Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERANAN PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN NILAI KARAKTER RELIGIUS DAN NASIONALISME SISWA SEKOLAH DASAR Ahmad Hariandi; Melisa Putri; Novi Audria; Rita Puspitasari; Sari Fatul Mutmainah
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v6i2a10.2019

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan peranan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai karakter religius dan nasionalisme siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa SD Negeri 111/1 Muara Bulian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data menggunakan teknik non tes seperti rekaman, catatan, dan observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, meringkas data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai karakter religius dan nasionalisme di sekolah dasar adalah menerapkan karakter dengan membiasakan siswa mengucap salam, berdoa, membaca surah yasin, menjalankan ibadah, selalu bersyukur, tidak menyontek ketika ujian atau ulangan, mengumpulkan tugas tepat waktu, bersikap tiga S (senyum, sapa, dan salam) menerapkan karakter sikap toleransi, tanggung jawab, kerja keras, sopan santun, sikap gotong royong, dan peduli sosial, serta kedisiplinan.AbstractThe purpose of this research was to illustrate the role of Islamic learning in instilling the values of religious and nationalist characters of elementary students. The method used was descriptive qualitative. The data sources in this study were the teachers and the students of SD Negeri 111/1 Muara Bulian. The instruments used were observation sheet, interview, and documentation. Data collection procedure used was nontest technique such as recording, note, and observation. Data analysis technique used was qualitative approach which consisted of collecting, summarizing, presenting, and concluding the data. The results showed that Islamic education learnings in instilling the values of religious and nationalist characters in elementary school were to apply habits in saying hello, praying, reading surah yasin, worshipping, be grateful, no cheating in doing examination or test, collecting assignments on time, behaving in three S (smile, greet and regard) and to apply the character of tolerance, responsibility, hard work, courtesy, mutual cooperation, social care and discipline
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING DI ERA PANDEMI (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR) Melisa Putri; Eko Kuntarto; Alirmansyah Alirmansyah
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v8i1a8.2021

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa, faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar, dan cara mengatasi kesulitan belajar yang dilaksanakan secara daring di era pandemi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri No. 058/XI Koto Dumo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun data dalam penelitan ini diperoleh dari pengamatan kelas daring dan wawancara yang dilaksanakan secara daring. Kemudian peneliti menganalisis data yang diperoleh dengan mereduksi dan mengklasifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa kelas III Sekolah Dasar yang dilaksanakan secara daring yaitu kesulitan dalam memahami materi pelajaran, kesulitan menemukan tutor yang membantu siswa memahami materi pembelajaran, dan kesulitan konsentrasi belajar. Faktor yang menjadi penyebab kesulitan belajar yaitu alat atau fasilitas belajar, malas dan bosan, dan rendahnya dukungan dari orang tua. Cara mengatasi kesulitan belajar yaitu dengan menciptakan metode dan strategi belajar daring yang menarik, perlunya pendampingan orang tua saat proses belajar anak, dan mencari lokasi atau area full wifi.AbstractThe purpose of this study was to describe the students' learning difficulties, the factors that cause learning difficulties, and how to overcome learning difficulties that were carried out online during the pandemic era. This research was conducted in SD Negeri No. 058/XI Koto Dumo. The approach used in this research was a qualitative approach using case study research. The data in this study were obtained from online class observations and interviews. Then, the researchers analyzed the data by reducing and classifying. The results indicated that the learning difficulties of the third-grade elementary school students during distance learning were difficulties of understanding the subject matter, finding tutors to help them understand the learning materials, and learning concentration. The factors of learning difficulties were learning tools or facilities, laziness and boredom, and low support from parents. The way to overcome learning difficulties was by creating interesting online learning methods and strategies, parental assistance during the child's learning process, and looking for locations or areas with good connection or wifi.
TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN IPA Melisa Murzanita
MAGISTRA Vol 6 No 2 (2019): Magistra: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/magistra.v6i2.1421

Abstract

Kemandirian belajar mempunyai peranan yang sangat penting untuk menunjang prestasi belajar siswa di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemandirian belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Instrmen yang digunakan berupa angket kemandirian belajar yang terdiri dari 25 pernyataan (14 pernyataan positif dan 11 pernyataan negative) dengan menggunakan skala likert. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VII G dan VII H SMPN 08 Kota Jambi yang keseluruhan berjumlah 57 orang siswa. Hasil data angket diolah dengan menggunakan SPPS untuk mendapatkan data yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori sikap siswa tidak baik sebanyak 8,8% (5 dari 57 siswa), kategori sikap siswa kurang baik sebanyak 21,1% (12 dari 57 siswa), kategori sikap siswa baik sebanyak 43,9% (25 dari 57 siswa), dan kategori sikap siswa sangat baik sebanyak 26,3% (15 dari 57 siswa). Dari penelitian yang telah dilaksanakan terlihat bahwa rata-rata siswa memiliki kemandirian belajar yang baik. Hasil penelitian ini dapat juga menjadi catatan bagi orang tua yang peduli terhadap perkembangan anaknya dan diharapkan orang tua tersebut dapat membantu menumbuhkan kemandirian belajar terhadap anaknya.
TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN IPA Melisa Murzanita
MAGISTRA Vol 6 No 2 (2019): Magistra: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/magistra.v6i2.1421

Abstract

Kemandirian belajar mempunyai peranan yang sangat penting untuk menunjang prestasi belajar siswa di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemandirian belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Instrmen yang digunakan berupa angket kemandirian belajar yang terdiri dari 25 pernyataan (14 pernyataan positif dan 11 pernyataan negative) dengan menggunakan skala likert. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VII G dan VII H SMPN 08 Kota Jambi yang keseluruhan berjumlah 57 orang siswa. Hasil data angket diolah dengan menggunakan SPPS untuk mendapatkan data yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori sikap siswa tidak baik sebanyak 8,8% (5 dari 57 siswa), kategori sikap siswa kurang baik sebanyak 21,1% (12 dari 57 siswa), kategori sikap siswa baik sebanyak 43,9% (25 dari 57 siswa), dan kategori sikap siswa sangat baik sebanyak 26,3% (15 dari 57 siswa). Dari penelitian yang telah dilaksanakan terlihat bahwa rata-rata siswa memiliki kemandirian belajar yang baik. Hasil penelitian ini dapat juga menjadi catatan bagi orang tua yang peduli terhadap perkembangan anaknya dan diharapkan orang tua tersebut dapat membantu menumbuhkan kemandirian belajar terhadap anaknya.
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN SUNGKAI (Peronema cenescens Jack) TERHADAP FUNGSI GINJAL MENCIT PUTIH BETINA (Mus musculus Linn.) Eva Melisa; Muhaimin; Yuliawati Yuliawati; Fathnur Sani K
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 26 No. 1 (2022): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/mff.v26i1.19447

Abstract

Toksisitas akut merupakan pengujian yang dilakukan untuk mendeteksi efek toksik yang akan muncul dalam waktu singkat setelah pemberian sedian uji melalui mulut (oral) dalam bentuk dosis tunggal ataupun berulang dalam waktu 24 jam. Tanaman sungkai (Peronema cenescens Jack) adalah tanaman obat yang dipakai oleh sebagian masyarakat sebagai obat penurun demam, sakit gigi serta sebagai obat malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas dan pengaruh pemberian ekstrak etanol daun sungkai terhadap fungsi ginjal mencit. Hewan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mencit putih betina galur Swiss Webster. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 kelompok yang terdiri dari Kontrol negatif (Na CMC0,5%), P1 (175mg/kgBB), P2 (550mg/kgBB), P3 (1750mg/kgBB), dan P4 (5000mg/kgBB) ekstrak etanol daun sungkai. Parameter yang akan diamati adalah nilai LD50, kadar kreatinin serum dan nilai skoring kerusakan ginjal dengan metode skoring vanient kemudian data akan dianalisis dengan metode analisis statistik One Way ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil pada penelitian menunjukkan kelompok perlakuan pada dosis 175-5000mg/kgBB tidak menyebabkan kematian pada hewan uji sehinga nilai LD50 ditentukan secara semu. Namun, pemberian ekstrak etanol  daun sungkai memberikan pengaruh terhadap kerusakan ginjal dimana pada dosis 5000mg/kgBB terjadinya kerusakan dengan rata-rata nilai kreatinin 2,7mg/dL dan skor tingkat kerusakan ginjal hewan uji diperoleh nilai 3 dnegan nilai persentase kerusakan 97,26% merupakan skor kerusakan yang tinggi.
NILAI MORAL YANG TERKANDUNG DALAM FESTIVAL TRADISI NGARU DODOL PADA MASYARAKAT PELABUHAN DAGANG Ahmad Hariandi; Ella Alfinda Oktaviani; Lingga Eka Sari; Melisa Aprilia; Rara Deyu Kaslita
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2022): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v7i2.2714

Abstract

Ngaru dodol merupakan suatu tradisi dari warisan nenek moyang masyarakat pelabuhan dagang. Salah satu upaya untuk melestarikan tradisi tersebut dengan diadakan festival tradisi ngaru dodol. Festival tradisi ngaru dodol merupakan acara tahunan yang diadakan di Kelurahan Pelabuhan Dagang, Tungkal Ulu yang sudah ditinggalkan oleh masyarakat setempat. Dalam suatu tradisi tentu memiliki makna yang terkandung didalamnya. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam festival tradisi ngaru dodol di pelabuhan dagang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data adalah teknik wawancara dan studi pustaka. Untuk menganalisis data penulis menggunakan teknik transkrip hasil wawancara, reduksi data, analisis dan interpretasi data, kemudian ditarik kesimpulan dari data tersebut. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa nilai moral dari festival tradisi ngaru dodol adalah kekeluargaan, kebersamaan, kerja keras, gotong royong, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.
Sosialisasi Pelestarian Kebudayaan Lokal Dalam Menumbuhkan Kesadaran Kultural Kepada Masyarakat Di Kabupaten Muaro Jambi: Indonesia Nurmalia Dewi; Melisa Melisa; Priazki Hajri; Tohap Pandapotan Simaremare; Fajar Nugraha
ESTUNGKARA Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Estungkara
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2320.097 KB)

Abstract

Abstrak Kebudayaan di negara Indonesia merupakan warisan para leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan, apalagi jika kebudayaan tersebut mempunyai nilai positif bagi identitas bangsa Indonesia sebagai pembeda negara kita dengan negara lainnya. Provinsi Jambi memiliki banyak kebudayaan yang harus dilestarikan sebagai wujud rasa cinta kita terhadap berbagai kebudayaan. Era modernisasi dengan kemajuan zaman dan kecanggihan teknologi  saat ini, banyak masyarakat terutama anak muda yang tidak mengetahui apa saja kebudayaan yang ada di Inonesia khususnya Provinsi Jambi. Oleh sebab itu penulis melakukan kegiatan sosialiasi dengan tujuan memberikan informasi tentang kebudayaan yang ada di jambi dan cara melestarikannya. Dalam kegiatan ini, penulis melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar kabupaten muaro jambi untuk memberikan informasi bahwa ada beberapa kebudayaan yang ada di Provinsi Jambi, agar mereka bisa menjaga kelestarian kebudayaan tersebut. Hasil yang dicapai (1) Masyarakat mengetahui kebudayaan yang ada di provinsi Jambi (2) Masyarakat dapat melestarikan kebudayaan yang ada di Provinsi Jambi. Kata Kunci: Kebudayaan, Sosialisasi, Pelestarian
Mendeley Sebagai Upaya Menghindari Plagiarisme dan Peningkatan Kualitas Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa: Indonesia Melisa Melisa; Siti Tiara Maulia; Fajar Nugraha
Jurnal EduSosial Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jeso.v3i1.24646

Abstract

Menulis karya tulis ilmiah menjadi suatu keharusan kemampuan yang dimiliki mahasiswa, kemampuan dalam menulis karya tulis ilmiah ini bukan sebatas mampu mengerjakan/menyelesaikan karya tulis ilmiah. Tetapi, perlu diperhatikan juga oleh seorang penulis akan kaidah-kaidah dalam penulisan karya tulis ilmiah. Banyaknya kasus yang ditemukan dikalangan mahasiswa dalam pembuatan karya tulis ilmiah dengan begitu mudahnya mengambil/mengutip tulisan orang lain tanpa mencantumkan sumber rujukannya dengan jelas. Hal ini tentunya melanggar kaidah-kaidah dalam penulisan karya tulis ilmiah, entah mereka melakukan dengan sadar atau tidak yang jelasnya hal tersebut sudah melanggar aturan dan dapat digolongkan dengan tindakan plagiarisme. Aplikasi mendeley sebagai alat bantu mahasiswa dalam mempermudah melakukan sitasi/pengutipan bisa menjadi solusi mengindarkan dari tindakan plagiarisme. Penelitian ini menggunakan studi kajian literatur. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan penggunaan aplikasi mendeley dalam penulisan karya tulis ilmiah mahasiswa dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah dan menghindarkan dari tindakan plagiat.
Identifikasi Pola Komunikasi Dalam Keluarga Broken Home Yulianti Yulianti; Melisa Tria Rosantika; Marselina Susanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1132

Abstract

keluarga broken home adalah keluarga yang dapat dikatakan tidak harmonis dikarenakan perceraian ataupun hal lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pola komunikasi dalam keluarga broken home. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menggunakan sumber dari artikel jurnal yang relevan dengan topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam keluarga broken home cenderung sulit dan rumit karena adanya perubahan dalam struktur dan dinamika keluarga. Dalam keluarga broken home, anak-anak seringkali mengalami perasaan kebingungan dan kesulitan untuk berkomunikasi dengan kedua orang tua mereka. Selain itu, pola komunikasi dalam keluarga broken home seringkali diwarnai oleh perasaan cemas, takut, dan kesepian. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa memahami pola komunikasi dalam keluarga broken home adalah penting untuk membantu anggota keluarga dalam mengatasi masalah yang terkait dengan perceraian atau perpisahan orang tua mereka. Dalam upaya untuk membantu keluarga broken home, perlu diberikan dukungan dan sumber daya yang tepat untuk meningkatkan pola komunikasi yang sehat dan positif antara anggota keluarga.
Studi Analisis Permasalahan Permainan Outdoor Di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Muara Bulian Adinda Sabrina Hani; Ani Sartika Sari; Asih Nur Ismiatun; Melisa Kotrun Nada; Siti Annisa Aszari
Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran | E-ISSN : 3026-6629 Vol. 1 No. 3 (2024): Edisi Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Outdoor games (outdoor games), outdoor play is a learning process through play activities that take place outside, which is important for training children's gross motor skills.  This research aims to find out the problems that exist in outdoor games at TK N Pembina Muara Bulian.  This research uses qualitative descriptive.  The method used in this research was observation and interviews in 5 meetings, each meeting session was given 45 minutes for implementation.  The subjects of this research were students at Kindergarten N Pembina Muara Bulian.  The data analysis technique used in this research uses observation and interviews, and the results obtained in this research show that there are several problems that occur in outdoor games at the Pembina Muara Bulian State Kindergarten.