cover
Contact Name
Nego Linuhung
Contact Email
aksioma.ummetro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aksioma.ummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 20898703     EISSN : 24425419     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA JOURNAL, e-ISSN: 2442-5419, p-ISSN: 2089-8703 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and Islāmic studies in the field of science Mathematics Education. AKSIOMA JOURNAL published two times a year, the period from January to June and July to December, published by the Scientific Publication Unit FKIP University of Muhammadiyah Metro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,552 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA AUGMENTED REALITY 3D BANGUN RUANG ASSAMBLER EDU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Fahrun Fahrun; Sri Lastuti; Muh. Rijalul Akbar
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.12919

Abstract

Pembelajaran matematika dalam hal ini konsep bangun ruang masih menghadapi kendala bagi siswa kelas V SDN Inpres Kale'o, karena kurangnya media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui keefektifan media pembelajaran model augmented reality (AR) berbasis platform Assemblr Edu untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (R&D) dengan model ASURE (Analyze, State, Utilize, Require, Evaluate) dengan jumlah siswa 18 orang (satu bulan). Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test, post-test, survei, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sangat efektif (N-Gain Score = 0,86), praktis (95,72%) dan valid (95,45%). Media AR ini memungkinkan siswa berinteraksi langsung dengan objek tiga dimensi, sehingga meningkatkan keterlibatan dalam proses pembelajaran. Namun, terdapat beberapa keterbatasan seperti ketergantungan pada perangkat digital dan koneksi internet serta jumlah sampel yang terbatas. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dengan cakupan yang lebih luas dan penggunaan teknologi virtual reality sebagai pengembangan lebih lanjut sangat disarankan.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Susda Heleni; Hafis Rafi Wandri; Putri Yuanita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.13321

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis memiliki peran penting dalam membantu siswa mengemukakan ide, memperjelas pemahaman, dan menyelesaikan masalah, sehingga perlu didukung oleh bahan ajar yang sesuai. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang valid dan praktis untuk memfasilitasi kemampuan komunikasi matematis siswa fase D. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang mencakup tahap (1) Define berupa analisis awal-akhir, karakteristik peserta didik, konsep, tugas, dan tujuan pembelajaran; (2) Design mencakup pemilihan media dan format, penyusunan rancangan awal LKPD, serta persiapan lembar validasi; (3) Develop mencakup validasi ahli dan uji coba; serta (4) Disseminate penyusunan artikel ilmiah untuk publikasi. Instrumen yang digunakan berupa angket validasi  dan angket respons peserta didik untuk menilai kepraktisan. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD tergolong sangat valid dengan persentase rata-rata 95,73%, sedangkan uji kepraktisan melalui field test terhadap 25 siswa kelas SMP IT Al-Fityah Pekanbaru memperoleh skor 93,88% dengan kategori sangat praktis. 
INTEGRATING ETHNOMATHEMATICS AND HIGHER-ORDER THINKING SKILLS IN INTERACTIVE ANIMATION MEDIA TO FOSTER STUDENTS’ CRITICAL THINKING Vieke Roikhatul Malikhah; Henry Suryo Bintoro; sumaji sumaji
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.13924

Abstract

Higher Order Thinking Skills (HOTS) in mathematics is still relatively low in Indonesia. One of the causes is the lack of practice and habituation in working on HOTS problems. To overcome this, innovations in learning are needed that not only improve critical thinking skills but also link mathematical concepts to local culture through ethnomathematics. The purpose of this research is to develop a valid, practical, and effective HOTS and ethnomathematics based interactive animation video to improve students' critical thinking ability. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data collection techniques through observation, interviews, questionnaires, and critical thinking ability tests. Participants include students, teachers, and expert validators. Effectiveness was determined by analyzing the improvement of critical thinking skills in the experimental group and comparing the posttest results with the control group using N-Gain and an independent sample t-test. The experimental group achieved an average N-Gain of 0.62, indicating a moderate improvement, and a significantly higher posttest score (86.33) than the control group (75.48), with a Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05. These results indicate that the interactive animation video media based on HOTS and ethnomathematics developed is effective in improving students' critical thinking skills. This research contributes to the development of learning media based on theory and technology, as well as offering practical insights for future innovations in mathematics education.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN "JEJAK TIMUR" BERBASIS CAGAR BUDAYA SMAN 1 SEMARANG UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA Ida Dwijayanti; Aryo Andri Nugroho; Dhidik Joko Purnomo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14282

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kemampuan berpikir kritis siswa rendah yang ditandai diantaranya kesulitan memahami informasi, menganalisis, mengevaluasi, serta mengaitkan konsep abstrak dengan konteks nyata. Kondisi ini menegaskan perlunya strategi media pembelajaran inovatif berorientasi pada kebutuhan siswa dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Jejak Timur berbasis Cagar Budaya SMAN 1 Semarang dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation) terintegrasi dengan pendekatan Design Thinking (Emphatize, Define, Ideate, Prototype, Test). Penelitian ini melibatkan 90 siswa  dan 8 guru matematika dari SMAN 1, SMAN 5 dan SMAN 14 sebagai responden kebutuhan siswa dan guru. Selanjutnya penelitian difokuskan di SMAN 1 Semarang kelas X.04 sebagai eksperimen dan kelas X.05 sebagai kontrol. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dokumentasi, dan tes. Efektivitas produk diukur melalui tes kemampuan berpikir kritis yang kemudian dianalisis dengan ui t. Hasil penelitian pengembangan media jejak timur sebagai berikut: (1) hasil uji validasi didapatkan rata-rata kelayakan seluruh aspek media lebih dari 90%, dinilai sangat valid; (2) hasil uji kepraktisan sebesar 89,25% dengan kategori sangat praktis; (3) hasil uji efektivitas media dengan analisis uji-t dua pihak memperlihatkan terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 77,22 dan kelas kontrol sebesar 70,36. Untuk nilai uji t dengan Sig. (2-tailed) = 0,044 < 0,05. Uji N-Gain rata-rata peningkatan kelas eksperimen sebesar 0,61. Dengan demikian media Jejak Timur berbasis cagar budaya SMAN 1 Semarang dapat meningkatkan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN ANIMASI STOP MOTION PADA MATERI GEOMETRI RUANG UNTUK MENINGKATKAN NUMERASI SISWA Riky Ramadan; Nurafni Nurafni
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.10654

Abstract

Dikarenakan kesulitan pada pembelajaran geometri ruang serta minimnya penggunaan media pembelajaran di sekolah menjadi latar belakang masalah utama penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran yang layak serta dapat meningkatkan numerasi siswa SDN Tomang 03. Metode penelitian yang digunakan merupakan Research and Development (RnD) dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (ADDIE). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi serta pengambilan data menggunakan instrumen validasi ahli media dan materi, angket respon guru dan siswa serta penggunan pretest dan posttestt. Penelitian melibatkan 3 ahli media, 7 ahli materi, 3 guru, dan 24 siswa. Animasi stop motion geometri ruang mendapatkan hasil sangat valid oleh ahli media (92,2%) dan ahli materi (91,79%) serta kualifikasi sangat baik dari respon guru (91,67%), uji coba kelompok kecil (91,25%), uji coba kelompok besar (90,31%), dinyatakan dapat meningkatkan numerasi siswa dengan hasil n gain score sebesar 0,46 dengan kualifikasi sedang dan hasil persentase peningkatan dari pretest dan posttestt sebesar 20%. Animasi stop motion geometri ruang dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk meningkatkan numerasi siswa pada materi geometri ruang.
THE EFFECTIVENESS OF RME AND SCIENTIFIC APPROACHES IN TERMS OF MATHEMATICAL LITERACY AND LEARNING INTEREST Shinta Bella Margaretta; Sri Andayani; Wahyu Setyaningrum
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.13295

Abstract

Comparative studies on the effectiveness of the RME and scientific approaches in improving mathematical literacy and learning interest remain limited, especially at the JHS level. This study examines the effectiveness of each approach and compares their impact on students’ mathematical literacy and learning interest. A quantitative method with a pretest posttest control group design was used, involving 64 seventh-grade students from a public JHS in Yogyakarta, selected through convenience sampling. The experimental group received RME-based instruction, while the control group was taught using the scientific approach. MANOVA results show that both approaches significantly improve mathematical literacy and learning interest. However, no significant difference was found between the two groups, as indicated by a p-value > 0.05. These findings suggest that both approaches are equally effective. The study provides insight for teachers in applying context-based learning. Future research may explore digital-based strategies to further support mathematical literacy and learning interest.
PENGARUH “FUNCTION CARD - FIRST FRACTION SERIES” TERHADAP KEMAMPUAN & KREATIVITAS SISWA SD DALAM MEREPRESENTASIKAN BILANGAN PECAHAN Theresia Ega Eliana; Erlina Prihatnani; Helti Lygia Mampouw
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.12238

Abstract

Materi Pecahan telah dipelajari sejak pendidikan dasar, khususnya Fase A. Namun, masih ditemukan adanya miskonsepsi terhadap representasi bilangan pecahan pada siswa sekolah dasar. Di sisi lain, Function Card-First Fraction Series diklaim sebagai media permainan yang didesain dengan tujuan untuk melatih kemampuan dan kreativitas siswa dalam materi representasi pecahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Function Card-First Fraction Series terhadap kemampuan dan kreativitas siswa SD dalam merepresentasikan bilangan pecahan. Penelitian kuantitatif jenis quasi experiment ini menggunakan desain One-Group Pretest Posttest Design. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan intrumen berupa tes uraian untuk mengukur kemampuan dan kreativitas siswa dalam merepresentasikan pecahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Function Card-First Fraction Series secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan dan kreativitas siswa SD dalam representasi pecahan menjadi lebih baik. Peningkatan signifikan pada aspek kreativitas terlihat dari unsur fluency, flexibility, dan originality. Berdasarkan simpulan tersebut, maka disarankan bagi guru untuk menggunakan media Function Card-First Fraction Series sebagai upaya dalam memfasilitasi siswa belajar representasi bilangan pecahan agar tidak hanya mampu namun juga memiliki kreativitas dalam merepresentasikan bilangan pecahan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DISCOVERY LEARNING DAN APLIKASI ZIPQUIZ UNTUK MATERI PELUANG KELAS VIII Icha Resitaningtyas; Hanifah Hanifah; Hari Sumardi; Effie Efrida Muchlis
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas serta kepraktisan modul ajar matematika pada materi peluang kelas VIII yang menggunakan model pembelajaran discovery learning dan aplikasi evaluasi digital Zep Quiz. Metode yang digunakan adalah model pengembangan Plomp yang meliputi lima tahap: investigasi awal, desain, konstruksi, evaluasi, dan implementasi. Modul dirancang untuk mendukung pembelajaran kontekstual, aktif, dan kolaboratif sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa modul berada pada kategori “sangat valid” dengan rata-rata skor 85,42%. Sementara itu, hasil uji kepraktisan berdasarkan respon siswa juga menunjukkan kategori “sangat praktis” dengan rata-rata skor 92%. Penggunaan Zep Quiz terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam evaluasi formatif. Dengan demikian, modul ajar yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas VIII.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBANTUAN QUIZIZZ DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Ema Andriani Marsanda; Hanifah Hanifah; Agus Susanta; Effie Efrida Muchlis
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbantuan Quizizz dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) pada materi Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV) untuk siswa kelas VIII di SMP Negeri 08 Bengkulu Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PLOMP. Model ini dikembangkan oleh Tjeerd Plomp dan terdiri atas lima fase utama, yaitu: (1) fase investigasi awal (preliminary investigation); (2) fase desain (design); (3) fase realisasi atau konstruksi (realization/construction); (4) fase tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation and revision; dan (5) fase implementasi (implementation).Fokus penelitian adalah untuk menghasilkan modul ajar yang valid dan praktis. Hasil validasi oleh tiga validator ahli materi menunjukkan bahwa modul mencapai nilai rata-rata sebesar 83,8% dengan kriteria “Valid”, sedangkan hasil validasi oleh ahli media menunjukkan nilai rata-rata sebesar 94,1% dengan kriteria “Sangat Valid”. Dari segi kepraktisan, penilaian yang diberikan oleh guru melalui angket menunjukkan hasil sebesar 94,7% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Sementara itu, angket kepraktisan yang diisi oleh 16 peserta didik memperoleh hasil sebesar 89,2%, juga dengan kriteria “Sangat Praktis”. Berdasarkan hasil tersebut, modul ajar yang dikembangkan dapat disimpulkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis, sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika khususnya pada materi Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV) di tingkat SMP.
ETHNOMATHEMATICS MODULE BASED ON RME (REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION) ON STUDENTS' NUMERATION AND CRITICAL REASONING Linda Dwi Saputri; Kasihani Lestari; Vera Riyanti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14465

Abstract

Numeracy skills are among those that need to be developed in the 21st century, so they are often a topic in educational research. Furthermore, the character of critical reasoning is a frequently discussed topic because it is part of the Pancasila student profile dimension. However, based on the results of the 2024 education report card in Melawi Regency, numeracy skills and critical reasoning character are still low. Therefore, efforts are needed to improve students' numeracy skills and critical reasoning character through the use of RME (Realistic Mathematics Education)-based ethnomathematics modules. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the RME-based ethnomathematics module of the Dayak Muntak tribe in improving students' numeracy skills and critical reasoning character. This research used an experimental design with a pretest-posttest control group. The subjects of this study were 56 students from the control class and 57 from the experimental class. This research instrument used numeracy test questions and a critical reasoning character questionnaire. The results of the study indicate that implementing the RME-based ethnomathematics module had a significant and effective impact on students' numeracy and critical reasoning skills. This is evident from the results of the Mann-Whitney U-test, which demonstrated a treatment effect, and the N-Gain test, which indicated the level of improvement in numeracy and critical reasoning skills.Kemampuan numerasi merupakan satu diantara kemampuan yang perlu dikambangkan pada abad XXI, sehingga sering menjadi topik dalam penelitian pendidikan. Selain itu, topik yang sering dibahas adalah karakter bernalar kritis karena merupakan bagian dari dimensi profil pelajar Pancasila. Namun, berdasarkan hasil rapor pendidikan tahun 2024 di Kabupaten Melawi kemampuan numerasi dan karakter bernalar kiritis masih rendah. Oleh karena itu, perlu upaya untuk meningkatkan kemampuan numerasi dan karakter bernalar kritis siswa melalui penggunaan modul etnomatematika berbasis RME (Realistic Mathematics Education). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas  modul etnomatematika suku Dayak Muntak berbasis RME untuk meningkatkan kemampuan numerasi dan karakter bernalar kritis siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian ini terdiri dari 56 siswa dari kelas kontrol dan 57 siswa dari kelas eksperimen. Instrumen penelitian ini menggunakan soal tes numerasi dan angket karakter bernalar kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modul etnomatematika berbasis RME memberikan pengaruh yang signifikan serta efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi dan karakter bernalar kritis peserta didik. Hal tersebut terlihat dari hasil uji U-Mann Whitney yang menunjukkan adanya pengaruh perlakuan, serta uji N-Gain yang mengindikasikan tingkat efektivitas peningkatan kemampuan numerasi dan karakter bernalar kritis.