cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 4 (2022)" : 112 Documents clear
PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF Juitaning Mustika
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1431.405 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.5929

Abstract

Pada era digital, dibutuhkan media pembelajaran berbasis elektronik serta proses pembelajaran yang sifatnya melatih peserta didik untuk berpikir kreatif dan berbasis proyek. Salah satu media yang dibutuhkan yaitu e-modul dengan metode pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk melatih berpikir kreatif peserta didik. Sehingga tujuan dibuat penelitian ini yaitu mengetahui kevalidan dan kepraktisan e-modul matematika Berbasis PjBL ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif. Metode Penelitian yang dilakukan merupakan research and development (R&D). Langkah-langkah identifikasinya yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk awal, serta revisi produk. Penelitian ini menghasilkan validasi ahli materi matematika dengan skor kualitas 3,15 pada kriteria valid. Sedangkan hasil validasi ahli media mendapatkan skor kualitas 3,22 pada kriteria valid. Setelah di uji cobakan e-modul berbasis PjBL didapatkan sebesar 2,98 pada aspek tampilan, sebesar 3,08 pada aspek penyajian materi serta pada aspek kemenarikan dan manfaat diperoleh hasil 2,73. Nilai rata-rata semuanya e-modul yang dikembangkan adalah 2,93 dalam kategori praktis. Peserta didik pun tuntas dalam belajarnya ditinjau dari berpikir kreatifnya. Kesimpulannya e-modul matematika Berbasis PjBL ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif sangat valid dan praktis untuk pembelajaran matematika khususnya pada materi Bangun Ruang. In the digital era, electronic learning media and learning processes which train students’ creative thinking and are based on a certain project are needed. One of the media needed is an e-module with Project Based Learning (PjBL) method to train students' creative thinking. The purpose of this research is to investigate the validity and practicality of the Project Based Learning (PjBL) mathematics e-module in terms of creative thinking skills. This research is a research and development (R&D). The identification steps are potentials and problems, data collection, product design, design validation, design revisions, initial product testing, and product revisions. The result of the study reveals validation result of mathematicians with a quality score of 3.15 on the valid criteria, while the results of the validation of the media experts obtain a quality score of 3.22 on the valid criteria. After testing the PjBL-based e-module, it was obtained 2.98 for the display aspect, 3.08 for the material presentation aspect and 2.73 for attractiveness and advantage aspect. The average score of those aspects is 2.93. It proves that this e-module is in practical category. Students also completed their learning in terms of their creative thinking. In conclusion, the PjBL-Based mathematics e-module in terms of creative thinking skills is very feasible and practical for learning mathematics, especially in the solid figure material.
REORGANISASI KURIKULUM MATEMATIKA MADRASAH ALIYAH (MA) UNTUK PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) Moh. Mahfud Effendi; Edi Sutomo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.201 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6430

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah reorganisasi kurikulum matematika MA untuk PJJ. Reorganisasi kurikulum merupakan pengembangan konten kurikulum terdiferensiasi berdasarkan kebutuhan dan kondisi siswa. Oleh karenanya, pendekatan penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah R&D, dengan tahapan define, development, dan evaluation. Pengembangan draf kurikulum dilaksanakan di MAN 2 Kota Malang. Agar kurikulum tersebut bisa digunakan, maka harus diuji kelayakan produk dan uji kelayakan implementasi. Berdasarkan uji kelayakan produk melalui uji validasi ahli dan praktisi terhadap relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efektivitas, dan efisiensi kurikulum, dinyatakan bahwa kurikulum matematika MA untuk PJJ layak (78,4%) untuk diimplementasikan dalam bentuk pembelajaran. Sedangkan hasil uji implementasi pembelajaran di kelas X IPA 7 dan 8, didapat bahwa respon siswa baik (72,5%), tingkat keterlaksanaan pembelajaran adalah baik (79%), dan kurikulum tersebut dapat meningkatkan capaian pembelajaran pada taraf signifikansi 25%. Atas dasar itulah maka kurikulum matematika MA untuk PJJ dapat digunakan secara luas. Agar kurikulum tersebut lebih sempurna, maka prinsip efektifitas dan efisiensi kurikulum perlu dioptimalkan
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI KESALAHAN DALAM MENGERJAKAN SOAL Indah Laila Wuryanti; Sutama Sutama
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.285 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6120

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesalahan konsep siswa ketika mengerjakan soal matematika khususnya pada soal PTS. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di SDN Wonorejo 1 Kalijambe, Sragen. Penelitian fokus dilakukan pada siswa  kelas IV dengan mengambil subjek sebanyak 15 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik tes, dokumen, dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan subjek yaitu reduksi, menyajikan data dan hasil analisis, dan mengambil kesimpulan. Dasar analisis yang digunakan adalah indikator yang dari peneliti terdahulu yang sudah ditentukan sebelum melakukan penelitian. Kesalahan konsep yang ditemukan yaitu 1). Tidak mampu menguasai konsep materi; 2). Tidak mampu menyajikan alternatif solusi pada masalah baru; 3). Tidak mampu menyajikan konsep pada represntasi baru; 4)Tidak mampu mengklasifikasikan objek-objek sesuai konsep yang sudah dipelajari; dan  5). Tidak mampu menemukan dan menuliskan rumus secara algoritma. Faktor penyebab adanya kesalahan konsep tersebut antara lain: 1). Rendahnya kemampuan konsep matematika; 2). Adanya miskonsepsi dalam materi; 3). Siswa hanya menghafalkan konsep, tidak memhami, 4). Siswa mengalami kebingungan dalam memahami soal; 5). Kurangnya latihan soal dengan berbagai mcam masalahAbstractThis study aims to explore students' conceptual errors in working on math problems, especially on PTS questions. This type of research is descriptive qualitative research. The research was conducted at SDN Wonorejo 1 Kalijambe, Sragen. Focus research was conducted on fourth grade students by taking 15 students as subjects. Data collection techniques used are tests, documents, and documentation studies. Data analysis is used to find out the errors made by the subject, namely reduction, presenting data and analysis results, and drawing conclusions. The basis of the analysis used is the indicators from previous researchers that have been determined before conducting the research. Concept errors found are 1). Unable to master the concept of material; 2). Unable to present alternative solutions to new problems; 3). Unable to present concepts to new representations; 4) Unable to classify objects according to the concepts that have been studied; and 5). Unable to find and write formulas algorithmically. Factors causing the error include: 1). The low ability of mathematical concepts; 2). There are misconceptions in the material; 3). Students only memorize concepts, do not understand, 4). Students experience confusion in understanding the questions; 5). Lack of practice questions with various problems
IMPROVING MATHEMATICAL CRITICAL THINKING ABILITY THROUGH AUGMENTED REALITY-BASED LEARNING Lilis Marina Angraini; Alzaber Alzaber; Debby Permata Sari; Fitriana Yolanda; Ilham Muhammad
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.975 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.5968

Abstract

Through Augmented Reality-based learning, this study aims to improve mathematical critical thinking skills. Learning with Augmented Reality-based media in Unity 3D can be used both online and offline. This research is quantitative (quasi-experimental), with 30 students from SMPN 34 Pekanbaru class VII participating in the academic year 2022/2023. The research was conducted on triangle and quadrilateral material. The following methods were used to collect data: (1) a mathematical critical thinking ability test; (2) interviews; and (3) documentation. The test result data was statistically processed, whereas the interview and documentation data were processed descriptively. The findings revealed that students who learned using Augmented Reality media with Unity 3D improved their mathematical critical thinking skills.
DEVELOPMENT OF WORKSHEET-BASED MATHEMATICAL MODELLING USING CONTEXT OF ENERGY CONVERSION FOR GEOMETRIC SEQUENCE MATERIAL Akhmad Sumbandari; Yusuf Hartono; Somakim Somakim
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1146.328 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6234

Abstract

This research is a series of developmental study design research, the prototyping stage – self-evaluation and formative evaluation. At self-evaluation stage, designing the worksheet, three development characteristics: content, constructs, and language are the concern. Then, at formative evaluation stage, the expert stage review was conducted to see the validity of the worksheet (one-to-one testing and interviews with 4 students who are part of the population based on high, medium, and low abilities). Document analysis is administered by matching the suitability of the workseheet designed on the initial prototype with the modeling framework, high school curriculum, and geometric sequences learning. Analysis of observations and interviews were carried out descriptively by observing the difficulties and findings of the process on doing the worksheet. Walk through analysis was obtained by descriptively analyzing and revising based on the validator notes. Result at the expert stage review and one-to-one showed that the worksheet based on mathematical modeling using the context of energy conversion in geometric sequences learning was valid.Penelitian ini adalah penelitian design research tipe development study menggunakan model ADDIE dan pada tahap implementasi dan evaluasi mengikuti alur formative evaluation dari Tessmer. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis pemodelan matematika pada materi pola barisan geometri menggunakan konteks konversi energi yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Teknik pengumpulan data terdiri dari walkthrough, observasi, wawancara, dan tes. Analisis observasi dan wawancara dilakukan secara deskriptif dengan mengamati kesulitan dan temuan dari proses pengerjaan LKPD siswa. Analisis walkthrough dilakukan dengan cara menganalisis secara deskriptif dengan merevisi berdasarkan catatan validator. tes dilakukan setelah pembelajaran untuk melihat efek potensial dari LKPD yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dihasilkan telah valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap kemampuan pemodelan matematika siswa. Persentase skor pada saat tes evaluasi menunjukkan 54,05 % terkategori sangat baik, 32,43% terkategori baik, dan 13 % terkategori cukup.
MATHEMATICAL RESILIENCE: VALIDITY AND RELIABILITY WITH RASCH MODEL AND SPSS IN SENIOR HIGH SCHOOL Ayu Faradillah; Citra Septiana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.801 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.5204

Abstract

Validity and reliability testing is very important for an instrument, both of which can determine whether the instrument used is good or not. This study intends to break down the correlation of the the mathematical resilience questionnaire for for studies utilizing SPSS and the Rasch Model. The research method used is a quantitative survey method, with a total of 207 students in one of the senior high schools in Jakarta. This study uses a mathematical resilience questionnaire which was adopted from other studies in which there are 4 indicators in the questionnaire. Testing the validity of the mathematical resilience questionnaire using the Rasch Model with the WinSteps 3.73 application showed that there were three invalid items (I9, I16, I18), and six items (I7, I11, I12, I13, I17, I19) which only met 1 condition. , so 26 must be retained because the item is satisfied. While the validity test on SPSS 24.0 which is seen from the Pearson correlation value, the results show that 6 items are invalid, namely (I7, I8, I9, I11, I16, I18), so the rest of the other items must be maintained because they meet the criteria. Meanwhile, the reliability calculation is (α = 0.84). The use of two different applications, namely Winsteps and SPSS, stated that the mathematical resilience questionnaire was declared valid and reliable. This is obtained by eliminating 8 statement items in the questionnaire.
EKSPLORASI KONSEPTUAL MATEMATIS PADA BATIK TRUSMI KHAS CIREBON DITINJAU DARI ASPEK ETNOMATEMATIKA Diana Ayu Wulandari; Yaya Sukjaya Kusumah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.539 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6171

Abstract

Istilah Etnomatemarika diartikan sebagai matematika dalam kebudayaan. Terdapat kebudayaan pada masyarakat Indonesia dengan konseptual matematis. Salah satu kebudayaan hasil karya masyarakat Indonesia adalah Batik. Batik yaitu hasil karya menulis menggunakan lilin diatas kain. Batik terdiri dari dua jenis yaitu batik cap dan batik tulis. Daerah Trusmi Kota Cirebon merupakan salah satu penghasil Batik terkenal di Jawa Barat. Dalam penelitian ini memiliki tujuan penelitian yaitu untuk mengungkapkan konseptual matematis yang terdapat pada proses pembuatan dan motif pada kain batik, selain itu dalam dunia Pendidikan penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran yag berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan dalam kebudayaan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Dalam penelitian ini terdapat beberapa konseptual matematis seperti geometri transformasi, motif yang dimodifikasi dengan applikasi geogebra dan photoshop serta proses pengukuran dan perbandingan dalam proses pembuatan batik. Dengan adanya penelitian ini siswa dapat lebih mudah memahami konseptual matematis yang terdapat pada batik, khususnya bagi masyarakat batik tidak hanya memiliki keindahan estetika namun terdapat konseptual matematis yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran.
ETNOMATEMATIKA SISTEM BILANGAN MASYARAKAT MANGGARAI TIMUR DAN MASYARAKAT TIMOR TENGAH SELATAN Osniman Paulina Maure; Konradus Silvester Jenahut
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.385 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6380

Abstract

Suatu kelompok masyarakat memiliki sistem bilangan yang dikembangkan untuk mewakili besaran dari suatu objek. Sistem bilangan ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji etnomatematika sistem bilangan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Manggarai Timur serta penerapannya dalam kehidupan masyarakat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data penelitian ini yaitu data primer yaitu tokoh masyarakat Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten TTS dan sumber data sekunder yaitu jurnal, buku, dan literatur yang berkaitan dengan sistem bilangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara tidak tersruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Manggarai Timur memiliki sepuluh bilangan pokok yaitu bilangan satu sampai sepuluh, sedangkan bilangan lainnya merupakan hasil pengembangan bilangan pokok tersebut. Sistem bilangan ini diterapkan oleh masyarakat Kabupaten Manggarai Timur dalam penamaan hari, sedangkan masyarakat Kabupaten TTS menggunakannya dalam penamaan hari dan bulan. Dalam penamaan bilangan masyarakat Kabupaten TTS selain bilangan pokok mengalami metatesis, dimana hal ini tidak terdapat pada penamaan bilangan masyarakat Kabupaten Manggarai Timur. Selanjutnya, hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.A community group has a number system developed to represent the magnitude of an object. This number system is applied in everyday life. Therefore, the purpose of this study is to examine the ethnomathematics of the number system of the people of Timor Tengah Selatan Regency and Kabupaten Manggarai Timur and its application in people's lives. This type of research is qualitative research with an ethnographic approach. The data sources for this research are primary data, namely community leaders in East Manggarai Regency and TTS Regency and secondary data sources, namely journals, books, and literature related to the number system. Data collection methods used are observation, unstructured interviews, and documentation. The results of this study indicate that the people of South Central Timor Regency and East Manggarai Regency have ten base numbers, namely numbers one to ten, while the other numbers are the result of developing these basic numbers. This number system is applied by the people of East Manggarai Regency on naming days, while the people of TTS Regency use it on naming days and months. In the naming of community numbers in TTS Regency, besides the principal numbers, there is a metathesis, which is not found in the naming of community numbers in East Manggarai Regency. Furthermore, the results of this study can be applied to learning in schools.
PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA BILINGUAL BERBASIS MATHEMATICAL LITERACY DENGAN KONTEKS TEKNIK MESIN UNTUK MAHASISWA POLITEKNIK Indah Riezky Pratiwi; Shanty Dwi Krishnaningsih; Elisa Mayang Sari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.078 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6136

Abstract

Mathematical literacy merupakan salah satu kemampuan yang muncul dari aktivitas pemecahan masalah matematika seseorang. Dalam kegiatan peningkatan mathematical literacy diperlukan adanya instrumen khusus yang dapat mengeksplor aktivitas mahasiswa dalam merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan matematika untuk memecahkan permasalahan dalam konteks di kehidupan sehari-hari. Kurang tersedianya instrumen tes yang mampu mendukung peningkatan mathematical literacy m­­­­ahasiswa menjadi salah satu penyebab rendahnya pencapaian keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa politeknik. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan sumber belajar melalui pengembangan soal-soal matematika bilingual (dua bahasa) berbasis mathematical literacy dengan konteks teknik mesin untuk mahasiswa vokasi di abad 21 yang valid, praktis, dan mempunyai efek potensial. Penelitian pengembangan soal ini merupakan penelitian design research tipe development study dengan tahapan preliminary dan formative evaluation. Secara rinci, tahap formative evaluation dibagi lagi menjadi self evaluation, prototyping, dan field test. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian berupa seperangkat soal matematika bilingual (dua bahasa) berbasis mathematical literacy dengan konteks teknik mesin untuk mahasiswa politeknik dengan memiliki kriteria valid, praktis dan mempunyai efek potensial. Soal yang dikembangkan sebanyak 23 butir soal yang dinyatakan valid berdasarkan penilaian validator dari aspek konten, konstruk, dan bahasa, kemudian memiliki kriteria praktis berdasarkan uji coba small group dan butir soal tersebut mempunyai efek potensial yang ditinjau dari analisis hasil jawaban siswa dan angket pada saat field test
THE EFFECTIVENESS OF TEAMS GAMES TOURNAMENT IN BILINGUAL MATHEMATICS LEARNING AGAINTS ACTIVITIES AND LEARNING OUTCOME Lilis Widayanti; Widya Adhariyanty Rahayu
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.897 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6186

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji teori-teori di bidang yang digelutinya. Teori yang akan diujikan adalah metode Teams Game Tournament (TGT) dalam pembelajaran matematika bilingual. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan berbicara bahasa Inggris pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode pra eksperimen dengan subjek penelitian sebanyak 30 mahasiswa program studi teknik informatika. Data penelitian berupa data hasil pretest dan posttest. Untuk mengetahui dan mengetahui kondisi data yang diperoleh, peneliti melakukan perhitungan dengan menggunakan software statistika paket untuk ilmu-ilmu sosial (SPSS). Analisis data dilakukan analisis deskriptif berupa uji normalitas dan uji t sampel berpasangan. Didapatkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe TGT efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan berbahasa Inggris siswa. Berdasarkan hasil pretes dan postes, terdapat peningkatan nilai hasil tes dari 59.23 menjadi 83.87. Model pembelajaran kooperatif tipe TGT mampu meningkatkan hasil belajar. Perbedaan persentase keaktifan siswa dalam berbicara bahasa Inggris yang tercatat pada pertemuan kedua dan ketiga menunjukkan peningkatan yang signifikan sebesar 47,41% dan 65,56%. Model pembelajaran kooperatif tipe TGT mampu meningkatkan keaktifan berbicara. Kata kunci: Efektivitas; Hasil belajar; Keaktifan; Pembelajaran kooperatif; Teams Games Tournament. AbstractThe research aims is testing theories in field they are engaged in. The theory that will be tested is Teams Game Tournament (TGT) method in bilingual mathematics learning. Research aims to determine the effectiveness of cooperative learning TGT improving learning outcomes and activeness of English speaking on mathematics learning. Pre-experimental methodology was employed in this study with research subject as many as 30 students in informatics study program. Research data in the form of results data pretest and posttest. To find out the condition of the data obtained, the researchers performed calculations using the statistical software package for the social sciences (SPSS). Analysis of data performed descriptive analysis form of paired-sample t-test. Obtained that cooperative learning type TGT is effective in improve learning outcomes and students’ activeness of English speaking. Based on the result of pretest and posttest, there is an increase in the value of test results from 59.23 to 83.87. The cooperative learning model of TGT is able improving learning outcomes. The difference in percentage of students' activeness recorded at the second and third meetings shows a significant increase of 47.41% and 65.56%. The cooperative learning model of TGT type is able to make speaking activeness increase. Keywords: Activeness; Effectiveness; Learning Outcome; Cooperative Learning; Teams Games Tournament.

Page 9 of 12 | Total Record : 112