cover
Contact Name
M Oky Fardian Gafari
Contact Email
oky@unimed.ac.id
Phone
+6285225812829
Journal Mail Official
edukasikultura@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/kultura/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edukasi Kultura
ISSN : 24078409     EISSN : 25499726     DOI : 10.24114
Edukasi Kultura merupakan jurnal elektronik dan cetak nasional yang merupakan wadah penerbitan artikel penelitian original yang terkait dengan penelitian pendidikan bahasa, sastra, dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PPs Universitas Negeri Medan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun dibulan April dan Oktober.
Articles 252 Documents
PERJUANGAN TOKOH UTAMA NOVEL INSYA ALLAH AKU BISA SEKOLAH (DUL ABDUL RAHMAN) KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA & NILAI PENDIDIKAN Achmad Yuhdi
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 6, No 2 (2019): Jurnal EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v1i2.18325

Abstract

ABSTRACT Novel Insya Allah Aku Bisa Sekolah is a novel that has a myriad of inspiration that we can get. Inspiration in the novel became the topic of our research. One of them, a picture of a fishermans child who wants to be highly educated, but has no cost because of the situation of parents who are only as fishermen illustrated from the main character in the novel. This study aims to explain the struggle of the main character, the study of psychological psychology, and the educational value contained in the novel. To perfect our research, the methods we use must be precise, one of them is a qualitative method with descriptive design support. While the source of the data source that we use  in our research is novel Insya Allah Aku Bisa Sekolah. The results of our research found in terms of the struggles of the main characters who always struggle, the study of literary psychology that the struggle of the main characters who are not desperate, and the novel contains educational values: Moral education values, social education values, and cultural education values.Key Word: Novels, Inspiration, Main Characters, The Study of Psychological Psychology,       and Educational Values.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS MULTIKULTURAL PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Rosmawaty Harahap
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 2, No 2 (2015): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i2.5178

Abstract

Tujuan pendidikan yang dikonsep secara apik namun tidak mampudiaplikasikan dalam bentuk langkah nyata, kini menjadi realitas yang tampak kontrasdalam dunia pendidikan kita. Pendidikan yang umumnya terjadi di masyarakat kitaadalah pendidikan yang timpang, antara pertumbuhan dan perkembangan intelektualdengan moral peserta didik tidak seimbang. Pendidikan yang terjadi hanya mengarahpada aspek tertentu (kognitif) dan mengabaikan aspek lainnya (afektif danpsikomotorik).Pendidikan yang sesuai dengan UU tersebut adalah pendidikanmultikultural. Pendidikan multikultural dianggap sebagai solusi yang tepat karenamemiliki konsep keberagaman kebudayaan dan sesuai dengan kondisi bangsaIndonesia yang majemuk.
ILMU RETORIKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Mulkan Andika Situmorang
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 3, No 2 (2016): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i2.5201

Abstract

Penelitian ini mengenai ilmu retorika dalam pembelajaran bahasaIndonesia. Fokus pembahasan dalam penelitian ini melihat perbedaan guru yangmenguasai retorika dengan guru yang hanya sekadar menguasai ide/ konsep. Tujuanpenelitian mini ini untuk menjawab apa yang menyebabkan ada seorang guru yangdiidamkan siswa dan mengapa ada guru yang dirasa sangat membosankan, padahalsama-sama mendidik/ mengajar bahkan sama-sama membawakan pelajaran bahasaIndonesia. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara. Data tersebutdianalisis dan diinterpretasikan dengan menggunakan konsep “Pengolahan ide yangbaik” menurut Triono (2005: 67) yakni a.sukses membuka, b. sukses membermasalah, c. sukses memberi solusi, dan d. sukses menutup. Lokasi penelitian di SMK.DR. Sjahrir Medan. Temuan berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwaada pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran dan minat siswa ketika gurumenerapkan ilmu retorika dalam mengajar .
PENGARUH MODELPEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENEMUKAN UNSUR KEBAHASAAN TEKS CERITA FABEL OLEH SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BINJAI Zira Fatmaira
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 5, No 1 (2018): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i1.11726

Abstract

Abstrak .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Kemampuan Menemukan Unsur kebahasaan Teks Cerita Fabel Oleh Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Binjai. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Binjai dengan populasi 364 orang, yakni kelas VIII-1 berjumlah36 siswa, VIII-2 berjumlah39 siswa, VIII-3  Berjumlah 43 siswa, VIII-4 berjumlah 44 siswa, VIII-5 berjumlah 43, VIII-6 berjumlah 42 siswa, VIII-7 berjumlah 40 siswa, VIII-8 berjumlah 40 siswa, dan VIII-9 berjumlah 40 siswa.Dalam penelitian ini, dilakukan pengambilan sampel dengan cara random kelas. Kelas VIII-1 diterapkan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas yang menerima pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri. Kelas VIII-7 diterapkan sebagai kelas kontrol yaitu kelas yang menerima pembelajaran dengan menggunakan model konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.  model pembelajaran yang digunakan model pembelajaran inkuiri dan model konvensional,dan uji hipotesis atau uji t. Instrument yang digunakan dalam peneltian ini adalah tes esai. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa kemampuan menemukan unsur kebahasaan teks cerita fabel pada kelas eksperimen paling banyak berada pada nilai 66-67 yaitu 55,65% artinya kemampuan dari sebagian besar siswa kelas eksperimen berada pada tingkat sedang. Pada kelas kontrol kemampuan menemukan unsur kebahasaan teks cerita fabel paling banyak berada pada nilai 26-36 yaitu 50% artinya kemampuan menemukan unsur kebahasaan teks cerita fabel pada tingkat kurang. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah dengan uji normalitas pada model inkuiri dan model konvensional adalah normal.Untuk uji homogenitas Fhitung> Ftabel 1,74> 1,72. Dan untuk pengujian hipotesis n = 76dengan dk = (N1+N2)-2 = 74 diperoleh nilai ttabel = 1,666 sehingga thitung>ttabel  yaitu 14,77> 1,666  maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti bahwa Hipotesis Alternatif (Ha) yang menyatakan bahwa “Ada pengaruh model pembelajaran Inkuiri terhadap kemampuan menemukan unsur kebahasaan teks cerita fabel oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Binjai.” Kata kunci : Model Pembelajaran Inkuiri, Kemampuan Menemukan Unsur Kebahasaan Teks Cerita Fabel
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN ADOBE FLASH CS 6 DI KELAS X SMA KAMPUS FKIP UHN PEMATANGSIANTAR Junifer Siregar
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 7, No 1 (2020): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i1.18267

Abstract

Abstract Abstract: Learning with the use of instructional media that is not appropriate is still often the case, so learning is not in line with expectations. This is what happened at Pematangsiantar FKIP UHN Senior High School. This article aims to provide an overview of the use of Adobe Flash CS 6 media in the learning process at the FKIP UHN Pematangsiantar Campus. Adobe Flash CS 6 is used for making animations that are equipped with attractive displays in the form of applications to design and create interactive learning media. Student learning outcomes in writing the paragraph description at the pretest stage of 30 students 11 declared complete and 19 students declared incomplete with a mean score of 58.02 and at the post-test stage of 30 students 26 students declared complete 4 students declared incomplete with an average value 83, 35. This proves that learning media by using Adobe Flash CS 6 can improve learning outcomes in writing paragraph descriptions for grade X students of the FKIP UHN Pematangsiantar campus.  Keywords: Learning Media, Adobe Flash CS 6, Paragraph Description
KEMAMPUAN PENGUASAAN MAJAS PERTENTANGAN SISWA KELAS XII SMK KESEHATAN SAHATA KOTA PEMATANGSIANTAR Dedi Zulkarnaen Pulungan
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 2, No 1 (2015): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i1.5168

Abstract

Figure of speech CONFLICT CONTROL CAPABILITIES HEALTHCLASS XII SMK SAHATA CITY PEMATANGSIANTAR LESSONS YEAR 2014-2015 DEDI ZULKARNAIN Pulungan NIM : 8136192007 FIELD STATEUNIVERSITY GRADUATE INDONESIAN ABSTRACT The research wasconducted in SMK SAHATA Health Academic Year 2014-2015 100 City RoadMelanthon siregar Pematangsiatar.dengan penelitain Methods Descriptive . Thisstudy aimed to describe the ability of opposition figure of speech in a sentencemastery class XII student of SMK HEALTH SAHATA Pematangsiantar 2014-2015academic year of calculation of the percentage figure of speech known masteryability opposition in class XII student sentence quite able to value - average (mean ) 70.33 . Students were categorized memproleh value (A) there is as muchas 33.33 % gain value (B) there is as much as 26.67 % , gain value (C) there is asmuch as 20 % , memproleh value (D) there are as many as 20 % and categoryvalue (E) there as much as 0 % .From the results of the analysis of data and thenumber of students who meet the criteria of completeness of the results of theability to master figure of speech in a sentence contradictions exist in bothcategories with the amount of 80 %.
PENGUASAAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU BAHASA INDONESIA Golda Mair
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 3, No 1 (2016): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i1.5192

Abstract

Jurnal ini menyajikan tentang kompetensi guru, model pembelajaran.kompetensi guru adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang guru yangterdiri dari : (1) kompentensi pedagogik, (2) kompetensi kepribadian dan (3)kompetensi profesional. Sedangkan bagian-bagian yang dibahas tentang modelpembelajaran adalah: (1) peranan guru dalam pembelajaran, (2) penggubahanlingkungan dan sumber belajar, (3) hasil penelitian model pembelajaran.
ANALISIS PSIKOLOGIS NOVEL DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN KARYA TERE LIYE Rusda Nita Nelly Manurung
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 4, No 2 (2017): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i2.11712

Abstract

Abstrak..Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran psikologis tokoh-tokoh yang terdapat dalam novel “Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin” Karya Tere Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah seluruh isi dari novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye. Yang terdiri dari 264 halaman terbitan PT. Gramedia Pustaka Utama tahun 2015 cetakan ke-19. Data penelitiannya yaitu gambaran psikologis yang terdapat pada tokoh-tokoh dalam novel tersebut. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi.Setelah data dianalisis diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa gambaran psikologis yang terjadi pada tokoh-tokoh yang terdapat dalam novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye. Terungkap jelas pada tokoh Tania dalam novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye adalah seorang gadis cerdas, tangguh, dan dan memiliki prinsip hidup yang kuat, ia memiliki gejala-gejala kejiwaan yaitu kesedihan atau duka cita yang mendalam, kebencian atau perasaan benci, perasaan marah, perasaan bersalah, menghukum dirinya sendiri, dan yang terakhir cinta.Tokoh Danar dalam novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye adalah berhati baik, penolong, dan pekerja keras, ia memiliki gejala-gelaja kejiwaan yaitu perasaan marah, merasa bersalah yang mendalam, kesedihan atau duka cita, menghukum diri sendiri dan yang terakhir cinta. Kata Kunci:   Analisis Psikologis, Novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
PENGAPLIKASIAN MODEL BLENDED LEARNING PADA PERANGKAT PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Hanniza Karini
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 6, No 1 (2019): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i1.18244

Abstract

Abstract This research is a research and development that aims to apply the Scientific Blended Learning (SBL) learning model through the development of valid, practical and effective SBL learning tools. Learning tools developed include: (1) Learning Implementation Plan (RPP); (2) Student Worksheets (LKS) (3) Handbook for Edodo Use; and (4) Content / contents of Edmodo virtual classroom facilities. The stages of development include four 4-D stages which are modified into 3 stages: defining, designing, and developing. Keywords: Scientific Blended Learning, Learning Tool  
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA Berkat Johannes Pakpahan
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 1, No 2 (2014): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i2.5145

Abstract

This research was aimed to find out : (1) the difference of achievement inindonesian language between Problem Based Learning instructional strategy andexpository instructional strategy, (2) the difference of achievement in Indonesianlanguage between student’s who had visual learning style and auditorial learningstyle, (3) interaction between instructional strategy and the learning style on thestudents’ achievement in Indonesian language.The population of this research was all of class VIII of students SMPParulian 2 Medan, which had 120 students, that consist of three classes. The samplewas taken by using cluster random sampling method. The total sample of theresearch for instructional strategy which 40 students’ taught by Problem BasedLearning instructional strategy and 40 students’ done by learning of expositoryinstructional strategy. Instrument scale for Indonesian language achievement thatused to measure the achievement of Indonesian’s language had coefficient 0,82. Theresearch method used quasi experiment with factorial design 2x2. Technique ofanalyzing data used two ways ANAVA at significant α = 0,05.The finding of the research showed that : (1) the students’ achievement inIndonesian language that taught by Problem Based Learning instructional strategy( X = 83,45), is higher than the students’ achievement that taught by expositoryinstructional strategy ( X = 64,2), dengan hitung F = 36,26 > tabel F = 3,97 , (2) thestudents’ achievement in Indonesian language with visual learning style ( X = 76,86)is higher than auditorial learning style ( X = 70,03), with ratio F = 64,80 > table F =3,97, (3) be found interaction between instructional strategy and the learning styleon the students’ achievement in Indonesian language, with ratio F = 15,13 > table F =3,97. The multiple comparation by Scheffe test also showed significant difference ofachievement in Indonesian language between Problem Based Learning instructionalstrategy and expository instructional strategy, similar with achievement inIndonesian language between visual learning style and auditorial learning style.

Page 10 of 26 | Total Record : 252