students were unnterested so the percentage of classical interest achieved was 92% with an average value of 66.3.
DAMPAK PENERAPAN ICT PADA PEMBELAJARAN IPS TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK Munirah Munirah; Nurain Tuli; Muh Arif
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a6.2019

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengungkap tentang dampak penerapan ICT pada pembelajaran IPS terhadap minat belajar peserta didik di SDN 2 Tabongo Gorontalo dan hambatan dalam Penerapan ICT pada Pembelajaran IPS. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik SDN SDN 2 Tabongo Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan pengamatan. Hasil temuan menunjukkan bahwa penerapan ICT pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial telah mampu meningkatkan minat belajar peserta didik. Tingkat capaian persentase partisipasi siswa khusus mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial pada tahun berjalan berkisar antara 80% sampai dengan 90%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan ICT sangat membantu peserta didik meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan dan wawasannya terhadap materi yang diajarkan meningkat.AbstractThis article aimed to determine the impact of ICT implementation on learning IPS toward the students’ learning interest  at SDN 2 Tabongo Gorontalo and to find the obstacles in implementing ICT on learning IPS. The research used was qualitative method with descriptive approach. The subjects were the students of SDN 2 Tabongo subdistrict Tabongo District Gorontalo. The findings showed that the implementation of ICT on IPS learning was able to increase the students’ learning interest. The achievement rate of the percentage of the students ' participation was 80% to 90%. This result indicted that the implementation of ICT was very helpful for the students to increase their understanding of the material being taught.

Page 1 of 1 | Total Record : 10