cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
GRADIEN
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 02162393     EISSN : 26555743     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Gradien merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian yang meliputi bidang Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2005 dengan frekuensi penerbitan dua kali setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Aplikasi Ekstrak Umbi Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas var ayamurasaki) Sebagai Pengawet dan Pewarna Alami Tahu Ratnawati, Devi; Maryanti, Evi; Sentani, Afriana Mayang
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.235 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan ekstrak ubi jalar ungu (Ipomoea batatas var aya muraski) sebagai pengawet dan pewarna alami pada tahu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah ekstrak umbi ubi jalar ungu dapat digunakan sebagai pengawet dan pewarna alami pada tahu serta mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman dalam ekstrak umbi ubi jalar ungu terhadap pengawetan dan pewarnaan tahu. Penelitian ini dilakukan dalam 3 tahap. Tahap pertama yaitu uji kandungan senyawa flavonoid pada umbi ubi jalar ungu menggunakan shinoda test. Tahap kedua penentuan kandungan senyawa flavonoid dengan menggunakan metode cheng et al. Selanjutnya tahap ketiga dilakukan penentuan daya serap tahu berdasarkan variasi konsentrasi umbi ubi jalar ungu yang diekstrak yaitu 100g/500mL, 200g/500mL, 300g/500mL dan 500g/500mL pada lama perendam 1, 2, 3 dan 4 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umbi ubi jalar ungu mengandung senyawa flavonoid sebesar 383,09 ?g/L. Penyerapan zat warna tertinggi terjadi pada variasi konsentrasi 500g/500mL dan lama perendaman 4 jam dengan absorbansi maksimum yaitu 0,278. Dari semua perlakuan variasi konsentrasi dan lama perendaman ekstrak umbi ubi jalar ungu hanya dapat mengawetkan tahu selama 1 hari, sehingga umbi ubi jalar ungu tidak efektif digunakan sebagai pengawet tahu.   
Kecepatan Korosi Oleh 3 Bahan Oksidan Pada Plat Besi Caniago, Zul Bahrum
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 2, No 2 (2006): (Juli 2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.884 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan kecepatan korosi yang disebabkan oleh tiga bahan oksidan yaitu air, asam dan garam terhadap logam (plat besi). Waktu pengamatan dilakukan secara berselang, yakni t = 0, 5,10, 15, 20 dan 25 hari. Dengan menggunakan sinar Gamma (?) yang dihasilkan dari sumber Cobalt (Co-60) yangdiradiasikan pada plat logam, kemudian radiasi sinar ? dideteksi oleh tabung Geiger Muller. Intensitas cacahanmenunjukkan daya tembus sinar ? semakin tinggi pada logam yang teroksidasi dengan waktu yang lebih lama. Hal inimemberi arti terjadi kerenggangan molekul besi, kerenggangan tersebut akibat proses oksidasi (korosi). Hasilpenelitian menunjukkan bahwa daya serap sinar ? dalam material merupakan fungsi eksponensial terhadap waktu.Kecepatan korosi yang didapatkan adalah untuk asam sulfat = - 0.0056 dB/hari, garam = - 0.0053 dB/hari, dan air = -0.0047 dB/hari.   
Pemangkatan Matrik Bujur Sangkar Simanihuruk, Mudin; Faisal, Fachri
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 1, No 2 (2005): (Juli 2005)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.607 KB)

Abstract

Apabila matriks bujur sangkar A adalah matriks yang dapat didiagonalkan maka Am dapat dinyatakandengan Am = P-1DmP, dimana P adalah matriks berorder 2 x 2 yang kolom vektornya terdiri dari eigen vektor dariA dan D adalah matriks diagonalisasi dari A. Akan tetapi bila A adalah matriks yang dapat didiagonalisasikanmaka Am tidak mudah dinyatakan secara eksplisit seperti pada kasus A dapat didiagonalisasikan. Perhitungan Amsecara eksplisit bagi matriks yang tidak dapat didiagonalisasikan sangat sukar, meskipun untuk matriks berorder 2 x 2. Pada kesempatan ini, telah berhasil menemukan Am secara eksplisit untuk kelas-kelas tertentu dari matriks berorder 2 x 2. Apabila matriks A adalah matriks berorder 2 x 2 dan det A = 0, maka Am = (trace A)m-1A dimana trace A sama dengan jumlah elemen diagonal dari A. Selanjutnya apabila A adalah matriks berorder 2 x 2 dan det A < 0, maka Am = P-1DmP, dimana P adalah matriks berorder 2 x 2 yang kolom vektornya terdiri dari eigen vektor dari A dan D adalah matriks diagonalisasi dari A. Kasus det A > 0 belum dapat diselesaikan.
Penghambatan Reaksi Korosi Baja Dengan Menggunakan Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L) Sebagai Inhibitor Dalam Larutan Garam Asdim, Asdim
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 4, No 1 (2008): (Januari 2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.023 KB)

Abstract

Penelitian tentang Penghambatan Reaksi Korosi Baja Dengan Menggunakan Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L) Sebagai Inhibitor Dalam Larutan Garam telah dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan laju reaksi korosi adalah metode Gravimetri. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ekstrak kulit buah manggis dapat menghambat reaksi korosi baja dalam larutan natrium klorida. Efisiensi inhibisi ekstrak kulit buah manggis dalam larutan natrium klorida 0,02 dan 0,1 M masing-masingnya mencapai 77,33 % dan 75,00 % pada konsentrasi ekstrak 1000 ppm.   
Bentuk Umum Perluasan Teorema Pythagoras Astuti, Mulia; Keraman, Buyung; Rafflesia, Ulfasari
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 2, No 1 (2006): (Januari 2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.729 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas perluasan teorema Pythagoras melalui pendekatan hubungan kesetaraan pada luas daerah. Secara matematis luas daerah diukur berdasarkan variabel-variabel yang terkait dan kesetaraan pada luas daerahdikembalikan pada kesetaraan fungsi-fungsi yang mengacu pada variabel tersebut. Perluasan teorema Pythagoras di R2 dengan pendekatan hubungan kesetaraan pada luas daerah dapat menjelaskan hubungan luas daerah yang berkaitan dengan panjang sisi-sisi segitiga siku-siku. Fokus dari penelitian ini adalah membahas perluasan teorema Pythagoras di Rn .   
Mikoflora pada lempuk durian Darwis, Welly; Pardiyono, Pardiyono
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 1, No 1 (2005): (Januari 2005)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.038 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis mikoflora yang terdapat pada lempuk durian danuntuk mengetahui batas waktu layak konsumsi yang ditinjau dari jumlah sel/ml mikoflora dan organoleptik.Lempuk durian diambil dari 4 lokasi pembuatan lempuk yaitu dari Anggut, Sentiong, Hibrida, dan Lempuing.Isolasi mikoflora digunakan metode pengenceran dan pemurnian mikoflora dengan metode cawan gores.Identifikasi mikoflora dengan panduan buku Gandjar et.al.,, (2000), Fardiaz (1992), Samson dan Reenen-Hoesktra(1998). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 7 jenis mikoflora yang ditemukan pada lempuk durian yaitu 5jenis kapang dan 2 jenis khamir. Batas waktu layak konsumsi berdasarkan standar jumlah koloni mikoflora adalah pada minggu ke-3 untuk sampel dari Lempuing, minggu ke-4 untuk sampel dari Anggut dan Hibrida, dan sampai minggu ke-5 untuk sampel Sentiong. Berdasarkan uji organoleptik, batas waktu layak konsumsi secara umumsampai minggu ke-3 setelah pengemasan.
Aplikasi Differensial Numerik Dalam Pengolahan Citra Digital (Application of Differential Numeric In Digital Image Processing) Fauzi, Yulian
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 3, No 2 (2007): (Juli 2007)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.36 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi differensial numerik dalam pengolahan citra digital, khususnya dalam mendeteksi tepi objek yang terdapat dalam citra digital. Pendeteksian tepi dapat dilakukan dengan cara yang mirip dengan differensial pertamanya secara parsial dalam ruang diskrit. Aplikasi differensial numeric turunan kedua dalam mendeteksi tepi menggunakan persamaan Laplace, perumusan teori tersebut dalam system digital menggunakan metode hampiran selisih mundur (backward difference approximation). Hasil deteksi tepi dengan menggunakan differensial numeric turunan kedua pada bahasa Matlab memberikan hasil tepi yang jelas dan tajam.   
Penentuan Struktur Bawah Permukaan Daerah Pantai Panjang Kota Bengkulu Dengan Metode Seismik Refraksi Refrizon, Refrizon; Suwarsono, Suwarsono; Yudiansyah, Herno
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 4, No 2 (2008): (Juli 2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.256 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pantai Panjang Kota Bengkulu yang saat ini sedang dilakukan pengembangan untukpusat wisata dan perdagangan. Telah mulai dilakukan pembangunan gedung bertingkat sehingga dibutuhkan penopang pondasi yang kuat, mengingat Bengkulu adalah daerah rawan gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kondisi bawah permukaan. Pada penelitian ini digunakan Metode Seismik Refraksi dan diolah dengan perhitungan Intercept Time. Pada penelitian ini didapatkan kecepatan rambat gelombang P untuk lapisan pertama 894 m/s sampai 1299 m/s, untuk lapisan kedua 1607 m/s sampai 2230 m/s, dan untuk lapisan ketiga 2095 m/s sampai 3232 m/s. Berdasarkan kecepatan tersebut lapisan pertama diinterpretasikan sebagai pasir lepas (sand loose) dengan ketebalan sekitar 3 m sampai 5m, lapisan kedua lempung (clay) dengan ketebalan lapisan 5 m sampai 18 m, dan lapisan ketiga batu pasir (sandstone).   
Analisis Regresi Ordinal Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Kesehatan Pada Komunitas Latino Sriliana, Idhia
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 2 (2012): (Juli 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.149 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan pada komunitas Latino di Amerika Serikat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik ordinal. Analisis regresi logistik ordinal merupakan salah satu metode statistika yang menggambarkan hubungan antara suatu variabel respon dengan lebih dari satu variabel prediktor dimana variabel respon lebih dari dua kategori dan skala pengukuran bersifat tingkatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan pada komunitas Latino secara signifikan dipengaruhi oleh waktu terakhir kunjungan masyarakat ke dokter atau tempat pelayanan medis, tingkat kepercayaan masyarakat pada dokter atau tempat pelayanan medis, masyarakat percaya pada dukun untuk mengobati penyakit¸ dan kepemilikan asuransi kesehatan.
Pemanfaatan Ruang Secara Vertikal Oleh Burung- Burung Di Hutan Kampus Kandang Limun Universitas Bengkulu Jarulis, Jarulis
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 3, No 1 (2007): (Januari 2007)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.577 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pemanfaatan Ruang Secara Vertikal Oleh Burung-burung di Hutan KampusKandang Limun Universitas Bengkulu untuk mengetahui pola pemanfaatan habitat secara vertikal oleh burung-burungkampus Kandang Limun. Penelitian yang dilakukan dengan metoda time interval sampling selama 6 bulan (Juli-Desember 2006) dengan 10 titik pengamatan (TP). Tercatat sebanyak 40 spesies burung yang berkunjung kedalamsemua semua titik pengamatan. Burung pemakan serangga seperti Pycnonotus goiavier cenderung memilih ketinggian3-10 meter (52 %), dan 11-25 meter (60 %), Nectarinia jugularis 100 % memilih ketinggian 3-10 meter. Burungpemakan biji (Passer montanus) lebih memilih ketinggian 0-2 meter (76,5 %). Prosentase aktivitas yang tertinggi jenis Pycnonotus goiavier pada ketinggian 0-2 m adalah makan (89 %), 3-10 m makan (77 %) dan bergerak (64 %), 11-25 m gerak (64 %) dan istirahat (48 %). Jenis Passer montanus pada ketinggian 0-2 m adalah makan (92 %), suara (69 %), dan gerak (77 %), 3-10 m makan (100 %) dan bergerak (67 %), 11-25 m tidak ditemukan.   

Page 6 of 15 | Total Record : 150