cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 73 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2022)" : 73 Documents clear
PENGEMBANGAN MODUL GEOMETRI ANALITIK BERBASIS STRATEGI REACT BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Asep Ikin Sugandi; Deddy Sofyan; Linda Linda; Dewi Ratna Sari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.128 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4963

Abstract

Tujuan pada penelitian ini ialah  mengembangkan modul geometri analitik berbasis REACT berbantuan geogebra yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.untuk mahasiswa IKIP Siliwangi. Adapun model yang digunakan dalam pengembangaan yaitu model 4-D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Subjek penelitian ini mahasiswa Pendidikan Matematika angkatan 2020 berjumlah 18 orang. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa  angket serta tes yang memuat soal uraian mengenai kemampuan berpikir kritis. Dari hasil pengolahan data didapat kesimpulan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan dikategorikan valid dengan nilai rata-rata sebesar 92,06, dikategorikan praktis dengan nilai rata-rata sebesar 72,85 dan dikategorikan efektif dengan nilai rata-rata sebesar 75,25. Denga demikian modul geometri analitik berbasis REACT berbantuan geogebra sangat tepat digunakan dalam pembelajaran geometri untuk tingkat mahasiswa. The purpose of this study is to develop an analytical geometry module based on REACT with the aid of geogebra that meets the valid, practical and effective criteria for students of IKIP Siliwangi. The model used in the development is a 4-D model (Define, Design, Development, and Disseminate). The subjects of this study were 18 students of Mathematics Education class of 2020. Data collection tools in this study were in the form of questionnaires and tests containing descriptions of critical thinking skills. From the results of data processing, it can be concluded that the learning module developed is categorized as valid with an average value of 92.06, categorized as practical with an average value of 72.85 and categorized as effective with an average value of 75.25. Thus, the REACT-based analytic geometry module with the aid of Geogebra is very appropriate to be used in geometry learning for the student level.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BENTUK ALJABAR DENGAN PENDEKATAN METAPHORICAL THINKING Muiz Ghifari; Ellis Salsabila; Tian Abdul Aziz
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.574 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran bentuk aljabar kelas VII kurikulum prototipe dengan pendekatan Metaphorical Thinking yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang digunakan merupakan model Borg and Gall, yaitu; (1) penelitian awal dan pengumpulan data; 2) perencanaan; (3) pengembangan bentuk awal produk; (4) pengujian awal produk; (5) revisi awal produk; (6) pengujian lapangan terbatas; (7) revisi pengujian lapangan terbatas; (8) pengujian lapangan luas; (9) revisi pengujian lapangan luas; dan (10) diseminasi dan implementasi. Hasil produk berupa video digunakan sebagai sumber belajar. Pengumpulan data menggunakan angket yang digunakan untuk menguji kevalidan dan kepraktisan, dan tes digunakan untuk menguji Keefektifan. Hasil validasi menyatakan video pembelajaran dengan kategori sangat valid dengan skor dari ahli materi 3,60 dan ahli media dengan skor 3,88. Empat video diimplementasikan sebagai sumber belajar pada proses pembelajaran secara tatap muka dan virtual google classroom di SMPN 1 Cibungbulang, Kab. Bogor. Hasil angket respon peserta didik menunjukkan video sangat praktis dengan skor 3,45. Penerapan video berdampak positif terhadap capaian hasil belajar peserta didik. Video pembelajaran dengan pendekatan metaphorical thinking memudahkan peserta didik dalam merepsentasikan aljabar pada kehidupan sehari-hari sehingga meningkatkan pemahaman konsep. Hasil penilaian efektifitas menyatakan video pembelajaran dengan hasil baik dengan mean 80,12. This study aims to develop an algebraic learning video for class VII prototype curriculum with a valid, practical, and effective Metaphorical Thinking approach. The development model used is the Borg and Gall model, namely; (1) preliminary research and data collection; 2) planning; (3) development of the initial form of the product; (4) initial testing of the product; (5) initial revision of the product; (6) limited field testing; (7) revision of limited field testing; (8) extensive field testing; (9) revision of extensive field testing; and (10) dissemination and implementation. The product results in the form of videos are used as learning resources. Collecting data using a questionnaire that is used to test the validity and practicality, and tests are used to test the effectiveness. The validation results stated that the learning video was in a very valid category with a score of 3.60 from material experts and media experts with a score of 3.88. Four videos were implemented as learning resources in the face-to-face learning process and virtual google classroom at SMPN 1 Cibungbulang, Kab. Bogor. The results of the student response questionnaire showed that the video was very practical with a score of 3.45. The application of video has a positive impact on the achievement of student learning outcomes. Learning videos with a metaphorical thinking approach make it easier for students to represent algebra in everyday life, thereby increasing understanding of concepts. The results of the effectiveness assessment stated that the learning video had good results with a mean of 80.12.
PENGEMBANGAN SOAL LITERASI MATEMATIKA TERINTEGRASI ISLAM UNTUK SISWA MADRASAH M. Imamuddin; Hari Antoni Musril; Isnaniah Isnaniah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.271 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4830

Abstract

Pembelajaran matematika di madrasah dituntut untuk dilaksanakan secara Islami dan mampu melatih kemampuan literasi matematika siswa. Untuk itu diperlukan soal literasi matematika yang syarat dengan nilai-nilai Islam sebagai materi latihan dalam pembelajaran. Penelitan ini bertujuan mengembangkan dan menghasilkan soal literasi matematika terintegrasi Islam untuk materi bilangan bulat yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian ini, menggunakan metode penelitian pengembangan dengan tahapan: analisis, desain, dan evaluasi. Ujicoba produk dilaksanakan di kelas VII MTsN 2 Bukittinggi dan MTsN 7 Agam. Instrumen yang digunakan berupa: pedoman wawancara dengan guru/siswa, lembar analisis silabus, lembar validasi ahli, dan lembar angket guru/siswa. Analisis data kualitatif: tabulasi, redukasi (pengkodean dan pengelompokan), menyajikan dan menarik kesimpulan. Data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase, kategori dan kriteria. Penelitian ini menghasilkan soal literasi matematika terintegrasi Islam untuk materi bilangan bulat. Soal yang dihasilkan berkriteria sangat valid dengan persentase 87.3% yang diperoleh dari penilaian ahli (pendidikan matematika, pendidikan Islam dan bahasa), sangat praktis dengan persentase 92% dan 94% yang diperoleh melalui ujicoba kelompok kecil dan besar, dan efektif berdasarkan efek potensial yaitu soal dapat memotivasi siswa, memiliki manfaat yang sangat baik dan mampu membedakan kemampuan literasi matematika siswa. Berdasarkan penelitian ini, direkomendasikan untuk menggunakan soal literasi matematika terintegrasi Islam dalam pembelajaran matematika.It is required to conduct mathematics learning in Madrasas by integrating Islamic values with the aims to foster students’ mathematical literacy skills. Therefore, tests on mathematical literacy skills should include Islamic values as their material. This research aims to develop and produce Islamic-integrated mathematical literacy tests for valid, practical and effective integer testing material. This research method uses development research methods with stages: analysis, design, and evaluation. The product trial was carried out on seventh grade students of MTsN 2 Bukittinggi and MTsN 7 Agam. The instruments used were interview guidelines with teachers/students, syllabus analysis sheets, expert validation sheets, and questionnaire for teachers/students. Qualitative data were analyzed through tabulation, reduction (coding and grouping), presenting, and drawing conclusions. Quantitative data were analyzed by using percentage, categories and criteria. This research produces an Islamic-integrated mathematical literacy tests for integer learning material. The developed tests are categorized valid with a percentage of 87.3% obtained from expert assessments (mathematics education, Islamic education, and language), practical with a percentage of 92% and 94% obtained from small and large group trials, and effective based on potential effects related to their possibility to motivate students, the benefits they bring to students  and their ability to distinguish students' mathematical literacy skills. Based on the research, it is recommended for teachers to use Islamic-integrated mathematical literacy tests in mathematics learning.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN YANG BERORIENTASI PADA PENINGKATAN MINAT BELAJAR Budi Murtiyasa; Fitria Agustin Anisyawati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.093 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4710

Abstract

Pembelajaran matematika pada masa pandemi sangat berdampak bagi siswa. Siswa yang mendapati kesulitan dalam belajar mempengaruhi minat pada dalam diri siswa. Guru memberikan media pembelajaran yang kurang cocok bagi siswa menyebabkan penurunan dalam minat belajar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripskan minat siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam belajar matematika melalui video pembelajaran. Penelitian ini jenis penelitian pengembangan melalui model ADDIE. Penelitian menggunakan siswa kelas VII SMP Negeri 3 Maospati yang berjumlah 60 orang sebagai subjek serta objek pada penelitian ini adalah minat belajar. Data yang diperoleh terkait video pembelajaran dinyatakan valid oleh dua validator. Pengumpulan data menggunakan teknik berupa angket  dan wawancara, untuk analisis data melalui hasil wawancara, hasil observasi, persentase dan rata-rata skor. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini memperlihatkan rata-rata berdasarkan empat indikator sangat baik, yaitu perasaan senang dengan rata-rata 3,03 kategori sangat baik, ketertarikan dengan rata-rata 3,06 kategori sangat baik, perhatian dengan rata-rata 3,11 kategori sangat baik, dan keterlibatan dengan rata-rata 3,15 kategori sangat baik. Rata-rata dari empat indikator tersebut 3,09 kategori sangat baik. Hal ini dapat diartikan bahwa siswa SMP Negeri 3 Maospati menunjukkan minat belajar siswa melalui video pembelajaran berdasarkan empat indikator yang telah ditetapkan adalah sangat baik. Learning mathematics during pandemics is very influential on students. Students who have difficulty in learning. Teachers providing learning media that are less suitable for students lead to a decrease in learning interest. This research aims to describe the interest of students in Junior High School (SMP) in learning mathematics through learning videos. This research is a type of development research through the ADDIE model. The study used 60 grade VII students of SMP Negeri 3 Maospati as subjects and the object in this study was a learning interest.the data obtained related to the learning video was declared valid by two valisators. Data collection uses techniques in the from of questionnaires and interviews, for data analysis through interview results, observation results, percentages and average scores. The results obtained in this study showed an average of four excellent indicators, including feeling happy with an average of 3.03 excellent categories, interest with an average of 3.06 excellent categories, attention with an average of 3.11 excellent categories, and engagement with an average of 3.15 excellent categories. The average of the four indicators is 3.09 with excellent categories. This can be interpreted that students of SMP Negeri 3 Maospati showed interest in learning students through learning videos based on four indicators that have been established is very good.
MATHEMATICAL CREATIVE THINKING MAHASISWA DI POLITEKNIK MENGGUNAKAN BLENDED LEARNING DAN LMS MOODLE Indah Riezky Pratiwi; Elisa Mayang Sari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.023 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4840

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat tingkat efektivitas dari penggunaan model blended learning dengan menggunakan platform LMS moodle terhadap mathematical creative thinking  di Politeknik. Subjek penelitian adalah mahasiswa jurusan teknik mesin, program studi teknik mesin dan manufaktur di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung yang dipilih secara random. Pemilihan sampel kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Pre Eksperiment. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group-Pretest-Posttest dengan membandingkan hasil pretest dan posttest kepada mahasiswa pada satu kelas yang diterapkan pembelajaran dengan model Blended Learning menggunakan platform LMS Moodle.  Instrumen yang digunakan adalah instrument tes untuk pretest-posttest. Analisis statistik uji-t untuk Mathematical Creative Thinking diperoleh nilai sig.  0.00 < 0,05 dan rata-rata nilai N-gain sebesar 0,57. Dari hasil analisis statistik tersebut, menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan model Blended Learning menggunakan platform LMS Moodle mempunyai efektivitas sedang dalam meningkatkan Mathematical Creative Thinking mahasiswa.Kata kunci: LMS Moodle, Mathematical Creative Thinking, Blended Learning AbstractThis study aimed to see the effectiveness of blended learning models using the Moodle LMS platform against creative mathematical thinking at polytechnics. The research subjects were students majoring in mechanical engineering, mechanical engineering, and manufacturing study programs at the Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, which were randomly selected. The selection of experimental and control class samples uses random sampling techniques. This research is quantitative research with the Pre-Experimental method. The research design used is One-Group-Pretest-Posttest by comparing pretest and posttest results to students in one class that is applied learning with a Blended Learning model using the Moodle LMS platform. The instruments used are test instruments for pretest-posttest. Statistical analysis of the t-test for Mathematical Creative Thinking obtained the sig value. 0.00 < 0.05, and the average N-gain value was 0.57. The results of the statistical analysis show that the application of learning with the Blended Learning model using the Moodle LMS platform has moderate effectiveness in improving students' mathematical creative thinking. Keywords: LMS Moodle, Mathematical Creative Thinking, Blended Learning
THE EFFECTIVENESS OF PROJECT-BASED LEARNING MODELS IN IMPROVING UNDERSTANDING OF STATISTICAL CONCEPTS Nurul Astuty Yensy; Rambat Nur Sasongko; Muhammad Kristiawan; Dina Apryani; Hidayatulloh Hidayatulloh
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.65 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.5102

Abstract

Every student in higher education will learn about statistics. Statistics is knowledge about data collection, data classification, presentation, processing, drawing conclusions, and making decisions based on certain problems. Because statistics are related to sample data, it is necessary the ability to interpret, understand, and make good decisions on the data. Project-Based Learning is very suitable to be applied to solve complex problems in a creative, collaborative, and independent way like in this course. This research is to analyze the effectiveness of PjBL learning in improving the understanding of statistical concepts. The research subjects were seventy students who took statistics courses at the Mathematics Education Study Program, Bengkulu University in 2021. This type of research is a quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest design. The research instrument was a test sheet for understanding the concept of statistics, including the ability to choose statistical analysis, the ability to process data, and the ability to interpret the results. The data were analyzed using the t-paired sample test and the N-Gain score. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of Project-Based Learning is quite effective in increasing students' understanding of concepts in statistics courses at Bengkulu University, especially in the mathematics education study program. Students' understanding of concepts after the PjBL model is applied is higher than before PjBL is applied.Setiap mahasiswa di perguruan tinggi pasti akan mempelajari tentang statistika. Statistika merupakan pengetahuan mengenai pengumpulan data, klasifikasi data, penyajian, pengolahan, penarikan kesimpulan, dan pengambilan keputusan berdasarkan masalah tertentu. Dikarenakan statistik berkaitan dengan data sampel maka diperlukan kemampuan pemahaman dalam menafsirkan, memahami serta membuat keputusan yang baik terhadap data tersebut. Model Project Based Learning sangat cocok diterapkan untuk memecahkan masalah kompleks dengan cara yang kreatif, kolaboratif, dan mandiri seperti pada mata kuliah ini. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektifitas model pembelajaran PjBL dalam meningkatkan pemahaman konsep statistika. Subjek penelitian yaitu tujuh puluh mahasiswa yang mengambil mata kuliah statistika di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Bengkulu tahun 2021. Jenis penelitian adalah quasi eksperiment dengan menggunakan rancangan one group pretest-postest design. Instrumen penelitian berupa lembar tes pemahaman konsep tentang statistika, meliputi kemampuan memilih analisis statistika, kemampuan pengolahan data dan kemampuan menginterpretasikan hasilnya. Data dianalisis dengan menggunakan uji t-paired sample dan skor N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning cukup efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa pada mata kuliah statistika di Universitas Bengkulu khususnya di program studi pendidikan matematika. Pemahaman konsep mahasiswa setelah diterapkan model PjBL lebih tinggi dibandingkan sebelum diterapkan PjBL. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DENGAN PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION Septya Eka Wahyuni; Sri Rejeki
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.017 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.5027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IV SD melalui penerapan pendekatan RME dengan setting PTM terbatas. Indikator kemampuan komunikasi matematis yang digunakan adalah: (1) mengekspresikan ide-ide matematika melalui gambar, (2) menjelaskan ide-ide matematikamelalui lisan dan tertulis, dan (3) menggunakan bahasa dan notasi matematika untuk menyajikan ide. Penelitian ini menerapkan pendekatan exploratory sequential mixed-method. Sampel sekaligus populasi dalam penelitian ini adalah 20 siswa kelas IV di salah satu SD N di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dokumentasi dan wawancara. Pada bagian kuantitatif, teknik analisis data yang dipakai adalah uji tanda (Sign-Test). Sementara itu, pada bagian kualitatif, teknik analisis data yang di terapkan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan uji tanda, ada peningkatan secara signifikan kemampuan komunikasi  matematis siswa. Selanjutnya, berdasarkan analisis data kualitatif: (1) Siswa dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi dan sedang mengalami peningkatan ketercapaian indikator kemampuan komunikasi matematis, yaitu satu indikator di pretest menjadi tiga indikator di posttest, (2) Siswa dengan kemampuan komunikasi rendah tidak mengalami peningkatan ketercapaian indikator kemampuan komunikasi matematis, yaitu hanya terpenuhi satu indikator di pretest maupun di posttest. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan ketercapaian indikator hanya terjadi pada siswa dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi dan sedang. This study aims to improve the mathematical communication skills of fourth grade elementary school students through the application of the RME approach with limited PTM settings. The indicators of mathematical communication skills used are: (1) expressing mathematical ideas through pictures, (2) explaining mathematical ideas through oral and written, and (3) using language and mathematical notation to present ideas. This study applies an exploratory sequential mixed-method approach. The sample as well as the population in this study were 20 fourth grade students in an elementary school in Sragen Regency, Central Java, Indonesia. Data collection techniques used are tests, documentation and interviews. In the quantitative section, the data analysis technique used is the Sign-Test. Meanwhile, in the qualitative section, the data analysis techniques used include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This study applied triangulation with interviews and documentationtechniques. The results of this study indicate that based on the sign test, there is a significant increase in students’ mathematical communication skills. Furthermore, based on qualitative data analysis: (1) students with high and moderate mathematical communication skills, there was an increase in the achievement of indicators of mathematical communication skills, from one indicators in the pretest to three indicators in the posttest, (2) In students with low communication skills, there is no increase in the indicators of mathematical communication skills, which only meets one indicator in the pretest and posttest. This shows that the improvement is only occurred for students with moderate and high mathematical communication ability.
MATH E-COMIC CERITA RAKYAT JOKO KENDIL DAN SI GUNDUL UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA TUNARUNGU Danty Rahmasantika; Rully Charitas Indra Prahmana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1385.26 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4971

Abstract

AbstrakSemakin berkembang pesatnya pengetahuan dan teknologi di abad 21 membawa tantangan besar bagi dunia pendidikan. Media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran mengikuti perkembangan teknologi dan harus mampu membantu siswa memahami konsep yang dipelajari dengan menggunakan konteks yang dekat dengan siswa. Khususnya di pendidikan matematika, pendekatan yang dapat digunakan yaitu pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang memiliki karakteristik yaitu menggunakan konteks yang dekat dengan siswa untuk memahamkan konsep matematika. Selain itu di abad 21 ini, kemampuan berpikir kritis menjadi sangat penting bagi peserta didik untuk dapat menghadapi permasalahan dalam realitas kehidupan. Hal tersebut tidak hanya bagi peserta didik biasa tetapi juga bagi peserta didik berkebutuhan khusus.  Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran berbasis (RME) yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik tunarungu. Hasil dari penelitian ini yaitu berhasil dikembangkannya produk media pembelajaran berupa Math E-Comic dengan konteks ethnomathematics yaitu Cerita Rakyat Joko Kendil dan Si Gundul untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik tunarungu. Harapannya penelitian ini dapat menyumbangkan khazanah ilmu pengetahuan dalam dunia pendidikan matematika dan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan media pembelajaran dengan topik yang serupa.Kata kunci: Joko Kendil dan Si Gundul, Kemampuan Berpikir Kritis, Math e-Comic, Realistics Mathematics Education, Siswa TunarunguAbstractThe rapid development of knowledge and technology in the 21st century brings significant challenges to education. Learning media used in learning follow technological developments and must help students understand the concepts being studied using contexts that are close to students. Especially in mathematics education, the approach that can be used is the Realistic Mathematics Education (RME) approach which has the characteristic of using a context close to students to understand mathematical concepts. In addition, in the 21st century, critical thinking skills are fundamental for students to face problems in the realities of life. This is not only for ordinary students but also for students with special needs. Therefore, this study aims to design a learning-based media (RME) that can develop the critical thinking skills of deaf students. The results of this research are the successful development of learning media products in the form of Math E-Comic with an ethnomathematics context, namely the Folklore of Joko Kendil and Si Gundul, to develop critical thinking skills of deaf students. It is hoped that this research can contribute to the treasures of knowledge in mathematics education and can be a reference for further researchers to develop learning media with similar topics.Keywords: Joko Kendil and Si Gundul, Critical Thinking Skills, Math e-Comic, Realistic Mathematics Education, Deaf Students
EFEKTIVITAS PENERAPAN RECIPROCAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Siti Inganah; Eliza Dewi Armelia; Adi Slamet Kusumawardana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.942 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4628

Abstract

Abstrak Pandemi Covid-19 memberikan tantangan besar dunia pendidikan dengan pemberlakuan  penerapan pembelajaran daring. Untuk itu, diperlukan pembelajaran interaktif yang sesuai diterapkan dalam pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan reciprocal learning dalam pembelajaran daring di kelas X IPA 1 SMA Negeri 1 Gambiran. Efektivitas ditinjau dari aktivitas siswa, hasil belajar siswa dan respon siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar aktivitas siswa, tes, dan angket. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan reciprocal learning dalam pembelajaran daring pada materi logaritma kelas X IPA 1 di SMA Negeri 1 Gambiran efektif. Penerapan reciprocal learning dalam pembelajaran daring dengan empat tahapan aktivitas yaitu bertanya, memprediksi, mengklarifikasi, dan merangkum dapat meningkatkan aktivitas siswa, hasil belajar siswa, dan respon siswa. Aktivitas siswa bertanya, memprediksi, klarifikasi, dan merangkum mengalami peningkatan disetiap pertamuan dengan rata-rata akhir 76,19% dalam kategori baik. Hasil belajar siswa sebanyak 90% diatas KKM tuntas secara klasikal dan respon siswa menunjukkan positif dengan rata-rata akhir 82,67% dalam kategori sangat baik. Respon siswa ditunjukkan dengan siswa merespon pembelajaran dengan bersemangat, antusias tinggi, dan tertarik mengikuti rangkaian penerapan reciprocal learning dalam pembelajaran daring.AbstractThe Covid-19 pandemic poses a big challenge to the world of education with the implementation of online learning. For this reason, interactive learning is needed that is appropriate to be applied in online learning. This study aims to describe the effectiveness of the application of reciprocal learning in online learning in class X IPA 1 SMA Negeri 1 Gambiran. Effectiveness in terms of student activities, student learning outcomes and student responses. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach. The subjects of this study were 30 students. This research instrument uses student activity sheets, tests, and questionnaires. The results of the study found that the application of reciprocal learning in online learning on logarithmic material for class X IPA 1 at SMA Negeri 1 Gambiran was effective. The application of reciprocal learning in online learning with four stages of activity, namely asking, predicting, clarifying, and summarizing can increase student activity, student learning outcomes, and student responses. The activities of students asking, predicting, clarifying, and summarizing experienced an increase in each meeting with a final average of 76.19% in the good category. Student learning outcomes as much as 90% above the KKM completed classically and student responses showed positive with a final average of 82.67% in the very good category. Student responses are shown by students responding to learning with enthusiasm, high enthusiasm, and interest in participating in a series of applications of reciprocal learning in online learning.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA Villia Anggraini; Hafizah Delyana; Iga Kumala Sari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.346 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.5034

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan salah satu kompetensi yang sangat penting untuk dikuasai siswa. Faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis salah satunya adalah minat belajar siswa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari minat belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling. Subjek penelitian yang dipilih adalah kelas XI AKL-2 SMK Negeri 1 Enam Lingkung tahun pelajaran 2021/2022. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu soal tes kemampuan pemecahan masalah, angket minat belajar, dan pedoman wawancara. Soal tes pemecahan masalah dianalisis berdasarkan pengkategorian kemampuan pemecahan masalah tinggi, sedang, dan rendah. Angket minat belajar dianalisis berdasarkan kriteria pengelompokkan minat belajar tinggi, sedang, dan rendah. Dari hasil penelitian, diperoleh siswa dengan minat belajar tinggi memiliki kemampuan pemecahan tinggi sebanyak 10,53%. Siswa dengan minat belajar sedang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi sebanyak 21,05%. Siswa dengan minat belajar sedang memiliki kemampuan pemecahan masalah sedang sebanyak 42,10%. Siswa dengan minat belajar sedang memiliki kemampuan pemecahan masalah rendah sebanyak 15,79%. Siswa dengan minat belajar rendah memiliki kemampuan pemecahan masalah rendah sebanyak 10,53%.Math problem-solving skills are one of the competencies that are very important for students to master. Factors that affect mathematical problem-solving ability one of them is the student's learning interest. This research was conducted to analyze problem-solving skills reviewed from students' learning interests in math learning. This research uses descriptive methods with quantitative approaches. The study subjects were selected by purposive sampling. The selected research subjects were class XI AKL-2 SMK Negeri 1 Enam Lingkung school year 2021/2022. The instruments used to collect data are problem-solving skills tests, learning interest questionnaires, and interview guidelines. Problem solving tests are analyzed based on categorizing high, medium, and low problem-solving capabilities. Learning interest questionnaires are analyzed based on the criteria of grouping high, medium, and low learning interests. From the results of the study, students with a high interest in learning have high solving ability as much as 10.53%. Students with a moderate interest in learning have a high problem-solving ability of 21.05%. Students with a moderate interest in learning have a moderate problem-solving ability of 42.10%. Students with a moderate interest in learning have a low problem-solving ability of 15.79%. Students with low interest in learning have a low problem-solving ability of 10.53%.