cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 4 (2021)" : 83 Documents clear
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Mila Karmila Sidik; Luthfi Rumbia
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.136 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4250

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang valid, praktis dan efektif. Dalam penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Pengembangan dilakukan melalui analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan Kevalidan berdasarkan validasi materi, desain dan Bahasa. Diperoleh nilai validasi materi yaitu 96, nilai validasi desain yaitu 100 dan nilai validasi Bahasa yaitu 96. Sehingga modul pembelajaran matematika adalah “sangat valid” dan sudah layak digunakan. Kepraktisan dinilai oleh guru matematika dan siswa kelas V MIS Al-Hilaal Laimu Kecamatan Tehoru. Diperoleh skor penilaian guru yaitu 96 dan penilaian siswa yaitu 70. Sehingga untuk kepraktisan modul pembelajaran matematika adalah “sangat praktis” dan sudah layak digunakan. Keefektifan dilihat dari meningkatnya hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang berada pada kategori sedang dan tinggi sehingga keefektifan modul pembelajaran matematika yang telah dibuat “sangat efektif”. Disimpulkan ketiga indikator yaitu kevalidan, kepraktisan dan keefektifan pada modul pembelajaran matematika memiliki kelayakan baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran.
MEMAHAMI BAGAIMANA SISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR Khoerul Umam; Dedi Hidayat; Supandi Supandi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.654 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4226

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika dipengaruhi oleh kemampuan siswa dalam mematematisasi masalah. Dalam memahami bagaimana proses itu terjadi dapat dieksplorasi, salah satu cara mengeksplorasi kemampuan pemecahan masalah matematika dapat menggunakan materi sistem persamaan linear. Materi ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan pengetahuan matematika melalui pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif guna untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah pada siswa dalam materi persamaan linier ditinjau dari kamampuan matematis. Instrumen penelitian ini menggunakan materi system persamaan linear yang mengharuskan siswa mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematisnya. Data penelitian divalidasi dengan menggunakan triangulasi waktu dan sumber agar didapatkan data penelitian yang reliabel dan valid. Analisis data menggunakan analisis deskriptif berdasarkan indikator pada kemampuan pemecahan masalah. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa telah memahami urutan dalam langkah-langkah memecahkan masalah pada persoalan system persamaan linear dua variabel.  Perbedaan mendasar dapat dilihat ketika siswa perempuan lebih mendetailkan seluruh informasi yang didapatkan sedangkan siswa laki-laki cenderung menghabiskan waktu untuk membaca masalah tetapi tidak mendetailkan informasi yang didapatkan. Kecenderungan yang berbeda bagaimana siswa perempuan dan laki-laki mengawali proses pemecahan masalah matematika dapat membantu guru untuk tahapan dan langkah apa yang diperlukan dalam mengembangkan kualitas pembelajaran matematika yang lebih berkelanjutan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI MATRIKS UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XI SMA Yerizon Yerizon; Lialy Sarti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.139 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4193

Abstract

The purpose of this research is to develop student worksheets on the matrix that is valid and practical using the discovery learning model. This is because the student worksheets used in the learning process are still not able to facilitate students to be actively involved in discovering a concept or principle to construct their knowledge. The type of this research is Research and Development (R&D). This research used the Plomp model which consists of three phases, namely preliminary research, development or prototyping phase, and assessment phase. The research data were collected by using a questionnaire, interview, and observation. The data from the questionnaire were analyzed by using descriptive techniques, while the data from observations and interviews were analyzed by using descriptive statis-tics. The results of this research are (1) the student worksheets developed has a very valid category with a validity value of 82.78%, (2) the student worksheets can be used easily by students in the learning process with a practicality value of 88.47% with very practical category. Based on the research results, it can be concluded that the developed student worksheets can be applied in mathematics learning in schools.
ANALISIS PENGARUH KETERAMPILAN DOSEN MENGAJAR DARING TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN ANALISIS REAL I Irvandi Gorby Pasangka; Jusrry Rosalina Pahnael
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.115 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4261

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan dosen mengajar daring terhadap tingkat pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Analisis Real I. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling dan teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner dengan pengukuran skala likert. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu keterampilan dosen menggunakan aplikasi pembelajaran daring , keterampilan dosen menjelaskan materi secara daring , keterampilan dosen memanfaatkan internet untuk memberikan materi pembelajaran , dan tingkat pemahaman mahasiswa dalam memahami mata kuliah Analisis Real I . Hasil penelitian diperoleh model , di mana koefisien dari  dan  bernilai positif, artinya jika  dan  meningkat, maka  juga akan meningkat. Nilai Koefisien determinasi berganda  yang diperoleh adalah , yang berarti variabel  dan  memiliki pengaruh sebesar  terhadap variabel , dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termuat dalam penelitian ini.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN BUKU AJAR ELEKTRONIK INTERAKTIF (BAEI) BERBANTUAN GOOGLE SLIDE DAN QUIZIZZ Utin Desy Susiaty; Dwi Oktaviana; Ersa Yuni Arty
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.963 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4174

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas VII SMP Negeri 10 Sungai Kakap dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan soal tes kemampuan pemecahan masalah. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t paired sample. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memperoleh nilai pretest dan posttest untuk kemampuan pemecahan masalah dengan rata-rata 53,52 dan 72,77. Setelah diterapkan pembelajaran dengan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz pada kemampuan pemecahan masalah siswa mendapatkan nilai t = 7,396 dimana = 0,05 dengan t hitung > t tabel (7,396 > 1,699) maka H0 ditolak. Dengan demikian, pembelajaran dengan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) berbantuan Google Slide dan Quizizz dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
BERPIKIR KRITIS CALON GURU DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTROVERSIAL MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN HIGH ORDER THINKING SKILLS Alfiani Athma Putri Rosyadi; Cholis Sadijah; Susiswo Susiswo; Swasono Rahardjo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2579.445 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4082

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis calon guru dalam menyelesaikan masalah kontroversial matematika dengan menggunakan High Order Thinking Skills. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah calon guru yang mengalami kontroversial setelah menyelesaikan masalah kontroversial yang diberikan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Proses berpikir dalam menyelesaikan masalah kontroversial matematika terdiri dari aspek identifying, connecting, applying, argumentation dan clarifying. Pada saat menggunakan HOTS untuk mengetahui proses berpikir kritisnya diperoleh kesimpulan bahwa tahap analisis terjadi pada saat calon guru identifying dan connecting. Untuk aspek evaluasi terjadi pada saat calon guru melakukan proses applying. Untuk aspek mencipta, terjadi pada saat calon guru menggunakan argumentation  and clarifying dalam menyelesaikan masalah yang diberikan. Kata kunci: Berpikir kritis; calon guru matematika; high order thinking skills;  masalah kontroversial. Abstract This study aims to describe the critical thinking process of prospective teachers in solving controversial mathematics problems using High Order Thinking Skills. This research uses a case study research type with a qualitative approach. The research subjects in this study were prospective teachers who experienced controversy after solving a given controversial problem. The research instruments used were tests and interviews. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The thinking process in solving controversial mathematical problems consists of identifying, connecting, applying, argumentation and clarifying aspects. When using HOTS to determine the critical thinking process, it can be concluded that the analysis stage occurs when the prospective teacher is identifying and connecting. For the evaluation aspect, it occurs when the prospective teacher does the applying process. For the creative aspect, it occurs when prospective teachers use argumentation and clarifying in solving the problems given. Keywords: Critical Thinking; Mathematics Prospective Teacher; High Order Thinking Skills; Controversial Issues.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI SELF CONFIDENCE SISWA Gemi Susanti; Chairuddin Chairuddin
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.926 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4403

Abstract

This research is motivated by the low mathematical problem solving ability of students, where most people blame the learning model while there are many factors that influence this, one of which is students' self-confidence. This study aims to determine the differences in students' mathematical communication skills in terms of self-confidence. This type of research is an expost facto study and was conducted at MTs Negeri 2 Kolaka using a sample of 48 students. From the results of the analysis carried out, the average problem-solving ability of students is 50.94 which if converted in table 2 then the value is in the less category. Furthermore, from the inferential analysis obtained > so that it can be concluded that there are significant differences in mathematical problem solving abilities between students with very high, high, medium and low Self Confidence. From the results of further analysis, it was concluded that students with very high self-confidence would have better problem-solving abilities than other students
PENINGKATAN KEMAMPUAN TPACK CALON GURU: ANALISIS KEMUNGKINAN KESALAHAN PEMAHAMAN KONSEP ALJABAR SERTA STRATEGI PENCEGAHANNYA Ida Dwijayanti; Rizky Esti Utami; Aryo Andri Nugroho
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.486 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4119

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis berbagai kemungkinan kesalahan yang dapat dialami mahasiswa calon guru ketika mempelajari konsep aljabar serta memberikan pengetahuan terkait strategi pencegahannya bagi calon guru matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah wawancara yang melibatkan 16 responden calon guru matematika. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dengan cara membandingkan jawaban berdasarkan hasil tes dan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan data bahwa kesalahan konsep yang dilakukan mahasiswa dalam mempelajari konsep variabel diantaranya ialah kesalahan dalam mengidentifikasi x0 merupakan sebuah variabel, kegagalan dalam memahami konsep variabel (dalam kasus ini x diartikan sebagai kotak pensil ataupun pensil, sedangkan yang diharapkan adalah jumlah pensil dalam kotak), serta kegagalan dalam mengembangkan pemahaman konsep yang dimiliki (dalam hal ini tidak mampu membuat situasi yang sesuai dengan model matematika , sedangkan seharusnya bisa menggunakan situasi luas suatu bidang segi empat dengan panjang (x+3) dan lebar (x-2). Strategi pencegahan dengan meningkatkan kemampuan TPACK calon guru yaitu dengan memberikan soal berjenjang mulai dari tingkatan mengetahui, memahami konsep hingga mengembangkan pengetahuan konsep yang dimiliki.Kata kunci: Aljabar, Kesalahan konsep, TPACK  Abstract The purpose of this study is to analyze the various possible errors that can be experienced by students when learning algebraic concepts and provide knowledge regarding prevention strategies for prospective mathematics teachers. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The instrument used was an interview involving 16 prospective mathematics teacher respondents. Test the validity of the data using triangulation techniques by comparing answers based on test results and interview results. The results showed that the data that the students had conceptualized errors in studying the concept of variables included errors in identifying x0 as a variable, failure in understanding the concept of variables (in this case x is defined as a pencil or pencil box, while what is expected is the number of pencils in a box). , as well as the failure to develop an understanding of the concepts they have (in this case unable to make a situation that is in accordance with the mathematical model x^2+x-6, while it should be able to use the situation of the area of a rectangular area with length (x+3) and width ( x-2) The strategy for prevention is to increase the teacher's TPACK ability, namely by providing tiered questions starting from the level of knowing, understanding concepts to developing conceptual knowledge. Keywords: Algebra, Misconception, TPACK. 
REGRESI PROBIT UNTUK PERBANDINGAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DAN KOOPERATIF TIPE STAD Mianzhalli Tri Yunitha; Leni Marlena
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.281 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4269

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan peningkatan hasil belajar matematika setelah penerapan model pembelajaran Flipped Classroom dan STAD. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kuantitatif eksperimen semu (Quasi-Experimental). Sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang penerapannya dengan model pembelajaran Flipped Classroom dan STAD. Data dikumpulkan dari hasil tes pada materi statistika. Analisis yang dipakai yaitu Regresi Probit. Berdasarkan analisis data dengan regresi probit diperoleh peluang keberhasilan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik menggunakan STAD 17,4%  lebih tinggi daripada model pembelajaran Flipped Classroom. STAD merupakan model pembelajaran yang dapat melatih peserta didik untuk berkomunikasi, berinteraksi, bekerja didalam kelompok dan bertukar pikiran dengan orang lain, sehingga dapat mengatasi beberapa kesulitan dalam proses pembelajaran.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA PADA MATERI PRISMA DAN LIMAS Zharifatul Aqilah; Kartini Kartini
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.276 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.3929

Abstract

AbstrakKomunikasi matematika merupakan kemampuan yang harus dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Tanpa komunikasi dalam matematika, maka hanya akan ada sedikit keterangan, data, dan fakta dalam melakukan proses dan aplikasi matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa pada setiap indikator kemampuan komunikasi matematika dengan subjek siswa kelas VIII MTs Negeri Karimun sebanyak 16 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal prisma dan limas Data dari hasil tes yang dilakukan yaitu berupa hasil belajar siswa yang pengumpulan datanya menggunakan instrumen berupa tes uraian. Berdasarkan hasil analisis data berupa hasil tes yang diberikan kepada siswa dapat ditarik kesimpulan bahwa letak kesalahan siswa pada kemampuan komunikasi matematika dalam menyelesaikan soal-soal prisma dan limas yaitu (1) kesalahan dalam memahami representasi gambar; (2) kesalahan dalam memahami makna dari gambar; dan (3) kesalahan prosedur tidak tepat. Kata Kunci: Analisis; Kesalahan; Komunikasi Matematika. AbstractMathematical communication is an ability that must be developed in learning mathematics. Without communication in mathematics, there will be little information, data, and facts in carrying out mathematical processes and applications. This study aims to describe students' errors in each indicator of mathematical communication skills with 16 students as the subject of class VIII MTs Negeri Karimun. This study uses a qualitative descriptive approach that describes students' errors in solving prism questions and five. Data from the test results in the form of student learning outcomes were collected using an instrument in the form of a description test. Based on data analysis in the form of test results given to students, it can be concluded that students' errors in mathematical communication skills in solving prism and five problems are (1) errors in understanding image representation; (2) errors in understanding the meaning of the picture; and (3) improper procedural error. Keywords: Analysis; Error; Mathematical communication.